00:03Intro
00:08Berapa orang Bang Indi dan Pak Waslan yang kala itu melakukan aksi demonstrasi 14 April 2026?
00:13Estimasi itu ada 15-20 perahu, tapi dalam satu perahu itu ada berbagai nelayan.
00:19Estimasi itu 80-100 orang kemarin.
00:2280-100 orang?
00:23Betul.
00:23Oke, ini akses masuk ya?
00:25Iya.
00:25Boleh kita lihat ya?
00:26Silahkan.
00:26Oke, kita akan langsung menuju ke perahu,
00:28agar bisa langsung melihat seperti apa tiang-tiang panjang tol laut yang ada di kawasan Nguara Cilincing ini, Sudara.
00:44Saya lihat ini air laut ya?
00:46Iya.
00:46Bahkan berwarna hitam.
00:48Apa yang terjadi?
00:49Limbah.
00:49Limbah?
00:50Limbah.
00:51Nah, kenapa nelayan lebih jauh sekarang nyarinya?
00:53Karena ya mungkin limbah dari mana kita nggak tahu nih.
00:55Dulu sebelum banyak perusahaan itu, kita masih bisa ada ikan di sini.
01:00Di sini masih bisa ada ikan?
01:01Masih, masih ada yang nggak nyari ikan.
01:02Ubur-ubur masih banyak di depan ujung sana, itu ubur-ubur.
01:05Masih bisa mancing di ujung laut sana juga masih bisa banyak ikannya.
01:14Kita akan coba lebih mendekatnya untuk melihat seperti apa proyek dari pembangunan tol laut dan juga reklamasi pelabuhan dermaga PR3
01:23Marunda.
01:24Mengapa pada akhirnya para nelayan memutuskan untuk melakukan aksi di tengah laut?
01:31Karena sosialisasi buat kita nggak ada, tahu-tahu udah jadi.
01:34Dari keresahan teman-teman nelayan, dari teman-teman nelayan yang ada di kampung nelayan 1, kampung nelayan 2, di sebelah
01:41sana, itu kesusahannya sama.
01:43Akses jalan yang nanti bakal kita lewatin ini.
01:46Dan itu tiang panjang ya?
01:48Bang, ini di bawah sana.
01:49Betul.
01:50Oke.
01:50Dan ini yang disebut oleh para nelayan mempersepit akses pada saat melaut.
01:56Keluar masuk ya, Pak Waslan.
02:09Saya akan tunjukkan sekali lagi, saudara.
02:11Ini adalah proyek reklamasi pembangunan dermaga PR3 Barunda.
02:15Sementara di sampingnya persis adalah tiang panjang dari tol laut yang sudah terpasang ya di area laut ini.
02:28Oke.
02:29Dan ini kurang lebih berapa meter, Pak?
02:32Jarak dari pesisir ke tiang ini?
02:34Dari sini kemari, Pak.
02:36Ini sekitar berapa?
02:37Itu ada dari sekitar 20.
02:4120 sampai 30 meteran.
02:4320 sampai 30 meter?
02:44Dari tembok sini ketemu?
02:46Ujung.
02:47Ujung tiang panjang itu ya?
02:49Dan jarak kurang lebih 20 meter itu tidak cukup untuk jalur keluar masuk?
02:54Karena di sini kan ombaknya terlalu gede.
02:56Kalau musim barat ini kan ombak itu benturan gitu.
02:59Oke.
03:00Jadi posisinya perahu kan kalau menyedari ombak di sini kan ngantemnya ke sana.
03:03Ngantem ke sana, Pak?
03:04Karena misalnya ada dam.
03:06Sebenarnya kan perahu bentur dam itu.
03:08Itu ada tulisan jalur perahu ya?
03:11Iya.
03:11Artinya hanya satu-satunya akses melalui jalan ini.
03:15Yang hanya memiliki lebar kurang lebih 20 meter.
03:18Dan itu ada sepanduk yang dipasang, Bang Edi, bertuliskan warga pesisir tak akan terusir.
03:25Apa maknanya?
03:26Sebelum jauh teman-teman yang bangun tol ini dan reklamasi itu, kita udah di sini.
03:33Jadi kita nggak pengen pindah.
03:35Kita nggak pengen pergi dari tempat kita.
03:38Karena yang dititipin sama orang tua kita jaga tempat kita, jaga laut kita.
03:43Ada juga tulisan-tulisan ada pekerjaan pemancangan dan juga ada instruksi untuk kemudian mengurangi kecepatan perahu ketika melintas.
03:52Ini sudah ada dari bulan?
03:55Sebelumnya kuasa pemancangan.
03:57Sebelum kuasa?
03:58Ya kalau mau pemancangan ini adanya di posisi pengarugan itu aja lurus.
04:04Mending nggak terlalu kemari gitu.
04:06Dan sekali lagi, saya ingin tekankan.
04:09Karena claim dari pihak PT PP ataupun PT Pelindung sudah melakukan sosialisasi kepada para nelayan.
04:15Ini dibantau oleh Pak Edi dan juga Pak Wasna.
04:18Pemberitahuan pertama aja, tanggal 8 Agustus di tahun kemarin, 2025.
04:23Kesini kita nggak ada sosialisasi lagi.
04:25Artinya hanya satu kali?
04:26Satu kali.
04:26Bukan sosialisasi dong itu.
04:28Pemberitahuan kalau itu.
04:29Hanya pemberitahuan?
04:29Hanya pemberitahuan.
04:30Tidak dijelaskan bagaimana kemudian mekanisme pembuatannya termasuk jalur-jalurnya.
04:34Dan saya akan tunjukkan ya, itu memang kalau kita melihat dari tengah laut,
04:37terlihat jelas bahwa nampaknya rentang jarak 20 meter itu memang tidak besar ya.
04:42Apalagi ketika ada ombak yang berada di daerah pesisir ini.
04:47Kita alam nggak ada yang tahu.
04:48Hujan, badai, angin itu.
04:50Ya itu yang dibilang tadi sama Pak Wasna.
04:52Kalau misalkan ini ngebentur kan ada NC-NCD itu kan,
04:55di bawahnya ada water bridge.
04:56Nah, itu yang jadi masalah buat kita.
04:58Kalau misalkan kita kapal bisa kena sampah kan berhenti tuh.
05:01Di tengah jalan situ dia minggir, minggir, minggir.
05:07Saya akan coba ajak Bang Edi dan Pak Wasna untuk lebih mendekat.
05:11Karena kalau kita lihat ini, sekali lagi,
05:14ada tiang pancang yang memang tidak terlalu tinggi,
05:16kurang lebih mungkin hanya 2 atau 3 meter ya.
05:19Tetapi ada yang menjulang tinggi.
05:21Dan bisa dilihat ya dengan jelas bahwa sedang ada proses pengerjaan.
05:26Udah ukuran segitu mas tingginya.
05:28Dan itu bisa dilihat ya, proses dari pemancangan tiang pancang dari tol laut
05:32yang saat ini terus berjalan meskipun sudah ada protes ya,
05:37yang dilayangkan oleh para nelayan.
05:46Saya akan coba datangin ya, Saudara.
05:50Pihak PT. PP ataupun PT. Pelindung yang sedang melakukan pembangunan tol laut,
05:54saya akan tanyakan sejumlah hal yang kemudian menjadi kegelisahan dari para nelayan.
06:00Pak, dari Kompas TV, Pak.
06:04Pak.
06:09Izin, Pak.
06:10Dari Kompas TV, boleh ngobrol sebentar, Pak.
06:18Kita akan coba tunggu ya, karena tadi ada 2 orang yang nampaknya mencoba kebagian dalam untuk berkoordinasi,
06:25tapi saya tidak tahu apakah saya diizinkan untuk berkomunikasi atau bahkan mungkin untuk turun ya.
06:32Saya sudah menunggu kurang lebih 5 menit sudah, tapi nampaknya belum ada pihak yang kembali lagi untuk memberikan konfirmasi kepada
06:39kami,
06:40tapi saya akan coba datangin lagi ya.
06:43Ada suatu orang yang sedang duduk di pinggir dari tempat pembangunan proyek ya.
06:51Pak, Pak, Pak Izin, Pak.
06:55Dari Kompas TV, Pak. Boleh ngobrol sebentar, Pak.
06:59Bahwa seluruh kegiatan NPI dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku
07:06dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, kelancaran aktivitas nelayan, dan keberlanjutan lingkungan.
07:14Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan terbuka untuk berdialog dengan masyarakat,
07:22termasuk nelayan sebagai bagian dari penyempurnaan ke depannya.
07:27Pelindung menghormati setiap aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat,
07:31termasuk saudara-saudara kita nelayan di wilayah Ciling-Ciling.
07:38Artinya daerah ini, Pak Wasman, dulunya masih daerah tangkapan?
07:41Wah, sebenarnya daerah kelemah sini, ibaratnya nelayan bisa untuk mencari ikan di lokasi daerah kan ini.
07:47Masih bisa di sini?
07:47Iya, masih bisa di sini.
07:48Terima kasih sudah menonton!
Komentar