Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran belum menemui titik terang. Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan keberangkatan delegasi ke Pakistan. Di sisi lain, Iran ngotot tidak akan berunding di bawah tekanan dan ancaman maupun blokade Selat Hormuz.

Sementara itu, usai menyelesaikan kunjungan di Islamabad, Menteri Luar Negeri Iran menemui Sultan Oman. Apakah ini upaya mediasi untuk menyelesaikan konflik regional, atau untuk memperkuat kerja sama pengendalian Selat Hormuz dibandingkan nantinya Hormuz dikuasai Amerika?

Kita bahas bersama narasumber melalui sambungan daring. Ada Dosen Hubungan Internasional BINUS University, Tia Mariatul Kibtiyah, dan pengamat Timur Tengah, Nasir Tamara.

#iran #as #oman

Baca Juga Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 April 2026: Antam, UBS, Galeri24 Stabil di https://www.kompas.tv/ekonomi/665448/harga-emas-pegadaian-hari-ini-27-april-2026-antam-ubs-galeri24-stabil



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/665451/dosen-hi-pengamat-timur-tengah-soal-iran-ngotot-tolak-berunding-dengan-as-pintu-negoisasi-tutup
Transkrip
00:00Upaya diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran belum menemui titik terang.
00:04Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan keberangkatan delegasi ke Pakistan.
00:08Di sisi lain, Iran ngotot tidak akan berunding di bawah tekanan dan ancaman maupun blokade Selat Hormuz.
00:15Sementara usaha menyelesaikan kunjungan di Islamabad, Menteri Luar Negeri Iran menemui Sultan Oman.
00:20Apakah ini upaya mediasi untuk menyelesaikan konflik regional
00:23atau untuk memperkuat kerjasama pengendalian Selat Hormuz
00:27dibandingkan nantinya Hormuz dikuasai Amerika.
00:30Kita bahas bersama narasumber yang sudah bergabung melalui sambungan dari
00:34ada dosen hubungan internasional BINUS University Tia Mariatul Kiptia
00:38dan pengamat Timur Tengah Nasir Tamara.
00:41Selamat pagi Mbak Tia, Pak Nasir.
00:43Selamat pagi Mas Bre.
00:45Baik, saya ke Mbak Tia terlebih dahulu.
00:48Mbak Tia, kalau kita lihat kemarin di Pakistan antara Amerika Serikat dan juga Iran
00:51ini sepertinya kok bertepuk sebelah tangan gitu ya.
00:53Iran datang ke sana, bukan niat untuk berdiskusi dengan AS
00:56tapi kemudian AS-nya ini merasa, oh saya mau bertemu dengan Iran.
01:01Tapi kemudian Irannya ini tidak mau dan kemudian meninggalkan Pakistan
01:07seperti itu dan AS-nya juga akhirnya tidak jadi mengirimkan utusan.
01:11Anda melihatnya ini antara kedua negara ini seperti apa?
01:14Apakah mereka sedang tarik ulur sebenarnya?
01:17Dan bagaimana nasib negosiasi tahap kedua ini ke depannya?
01:22Ya, sebelumnya saya sudah menganalisis bahwa dari AS bukan persoalan tarik ulur.
01:28Mereka bertiga itu sudah on the way begitu ya.
01:31Tapi ini yang cancel kan Iran.
01:32Karena Iran memang datang ke Islamabad itu hanya untuk berbicara dengan Pakistan
01:36berkaitan dengan kecewaan Iran karena AS melakukan blokade.
01:41Jadi ada double blokade di Selat Hormuz.
01:43Kemudian ada blokade juga terhadap beberapa pelabuhan Iran, Mas Bre.
01:48Jadi intinya memang Iran tidak ada niat untuk round 2 ini.
01:52Jadi bukan tarik ulur dari kedua belah pihak.
01:55Sementara dari pihak AS-nya sudah on the way begitu ya.
01:57Sudah cukup confident untuk datang dan ingin melakukan beberapa poin agreement dengan pihak Iran.
02:04Jadi Iran memang harga mati, Mas Bre, bahwa round 2 ini bisa dilaksanakan
02:10jika AS itu menarik blokade di Selat Hormuz,
02:13tidak menyerang pelabuhan Iran, kemudian tidak menyerang kapal-kapal Iran yang ada di Selat Hormuz.
02:19Jika itu masih dilakukan, Iran tidak akan kembali.
02:22Jadi artinya memang cukup strik sekali Iran ini dan untuk melakukan kebijakannya ini
02:28untuk dalam strik konsisten, Iran melakukan safari politik kalau di bahasa kita ya.
02:35Saya pikir bukan hanya bertemu dengan Oman, tapi juga Iran bertemu dengan Presiden Putin begitu ya.
02:42Mereka juga berbicara mengenai kondisi keamanan di regional Middle East.
02:47Kemudian sekarang dengan Oman, karena Oman ini, Mas Bre dalam politik Timur Tengah itu
02:52ada yang disebut dengan aliansi pasif, ada yang disebut dengan aliansi aktif.
02:56Aliansi aktif itu adalah Saudi Arabia, misalnya Uni Emirat Arab dan Qatar terhadap Amerika Serikat
03:01dan ada dua negara yang disebut dengan aliansi pasif, yaitu Oman dan Kuwait.
03:06Jadi beberapa kebijakan yang dilakukan Saudi Arabia misalnya,
03:09ketika melakukan satu deal dengan Amerika Serikat atau kerjasama,
03:12dua negara ini cenderung pasif.
03:14Pasif artinya sering melakukan sikap netral,
03:17tidak selalu ikut dalam kebijakan Gulf countries,
03:22terutama berkaitan dengan Amerika Serikat.
03:24Dan saya pikir langkah Iran untuk approach terhadap Oman ini,
03:28satu langkah yang cukup baik, di tengah-tengah memang negara Teluk juga sekarang
03:33sudah mulai berubah sikap ya, saya pikir ya.
03:36Uni Emirat Arab juga sudah menyatakan beberapa pernyataannya,
03:39bahwa jika Amerika Serikat tidak menghentikan juga konflik ini,
03:43bisa jadi nanti ke depan negara-negara Teluk bisa mengubah nilai tukarnya
03:48dalam perdagangan global dengan Yuan misalnya.
03:51Karena China juga bergerilia ternyata.
03:53Jadi tidak Iran sendirian dalam melakukan komunikasi politik
03:57dengan beberapa negara Teluk, tapi China juga ikut serta.
04:00Ini saya pikir salah satu langkah politik yang cukup baik,
04:04di mana Iran harus menyelesaikan konflik ini
04:07tanpa tekanan dari Amerika Serikat.
04:09Demikian, Mas Bre.
04:10Baik, saya mau coba ke Pak Nasir.
04:13Pak Nasir masih bergabung bersama kami?
04:15Ya, halo.
04:16Pak Nasir, untuk sikap Iran sendiri yang kemudian
04:20seakan-akan ini menolak untuk kemungkinan negosiasi kemarin di Pakistan,
04:25ini apakah kemudian memang sikap yang tidak bisa diubah lagi oleh Iran?
04:30Pokoknya kalau tidak buka Selat Hormuz,
04:31saya tidak mau untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat.
04:34Tapi di sisi lain juga Amerika Serikatnya juga ngebet banget
04:37sebenarnya pengen negosiasi.
04:38Anda melihatnya sebenarnya antara Iran dan juga Amerika Serikat ini,
04:42mana sih yang lebih ingin dan juga lebih,
04:45gimana ya, besar kemauannya untuk bisa bernegosiasi?
04:50Selamat pagi, Mas.
04:51Salam kenal.
04:52Saya, Dr. Nasir Tamara,
04:53sudah mengamati masalah Timur Tengah selama setengah abad.
04:57Dengan berada Timur Tengah langsung
04:59dan juga menitutkan perintian yang ekstensif terhadap masalah di sana.
05:04Jadi, begitu Iran memutuskan untuk tidak
05:09melanjutkan pembicaraan di Islamabad,
05:12Anda lihat minyak sudah naik 2%.
05:15Jadi, apa yang terjadi di sana itu,
05:21apakah Iran akan mau maju lagi berunding atau tidak,
05:25akan menentukan ekonomi dunia.
05:28Iran itu sekarang sedang mengelakukan perjalanan menuju Rusia juga.
05:38Oman itu adalah sebuah tetangga
05:41bersama negara-negara lain yang tergabung di dalam GCC.
05:48Oman itu letaknya di seberang tepian Selat Hormos.
05:53Jadi, teluk Persia.
05:57Jadi, sebuah negara yang sudah lama ada di situ.
06:02Hubungan Iran dengan Oman itu
06:04tidak sepenuhnya saling mempercayai.
06:08Jadi, sulit sekali kalau mengatakan bahwa Iran
06:12akan menggunakan Oman sebagai perantara
06:15atau juga Oman Iran akan mengajak
06:19Oman sebagai sebuah sekutu.
06:23Tidak.
06:24Begini.
06:26Jadi, tanggal 1 Maret
06:27tahun ini,
06:30setelah Amerika dan Israel menyerang dengan genjar Iran,
06:35Iran menyerang balik Oman.
06:38Tujuh orang meninggal di Oman
06:41karena serangan di pelabuhan-pelabuhan itu
06:43dan belasan orang luka-luka
06:45dan pangkalan Amerika Serikat di sana hancur.
06:49Dan ini kan tentunya meninggalkan luka juga terhadap Oman.
06:54Sebaliknya bagi Iran,
06:57Iran Oman itu juga sulit dipercaya
07:00karena Iran sudah dengan
07:04baik hati, dengan niat yang baik
07:07datang berunding di Oman
07:11dua kali
07:12dan ketika perundingan itu hampir
07:15mencapai final
07:16tiba-tiba Iran diserang
07:19habis-habisan oleh Amerika Serikat
07:22dan Israel.
07:24Jadi, disinilah kita mesti lihat
07:26analisis kultural,
07:28analisis sejarah seperti ini
07:30yang kita harus pahami
07:31apakah Oman dan Iran
07:34akan mengelola
07:35Selat Hormuz gitu
07:37Teluk Persia
07:39Hormuz ya
07:40ya tentunya
07:42dari dulu juga mereka mengelolanya bersama-sama
07:45bukan baru
07:45Selat Hormuz ini kan
07:48terbuka
07:50Teluk Persia ini
07:51sampai dengan Amerika Serikat
07:54yang memblokadenya
07:56akibatnya apa mas?
07:58ini akan meningkatkan
08:00eskalasi di sana
08:02karena Iran sekarang
08:03dengan meninggalkan
08:06rencana perundingan di selama abad
08:09hanya dengan meninggalkan dokumen aja
08:11supaya diberikan oleh Pakistan
08:12kepada wakil Amerika Serikat
08:14menunjukkan bahwa
08:16dia marah gitu ya
08:18dia belum siap untuk bertemu gitu
08:20apalagi setiap kali
08:22ada pernyataan dari
08:23Presiden Amerika Serikat
08:25itu nadanya itu
08:26nada yang tidak bersahabat
08:28jadi confidence building measuresnya ini
08:32itu bukan sesuatu yang mudah
08:36para perundingnya ini
08:38akan mengalami kesulitan
08:40apalagi begini
08:41selama ini kan perundingan itu
08:44dikehendaki oleh Amerika Serikat
08:45secara unilateral
08:46Amerika Serikat dan Iran
08:49padahal
08:50sebaiknya dilakukan multilateral
08:52jadi bukan hanya
08:54Amerika dikawani Israel
08:55tapi ada pihak-pihak
08:57yang tidak
08:57bukan sekutu Amerika Serikat
08:59yang hadir
09:00apa misalnya
09:01Rusia
09:02Tiongkok
09:03itu harus hadir
09:04dan Turki juga
09:05jadi kalau kita lihat
09:07tunjungan tiga negara itu
09:08ada Oman
09:09ada Turki
09:10ada Pakistan
09:11ya kan
09:11jadi Turki
09:12Rusia
09:13jadi Rusia
09:14dan Turki
09:15dan Cina
09:17itu harus dilibatkan
09:19Turki sebagai negara
09:20bagian negara
09:21yang juga anggota NATO
09:23dan juga
09:24sebuah kekuatan
09:25sejarah ya
09:27sepanjang
09:29hampir setengah abad
09:31menguasai Laut Tengah
09:32gitu kan
09:32itu harus hadir
09:35jadi
09:36apakah Iran
09:38akan
09:40melakukan
09:41suatu tindakan
09:42agresi
09:43tidak
09:43Iran itu
09:44bukan mempunyai
09:46karakter sebagai penyerang
09:47dia mempertahankan
09:49mempertahankan
09:50kedaulatan negaranya
09:51dia mempertahankan
09:52pemerintahannya
09:53namun
09:54kalau dia diserang
09:55dia akan
09:56memberikan
09:57serangan balik
09:58yang luar biasa
09:58kalau Iran itu
10:00melakukan penyerangan
10:02terhadap
10:02tanker-tanker
10:03yang banyak sekali
10:04di sana
10:05maka
10:06berapa banyak
10:08tanker yang hancur
10:09dan krisis minyak dunia
10:11dan ini dilakukan oleh
10:12Iran dan Irak
10:13pada perang
10:14Iran-Irak
10:16tahun 1980-an
10:17strategi defensif ya
10:18masih yang dipegang oleh
10:19Iran ya Pak Nasir ya
10:20bukan ofensif
10:21seperti itu
10:22saya kembali ke
10:23Mbak Tia
10:24Mbak Tia
10:24kalau Anda melihat
10:25kemudian Iran yang
10:26sudah ke Oman
10:28kemudian terbang
10:29ke Rusia lagi
10:30ini memang untuk
10:32mencari
10:32ally kah
10:33dalam
10:34negosiasi ini
10:35misalnya mereka
10:35mengajak mereka
10:36untuk juga
10:37duduk bersama-sama
10:37seperti kata
10:38Pak Nasir tadi
10:39untuk bisa
10:39duduk bersama
10:41dengan Amerika Serikat
10:42dan juga Israel
10:42atau mungkin
10:43kalau untuk
10:44Oman sendiri
10:45tadi Mbak Tia
10:46bisa mengelola
10:47secara bersama-sama
10:48Selat Hormuz
10:48ataupun mungkin
10:49malah jadi
10:50tempat
10:51mediasinya
10:52jadi bukan di Pakistan
10:53tapi justru di Oman
10:54seperti apa
10:54ada melihatnya
10:56dalam politik
10:57internasional
10:57ini hal biasa
10:58ya Mas ya
10:59jadi saling
10:59visit dan
11:00apa namanya
11:02saling memberi dukungan
11:03itu adalah hal biasa
11:04jadi saya pikir
11:05bukan hanya ke Oman
11:06tadi saya
11:06katakan bahwa
11:08sebelumnya juga
11:08Arachi berkunjung ke
11:10Rusia dan bertemu
11:11dengan Putin
11:12begitu
11:12jadi sebelumnya
11:14sudah ada
11:14pernyataan dari Iran
11:16bahwa
11:16Iran
11:17menghendaki
11:18perundingan ini
11:19di RON3
11:20dan dilaksanakan
11:21di Turki
11:21jadi ada perubahan
11:23mediator disini
11:23bukan Pakistan lagi
11:24tapi di Turki
11:26itu kan dari
11:26satu sisi Iran ya
11:27kita belum tentu
11:29Amerika Serikat
11:30dari pihak Amerika
11:31Amerika Serikatnya
11:32meng-approve
11:32begitu ya
11:33jadi belum ada
11:34wacana
11:35publik internasional
11:36berharapnya memang
11:37ada negara yang netral
11:38yang terlibat dalam
11:39mediasi antara
11:40tiga negara ini
11:41Israel sebetulnya
11:42tidak masuk ya
11:43karena memang
11:44tidak ada hubungan
11:44diplomatik
11:45tapi memang ini
11:46adalah salah satu
11:47aktornya
11:47antara Amerika Serikat
11:48dan Iran ini
11:49berharap semua
11:50publik internasional
11:51bahwa Cina bisa
11:52menjadi mediator
11:53tapi memang
11:54sampai hari ini
11:56tidak ada
11:56pernyataan yang
11:57secara formal
11:58dari pihak Cina
11:59untuk available
12:00menjadi mediator
12:01karena posisinya
12:02dalam hubungan
12:03internasional
12:03menjadi mediator
12:04itu harus ada
12:05kesepakatan
12:05dari kedua belah
12:07pihak dan plus
12:08negara yang menjadi
12:09mediatornya
12:09sayangnya demikian
12:11begitu ya
12:11karena memang
12:12secara
12:14netral
12:14Cina memang
12:15cukup
12:16kompeten
12:17menjadi aktor
12:18negara yang
12:19paling aman
12:20sepertinya
12:21untuk menjadi
12:21mediator
12:22namun kita
12:23lihat ke depan
12:23apakah memang
12:24ke depannya
12:25untuk klon 3 ini
12:26bisa dilaksanakan
12:27di Turki
12:27seperti keinginan
12:28Iran
12:28atau kembali
12:30tetap di
12:30Islamabad
12:31dengan komposisi
12:32yang berbeda
12:32artinya memang
12:34dari Amerika Serikat
12:34ada perubahan
12:35apa namanya
12:37perubahan
12:38utusan
12:38begitu ya
12:39dari pihak
12:40Trumpnya
12:40atau
12:41memang akan
12:42mengikuti
12:43keinginan Iran
12:43untuk masuk
12:44ke round 3
12:44kemudian
12:45mediatornya
12:46berubah menjadi
12:46Turki
12:47karena sebetulnya
12:48Turki
12:48pernah masuk
12:49dalam
12:49nama negara
12:51yang akan
12:52menjadi mediator
12:52Turki
12:53kemudian
12:54Mesir
12:55kemudian
12:55Islamabad
12:56dan pada akhirnya
12:57adalah
12:57dilaksanakan
12:58di Islamabad
12:59jadi kembali lagi
13:00tadi ke persoalan
13:01Oman
13:02dan saya pikir
13:04ini adalah
13:05hanya
13:05bentuk visit
13:06begitu ya
13:07untuk memperkuat
13:08posisi Iran
13:09karena memang
13:09Amerika Serikat ini
13:10cukup keras
13:11untuk terus melakukan
13:11blokade di
13:12Selat Hormus
13:13nah ini
13:13ini yang tidak
13:14diinginkan Iran
13:15dan mulai
13:16ada
13:16isu bahwa
13:19persoalan Iran
13:20menarik tarif
13:21dan lain sebagainya
13:21sebelum ada konflik
13:23ini kan tidak ada
13:23isu itu
13:24Selat Hormus
13:25sebetulnya bisa
13:25dilalui dengan
13:26berbagai
13:27tanker
13:28energi
13:28dari
13:29Timur Tengah
13:30menuju beberapa
13:30kawasan
13:31dan itu free saja
13:32tidak masalah
13:33masalah itu timbul
13:34karena memang
13:35ada konflik disini
13:36ada penyerangan
13:37tiba-tiba ketika
13:38mereka melakukan
13:40negosiasi
13:41melakukan perundingan
13:42di Swiss
13:43yang perundingan kedua
13:44ya mas ya
13:44jadi
13:45ini tidak ada
13:47tidak akan ada
13:48api kalau tidak ada
13:49pemicunya
13:49begitu
13:50tapi sekarang
13:51propaganda yang dilakukan
13:51Amerika Serikat
13:52dibentuk bahwa
13:53Iran seolah-olah
13:54melakukan
13:54penghutan liar
13:55kemudian
13:56melakukan
13:57apa namanya ya
13:58seolah-olah
13:59Amerika datang menjadi
14:00pahlawan untuk
14:01membebaskan
14:02tidak sebetulnya
14:03melihatnya saya
14:03justru menjadi
14:04complicated
14:04jadi ada
14:06beberapa
14:06aktor disitu
14:08ada Amerika
14:08menjadi
14:09double blokade
14:11kemudian ada Iran
14:12ditambah lagi
14:12ada inisiator dari
14:13Inggris dan
14:14ada 30
14:15lebih negara
14:17yang akan
14:17serta
14:18nah ini semakin rumit
14:19begitu
14:19kenapa menjadi demikian
14:21pada akhirnya
14:21inilah yang membuat Iran
14:22melakukan safari politik
14:24atau perjalanan
14:25ke beberapa negara
14:26ke Rusia
14:26termasuk juga ke Oman
14:27bisa jadi mungkin
14:28nanti Iran akan
14:29mengunjungi beberapa
14:30negara Gavante
14:31seberikutnya
14:32walaupun bukan
14:33menjadi aliansi permanennya
14:34Iran
14:34begitu Mas Bray
14:35oke baik
14:36kemudian ke Pak Nasir
14:37Pak Nasir
14:38untuk Iran sendiri
14:39kita melihat
14:40karakteristik Iran
14:40misalnya selama ini
14:41apakah mungkin
14:42Iran akan melunak
14:45tanpa
14:45adanya pembukaan
14:46blokade oleh
14:47Amerika Serikat
14:48ataukah ini
14:48pembukaan blokade
14:49Amerika Serikat ini
14:50menjadi syarat
14:51satu-satunya
14:51agar Iran
14:52mau duduk bersama
14:55Iran
14:55buat Iran
14:57itu secara strategis
15:00membiarkan Amerika
15:01memblokade
15:02Selat Hormos
15:04Selat Luh Persia
15:05itu
15:07bunuh diri
15:09jadi ya
15:10tidak mungkin lah
15:11itu
15:11selama Iran
15:133000 tahun
15:15Selat Luh Persia
15:17Selat Hormos
15:18itu sudah
15:19menjadi bagian
15:20dari Iran
15:21dan Iran
15:23mengatur
15:23semuanya
15:24di situ
15:24dan itu
15:26adalah urat
15:26nadi
15:27bagi perjalanan
15:29ekonomi Iran
15:30di situ
15:31ada
15:31tepinya
15:33ada
15:34reaktor nuklir
15:36busher
15:36dan di situ
15:37semua
15:38minyak-minyak
15:39Iran
15:39di dekat Kuwait
15:40di situ ya
15:41di bagian
15:42barat itu
15:42disimpan
15:43jalur
15:44karena itu
15:46Iran
15:46sudah sangat
15:47memperkuat
15:47posisinya
15:48di
15:49Teluk Persia
15:50mereka sudah
15:51menanam
15:52sudah mempertahankan
15:54sudah dari dulu
15:54menanam
15:55ranjau-ranjau
15:56yang tidak akan
15:57gampang
15:58itu dicabut
15:59dihindari oleh
16:00kapal-kapal
16:01yang mencoba
16:02menghindar
16:03jadi Iran
16:04akan menggunakan
16:05itu sebagai
16:06sebuah
16:08penekan
16:09untuk
16:10melawan
16:11musuh-musuhnya
16:12jadi
16:13mustahil
16:15bahwa
16:16Blokhadi itu
16:17akan
16:19dibolehkan oleh
16:20Iran
16:20Iran
16:21tidak akan
16:21melunat
16:22dan pada saat ini
16:23kita melihat
16:24secara
16:26kultural
16:27bagaimana
16:28si Iran
16:29menyikapi
16:30peperangan
16:32dia makin
16:33lama
16:34makin keras
16:35malah yang terjadi
16:35sekarang
16:36regenerasi
16:37dari pimpinan
16:38militer
16:38dan garda
16:39revolusi itu
16:40adalah mereka
16:41yang sudah
16:43sering berperang
16:44dan mereka
16:45yang lebih
16:46keras lagi
16:47sikapnya terhadap
16:48Amerika Serikat
16:49dan Israel
16:50ini kenyataannya
16:51karena semua orang
16:53yang moderat
16:54sudah dibunuhi
16:55oleh Amerika Serikat
16:56dan Israel
16:58jadi yang
16:59tersisa adalah
16:59mereka-mereka yang
17:00tidak ada lagi
17:02kecuali
17:03jalannya melawan
17:04sampai ke
17:05apapun juga
17:06jadi itu yang
17:07sedang terjadi
17:08sekarang
17:08dan skala
17:09dari kekerasan
17:11ini
17:12malah akan
17:13meningkat
17:14sementara
17:14posisi
17:15Trump di
17:16Amerika Serikat
17:17melemah
17:17di
17:18publik opini
17:19dan juga
17:20di politik
17:21di Kongres
17:21dan Senat
17:22ini Iran
17:23mengamati
17:24jadi nanti
17:25akan jadi
17:25pembusukan politik
17:27di dalam negeri
17:27Amerika Serikat
17:28seperti terjadi
17:29di Vietnam
17:30Iran mempelajari
17:31Frank Vietnam
17:32bagaimana
17:32Vietnam yang dulu
17:33juga sangat lemah
17:35bisa mengalahkan
17:35Amerika Serikat
17:36dan pola ini
17:37kalau Amerika
17:38tidak hati-hati
17:39akan terjadi lagi
17:40itu ya
17:41oke
17:41mustahil Iran
17:42akan melunak
17:43kalau blokade
17:44Amerika Serikat
17:44tidak dibuka
17:45gitu
17:45Mbak Tia
17:48kalau Anda melihat
17:49Mbak Tia
17:50jika Iran
17:51sama-sama kekeh
17:52dengan Amerika Serikat
17:53tidak mau
17:54membuka
17:54Selat Hormuz
17:55kemudian
17:57berarti ujungnya
17:58kemana dong
17:58ini ujungnya
17:59berarti dua-duanya
17:59kan saling kuat-kuatan
18:01menahan
18:01sampai nanti
18:02akhirnya mungkin
18:03Iran yakin gitu
18:04Amerika Serikat
18:04akan kewalahan sendiri
18:06mungkin dengan
18:07kondisi internal mereka
18:08ya
18:09kalau misalnya
18:10tetap
18:10Selat Hormuz
18:11tidak dibuka
18:12dan Amerika Serikat
18:13dominan untuk
18:14memblokade
18:14dan sekarang juga
18:15kan kapal-kapal
18:16banyak tertahan
18:16yang tadinya
18:17misalnya
18:18lancar
18:18begitu ya
18:19misalnya kapal-kapal
18:20dari Uni Eropa
18:21cukup melakukan
18:22call dengan Iran
18:23kemudian diizinkan
18:24sekarang malah
18:25bertumpuk ya
18:26dan ini tentu
18:27akan berikan
18:28imbas yang luar biasa
18:29sekali terhadap
18:29ekonomi global
18:30karena kan bertumpuk
18:31lalu-lalangi energi
18:32dari Timur Tengah
18:33menjadi tersendat
18:34terutama ke kawasan Asia
18:35karena ke kita
18:36yang paling dominan
18:37sebetulnya
18:37jika dibandingkan
18:38dengan ke kawasan
18:39Uni Eropa
18:40begitu
18:40jadi saya pikir
18:41Iran akan tetap
18:42strik
18:43akan tetap konsisten
18:44mempertahankan
18:45Selat Hormuz
18:46dan jika Amerika
18:47justru yang tidak
18:49memperlonggar
18:51keinginannya
18:51ini akan
18:52deadlock terus
18:53mas
18:53kemungkinan
18:54round 3 juga
18:55tidak akan terjadi
18:55jadi memang
18:56kalau sudah Iran
18:57mengatakan bahwa
18:59harus melepas
19:00dulu blokade
19:00harus tidak boleh
19:02menyerang kapal-kapal Iran
19:03maka itu pula
19:04yang menjadi pilihan
19:05Amerika Serikat
19:06akhirnya Iran
19:07mau kembali
19:07ke meja perundingan
19:08kalau tidak itu dilakukan
19:09selama itu pula
19:11Iran tidak akan
19:11kembali ke meja perundingan
19:13ibaratnya mereka
19:14siap berperang
19:15walaupun kondisinya
19:17saat ini
19:17memang
19:18kita kalau menganalisis
19:19berbagai instrumen
19:20militer Amerika Serikat
19:22dan Iran
19:22itu tentu sangat jauh
19:23tapi memang itu tadi
19:24culture
19:25daripada bangsa
19:26Persia ini
19:27itu cukup
19:28konsisten
19:29kemudian yang kedua
19:31berprinsip
19:31yang ketiga
19:32superniti itu adalah
19:34harga mati
19:34jadi itu-itu yang
19:35dikhawatirkan oleh
19:36publik dunia
19:38karena ini imbasnya
19:39adalah kepada
19:40kebutuhan energi
19:41secara internasional
19:43khawatirnya memang
19:44Amerika Serikat
19:45sama sekali tidak ingin
19:46membuka blokade
19:47kemudian Iran juga
19:48tidak ingin kembali
19:49ke meja perundingan
19:50selama blokade
19:51Amerika Serikat
19:52tidak dibuka
19:52jadi memang
19:53harusnya dalam hal ini
19:55Amerika yang harus
19:56mengalah
19:57mau tidak mau
19:58karena kalau tidak demikian
19:59kondisi
20:01apa namanya
20:02ekonomi dunia
20:03akan cukup kacau
20:04begitu ya
20:05dan ini
20:06Amerika akan menjadi
20:07aktor yang sangat
20:08dipersalahkan
20:09oleh seluruh dunia
20:10begitu
20:11dan ini akan memberikan
20:12efek juga terhadap
20:13kondisi domestik politik
20:14di Amerika Serikat
20:15karena harga
20:15bahan bakar di dia sendiri
20:17juga naik terus
20:18begitu ya
20:18ingat ini sebentar lagi
20:19akan
20:20mid-term election
20:22di Amerika Serikat
20:23dan tentu ini akan
20:24menurunkan popularitas
20:25partai republik
20:26dimana Trump
20:27berada di situ
20:28ini berbahaya sekali
20:30untuk partai republik
20:31untuk Trump
20:32dan karir
20:33republik ke depan
20:35jadi memang
20:35tidak ada pilihan
20:36harusnya blokade
20:37minimal dikurangi
20:38atau approach
20:40terhadap Iran
20:40bagaimana Iran
20:41supaya mau
20:42kembali ke meja perundingan
20:43oke
20:44Amerika Serikat
20:45harus mengalah
20:45supaya Iran
20:46mau ke perundingan
20:47kemudian Pak Nasir
20:48kalau Anda melihat
20:49mungkin karakteristik
20:50Amerika Serikat
20:50maukah dia mengalah
20:51walaupun sudah
20:52sangat terdesak
20:53misalnya
20:53apakah justru
20:55bukannya mengalah
20:55malah dia nanti justru
20:57membuat serangan gitu Pak
20:58untuk menjaga
20:59mukanya juga
21:00seperti itu
21:00oh iya
21:02Amerika kan
21:03pernah mengalami
21:05kekalahan-kekalahan
21:06perang dan mengalah
21:07gitu kan
21:08soal waktu dengan
21:09Vietnam juga kan
21:11tergantung
21:12keputusan politik
21:13jadi ya
21:15masalahnya disini
21:16kelihatannya ya
21:17bacaannya
21:18dengan kejadian-kejadian
21:20di White House
21:21sekarang
21:21usaha penembakan
21:23gitu kemarin
21:24gitu kan
21:25nah ini kita harus
21:26masukkan dalam
21:27perhitungan
21:28oh Jawa
21:29jadi Amerika ini
21:30lagi kacau nih
21:32bahkan ketika
21:33dia berperang
21:34ada yang mencoba
21:35membunuh
21:37gitu
21:37para pejabat
21:38mungkin juga
21:38Trump juga itu
21:40sasaran
21:41tapi mungkin juga
21:42katanya lagi
21:43dia yang membunuh itu
21:45katanya adalah
21:45orang Mosab
21:46gitu kan
21:46jadi ini kita melihat
21:48permainan-permainan ini
21:49sangat penting
21:51tapi Amerika
21:53stop lah
21:54untuk bergerak
21:56sebagai bajak laut
21:57sekarang kan
21:58Amerika itu kan
21:59menghadang
22:00kemudian
22:03merampas
22:04dari kapal-kapal
22:05yang berlalu
22:06di sana
22:06di depan
22:07Laut Oman
22:09di
22:09Hormuz
22:10segala macam
22:11masa sebuah
22:12super power
22:13negara besar
22:14itu
22:14bertindak sebagai
22:15bajak laut lah
22:17kalau kita
22:18sebutkan
22:18begitu kan
22:19masa militia
22:20digunakan
22:20seperti itu
22:21jadi
22:22kembalilah
22:23ke dalam
22:23akal sehat
22:24Amerika harus
22:25belajar
22:26dalam mereka itu
22:28negara salah satu
22:29yang paling banyak
22:30berperang
22:30tapi Iran
22:31lebih banyak lagi
22:31berperang
22:32yang berperang
22:321.500 tahun
22:33perang besar
22:34melawan
22:35banyak negara
22:36dan Amerika
22:37memang banyak
22:38tapi Amerika itu
22:39harus belajarlah
22:40dari peradaban
22:42gitu
22:42bagaimana
22:42misalkan konflik
22:44dengan elegan
22:45sekarang ini kan
22:47bagaimana
22:47supaya
22:48Trump
22:49jangan kehilangan
22:49muka
22:50jadi
22:51Trump
22:52meninggal
22:53nada
22:53perundingan
22:54dengan
22:55bisa berbusung
22:57dada
22:58bahwa
22:59dialah yang
22:59menang
23:00tapi
23:01kayaknya
23:01Iran
23:02ini
23:02karena dia
23:03sering
23:04dihina
23:04kali ini
23:05dia
23:05dengan cara
23:07diplomasinya
23:07ini kan
23:08sebuah
23:08penghinaan
23:09bahwa
23:10kamu
23:12gak penting
23:12buat saya
23:13itu kan
23:13dengan meninggalkan
23:15hanya
23:15Menteri Luar Negeri
23:17Abbas
23:17hanya 3 jam
23:18aja
23:19di selama abad
23:20kan gitu
23:20meninggalkan
23:21secarik dokumen
23:22aja
23:23menunjukkan
23:24bahwa
23:24we are not
23:25afraid of you
23:26kami tidak takut
23:27padamu
23:28kami akan
23:29mempertahan
23:30negara kami
23:30karena kami
23:32kata Iran
23:32itu berada
23:33di pihak kebenar
23:34kami yang diseram
23:35kami yang rusak
23:36berat
23:36apa alasan
23:37kamu menyerang kami
23:38kan gak ada
23:39gak negara bertangga
23:41gak pernah bikin
23:42kesalahan terhadap
23:43Amerika Serikat
23:44apa kesalahan
23:45Iran terhadap
23:45Amerika Serikat
23:46kecuali karena
23:47Iran
23:47mempunyai minyak
23:49cadangan yang terbesar
23:50di dunia
23:51sedangkan minyak itu
23:52vital bagi industri
23:53di Amerika Serikat
23:54nah kalau kita
23:56lihat ini dari
23:56kacamata
23:57geopolitik
23:58dan sejarah
24:00dan current event
24:01yang sekarang terjadi
24:02ini
24:02maka bisa dikatakan
24:04kalau
24:04diberikan aja
24:06kepada Trump
24:08itu karena
24:09kehormatan
24:10seakan-akan
24:11dia menang
24:12dalam perang ini
24:13maka mungkin
24:14ceritanya lain
24:15tapi itu pun juga
24:17belum tentu
24:17karena Trump
24:18dikenal
24:20sebagai orang yang
24:21bisa berubah pikiran
24:22dalam sesaat
24:23penuh dengan
24:25kontradiksi
24:25jadi dalam hal ini
24:27Iran akan memilih
24:28wait and see
24:29karena di dalam
24:30perang-perang mereka
24:31seringkali mereka
24:32menang dengan sabar
24:34dengan menunggu
24:35sehingga
24:37membuat umpan
24:39sehingga musuh
24:40masuk perangkatnya
24:41jadi perangkatnya
24:44begitu musuh
24:45masuk perangkatnya
24:45itu dalam sejarah
24:46negara-negara
24:47yang mencoba
24:48menyerbu Iran
24:49mereka paling sedikit
24:51memerlukan
24:51300 ribu
24:52sampai 400 ribu
24:53pasukan
24:54kalau mereka
24:55mau
24:55cukup-cukup
24:56melawan Iran
24:56itu pun
24:57hanya
24:58sebagian
24:59sekarang kan
25:0020 ribu
25:00mungkin pasukan
25:01Amerika di sana
25:02jadi ini
25:03Iran itu
25:04posisinya itu
25:06dia kuat di diplomasi
25:08dan dia juga kuat di militer
25:10jadi dua-duanya itu
25:12digunakan secara
25:13bersinergi
25:14ini yang kita pahami
25:15jadi buat mereka
25:16apa yang dikatakan
25:18oleh
25:18White House
25:19atau Menteri Pertahanan
25:21Amerika Serikat
25:22itu gak bisa
25:23dipegang sepenuhnya
25:24yang mereka perhatikan
25:25adalah gerakan
25:26dari militer
25:27pertambahan
25:28serdadu
25:29pertambahan
25:30alat-alat perang
25:32di sana
25:32dan bagaimana
25:34manuver-manuver
25:35Amerika Serikat
25:36untuk
25:37mulai
25:38menyerang
25:39dan kemudian
25:40nanti menduduki
25:42Iran
25:44secara
25:44perang darat
25:45itu yang juga
25:46diantisipasi
25:47dan disitu
25:48menurut saya
25:49perangkap yang paling besar
25:50yang akan membuat
25:51sebuah negara yang menyerang
25:53itu akan sangat
25:53dipermanukan
25:54oke
25:55Iran
25:55wait and see
25:56gitu ya
25:56kita juga akan menantikan
25:58gitu
25:58apa yang kemudian
25:59dilakukan Amerika Serikat
26:00untuk menjaga
26:01mukanya
26:02paling tidak
26:03dia mengalah
26:04tapi tidak kelihatan
26:05kalah
26:06seperti itu
26:06karena memang
26:07ini kuncinya gitu ya
26:08agar Iran mau
26:09bernegosiasi
26:10Amerika Serikat
26:11harus mengalah
26:11tapi caranya bagaimana
26:12agar tidak kelihatan
26:13muka
26:13kita nanti
26:14kita bersama-sama
26:14terima kasih
26:15Pak Nasir Tamara
26:16pengamati
26:17Timur Tengah
26:17dan juga
26:19Mariatul Kiptia
26:20dosen ilmu hubungan
26:22internasional
26:22Minus University
26:24sudah bergabung
26:24bersama kami
26:24di Sapa Indonesia Pagi
26:26selamat pagi
26:26salam sehat
26:27selamat pagi
26:29terima kasih
26:29terima kasih
26:30terima kasih
26:31terima kasih
Komentar

Dianjurkan