00:00Bukan yang bisa memakan korban yang banyak gitu kan, kayak ibu saya gitu kan.
00:05Mudah-mudahan tidak ada yang kehilangan lagi orang tua atau kakak atau adik gitu.
00:09Pak tadi sempat waktu Dukung datang ke rumah yang baru tadi, apa-apa saja yang Pak Wabuk sampaikan ke keluarnya?
00:16Ucapan Melah Sungkawa, ada uang duka juga.
00:20Sama, ya sedikit itu.
00:23Terima kasih kebastasi.
00:32Lagi ke ini, ke rumah adik, mau jengul adik yang sakit, sedang dirawat di rumah sakit, ke daerah Cikarang.
00:42Sebelumnya ibu dikabari dari siapa, orang tua meninggal itu?
00:45Dari adik saya.
00:47Dari adik yang mengawal itu?
00:48Iya, yang ikut sama mama.
00:51Sudah.
00:52Ada yang apa?
00:55Sudah ya mas yang?
00:57Terima kasih banyak mas.
00:59Terima kasih untuk masnas, atas bantuannya, atas supportnya dalam kondisinya seperti ini kepada keluarga saya, Bapak.
01:07Terima kasih banyak.
01:08Sudah mas, saya mau istirahat.
01:12Saudara tadi Anda menyaksikan keterangan dari salah satu keluarga korban meninggal kecelakaan kereta Argo Promo Anggrek dan juga KRL Komuter
01:23Line,
01:24yang berdasarkan keterangan dari pihak keluarga saat kecelakaan kereta Argo Promo Anggrek dan juga KRL Komuter Line.
02:00Jenazah Nurianti sebelumnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Kemayoran Jakarta Pusat dan telah dimakamkan di TPU Karet Bifak Jakarta
02:13Pusat.
02:13Sebelumnya juga, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno sudah melayat ke rumah duka di Kemayoran Jakarta Pusat dan menyampaikan akan
02:23ada bantuan yang diberikan kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.
Komentar