Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV RS Polri merilis identifikasi 10 korban meninggal dunia dalam tabrakan KRL dan Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026).

"Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga sampai saat ini sebanyak 10 orang. Pada pukul 14.00 WIB telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban dan diputuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi," ujar Kepala RS Polri, Brigjen Prima Heru.

Diketahui, jumlah korban meninggal dunia mencapai 15 orang dalam tragedi di Stasiun Bekasi Timur.

Dalam konferensi pers tersebut, polisi juga mengungkapkan bahwa sopir taksi listrik yang diduga menjadi penyebab tabrakan telah diamankan di Polsek Rawalumbu, Bekasi Timur.

Baca Juga Kabar Duka, Seorang Keluarga Kompas TV Nur Ainia Meninggal Dunia akibat Kecelakaan Kereta di Bekasi di https://www.kompas.tv/nasional/665770/kabar-duka-seorang-keluarga-kompas-tv-nur-ainia-meninggal-dunia-akibat-kecelakaan-kereta-di-bekasi

#breakingnews #kecelakaan #keretaapi #bekasi #krl

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665772/full-polisi-beber-posisi-sopir-taksi-listrik-rilis-korban-tabrakan-krl-kereta-argo-bromo-anggrek
Transkrip
00:00Hari ini, hari Selasa, tanggal 28 April 2026, pukul 13.00,
00:08tim DPI Polri yang terdiri dari Birodokpol, Bustobos Polri,
00:14Rumah Sakit Bayakaratikan 1 Bustobos Polri, Bidokkes Polda Metro Jaya,
00:20tim Pusiden Baris Krim Polri, dan Untotologi Forensik FKGUI
00:26telah menyelesaikan seluruh pemeriksaan terhadap 10 kantong jenazah yang dikirim penyidik dari TKP.
00:35Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga sampai saat ini sebanyak 10 orang.
00:41Pada pukul 14.00, WIB telah dilaksanakan sudang rekonsiliasi
00:47untuk menentukan identitas korban dan memutuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi.
00:56Adapun hasilnya akan disampaikan oleh Karudokpol, Bustobos Polri.
01:00Waktu dan tepat kami persiapan, Bapak Karudokpol.
01:11Terima kasih, Bapak Karungkit, TKP 31, Bustobos Polri.
01:16Bapak-Ibu, rekan-rekan sekalian akan saya sampaikan hasil identifikasi dari tim gabungan sampai sore ini
01:22dengan hasil sebagai berikut.
01:26Jenazah dengan nomor PM001 teridentifikasi melalui data primer, yaitu sidik jari,
01:35dan data sekunder, yaitu melalui tanda medis dan properti atau benda pemilikan.
01:40cocok dengan nomor AM002 sebagai tutik Anita Sari,
01:49perempuan 31 tahun, beralamat Cikarang, Barat, Bekasi.
01:55Nomor 2, jenazah dengan nomor PM002 teridentifikasi melalui data primer,
02:04yaitu sidik jari, dan data sekunder, yakni properti dan medis,
02:11dengan nomor AM007 sebagai Harum Anja Sari,
02:16perempuan 27 tahun, beralamat Cipayung, Jakarta Timur.
02:23Nomor 3, jenazah dengan nomor PM003 teridentifikasi melalui data primer,
02:32yakni sidik jari, dan data sekunder, yakni properti dan medis,
02:38cocok dengan nomor AM006 sebagai Nur Ali Mantun Citra Lestari,
02:46perempuan 19 tahun, alamat Pasar Jambi.
02:52Nomor 4, jenazah dengan nomor PM004 teridentifikasi melalui data primer,
03:00yakni sidik jari, dan data sekunder, yakni properti dan medis,
03:05cocok dengan nomor AM009 sebagai Farida Utami,
03:1150 tahun, alamat Cipayung, Bekasi.
03:17Nomor 5, jenazah dengan nomor PM005 teridentifikasi melalui data primer,
03:24yakni sidik jari, dan data sekunder, yakni properti dan medis,
03:28cocok dengan nomor AM003 sebagai Fika Agnia Fratiwi,
03:36perempuan 23 tahun, alamat Cikarang Barat.
03:41Nomor 6, jenazah dengan nomor PM006 teridentifikasi melalui data primer,
03:48yakni sidik jari, dan data sekunder, yakni properti dan medis,
03:52cocok dengan nomor AM004 sebagai Ida Nuraida,
03:58perempuan 48 tahun, alamat Cibitung, Bekasi.
04:07Nomor 7, jenazah dengan nomor PM007 teridentifikasi melalui data primer,
04:13yakni sidik jari, dan data sekunder, yakni medis, atau tanda medis,
04:18cocok dengan nomor AM0010 sebagai Gita Septia Wardani,
04:2520 tahun, alamat Cibitung, Bekasi.
04:30Nomor 8, jenazah dengan nomor PM008 teridentifikasi melalui data primer,
04:37yakni sidik jari, dan data sekunder, melalui tanda medis,
04:41cocok dengan nomor AM005 sebagai Fatmawati Rahmayani,
04:4729 tahun, beralamat Bekasi Selatan, Kota Bekasi.
04:53Nomor 9, jenazah dengan nomor PM009 teridentifikasi melalui data primer,
05:00yakni sidik jari, dan data sekunder, yakni properti dan medis,
05:04cocok dengan nomor AM001 sebagai Arinjani Novita Sari,
05:1225 tahun, beralamat Tambun Selatan, Bekasi.
05:1710, jenazah dengan nomor PM0010 teridentifikasi melalui data primer,
05:24yakni sidik jari, dan data sekunder, yakni properti dan medis,
05:28cocok dengan nomor AM008 sebagai Nur Ainiah Eka Rahmadina,
05:3832 tahun, beralamat Tambun Selatan, Bekasi.
05:42Demikian keseluruhan hasil pelaksanaan identifikasi dari korban meninggal lakan-lakan tetapi di Bekasi.
05:52Saya kembalikan kepada Bapak Karuben.
05:54Terima kasih, Bapak Arudokpol.
05:57Mungkin ada pertanyaan dari rekan-rekan media.
06:01Ya, silakan.
06:04Mic-nya.
06:12Selamat sore, Bapak.
06:13Saya Satrio dari CNN Indonesia TV.
06:16Pertanyaan pertama, Bapak, untuk berdasarkan informasi di TKP,
06:20kan ada 15 orang yang meninggal,
06:21tapi ini yang dikirim ke Rumah Sakit Polri, Kramajati, ada 10 jenazah.
06:26Ini untuk informasi 5 jenazah lainnya,
06:29ini seperti apa, apakah langsung diterima keluarga atau seperti apa.
06:33Pesan kedua, dari hasil identifikasi atau dari proses DVI itu sendiri,
06:39luka-luka yang dialami oleh korban itu kebanyakan di sebelah mana
06:44dan akibat meninggalnya apakah bisa diketahui, Bapak?
06:48Sementara itu.
06:49Terima kasih.
06:58Baik, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
07:01Selamat sore buat kita semua.
07:03Jadi mungkin kami jelaskan,
07:04untuk korban meninggal dunia memang total 15.
07:08Jadi,
07:11kemarin ketika evakuasi itu kan ada yang dibawa ke rumah sakit di Bekasi.
07:16ya, jadi ada yang meninggal,
07:19yaitu di rumah sakit umum daerah kota Bekasi itu 3 orang.
07:25Jadi rumah sakit bela 1 orang,
07:27dan rumah sakit mitra Bekasi Timur 1 orang.
07:31Dan jenazah yang di rumah sakit, ketiga rumah sakit ini sudah diserahkan ke keluarga.
07:36Demikian.
07:37Terima kasih.
07:39Anggap Pak, Pak Tarutokwal luka-lukanya.
07:44Oke, terima kasih.
07:46Jadi,
07:47dalam pengurusan kami,
07:50seperti juga ketelakaan-ketelakaan yang lain,
07:53tipikalnya adalah yang kami sebut sebagai multiple trauma.
07:57Jadi ada
07:59perlukaan hampir di seluruh tubuh ya.
08:02Ada yang dominan di kepala, di dada,
08:04dan seterusnya.
08:05Bahkan di anggota tubuh yang lain.
08:07demikian jawaban saya.
08:10Ada lagi rekan-rekan?
08:13Tidak ada?
08:15Untuk depan masing-masing.
08:20Terima kasih, Pak.
08:21izin saya, Rizky Wak, dari kompas.com.
08:24Mau bertanya terkait update,
08:27apa namanya, pengungsian itu, Pak.
08:31itu untuk
08:36posko ya?
08:37Apakah posko itu apa?
08:41Yang kereta itu?
08:43Oh, ini apa namanya,
08:46evakuasi, betul.
08:47Maaf, Pak.
08:49Ya, untuk update evakuasi,
08:50saat ini apakah
08:51sudah ada,
08:53apakah sudah selesai?
08:54Jadi saya juga mendengar
08:56infonya,
08:57evakuasi sudah selesai.
08:59Yang kedua,
09:00soal
09:02jalur, Pak,
09:03itu mungkin mempertegas
09:04terkait dengan
09:06taksi hijau,
09:07itu kan jadi salah satu
09:10penyebab percelakaan.
09:11Mungkin sudah di,
09:13infonya sudah,
09:14apakah taksinya,
09:16supirnya sudah diamankan juga
09:18berikut dengan masini saya begitu.
09:20Mungkin dari Pak Inafis,
09:21atau dari KAI.
09:22Terima kasih.
09:23Manggo,
09:24dari Ibu,
09:25KAI atau penjidik?
09:27KAI dulu ya,
09:28mungkin evakuasinya.
09:30Silahkan.
09:39Baik,
09:40jadi dapat kami sampaikan
09:41bahwa
09:42proses evakuasi
09:43saat ini di
09:44stasiun Bekasi Timur
09:46untuk unit KRL
09:47masih berlangsung.
09:49Jadi,
09:50kami targetkan
09:51ini dapat
09:52selesai sesegera mungkin,
09:54sehingga nanti dari PT KAI
09:56bersama KAI Komuter
09:57kami akan segera
09:58melakukan normalisasi
09:59untuk layanan
10:01komuter lain
10:02sampai dengan Cikarang.
10:04Sehingga dengan proses
10:05evakuasi yang masih
10:06terus berjalan ini,
10:08untuk layanan komuter lain
10:09menuju dan dari
10:10stasiun Cikarang,
10:12saat ini masih belum
10:12kita layani.
10:14Sehingga untuk pengguna
10:16yang akan menuju
10:18ke stasiun Cikarang,
10:19ini hanya akan kami layani
10:20sampai dengan
10:21stasiun Bekasi.
10:26terima kasih.
10:28Terima kasih.
10:29Terima kasih.
10:33Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
10:35Untuk kasus yang
10:37taksi,
10:38ketabat,
10:39taksi listrik ya,
10:41ketabat KRL itu,
10:42sementara ini
10:43sudah diamkan dari
10:44Polsek Bekasi
10:46Tawalung,
10:47Bekasi Timur.
10:48Jadi,
10:49untuk pengomudi taksi
10:50sudah diamankan.
10:52Maka,
10:53ini lari ke
10:53lakang atas.
10:55karena
10:56kendaraan taksi
10:57dengan
10:58KAI,
10:59kereta api.
11:05Masinisnya
11:06sementara ini
11:07masih dalam
11:07pencarian.
11:09Karena
11:09didatang
11:10kami di
11:10kepolisian,
11:12itu cuma dapat
11:12nama doang,
11:13tapi orangnya
11:14belum kita temukan.
11:15Masih dalam pencarian.
11:17Siap.
11:23Ada lagi
11:24Pak,
11:24Paknya?
11:25Oh,
11:25Masih hati,
11:26lukat.
11:26Ijin Pak,
11:27saya Habibi
11:28dari
11:28Merdeka.com.
11:29Pertama,
11:30untuk melanjutkan
11:30masalah proses
11:31evakuasi tadi.
11:33Nah,
11:33kalau dari KAI
11:34sini sebenarnya
11:35untuk ada target
11:36di sini sampai
11:36kapan
11:38normalisasi
11:38nanti jalur
11:39dari KAI-nya
11:40sendiri.
11:41Sama,
11:42ini kan
11:42kalau dari KAI
11:43kan sudah ada
11:44statement
11:44akan memberikan
11:45tanggung jawab
11:46full asuransi ya
11:47terhadap
11:48korban jiwa
11:49ataupun
11:50korban luka.
11:51Nah,
11:51ini untuk korban luka
11:52sendiri sih
11:53sudah ada berapa.
11:54Dan apakah
11:55memang itu
11:56baik rupa ringan
11:57atau ruka berat
11:58semua dapat
11:58asuransi
11:59atau bagaimana.
12:01Nah,
12:02sebenarnya
12:03kalau di lokasi
12:04sendiri,
12:04karena kan
12:04saya juga
12:05tidak ada
12:05di lokasi,
12:06untuk jalur
12:07itu sendiri
12:07sebenarnya
12:08palang keretanya
12:08itu apakah
12:09memang resmi
12:10ada
12:10penjaga
12:11dari KAI-nya
12:12atau
12:13itu
12:13hanya
12:14palang yang
12:14biasa dijaga
12:15oleh masyarakat
12:16atau seperti apa.
12:17Karena
12:17kita juga
12:17belum tahu
12:18informasi
12:18pastinya.
12:19Itu
12:19karena kan
12:20yang menyebar
12:21hanya
12:21apakah ini
12:22memang
12:23taksinya
12:23maksa
12:24untuk
12:24nekat
12:25lewat
12:25lalu
12:26berhenti
12:26karena
12:26magnet
12:26atau
12:27bagaimana.
12:28Terima kasih.
12:31tidak
12:32baik,
12:32mungkin saya
12:32menjawab
12:33untuk
12:33berkait
12:34dengan
12:34operasional
12:35tadi ya.
12:36Untuk
12:36evakuasi
12:37kita
12:38targetkan
12:38memang
12:39selesai
12:39di posisi
12:40hari ini.
12:41Jadi
12:42segera
12:42setelah
12:43proses
12:43evakuasi
12:44terhadap
12:45unit
12:45KRL
12:45ini
12:46selesai
12:46dilaksanakan
12:47maka
12:47dari
12:48KAI
12:49maupun
12:49KAI
12:49Komuter
12:50akan
12:50melakukan
12:51pengecekan
12:52aspek
12:52safety-nya
12:53baik
12:54dari
12:54khususnya
12:55di sisi
12:55prasarana
12:55atau infrastruktur untuk menunjang keamanan perjalanan kereta api.
13:00Saat ini untuk korban yang mengalami luka-luka dan sebagian juga sudah pulang dari rumah sakit
13:07secara total yang kita evakuasi ke rumah sakit 84 penumpang, 84 orang dan sebagian juga sudah bisa kembali pulang
13:16sudah keluar dari rumah sakit dan untuk asuransi kebetulan memang ini akan di support juga dari jasara harja
13:23jadi ada asuransi yang memang wajib di support oleh jasara harja dan ada asuransi tambahan juga yang diberikan dari KAI
13:31dan KAI Komutar
13:32mungkin tambahan dari jasara harja
13:37Terima kasih, yang pertama kami dari jasara harja mengucapkan berasok kawai selesarnya terhadap musibah kejadian ini
13:45dapat kami sampaikan bahwa seluruh korban akibat dari kejadian ini, kecelakaan ini
13:50baik yang luka-luka ataupun meninggal dunia, itu akan mendapatkan santunan dari jasara harja
13:55untuk baik luka ringan maupun luka berat, dengan nilai santunan untuk luka-luka itu maksimal adalah 20 juta rupiah
14:02dan untuk meninggal dunia akan diserahkan santunan 50 juta rupiah kepada ahli warisnya
14:07sesegera mungkin akan kami selesaikan untuk santunan meninggal dunia
14:11setelah teridentifikasi ini, kami langsung melakukan pendataan terhadap ahli waris korban
14:16untuk segera dilakukan penyerahan santunan meninggal dunia
14:19mungkin itu yang dapat kami sampaikan
14:22terima kasih
14:39baik, jadi kalau terkait dengan kondisi area pintu perlintasan, ini tentunya masih dalam proses investigasi ya mas
14:47jadi kami belum akan mengeluarkan statement terketah tersebut, ini semua nanti juga masih dalam investigasi dari KNKT
14:55tapi kalau masih bisnisnya memang sudah menjadi korban
15:03selamat, selamat dari Argo Promo itu ya
15:07selamat
15:08ya, mau kebak, silahkan mbak
15:12ya pak, izin bapak ibu sekalian
15:17mau tanya apa, berarti kan tadi juga totalnya sudah 10 ya
15:21sudah 10 keluarga yang melaporkan, berarti sudah sesuai juga dengan jumlah kantong jenazah yang ada
15:26ini berarti untuk penyerahannya akan dilakukan di malam ini juga secara satu persatu
15:32nanti simbolik seperti itu atau nanti proses penyerahannya akan seperti apa
15:36dan jam berapa mungkin pak
15:38mungkin nanti selesai tes rilis ini nanti kita langsung mau rilis jenazah
15:43jadi keluarga sudah kita geser dari ruang antemortem, sudah kita geser dari ruang korensik untuk penyerahan jenazah
15:51persiapan untuk penerimaan dokumen-dokumen
15:57ada lagi rekan-rekan, cukup? cukup ya
16:00saya kira itu rekan-rekan, terima kasih
16:02bila ada kurangnya mohon wab
16:03Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
16:06Terima kasih
16:24Terima kasih
16:27Terima kasih
16:32Terima kasih
16:34Terima kasih
Komentar

Dianjurkan