Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi kemunculan spanduk bertuliskan "Shut Up KDM" yang dibentangkan bobotoh Persib Bandung saat laga melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026).

Dedi berterima kasih atas aspirasi yang disampaikan pendukung Persib (Bobotoh) lewat spanduk itu.

Dedi menilai pernyataan di spanduk itu merupakan bentuk kecintaan Bobotoh terhadap Persib agar klub sepakbola itu terhindar dari intrik politik.

"Teman-teman Bobotoh yang berada di Tribun Utara GBLA, saat pertandingan melawan Arema, saya mengucapkan terima kasih ya atas spanduk yang dibentangkannya," kata Dedi di Instagramnya, Minggu (26/4/2026).

Video editor: Lintang

#dedimulyadi #gubernurjabar #bobotoh

Baca Juga Protes Wasit di Laga Persib Vs Ratchaburi: Bobotoh Turun ke Lapangan, Bojan Hodak akan Surati AFC di https://www.kompas.tv/olahraga/651785/protes-wasit-di-laga-persib-vs-ratchaburi-bobotoh-turun-ke-lapangan-bojan-hodak-akan-surati-afc



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665497/dedi-mulyadi-respons-kritik-bobotoh-serukan-setop-perdebatan-di-medsos
Transkrip
00:00Assalamualaikum, Sampu Rasun, Wejeng Enjing, Wargi Jabat, dan seluruh warganet dimanapun berada
00:07Teman-teman Boboto yang berada di Tribun Utara, GBLA
00:12Saat pertandingan melawan Arma, saya mengucapkan terima kasih ya atas sepanuk yang dibentangkannya
00:19Yang intinya adalah melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persik
00:27Dan sepanuk tersebut saya yakin didasarkan pada sebuah keinginan agar profesionalisme sepak bola tetap terjaga
00:36Tanpa tercedrai oleh politik
00:40Saya ucapkan terima kasih saya sudah diingatkan
00:43Selanjutnya saya sampaikan bahwa mengenai apa yang disampaikan di media sosial
00:51Tentang bonus kepada para pemain versi Bandung sebesar 1 miliar
00:57Yang saya menyebut berasal dari Asep Arasiraid
01:03Itu biasa saya menyebutnya kepada Bang Arasiraid dengan kalimat Asep Arasiraid
01:10Karena dia sudah lama sekali tinggal di Jawa Barat saat kuliah di Universitas Perahiangan Bandung
01:17Dan saya sampaikan bahwa bonus tersebut berawal dari pertemuan kami bertiga dengan top management Persib Bandung
01:30Dalam kesempatan itu kami menanyakan bagaimana harapan Persib untuk hat-trick
01:38Juara tiga kali berturut-turut
01:42Dan top management tersebut menyampaikan bahwa tantangannya sangat berat
01:48Karena tantangannya berat maka diperlukan supporting yang sangat tinggi
01:53Itu yang disampaikan oleh Bang Ara
01:56Sehingga secara sepontan saat itu Bang Ara menyampaikan
02:00Bahwa saya akan membantu memberikan bonus pada setiap pertandingan di kandang lawan
02:10Dari tujuh pertandingan ada lima pertandingan yang akan diberikan bonus masing-masing satu miliar
02:20Dan jumlah uang yang diberikan sebesar lima miliar untuk lima pertandingan
02:28Dan pada saat itu saya menanyakan
02:33Bolehkah itu menurut peraturan ketentuan melanggar atau tidak
02:38Top management mengatakan tidak ada pelanggaran
02:42Meskipun Bang Ara ke saya menyampaikan gak usah disampaikan kepada publik
02:47Saya sebagai orang yang selalu menjunjung tinggi transparansi
02:52Setiap pengelolaan keuangan saya
02:54Sampaikan ini harus disampaikan kepada publik
03:00Agar publik mengetahui ada aliran uang yang diberikan
03:04Sebagai bentuk rasa kecintaan
03:07Dan tekad agar versi bisa menjadi juara tiga kali berturut-turut
03:14Dan saya menanyakan kepada top managementnya
03:18Dibolehkan menurut aturan kalau itu dipublish
03:21Dia katakan boleh
03:22Saya tiga kali menanyakan boleh gak kalau itu dipublish
03:26Dia nyatakan boleh
03:28Untuk itu itulah peristiwa yang terjadi
03:32Dan saya menyampaikan
03:33Sudah kita tidak usah lagi membicarakan ini secara berkelanjutan
03:38Fokuslah Persib untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya
03:43Agar seluruh harapan, keinginan, juara tiga kalinya tercapai
03:50Untuk itu saya ucapkan terima kasih
03:52Atas saran dan kritiknya
03:54Semangat bertanding habis-habisan
03:58Bukan berdebat habis-habisan di media sosial
04:02Haturnuhun
04:20Menempatkan terima kasih
04:33Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru
04:36Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih menjeraikan
04:39Taksikat Kompas Pagi di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda
Komentar

Dianjurkan