Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Proyek tol laut di Jakarta Utara disebut sebagai bagian dari proyek strategis nasional yang telah ditetapkan pemerintah dan kini memasuki tahap pembangunan.

Pihak proyek menegaskan pembangunan akan tetap dilanjutkan karena seluruh perizinan telah diperoleh.

Project Manager NPEA Seksi 2 dari PT Pembangunan Perumahan, Ikhsan Budi Prasetyo.

Menurutnya, dari pihak PT PP sudah disediakan akses keluar masuk masuk nelayan, AMDAL diperoleh Pelindo sejak tahun 2023.

Pihak pengelola juga menyebut desain proyek tetap memperhatikan lalu lintas kapal di kawasan tersebut.

Selain itu, pihak proyek menyatakan ruang aspirasi warga tetap dibuka selama proses pembangunan berlangsung.

Ketua Komunitas Nelayan Cilincing, Edi Kurniawan mengatakan tidak ada sosialisasi pembangunan reklamasi dermaga oleh pengembang.

Edi juga menyoroti reklamasi yang dinilai berjalan tanpa penjelasan memadai kepada warga.

Bagaimana menurut Anda?

Selengkapnya saksikan di sini:

https://youtu.be/NXSpG-2dP8U

#nelayan #demo #tollaut

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/665722/nelayan-soroti-minim-sosialisasi-pt-pp-tegaskan-tol-laut-sesuai-izin-dipo-investigasi
Transkrip
00:10Intro
00:13Pak
00:14Pak
00:15Pak, izin pak
00:17Dari Kompas TV pak, boleh ngobrol sebentar pak
00:24Kenapa?
00:26Gak ada apa?
00:28Gak ada pengurus ya?
00:30Pengawas
00:30Oh, gak ada pengawasnya?
00:32Tapi ini masih pembangunan apa ya?
00:36Pembangunan sampai jam berapa?
00:40Kenapa?
00:42Jam 5
00:42Dari jam?
00:46Oke, dari jam 8 ya?
00:48Oke
00:51Tadi sudah saya coba tanyakan ya kepada salah satu petugas yang memang
00:55Tampaknya tidak ada pengawas ya?
00:57Tidak ada pengawas yang bisa memberikan keterangan
00:59Tapi tadi informasi yang kami dapat bahwa proses
01:02Pemasangan tiang pancang ini
01:04Dimulai dari pukul 8 pagi
01:07Sampai pukul 5 sore
01:08Dan ini adalah proyek strategis nasional ya?
01:11Betul
01:11Yang sudah ditetapkan oleh pemerintah sejak tahun 2023
01:14Dan saat ini proses pengawasannya sedang berjalan
01:17Artinya memang
01:18Tidak bisa tidak bahwa jalan ini
01:21Harus ada
01:22Pasti akan dibangun
01:23Pasti harus dibangun
01:24Jarak-jarak tiang yang kecil-kecil
01:26Pertanda yang 4 sampai 6 meter
01:27Supaya kapal-kapal lacak
01:29Tandanya berang kecil
01:30Kita bisa keluar makan
01:31Seluruh perizinan yang sebelumnya sudah dimiliki
01:33Sudah diberikan dari penduduk kepada kami
02:00Dan saya akan tunjukkan lagi ya
02:01Persis di sebelah dari pembangunan tol laut
02:04Langsung bertemu dengan reklamasi yang kemudian sedang dilakukan
02:08Untuk membangun pelabuhan dermaga Pirtiga Marunda
02:12Saya ingin tanyakan
02:13Bahwa ada klaim dari PT KCN
02:17Yang menyebutkan bahwa aksi demonstrasi yang dilakukan di tengah laut
02:20Oleh para nelayan
02:21Tidak ditujukan kepada PT KCN
02:23Katanya mereka karena pembangunan jembatan
02:30Tapi sebenarnya kita bukan ke sana
02:32Kita lebih ke sini
02:33Justru malah lebih ke KCN
02:35Karena tidak ada sosialisasi ke kita
02:38Tahu-tahu sudah jadi
02:39Kita tanya sama RW sebelum kita melakukan itu
02:42Kita investigasi juga
02:43Sama kita tanya-tanya juga
02:45Sama RW-RW 04 itu tidak ada
02:48Termonitor ini akan ada pembangunan
02:50Terhadap masalah KCN
02:52Dan saya akan tunjukkan ya
02:53Segera melalui visual drone
02:54Bahwa ada alat-alat berat juga
02:57Yang terus melakukan reklamasi
03:01Ataupun pengurukan
03:02Agar tanah-tanah ini bisa betul-betul berdiri
03:05Dan mengubah
03:08Lautan menjadi daratan
03:10Saya ingin tanyakan ke Pak Waslan
03:12Pak Waslan
03:12Ketika tadi sudah jelas
03:15Bahwa pembangunan tol laut itu
03:16Menutup akses nelayan
03:18Tapi untuk reklamasi ini
03:20Kerugian apa yang paling dirasakan nelayan?
03:22Ya jelas merugian
03:23Untuk pencarian nelayan kecil ini
03:25Tidak bisa untuk menangkap ikan
03:26Tidak bisa untuk menangkap ikan?
03:29Artinya daerah ini Pak Waslan
03:30Dulunya masih daerah tangkapan?
03:32Waktu sebelum ada reklamasi ini
03:34Ibaratnya nelayan bisa untuk mencari ikan
03:36Di lokasi daratan ini
03:37Masih bisa di sini?
03:38Iya masih bisa di sini
03:39Udang-udang besar
03:40Udang-udang kecil
03:41Kepiting itu kita masih bisa
03:42Ngagugur tanpa ada jaring
03:44Dan alat tangkapan lain
03:45Cuma sekedar tangan aja
03:46Masih bisa nyari
03:47Buat kita makan atau tengah
03:48Sekarang ini
03:48Sejaknya daerah kemalasan ini
03:50Melayan
03:50Nggak bisa untuk mencari
03:52Napkah di daratan begini
03:54Itu yang tadi
03:55Kita larinya ke tengah
03:56Itu yang tadi Pak Waslan bilang di awal
03:57Bahwa daerah tangkapan itu
03:59Menjadi jauh ke tengah
04:00Iya
04:00Karena apa?
04:02Karena di daratan ini
04:03Lokasinya nggak ada ikan
04:04Udah
04:04Pena reklamasi ini
04:06Kalau
04:08Pembangunan
04:09Tiang panjang untuk tolaun
04:10Itu baru beberapa bulan
04:12Untuk
04:14Reklamasi ini?
04:15Sebenarnya kita nggak tahu ya
04:16Dari tahu itu
04:17Setelah udah panjang ke sini
04:18Kita baru
04:19Teman-teman nelayan itu baru bilang
04:21Karena belum berdampak
04:22Karena kalaupun tolaun di sana itu
04:25Dibangun
04:26Masih ada
04:27Masih ada
04:28Sisi sebelah kiri
04:29Yang aturan pikiran nelayan
04:31Masih bisa buat jalan nih
04:32Artinya yang di sini
04:34Yang diuruk ini nih
04:35Pikiran nelayan
04:36Oh yaudah nggak apa-apa
04:36Jalan kita ke sana kecil
04:37Tapi ke sini kita lebih besar
04:38Oke
04:39Tapi
04:40Makin ke sini
04:41Makin ditutup
04:41Nah itu ya
04:42Jadi permasalahan nelayan
04:43Artinya
04:44Kalau
04:45Pembangunan tiang panjang itu
04:46Baru beberapa bulan
04:47Artinya
04:48Beberapa bulan yang lalu
04:49Reklamasi tidak sampai sejauh ini
04:51Butuh waktu
04:5310 hari
04:54Dari tempat
04:55Yang di ujung sana
04:57Kesini itu sekitar
04:58Estimasi 100 sampai 200 meter
05:00Hanya 10 hari
05:03Dari
05:03KCN-nya sendiri
05:04Ngerasanya
05:05Kita udah sosialisasi
05:06Kita udah sampaikan
05:07Sama teman-teman nelayan
05:09Yang ada di
05:09Di Marunda
05:10Di Kali Baru
05:11Di Cerinci
05:12Karena dia ngambil
05:14Beberapa
05:14Pak Guyuban
05:15Yang emang
05:16Mungkin
05:16Berfungsi dalam
05:18Hal apa gitu
05:19Sampai dia bisa dipanggil gitu kan
05:21Tapi nggak menyeluruh
05:22Kalaupun KCN
05:24Sosialisasi
05:25Mungkin RW saya tuh tahu
05:27RW 04
05:28Dan sebelum saya bikin aksi itu
05:29Saya tanya
05:30Pak KCN ada sosialisasi nggak?
05:32Ngera
05:32Kalian
05:33Nggak ada
05:34Tidak ada sama sekat
05:35Tidak ada
05:36Terus bang saya tanya lagi
05:37Pak
05:37Bapak tahu nggak ada pengurugan
05:39Atau ada
05:41Reklamasi
05:42Nggak tahu
05:44Ada satu
05:46Tanggul beton
05:47Betul
05:47Yang pada akhir tahun lalu
05:49Juga sempat menjadi viral
05:50Di media sosial
05:50Dan menjadi perbincaan publik saat itu
05:52Boleh kita ke sana?
05:54Boleh
05:54Kita akan coba lihat ya
05:55Karena ini masih ada korelasinya
05:57Masih dalam satu area pembangunan
05:59Betul
05:59Oke
06:12Saya akan tunjukkan saudara ini adalah
06:14Tanggul beton ya
06:15Betul
06:15Yang pada September 2025 lalu
06:17Viral
06:18Viral
06:19Di media sosial
06:19Karena berdampak secara langsung
06:21Betul
06:22Kepada para nelayan
06:23Artinya
06:24Benang merahnya adalah
06:26PT KACN
06:28Yang membangun
06:29Tanggul beton ini
06:30Termasuk juga reklamasi
06:32Untuk membangun pelabuhan
06:33Germaga
06:34Pir 3 Marunda
06:36Yang kita lihat
06:38Contohnya sudah ada di sana
06:39Kapal tongkangnya
06:40Itu kapal tongkangnya
06:41Itu kapal tongkangnya
06:42Itu kapal tongkangnya
06:45Dan bahwa ketika tanggul ini viral
06:47Sudah ada pertemuan dari PT KACN
06:48Termasuk juga PM Prof DKI Jakarta
06:50Betul
06:50Untuk memastikan bahwa
06:52Tidak ada kerugian
06:53Termasuk juga soal akses
06:55Bagi para nelayan
06:56Apakah ketika pertemuan tersebut
06:58Setelah itu sudah ada perbaikan
06:59Nasib dari para nelayan
07:01Kita ketemu aja enggak
07:02Tidak pernah bertemu sama sekali
07:04Sama sekali
07:05Dibilang hanya segelintir orang
07:07Yang memanfaatkan keadaan ini
07:08Untuk ketemu sama pihak KACN
07:13Ada yang mengatasnamakan
07:14600 nelayan celincing
07:16Mengiarkan
07:17Pembangunan pelabuhan
07:19Tampat labu KACN
07:20Tapi kita enggak
07:24Bukan enggak mau
07:25Minimal kita dikasih sosialisasi
07:28Ini loh yang mau kita buat
07:29Kita bareng-bareng lah
07:30Ibaratnya
07:31Laut
07:31Saya ingin tanyakan
07:34Pak Waslan
07:34Pak
07:35Tangglo Beton ini
07:36Sudah ada dari
07:37Tahun lalu
07:39Dan viral September 2025
07:40Ini juga
07:42Memberikan kerugian kepada Bapak
07:43Jelas merugikan
07:45Soalnya tangglo beton ini
07:47Kan terlalu dampaknya
07:48Kepada nelayan
07:48Untuk akses
07:50Mata pencarian
07:51Seti hari-harinya
07:52Dulu nelayan
07:53Kalibaru
07:54Penincing
07:55Walaupun merundang
07:56Ini lokasi
07:57Untuk mata pencarian
07:58Kita masyarakat nelayan
08:00Ini juga artinya sama dengan
08:02Titik reklama sih tadi
08:03Bahwa ini area
08:04Tangkap nelayan
08:08Untuk daerah tangkepan
08:09Pak Waslan
08:09Masih jauh dari sini Pak
08:10Ya kalau sekarang
08:12Kita harus nyarikannya
08:13Kepulauan Edam
08:14Karena di dalamnya
08:15Udah gak ada ikan
08:16Sampai sekali
08:17Berapa
08:17Jaraknya berapa
08:18Dari pesisir mungkin
08:19Dari pesisir
08:20Kalau kita ngitung
08:21Waktu ya
08:22Makanya jam
08:23Itu 3 jam
08:24Kita perjalanan
08:253 jam
08:253 jam
08:26Kalau sebelumnya
08:27Kita paling 1 jam lah
08:28Paling
08:29Jauh-jauhnya 1 jam
08:30Atau setengah jam
08:31Kita keluar dari
08:32Tempat itu
08:33Kita udah
08:35Kita udah bisa
08:36Untuk menaip berjaring
08:48Bahwa setelah tanggal 14 April
08:492026
08:50Bang Eni dan Pak Waslan
08:51Nelayan sudah melakukan
08:52Aksi demonstrasi
08:54Di tengah laut
08:55Sampai saat ini
08:55Apakah sudah ada komunikasi
08:56Mungkin yang terjalin
08:57Entah itu
08:58Kepada pemerintah
09:00Provinsi DKI Jakarta
09:01Atau mungkin pihak
09:02Pengembang
09:02Mungkin
09:04Teman-teman dari
09:06Kelompok kita
09:07Yang demo kemarin
09:08Sebenarnya sudah menyurat
09:10Sudah disampaikan
09:11Apa yang dimau kita
09:13Mungkin sudah disampaikan
09:14Sama mereka
09:15Tapi belum ada balasan
09:16Sih kesini
09:16Belum ada balasan
09:17Belum ada balasan
09:18Mungkin Pak Waslan
09:19Ada yang ingin disampaikan Pak
09:20Melihat
09:22Begitu sempitnya
09:23Akses bagi para nelayan
09:24Saat ini
09:25Untuk melaut
09:26Ditambah lagi juga
09:27Dengan daerah tangkapan
09:28Yang semakin jauh
09:29Apa yang ingin Bapak sampaikan Pak
09:30Ya kalau saya
09:31Sebagai nelayan
09:33Harapan nelayan ini
09:35Ibaratnya
09:35Ya tolong akses keluar masuk
09:37Prawi itu
09:38Jangan sampai
09:38Dia persempit
09:39Kalau bisa
09:40Kami sebagai nelayan ini
09:42Minta kebijakan dari perusahaan
09:43Tolonglah diperhatikan kepada
09:45Orang-orang nelayan ini
09:47Ini belum waktu
09:48Musimnya Barat
09:49Kalau musimnya Barat
09:50Itu
09:51Tarwanya
09:52Korban nyawa
09:53Untuk keluar masuknya nelayan itu
09:55Soalnya itu posisinya
09:56Sudah susah sekali
09:57Sebelumnya
09:58Ada tanggul itu juga
10:00Nelayan
10:01Sudah kesulitan
10:02Untuk keluar masuknya
10:07PT KCN pun mengatakan
10:09Pihaknya telah mengantongi
10:10Seluruh perizinan yang diperlukan
10:12Sehingga tidak menghalangi
10:13Jalur aktivitas nelayan
10:14Pihaknya juga mengaku
10:16Telah melakukan
10:16Sosialisasi awal tahap
10:18Pembangunan
10:18Tepatnya pada
10:19Dua tahun lalu
10:20Di bulan Januari
10:21Dan April 2024
10:26Jika berkaca pada aksi
10:28Protes
10:29Para nelayan
10:31Maka bisa dikatakan bahwa
10:32Saat ini
10:33Nasib nelayan kita
10:35Masih dianaktirikan oleh pemerintah
10:37Kalau bilang dia anak terikat
10:39Kalau bilang dia anak terikat
10:39Kalau bilang dia anak terikat
Komentar

Dianjurkan