Sekilas tentang #dracin "Sang Pewaris Tersembunyi"
Demi menepati janji kecil, Yanto Linaga bekerja enam bulan di Grup Senia, diam-diam membantu tunangannya, Wina, hingga makin berpengaruh. Namun Wina meremehkannya, membuat Yanto mundur dan memutuskan pertunangan. Setelah dia pergi, terungkap bahwa Yanto adalah pewaris tunggal Grup Linaga. Grup Senia goyah, Wina menyesal, tapi Yanto tak kembali.
#dramabox #shortfilm #dramapendek #kisahharu #romantis #ceostory #ceo #kisahnyata #sinetronterbaru #youtubeshorts #trendingdrama #balasdendam #sinetronterbaru
Demi menepati janji kecil, Yanto Linaga bekerja enam bulan di Grup Senia, diam-diam membantu tunangannya, Wina, hingga makin berpengaruh. Namun Wina meremehkannya, membuat Yanto mundur dan memutuskan pertunangan. Setelah dia pergi, terungkap bahwa Yanto adalah pewaris tunggal Grup Linaga. Grup Senia goyah, Wina menyesal, tapi Yanto tak kembali.
#dramabox #shortfilm #dramapendek #kisahharu #romantis #ceostory #ceo #kisahnyata #sinetronterbaru #youtubeshorts #trendingdrama #balasdendam #sinetronterbaru
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Aku cuma lagi lewat, dengan orang minta tolong.
00:02Jadi aku masuk lihat telpon keluarga Senyo.
00:04Suruh jemput.
00:04Baik, Tuan Buda Yanto.
00:07Yanto, aku salah.
00:09Kamu kembali, ya?
00:12Eh, Tuan Buda Yanto, kenapa kamu di sini?
00:15Katanya mau temani aku nyanyi.
00:16Kenapa malah hilang?
00:20Yan!
00:25Aku sudah bilang dari dulu,
00:27Marco itu bukan orang yang baik.
00:28Tapi kamu nggak percaya.
00:30Kalau tadi bukan Tuan Buda Yanto kebetulan lewat,
00:33entah kamu jadi apa.
00:35Sifat kamu yang suka seenaknya itu.
00:37Kalau nggak diubah, kamu akan menyesal.
00:40Ayah, kakek.
00:43Aku tahu aku salah.
00:45Tolong jangan mengomel lagi.
00:48Aku...
00:49Aku mau minta maaf sama Yanto.
00:53Dan jalani lagi pertunangan itu.
00:55Masalahnya sekarang, meski kamu mau,
00:57Tuan Buda Yanto belum tentu setuju.
01:00Kakek, tenang saja.
01:01Aku pasti akan minta maaf.
01:03Aku akan berusaha agar dia mau memaafkanku.
01:05Aduh, sekarang ya.
01:07Itu satu-satunya cara.
01:09Oh iya, cari Marco itu di seluruh kota.
01:12Berani-beraninya menyakiti cucuku.
01:14Nggak bisa digelarkan.
01:15Siap.
01:22Yanto,
01:24Barusan yang di ruang VIP itu Wina, kan?
01:28Kamu jangan-jangan masih suka sama dia.
01:32Mana ada perasaan,
01:34karena perintah kakek,
01:36aku di grup senior setengah tahun.
01:38Tapi kenapa kamu nggak mau terima aku?
01:44Pasti kamu masih menyukainya.
01:50Nggak.
01:51Kamu mabuk.
01:53Aku nggak mabuk.
01:57Yanto,
01:59kamu tahu nggak
02:02keluarga Sunarto mau kirim aku
02:04buat nikah sama keluarga Senio dari kota Jina.
02:11Serius?
02:13Iya.
02:14Paman kedua aku mau rebut harta warisan.
02:17Makanya dia paksa aku nikah jauh.
02:20Tapi,
02:21aku nggak suka lelaki dari keluarga Senio itu.
02:25Orang yang aku suka.
02:28Orang yang aku suka dari dulu itu kamu.
02:38Yanto,
02:40kita menikah saja ya.
02:45Kita menikah saja ya.
02:49Aku.
02:51Asal kamu melamar aku ke keluarga Senarto,
02:53mereka nggak berani paksa aku nikah ke kota Jina.
02:56Aku nggak mau ke kota Jina.
02:59Kamu tegak lihat aku pergi sendirian ke sana.
03:07Baiklah.
03:11Kamu setuju?
03:14Nggak boleh tarik ucapan ya?
03:16Iya, baiklah.
03:22Aku tahu,
03:23kamu pasti nggak akan biarkan aku sendirian.
03:33Tuan Mudayanto,
03:35hal yang kamu janjikan semalam,
03:38nggak lupa kan?
03:41Aku nggak mabuk.
03:42Tentu aku ingat.
03:43Ada orang jelas-jelas mabuk,
03:46tapi masih ingat dengan baik.
03:49Nggak penting.
03:51Itu cuma hal kecil.
03:52Nggak penting.
03:57Yanto,
03:58aku,
04:00kita bisa bicara berdua.
04:02Di antara kita,
04:04nggak ada yang perlu dibicarakan.
04:07Yanto,
04:08aku beneran tahu aku salah.
04:11Aku yang nggak bisa lihat orang dengan benar.
04:14Aku salah percaya Marco.
04:16Tolong,
04:17kasih aku satu kesempatan lagi ya.
04:19Aku mau menjalankan pertunangan itu.
04:23Asal kamu mau kembali,
04:25aku rela lakukan apa saja.
04:31Maaf.
04:32Sekarang,
04:36aku ini pacarnya Tina.
04:41Pacarnya?
04:47Bu Ina,
04:49kamu menolak pertunangan.
04:51Yanto juga menolak.
04:53Hanya dia tetap di grup senior bertahan 6 bulan.
04:56Dia ajak kamu ketemuan 37 kali.
04:58Dan kamu,
05:00apa yang kamu sembongkan?
05:05Pria sekeran ini,
05:07kamu anggap remeh.
05:08Wajar kalau ada orang yang paham nilainya dan rebut dia.
05:10Sekarang dia pacarku.
05:12Kedepannya,
05:14tolong jaga jarak.
05:15Kalau enggak,
05:16jangan salahkan aku.
05:17Kalau aku,
05:18gak sopan sama kamu.
05:23Ayah,
05:24sore ini kita ada jadwal lihat gaun pengantin.
05:26Jangan kelas.
05:29Gaun pengantin.
05:56Bagaimana hasilnya?
05:58dia
06:01sudah bersama Tina.
06:05Tina dari grup Sunarto.
06:08Iya.
06:10Sudah kuduga,
06:12orang sehebat Tuan Muda Yanto itu,
06:14pasti banyak yang incar dia.
06:16Sekali kamu lewatkan,
06:18langsung disambar orang lain.
06:21Mana ada kesempatan untuk penyesal lagi?
06:24Aduh.
06:25Takdir.
06:26Semua ini memang takdir.
06:29Keluarga Senio,
06:30memang gak dikasih jalan buat bersinar.
06:33Aduh.
06:35Bu Wina,
06:36ini laporan keuangan
06:37dari perusahaan.
06:38Arus kas grup Senio putus total.
06:41Tolong segera cari solusi.
06:42Kalau enggak,
06:43gaji bulan ini
06:44gak bisa dibayar.
06:45Sekarang semua bang tahu
06:47kita sudah menyingguk keluarga Linaga.
06:49Mereka jadi gak mau kasih pinjaman.
06:51Terus uang kita dari mana?
06:56Semuanya salahku.
06:58Aku terlalu percaya diri.
07:01Aku benar-benar mengira
07:02aku ini ratu bisnis.
07:05Aduh.
07:06Tapi aku lupa.
07:07Selama ini Yanto yang diam-diam
07:09bantu aku menanggung semuanya.
07:12Sekarang gak ada Yanto.
07:13Ada masalah sedikit saja.
07:15Aku gak bisa apa-apa.
07:19Ayah.
07:21Kakek.
07:24Maafkan aku.
07:26Semua salah aku.
07:28Aku yang buat grup Senio hancur.
07:33Sekarang ngomong begini
07:34masih ada gunanya.
07:36Kita cari cara selamatkan
07:38keluarga Senio dulu.
07:40Aduh.
07:42Ayah.
07:42Dulu
07:43ayah dan kakek Denny
07:45yang membuat pertunangan ini.
07:46Kalau begitu
07:47ayah coba minta tolong lagi
07:48ke kakek Denny.
07:49Kalau kakek Denny
07:50mau kasih keluarga Senio kesempatan
07:52siapa tahu?
07:52Iya kek.
07:54Di keluarga Linaga
07:54yang punya suara paling besar
07:56tetap kakeknya.
07:57Tapi sekarang keluarga Linaga
07:58sudah jauh berbeda
08:00dari yang dulu.
08:01Dia masih menjalankan pertunangan.
08:03Itu saja sudah sangat baik hati.
08:05Tapi Wina malah merusaknya.
08:07Sekarang mau disambung lagi.
08:09Aduh.
08:12Aduh.
08:13Demi keluarga Senio
08:14biar aku tebalkan muka sedikit.
08:16Aku coba minta tolong lagi.
08:18Nanti kalau
08:19ketemu kakek Linaga
08:22sikap kamu minta maaf
08:23harus sungguh-sungguh.
08:25Hanya kalau dia sudah maafkan kamu
08:26kemungkinan Tuan Muda Yanto juga.
08:28Tenang saja kakek.
08:29Aku tahu harus bagaimana.
08:31Demi keluarga Senio
08:32aku pasti tampil yang terbaik.
08:47Kalian datang buat kasih selamat, kan?
08:49Ayo.
08:49Silahkan masuk.
08:50Pestanya
08:51sudah mau dimulai.
08:52Kasih selamat?
08:54Pesta?
08:55Iya.
08:55Bukannya kalian datang buat ikut
08:57pesta pertunangan Tuan Muda
08:58sama Butina.
08:59Pertunangan?
09:03Mereka...
09:04Mereka beneran sudah tunangan.
09:06Kenapa secepat ini?
09:08Maksud kamu apa?
09:09Tuan Muda sama Butina itu teman kecil.
09:11Cepat tunangan.
09:12Memangnya salah.
09:13Hari ini hari bahagia.
09:15Mana ada yang bicara seperti kamu?
09:18Kalian bertiga.
09:20Bukan data kasih selamat, ya?
09:26Kalau mereka sudah tunangan,
09:28berarti kakek linaga sudah setuju.
09:31Kita
09:33sudah gak punya kesempatan.
09:36Pulang saja.
09:38Ini karma.
09:40Ini semua hukuman
09:41yang langit kasih ke aku.
09:46Wina!
09:48Ayo semua.
09:49Senyum.
09:50Lihat sini.
09:51Satu, dua, tiga.
09:53Oke.
09:55Oke.
10:02Kenapa?
10:04Gak apa-apa.
10:05Ayo pergi, pestanya mau mulai.
10:17Ayah, keluarga Senyum.
10:22Aduh, cucu kesayanganku.
10:25Dari kecil hidup serba enak,
10:27semuanya lancar.
10:28Tapi di grup Senyum,
10:30dia disiasiakan selama enam bulan.
10:33Keluarga linaga sudah sangat baik.
10:36Aku mengerti.
10:42Sudah, Wina.
10:42Jangan minum lagi.
10:44Keadaan sudah begini,
10:45kamu harus bangkit.
10:46Kalau kamu terus begini,
10:47grup Senyum benar-benar tamat.
10:48Jangan pedulikan aku.
10:50Aku mau minum.
10:51Aku ini memang bodoh dan buta hati.
10:55Aku yang buat grup Senyum hancur.
10:58Aduh, kamu ini.
11:03Aku angkat telpon dulu.
11:04Tunggu aku balik.
11:05Aku antar kamu pulang.
11:14Tina.
11:15Ngomong-ngomong,
11:16kamu ini cepat sekali.
11:18Baru tunangan,
11:20minggu depan langsung nikah.
11:21Kamu kenal Yanto 20 tahun lebih.
11:23Tunggu beberapa bulan lagi juga bisa.
11:25Kenapa buru-buru sekali?
11:26Aku suka Yanto 20 tahun lebih.
11:28Susah payah baru dia mau sama aku.
11:30Masa aku gak buru-buru?
11:33Apalagi, grup Senyum sudah hancur.
11:35Sekarang mereka anggap dia penyelamat.
11:38Kalau aku gak cepat-cepat,
11:39nanti dia sama Wina cuma tunangan dari kecil.
11:42Bukan karena cinta beneran.
11:44Takut apa kamu?
11:44Kamu gak mengerti.
11:46Dia bisa betah di grup Senyum enam bulan.
11:48Itu bukan cuma karena perintah kakeknya.
11:51Tapi karena
11:52Wina itu tipe wanita yang dia suka.
11:56Yanto suka aku.
12:00Apa?
12:02Gak mungkin.
12:04Aku dan Yanto itu teman kecil.
12:06Bahkan teman sekelas 15 tahun.
12:08Tipe wanita yang dia suka dari dulu semuanya mirip sekali.
12:11Kalau enggak,
12:12dengan sifat dia,
12:14meski ditekan kakeknya Denny,
12:15paling lama tiga hari,
12:17dia pasti kabur.
12:18Mana mungkin dia tahan direndahkan enam bulan di sana.
12:21Aku
12:22terlalu mengerti dia.
12:24Ternyata begitu.
12:26Dia pasti sudah disakiti sama Wina.
12:29Makanya,
12:30aku harus cepat menikah.
12:31Gak boleh kasih Wina
12:33sedikit pun celah
12:34buat masuk lagi.
12:38Jadi begitu,
12:40Yanto rela bertahan di grup Senyum
12:42enam bulan disiksa.
12:43Itu karena dia suka aku.
12:46Kalau begitu,
12:47aku masih punya kesempatan.
12:49Iya,
12:50aku masih punya kesempatan.
12:51Aku harus rebut kesempatan terakhir ini.
12:59Orangnya mana?
13:00Apa yang terjadi?
13:02Mari sambut,
13:03mempelai pria dan wanita.
13:05Masuk!
13:13Memang cocok sekali, ya?
13:15Sama-sama sekelas
13:16dan teman kecil pula.
13:17Bagus sekali.
13:23Silakan kedua mempelai
13:25bertukar cincin.
13:30Tunggu!
13:32Siapa dia?
13:32Siapa dia?
13:33Ada apa itu?
13:34Ada apa itu?
13:35Dia ada apa itu?
13:36Siapa?
13:38Siapa itu?
13:39CEO grup Senyum,
13:40Wina Senyum.
13:41Itu yang naik bursa
13:42karena Tuan Muda Yanto
13:43terus balik malah usir
13:44Tuan Muda Yanto itu, kan?
13:46Katanya dia ratu bisnis
13:47baru di kota Hangari.
13:49Ratu bisnis apa?
13:50Tanpa Tuan Muda Yanto,
13:51grup Senyum sudah hampir bangkrut.
13:54Buat apa kamu datang?
13:57Yanto,
13:57aku tahu,
13:59sebenarnya
14:00kamu masih suka sama aku.
14:02Kalau enggak,
14:03enggak mungkin kamu disiasiakan
14:05tapi tetap di grup Senyo
14:06bertahan sampai 6 bulan.
14:08Dulu,
14:09memang aku yang salah.
14:11Kamu kasih aku
14:12satu kesempatan lagi, ya?
14:19Pertunangan kita sudah dibatalkan
14:21dan kamu sendiri yang batalkan.
14:23Hari ini,
14:24hari pernikahanku.
14:26Tolong jaga sikap.
14:27Sakpam!
14:31Tolong antar Bu Wina keluar.
14:33Jangan!
14:34Yanto,
14:35asal kamu kasih aku
14:36kesempatan lagi,
14:37aku rela lakukan apa saja.
14:38Aku tahu,
14:40kamu marah karena
14:41aku tolak kamu 37 kali.
14:43Asal kamu mau maafkan aku,
14:44aku bisa menebus semua kesalahanku.
14:46Aku kejar kamu 37 kali.
14:47Bahkan,
14:48370 kali pun boleh.
14:50Asal kamu mau...
14:50Cukup!
14:52Bawa dia keluar.
14:54Jangan!
14:55Jangan!
14:56Lepaskan aku!
14:57Yanto,
14:58bagaimana caranya
14:59kamu bisa maafkan aku?
15:00Kamu jelas-jelas suka sama aku.
15:02Kenapa kamu gak bisa
15:03kasih aku satu kesempatan lagi?
15:04Kenapa, Yanto?
15:06Kamu itu suka aku, ya?
15:10Aku.
15:16Jelas-jelas,
15:18kamu gak suka aku.
15:21Kamu bukan sadar kamu salah.
15:23Kamu bukan sadar kamu salah.
15:24Tapi sadar,
15:25kalau grup senior mau runtuh.
15:27Yang kamu mau,
15:28bukan kesempatan.
15:29Tapi kamu mau aku terus
15:31jadi alat untukmu.
15:32Buat bantu kamu balik lagi,
15:34jadi ratu bisnis yang bersinar itu.
15:38Aku...
15:40bukan begitu.
15:41Bukan seperti itu, Yanto.
15:43Kamu dengar aku...
15:43Sudah cukup, Wina.
15:46Waktu kamu usir aku
15:48dari grup senior,
15:49kamu sangat dingin dan sombong.
15:52Kalau setelah itu
15:53grup senior gak runtuh
15:54dan justru malah makin sukses,
15:56hari ini,
15:57apa kamu akan datang ke sini?
16:01Pasti enggak, kan?
16:03Kamu akan merasa
16:04gelar ratu bisnismu itu
16:06sudah pantas
16:06dan kamu dari atas
16:07akan terus meremehkanku.
16:08bilang aku ini sampah
16:10dan bersyukur
16:11karena memecatku adalah
16:12keputusan terbaikan.
16:16Bukan begitu.
16:17Bukan begitu.
16:18Ayo, aku isah aja.
16:20Kamu sama sekali
16:21gak punya perasaan padaku.
16:22Dan sekarang di pesta pernikahanku,
16:24kamu pura-pura jadi
16:25wanita setia dan patah hati.
16:26Yang kamu mau cuma satu,
16:27biar aku tetap jadi
16:28sumber daya kamu.
16:29Kalau suatu hari,
16:30aku sudah gak ada nilai apapun,
16:32kamu pasti tanpa ragu
16:33membuang aku.
16:35Bukan begitu.
16:36Yanto,
16:38sebenarnya,
16:38waktu malam itu
16:39saat kamu selamatkan aku
16:41dari Marco
16:42di saat itu,
16:43aku sudah mulai suka
16:44sama kamu.
16:45Aku...
16:46Cukup!
16:46Berhenti pura-pura!
16:48Kamu cuma menyesal
16:49salah pilih orang
16:50dan sadar grup saya ini
16:51mau hancur!
16:53Aku akui,
16:55di pertemuan pertama,
16:56kamu memang tipe yang aku suka.
16:58Tapi setelah lihat
16:59sifat asli kamu,
17:00yang kurasakan cuma jijik.
17:03Sementara Tina,
17:09dia dari kecil sampai besar
17:11selalu taruh aku di hatinya.
17:14Waktu aku sakit,
17:16dia selalu merawat
17:17dan cemaskan aku.
17:18Waktu aku sedih,
17:20dia yang selalu hibur aku.
17:25Bahkan waktu aku ke grup senior
17:27buat jalani pertunangan itu,
17:29dia tetap bantu aku sepenuh hati,
17:31rela disalahpahami demi aku.
17:37Kamu pikir kamu siapa?
17:40Bisa buat aku tinggalkan dia,
17:42lalu kasih kesempatan ke kamu?
17:44Apa kamu layak?
17:47Usir dia keluar!
17:50Usir dia keluar!
17:51Jangan, Yanto!
17:53Jangan!
17:54Yanto!
17:55Aku mohon sama kamu,
17:56kasih aku kesempatan
17:57buat jelaskan!
17:58Yanto!
17:59Aku mau salah dengarkan aku!
18:00Curi jalan penantin
18:01di pesta nikah.
18:02Aku kira dicinta
18:03sama Tuhan Muda Yanto.
18:04Ternyata cuma karena
18:05dia gak bisa hidup mewah lagi.
18:06Anggalkan perasaan
18:07Tuhan Muda Yanto
18:08dan jadikan dia time hidup.
18:09Cih, gak tau malu sekali.
18:10Bedanya apa sama wanita matre?
18:12Lanjutkan acara.
18:13Silahkan pengantin bertukar cincin.
18:14Tunggu.
18:15Tunggu.
18:25Tunggu.
18:32Tunggu.
18:33Tunggu.
18:52Pak Yanto? Oh bukan, Direktur Yanto.
19:17Aku yakin, semua sudah dengar beritanya.
19:20Mulai hari ini, grup Senio resmi bergabung ke grup Linaga dan kalian semua.
19:29Aku pencet.
19:31Apa? Apa? Apa? Ini keperluan namanya.
19:33Kami sudah kerja di sini lebih dari 10 tahun. Kamu nggak bisa lakukan itu.
19:37Benar.
19:38Kerja bertahun-tahun memang kenapa?
19:40Kualitas kalian begini saja.
19:426 bulan di sini, semua kebusukan kalian sudah kulihat jelas.
19:49Ini semua bukti korupsi, suap, dan semua pelanggaran hukum kalian.
19:52Kalau nggak mau masuk penjara, cepat tanda tangan, lalu pergi dari sini.
20:04Apa sekarang, kamu puas?
20:09Kakek Budi yang minta kakekku buat selamatkan grup Senio.
20:12Agar grup Senio bisa cairkan dana bertahan hidup.
20:16Yanto, kenapa kamu ditendang Wina, tapi langsung dapat Wina yang jauh lebih baik.
20:20Sementara aku mati-matian tetap hidup di dasar masyarakat.
20:23Dan malah dikejar-kejar keluarga Senio.
20:25Aku nggak terima.
20:29Yanto, kalau saja waktu itu aku nggak memperlakukanmu begitu, apakah akhirnya akan berbeda?
20:39Yanto, mati saja kamu!
20:42Yanto, hati-hati!
20:47Lepaskan aku!
20:48Lepaskan!
20:49Waktu itu aku sudah melepaskanmu sekali, tapi kamu masih nggak jerah.
20:53Kasih tahu tim pengacara, biar dia dipenjara seumur hidup.
20:56Yanto, kamu sombong, ambilkan keluarga kamu.
20:57Kau jago, lawan aku satu sama satu!
21:11Ada apa?
21:12Bandut kampung lagi cari perhatian. Sudah beres.
21:16Semua sudah diurus.
21:17Ayo pergi, kita puluh.
21:34Yanto, aku benar-benar sadar aku salah.
21:38Ah!
21:39Aha!
21:40Ah!
21:41Ah!
21:43Terima kasih.
Komentar