Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BEKASI TIMUR, KOMPAS.TV - Proses evakuasi korban kecelakaan kereta yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek masih berlangsung hingga Selasa (28/04/2026) pagi.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin mengungkapkan, korban meninggal dunia sebanyak 14 orang dan korban luka-luka sebanyak 84 orang hingga Selasa (28/04/2026) pagi.

Sebelumnya, sebuah kereta rel listrik (KRL) tujuan Bekasi ditabrak kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/04/2026) malam.

Kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek menabrak gerbong paling belakang dari KRL Commuter Line.

Gerbong khusus penumpang wanita paling belakang ringsek akibat tabrakan tersebut. Akibat insiden ini, lima penumpang dilaporkan meninggal dunia dan lebih dari 70 orang lainnya terluka.

Kita bahas soal kecelakaan kereta api di Bekasi Timur bersama Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia Ellen Tangkudung.

Baca Juga Pengelola Taksi 'Online' Green SM Respons soal Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur di https://www.kompas.tv/regional/665812/pengelola-taksi-online-green-sm-respons-soal-insiden-tabrakan-kereta-di-bekasi-timur

#kai #kecelakaan #bekasitimur

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/665816/full-dewan-penasihat-mti-soroti-penyebab-ka-argo-bromo-anggrek-tabrak-krl-di-bekasi-timur
Transkrip
00:03Dan saudara untuk membahas tentang kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek
00:07yang menyeruduh KRL di stasiun Bekasi Timur Kabupaten Bekasi
00:12kita sudah terhubung dengan penasihat masyarakat transportasi Indonesia, Ellen Tangkudung
00:16Selamat siang Ibu Ellen
00:19Selamat siang
00:19Dengan Imron di studio Ibu Ellen
00:22Ya
00:22Baik Ibu Ellen, bagaimana Anda melihat kronologi kecelakaan antara kereta api Argo Bromo Anggrek
00:28yang menabrak KRL di stasiun Bekasi Timur ini dari sudut pandang keselamatan transportasi
00:34Baik, pertama-tama saya ingin menyampaikan luka yang sangat mendalam untuk semua korban
00:41baik meninggal dunia maupun luka-luka
00:43terutama kami dari masyarakat transportasi Indonesia
00:46sangat prihatin akan kejadian ini dan semoga tidak terulang lagi
00:51dan ingin disampaikan juga oleh kami bahwa
00:56sebenarnya kereta itu adalah
00:59angkutan umum
01:01jadi dari sisi transportasi ya
01:03angkutan umum yang paling aman
01:05paling berkeselamatan ya
01:07jadi semuanya bisa di handle gitu
01:11bisa di inikan
01:12karena sudah punya jalur sendiri
01:14namun
01:15apapun ada teknologi disitu
01:18ada manusia juga disitu
01:20yang merolak
01:21itu dulu ya
01:22nah untuk kejadian di bekasi stasiun Bekasi Timur
01:27ya saya hanya bisa mendapatkan informasi dari media selama ini ya
01:33jadi belum ada informasi yang resmi hasil dari penyelidikan
01:39atau investigasi oleh KNKT yang mungkin lebih teliti ya
01:45namun dari apa yang dilihat
01:48apa yang disampaikan itu
01:50kita melihat bahwa
01:52ini adalah suatu
01:55kecelakaan yang
01:57kalau menurut saya
01:58harusnya tidak perlu terjadi
02:00walaupun ada kejadian
02:02apa
02:04kecelakaan
02:07taksi ya di depannya
02:08harusnya di belakang-belakangnya
02:11itu sudah ada peringatan-peringatan sebelumnya
02:14yang
02:15menurut saya
02:16kalau
02:18sekarang ini
02:19harusnya teknologi komunikasi itu
02:21sudah bisa
02:23melakukan
02:24peringatan itu
02:25gitu ya
02:26untuk kereta di belakangnya
02:27supaya tidak terjadi tabrakan
02:29atau paling tidak
02:30mengurangi kecepatan dari
02:33kereta atapota
02:35yang akan lewat
02:36dan
02:37saya juga
02:38belum tahu ya
02:39karena
02:40tidak
02:41ke lokasi
02:43apakah di
02:44stasiun
02:45Bekasi Timur itu
02:47ada jalur
02:48yang bisa
02:49mengalihkan
02:50perjalanan
02:51atau ada
02:52double-double track
02:53di situ ya
02:54karena
02:54sebenarnya
02:55sejak zaman Belanda itu
02:57stasiun-stasiun
02:58semua juga punya
02:59track yang
03:01bisa
03:01mengalihkan
03:02perjalanan
03:03khusus di stasiun ya
03:04karena
03:05ada kemungkinan
03:06kereta yang berhenti
03:07nah
03:08stasiun Bekasi Timur
03:10tidak bisa dikatakan
03:10stasiun kecil
03:11karena di situ lewat
03:12KRL
03:13dengan frekuensi yang tinggi
03:15dan juga
03:16dilewati oleh
03:17kereta atapota
03:19dengan kecepatan
03:20yang
03:20ya
03:21kecepatan yang
03:22memang
03:23maksimal
03:24untuk kereta
03:24Argo ya
03:26itu dia
03:27jadi
03:27sebenarnya
03:31harusnya sih
03:32bukan
03:32apa
03:34bukan untuk ke depannya
03:35tetapi
03:36harusnya
03:37semua
03:38stasiun
03:38terutama yang
03:39ramai
03:40itu sudah ada
03:41jalur
03:42untuk pengalihan
03:43dari situ
03:44jadi bisa dengan
03:46manual
03:47maupun dengan
03:48teknologi
03:49itu
03:49sering disebut dengan
03:51lesel
03:51bisa memindahkan
03:52jalur yang
03:54sedang ada
03:55permasalahan
03:56khusus di
03:57stasiun
03:58oke Bu Ellen
04:00tadi Anda katakan
04:01bahwa kereta adalah
04:02sebenarnya transportasi umum
04:03yang paling
04:03aman
04:04begitu ya
04:05dan
04:06harusnya tidak terjadi
04:07kecelakaan seperti ini
04:08tapi
04:08kalau kita bicara soal
04:10kecelakaan ini
04:10ada dua kemungkinan
04:11antara human error
04:12atau
04:15soal teknologi yang error
04:16begitu ya
04:16kalau Anda katakannya
04:17kalau kita bicara soal
04:18human error dulu
04:19Bu Ellen
04:19kesalahan apa yang
04:21paling mungkin muncul
04:22hingga dapat mengakibatkan
04:23seperti yang terjadi pada
04:24malam hari tadi
04:27ya
04:29apapun
04:29kereta
04:30sering juga terjadi
04:31kecelakaannya
04:32tetapi
04:33itu akibat
04:34dari luar
04:34jadi kecelakaan
04:36yang sering terjadi
04:37adalah di
04:37persimpangan
04:39sebidang
04:39ya
04:40itu paling sering terjadi
04:41dan persimpangan sebidang
04:42secara undang-undang
04:44perkereta
04:44Pian
04:45tahun
04:46undang-undang nomor 23
04:47ya
04:47kalau nggak salah ya
04:49itu
04:49sudah dinyatakan
04:51bahwa tidak ada lagi
04:52persimpangan sebidang
04:53persimpangan sebidang
04:54itu hanya untuk
04:54sementara
04:55ya
04:56jadi itu
04:56kecelakaan itu
04:57terjadi seperti itu
04:58dan yang kedua
04:59adalah
05:00kecelakaan
05:01karena anjelokan
05:02anjelokan itu
05:03karena cuaca
05:03karena banjir
05:05karena hujan
05:06sehingga
05:06struktur dari
05:08konstruksi kereta itu
05:10bisa runtuh ya
05:12karena hujan
05:13sehingga
05:14harusnya
05:15di dalam
05:15operasional
05:17kereta sendiri
05:18harusnya
05:19bisa berjalan
05:20lancar
05:21karena semuanya
05:22bisa dikendalikan
05:23apalagi
05:24teknologi komunikasi
05:25sekarang sudah
05:26lebih canggih
05:27dari yang
05:28zaman
05:29Belanda dulu ya
05:30zaman dulu
05:31harusnya
05:32sih seperti itu
05:33ya
05:34saya sebenarnya
05:35tidak bisa
05:36menyatakan
05:36sekarang
05:37ini
05:38human error
05:39atau teknologi
05:40error ya
05:41tetapi
05:42itu yang harus
05:43diinvestigasi
05:45ya
05:45karena
05:46walaupun memang
05:47ada kecelakaan
05:48persimpangan
05:49di depannya
05:50tetapi
05:51di belakangnya
05:52harusnya bisa
05:52di
05:53teknologi itu
05:54bisa
05:55memberikan
05:56peringatan
05:57dini ya
05:58harusnya
06:01walaupun
06:01harus
06:02diinvestigasi
06:03mungkin
06:04sudah ada
06:05tetapi
06:05bagaimana
06:06teknologinya
06:07macet
06:08atau apa
06:08tapi
06:10itu yang harus
06:11diselidiki
06:11menurut saya
06:13Bu Ellen
06:14yang juga menjadi sorotan
06:15adalah terkait dengan
06:16jalur yang seharusnya
06:17berbeda ya
06:17izin koreksi
06:18kalau saya salah
06:19seharusnya ada
06:20dua jalur
06:20atau dua petak
06:21antara kereta
06:22komuter lain
06:22atau KRL
06:23komuter lain
06:23dengan kereta api
06:24jarak jauh
06:24dengan kecepatan
06:25yang kita tahu
06:26sangat cepat
06:26lebih cepat
06:27namun
06:28nanti kita akan
06:28bahas selesai jeda
06:29Bu Ellen
06:29tetaplah di Breaking News Kompas TV
06:43selamat menikmati
07:02dan saudara
07:04visual yang Anda
07:05saksikan di layar
07:06televisi Anda
07:06saat ini adalah
07:07upaya dari
07:08pemindahan gerbong
07:09yang tertabrak
07:12di stasiun
07:13Bekasi Timur
07:14Kabupaten
07:14Bekasi
07:15Jawa Barat
07:16dimana
07:17ada
07:17lokomotif
07:18dari kereta api
07:20Argo
07:20Bromo Anggrek
07:21yang
07:22menabrak
07:23atau terlibat
07:24kecelakaan
07:25dengan
07:26KRL
07:26komuter lain
07:27gerbong
07:29wanita
07:29atau kita ketahui bersama
07:30gerbong wanita
07:31adalah gerbong
07:32yang paling belakang
07:33dan ada satu lagi
07:33adalah gerbong
07:34yang paling depan
07:35saat ini
07:37petugas dari
07:39PT KI
07:41dibantu dengan
07:41relawan
07:42TNI dan Polri
07:43serta Basarnas
07:44masih terus berupaya
07:45untuk melakukan
07:47proses
07:47pemindahan
07:49gerbong
07:50yang terlibat
07:51kecelakaan
07:52pada malam hari tadi
07:53Senin malam
07:54pukul
07:5520.40
07:56waktu
07:56Indonesia Barat
07:58setelah tadi
07:59kita mendapatkan
08:00pernyataan
08:00dari apa yang
08:01disampaikan oleh
08:03Menteri Perhubungan
08:04kemudian
08:05Dirut PT KI
08:06dan juga
08:06Kepala Basarnas
08:07bahwasannya
08:08seluruh penumpang
08:10yang menjadi korban
08:11kecelakaan kereta
08:12antara kereta api
08:13Argo
08:14Bromo Anggrek
08:15dan juga
08:15KRL
08:16komuter lain
08:17di stasiun
08:18Bekasi Timur
08:18sudah seluruhnya
08:20berhasil
08:21dievakuasi
08:22dan data
08:23hingga
08:24siang hari ini
08:2511.45
08:26menit
08:26waktu
08:26Indonesia Barat
08:27ada 14
08:28orang
08:29penumpang
08:30yang menjadi
08:31korban
08:31meninggal
08:32dunia
08:32sementara itu
08:3484
08:35korban
08:37maksud kami
08:3884 korban
08:40lainnya
08:41mengalami
08:41luka-luka
08:42dari
08:4414
08:46orang
08:46yang meninggal
08:47dunia
08:475 orang
08:49sudah berhasil
08:49teridentifikasi
08:50dan 9 orang
08:51lainnya
08:51masih
08:52dalam
08:53proses
08:53otopsi
08:54kita
08:54kita
08:55akan
08:55langsung
08:56bergabung
08:57kembali
08:57dengan
08:58Ellen Tangkudung
08:59Dewan Penasihat
08:59Masyarakat
09:00Transportasi
09:01atau
09:02MTI
09:02Indonesia
09:03Ibu Ellen
09:05ya
09:06kita lanjutkan
09:07terkait dengan
09:08tadi
09:08soal
09:09trek
09:09atau
09:09double-double
09:10trek
09:11begitu ya
09:11di beberapa
09:11stasiun besar
09:12termasuk
09:12harusnya mungkin
09:13di stasiun
09:14bekas timur
09:15ini
09:15seperti yang
09:15Anda
09:15katakan
09:16harusnya bagaimana
09:17mekanisme
09:17terkait dengan
09:18kereta
09:19yang
09:19sudah sampai
09:20duluan
09:21atau
09:21berhenti
09:22begitu ya
09:23ataupun
09:23kereta yang
09:24melambat
09:24terkait
09:25dengan
09:25ada
09:25kendala tertentu
09:26yang dialami
09:28komunikasinya
09:28dengan kereta-kereta
09:29lainnya
09:30yang ada di belakangnya
09:30ataupun kereta
09:31yang mau
09:31menuju ke tempat tersebut
09:32seperti apa
09:33mekanismenya
09:34Ibu Ellen
09:35ya
09:35sebenarnya
09:36kalau disebut
09:37double-double
09:37trek itu
09:38untuk jalur utara
09:39untuk jalurnya
09:41itu sudah ada
09:42ya memang
09:43sudah ada
09:43jadi kalau dulu itu
09:44kalau ingat dulu
09:45hanya ada satu trek
09:46sehingga harus
09:47bergantian
09:48antara yang ke
09:48kalau utara itu
09:50kan barat timur ya
09:51antara yang ke
09:51barat ke timur
09:52kalau sekarang tidak
09:53namun
09:54di stasiun ini
09:55maksudnya
09:55itu harus ada
09:57tambahan
09:57trek lagi
09:59yang
10:00bisa
10:01memisahkan
10:02jalur-jalur
10:04yang
10:04tidak berhenti
10:06di stasiun tersebut
10:07seperti Ardu
10:08Bromo
10:09Anggret
10:10ini kan sebenarnya
10:11tidak berhenti
10:12di stasiun
10:12Bekasi Timur
10:13kan
10:14tapi KRL
10:15berhenti di situ
10:16stok di situ
10:17jadi
10:17harusnya
10:18bisa diatur
10:21bahwa
10:21kalau memang
10:22dia
10:22mau lewat
10:23tetapi ada
10:23kereta yang masih di situ
10:25bisa dipindahkan
10:26ke jalur
10:27yang lain
10:28yang ada
10:29di stasiun
10:31tersebut
10:31dan itu
10:33sistem seperti itu
10:34sudah dari Jawa Belanda
10:35sudah ada seperti itu
10:36hampir semua stasiun
10:37seperti itu
10:38tapi saya sendiri
10:39belum tahu ya
10:40di Bekasi Timur
10:41seperti apa
10:41nah
10:42yang sekarang
10:44tinggal
10:44di
10:46investigasi
10:46adalah
10:47bagaimana
10:49komunikasi
10:50yang terjadi
10:50jadi
10:51memang sudah
10:52ada permasalahan
10:53di stasiun
10:55juga
10:55timpangan
10:56sebidang
10:57oke
10:58Bu Ellen
10:59tahan dulu
10:59pernyataan
11:00darah anda
11:00kita akan
11:01mendengarkan dulu
11:02Mohon maaf
11:02pernyataan terbaru
11:03dari
11:05Kementerian PPA
11:063 orang wafat
11:08kemudian
11:0915 sudah
11:10kembali
11:12ke rumah
11:13dan sisanya
11:14tadi masih ada
11:15beberapa
11:15yang kita lihat
11:17dari korban
11:19rata-rata
11:23kondisinya
11:24ada yang
11:26memar-memar
11:28tapi juga
11:28ada yang
11:29patah di beberapa
11:30bagian
11:31kami menyampaikan
11:32bahwa
11:33pemerintah
11:34bertanggung jawab
11:37atas kejadian ini
11:38dan dari PT KAI
11:40sudah menyampaikan
11:41akan menanggung
11:43seluruh biaya
11:44nah
11:44terkait dengan kami
11:46dari Kementerian Pembayaran
11:47Perempuan
11:47tentunya yang pertama
11:50pendampingan
11:51yang kami lakukan
11:52bukan hanya
11:52dalam hal medis
11:53tetapi
11:56pemulihannya
11:57baik secara
11:59psikik
12:00maupun psikologis
12:01karena
12:02kami lihat
12:04ada yang mengalami
12:05trauma
12:05dan ini
12:06perlu pendampingan
12:07lebih khusus
12:08kemudian
12:09yang kedua
12:10adalah
12:10bagi mereka
12:11yang sebagai
12:12pekerja
12:14kami
12:15berupaya
12:17agar
12:18perusahaan
12:18di mana mereka
12:19bekerja
12:20bisa memberikan
12:21keringanan
12:22sampai mereka
12:22pulih
12:23baru
12:24bisa masuk lagi
12:25ke tempat kerja
12:26ini yang akan
12:27kita upayakan
12:28bersama
12:29mudah-mudahan
12:30ini bisa
12:31dilakukan oleh
12:32beberapa perusahaan
12:33tadi ada salah satu
12:35perusahaan juga
12:35yang sudah hadir
12:36kita bertemu langsung
12:37dan kami menyampaikan
12:39tolong
12:41si korban ini
12:42sampai
12:44benar-benar
12:44pulih
12:45kemudian
12:46hak-hak
12:47sebagai
12:49pekerjanya
12:49dipenuhi
12:50dan
12:51begitu sehat
12:52bisa kembali kerja
12:53seperti semula
12:54itu beberapa hal
12:55yang kami lakukan
12:56tadi
12:57ada evaluasi
12:58kebupuan
12:58penempatan
12:59gerbong wanita
12:59yang ada di belakang
13:00itu
13:00tadi
13:03kalau tadi
13:04kita ngobrol
13:05dengan KAI itu
13:05kenapa ditaruh
13:06di paling depan
13:08paling belakang
13:08supaya tidak terjadi
13:09rebutan
13:10tapi dengan
13:11peristiwa ini
13:12kita mengusulkan
13:13kalau bisa
13:14yang perempuan itu
13:15ditaruh di tengah
13:16jadi yang laki-laki
13:18di ujung
13:18yang perempuan
13:20ya
13:21depan belakang
13:22itu
13:22laki-laki
13:23jadi
13:23yang perempuan
13:25di tengah
13:30tadi
13:30kalau gerbong
13:32perempuan
13:33banyaknya perempuan
13:34tadi ada yang
13:36laki-laki itu
13:37karena dia ada
13:37di gerbong tiga
13:38dan juga ada yang
13:40dari Argo
13:40Bromo
13:41yang kena juga
13:42yang perempuan
13:43yang laki-laki
13:44saya kaget kok
13:45korbannya ada yang
13:45laki-laki
13:46oh ternyata
13:47mereka ada di
13:48gerbong tiga
13:48dan ada yang
13:49dari Argo
13:50Bromo
13:51Oke
13:53sama-sama
13:54makasih semuanya
13:57ya saudara itu tadi
13:58pernyataan yang disampaikan oleh
14:00Menteri Pemberdayaan
14:01Perempuan dan Perlindungan Anak
14:02Arifah Khoury Fauzi
14:04terkait dengan evaluasi
14:05dari penempatan wanita
14:07di gerbong
14:07KRL Komuter Line
14:09kami akan lanjutkan kembali
14:11perbincangan bersama
14:13dengan
14:13Ellen Tangkudung
14:15Dewan Penasihat Masyarakat
14:16Transportasi Indonesia
14:17yang tadi menyampaikan bahwa
14:18seharusnya memang ada
14:19beberapa
14:20jalur begitu ya Bu ya
14:22yang diperuntukkan
14:23bagi kereta api
14:24di beberapa stasiun besar
14:25terima kasih
14:25atas perspektif
14:27Bu Ellen Tangkudung
14:28yang telah Anda bagikan
14:29di program Breaking News
14:30Kompas TV siang hari ini
14:31sehat selalu Bu Ellen
14:32Ya selamat melanjutkan
14:35kerja kegiatan
14:37Terima kasih telah menonton!
14:37Terima kasih telah menonton!
14:37Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan