Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Penghinaan, kebangkrutan, bahkan kematian untuk Citra dan keluarganya dimulai dari masa SMA.

Setelah ditolong oleh Citra, Salsa anak pembantu keluarga Farrel sangat tidak tahu diri, dia memanfaatkan koneksinya dan berpura-pura menjadi pewaris sejati.
Sementara itu, pewaris asli Citra dipermalukan saat dituduh berbuat curang, dan tak ada yang percaya bahwa Salsa telah menjebaknya.

Namun Citra terlahir kembali Kini dia kembali, Citra kembali ke masa SMA dan merubah takdirnya. Dia mulai berani melawan penindasan dan menguasai sekolah.
#dramamini #shortfilms #dracin
Transkrip
00:07Terima kasih.
00:31Bukannya, ini citra putri orang terkaya.
00:34Kau bisa sampai mengaih sampah cuma buat isi perut.
00:39Salsa.
00:43Semuanya gara-gara kau.
00:45Kau yang bikin aku jadi begini.
00:51Kau sendiri yang bodoh.
00:54Salsa.
00:55Kau itu cuma anak pelayan di rumahku.
00:58Waktu ibumu mau jual kau, aku bayarin SPPMu biar kau lanjut sekolah.
01:03Aku bahkan kasih kau kartu tambahanku.
01:06Kau pakai kartuku buat jadi primadona sekolah di mata teman-temanmu.
01:10Kau-kau tega lakukan ini padaku.
01:14Kau tahu nggak, waktu aku ajari kau, berapa banyak sel otaku yang rusak.
01:18Uang ini memang hakku.
01:20Ini dia, Yalas Priva.
01:28Jijikan.
01:30Aku bicara omong kosong.
01:32Jelas-jelas kau ajari aku tapi sengaja ngajarin yang salah.
01:35Aku jelas-jelas berusaha sendiri buat masuk sekolah bagus.
01:39Tapi kau fitnah aku nyontek sampai aku didiskualifikasi.
01:42Memang itu yang pantas kau dapatkan.
01:44Kau itu bodoh banget.
01:45Kenapa harus susah payah?
01:46Kenapa nggak jadi ATMku saja?
01:49Oh.
01:50Dan ayahmu yang sialan itu.
01:53Orang sehebat aku malah nggak mau dia jadikan anak.
01:56Dan terus-terusan mau menyelidiki kebenaran.
01:59Nggak ada ternyata lain.
02:00Aku cuma bisa bikin dia masih penjara.
02:02Ayahku di jebak sama kamu dalam kasus suam.
02:08Mana bisa itu dibilang jebakan?
02:12Aku cuma bilang bisa menolongmu.
02:15Aku nggak nyangka otak ayahmu sama kayak kamu.
02:19Sama-sama bodoh.
02:23Ayah.
02:24Ini semua salah aku.
02:27Aku yang mencelakaimu.
02:32Kenapa?
02:33Kenapa salsa?
02:35Ayahku sudah anggap kau kayak anak sendiri.
02:37Kenapa kau sekejam ini?
02:40Aku pakai kemampuanku sendiri buat dapatkan semua yang ku mau.
02:44Aku sudah sangat baik padamu.
02:46Kau bahkan ku jadikan calon kakak iparku.
02:48Mana bisa dibilang kejam?
02:50Manusia itu harus tahu terima kasih.
03:02Gimana?
03:04Aku nggak mau dikenal lagi.
03:20Salsa...
03:21Kalau hidup bisa diulang...
03:26Aku nggak akan pernah...
03:50Chitra!
03:56Chitra!
04:03Chitra!
04:09Chitra!
04:11Akhirnya aku menemukanmu.
04:14Akhirnya aku menemukanmu.
04:16Kenapa bisa begini?
04:19Kenapa bisa begini?
04:21Kenapa bisa begini?
04:24Kenapa bisa begini?
04:30Chitra!
04:32Kalau ada kehidupan selanjutnya...
04:34Aku akan lebih cepat menemukanmu...
04:37...dan melindungimu.
04:54Apa aku terlahir kembali kedua tahun lalu?
04:57Waktu kelas 11!
04:59Tunggu!
05:00Salsa bilang hari ini dia traktir semua orang makan siang!
05:04Yeay!
05:06Semuanya cepat bangun kalau telah ada bagian Pak Hayam!
05:09Makasih, Salsa!
05:10Kami seneng banget bisa jadi temanmu!
05:12Setuju nggak semuanya?
05:14Setuju!
05:15Oke, oke.
05:19Chitra, kenapa kau diam saja?
05:22Cepat makan siang nanti masih ada yang mau kau tanyakan ke aku, kan?
05:25Benar-benar bodoh.
05:27Berapa kali dikasih tahu nggak paham...
05:29...bikin aku tiap hari nggak bisa istirahat siang.
05:33Tuhan itu adil.
05:36Pasti aku kesempatan balik lagi.
05:38Di kehidupan sebelumnya, aku kira aku kurang berusaha.
05:42Makanya Salsa terus bilang aku bodoh.
05:44Setelah meninggal, aku baru mengerti.
05:46Sebenarnya, karena aku berdiri di sampingnya, wajah dia jadi kelihatan biasa.
05:51Prima dona Salsa, terima kasih ya.
05:54Makasih!
05:55Ayo, ayo!
05:56Ayo makan!
05:57Ayo!
05:58Ayo!
05:59Ayo, ayo!
06:00Jangan marah lagi, sayang!
06:02Ayo, cepat!
06:03Prima dona sekolah.
06:04Lebih cocok disebut lucon.
06:06Jelas sekali Salsa lupa diri karena dianggap prima dona.
06:09Adahal dia cuma anak dari pelayan di rumahku.
06:12Dia nggak sadar.
06:13Kalau uang les privat yang aku kasih tiap bulan cukup buat bayar 100 guru privat terbaik.
06:18Nggak kayak sekarang.
06:18Aku baru tanya dua soal.
06:20Dia sudah ngomel-ngomel ke aku.
06:27Ibu, aku mohon.
06:29Aku nggak mau kerja buat bayar mahar nikah kakak.
06:32Aku juga mau sekolah.
06:34Aku mohon.
06:35Kalau nggak mau kerja, tinggal saja sana.
06:37Aku nggak punya uang buat biaya sekolahmu.
06:39Jangan!
06:40Aku mohon.
06:42Ayo!
06:43Bibi Irna.
06:45Nona Citra, ini putriku.
06:47Maaf kalau bikin malu.
06:52Aku akan bayar biaya sekolahnya.
06:54Terima kasih, Nona Citra.
07:01Ini kartu tambahanku.
07:03Kau pakai saja.
07:09Kau Nona Citra yang baru pulang dari luar negeri?
07:12Bangunlah.
07:14Aku akan belajar dengan baik.
07:17Aku bisa bantu kau belajar juga.
07:21Terima kasih, Nona.
07:23Terima kasih.
07:34Transaksi dibatalkan.
07:37Salsa, kali ini nikmatilah kehidupan yang seharusnya kau jalani.
07:44Hari ini apapun yang kalian mau, kalian bebas pilih.
07:47Semua makanan kalian akan kubayar.
07:50Asik!
07:51Asik!
07:52Asik banget!
07:52Ayo kita pesan sih.
07:53Yuk, yuk makan yuk!
07:59Salsa, kamu baik banget.
08:00Traktur kami makan lagi.
08:01Iya, Salsa.
08:02Harinya aku lagi ngidam, jadi ambil daging lebih banyak.
08:05Keluarga mu kan kaya, pasti gak keberatan kan?
08:07Di kehidupan sebelumnya, Salsa jadi guru privatku, tapi diam-diam gagu belajarku.
08:12Aku perlu waktu 2 tahun lebih baru bisa menyamai kemajuan belajar teman-teman sekelasku.
08:16Selama itu juga, Salsa terus pakai kartuku buat bantu siswa miskin dan jadi anak dermawan di sekolah.
08:22Dianggap kaya dan cantik oleh teman-teman.
08:24Kemanapun dia pergi, jadi pusat perhatian.
08:27Itu bukan masalah besar.
08:28Kalau hari ini makanannya kurang, tinggal tambah saja.
08:31Pasti cukup.
08:32Terima kasih.
08:44Gadis Rakus, makan saja yang banyak.
08:46Oke.
08:47Maaf, kartu Anda sudah diblokir.
08:55Apa?
08:58Yakin gak salah?
09:03Maaf, kartu Anda sudah diblokir.
09:05Eh, jadi gimana?
09:06Gimana nih?
09:07Siapa yang bayar nih?
09:08Salsa, apa yang terjadi?
09:19Cidra, apa yang kau lakukan?
09:23Ada apa?
09:28Kenapa kau blokir kartuku?
09:30Salsa, kau ngomong apa sih?
09:32Aku gak dengar jelas, bisa gak lebih keras?
09:37Kau tahu aku lagi traktir teman-teman makan, tapi kau malah blokir kartuku, kau sudah yang hilang.
09:42Salsa, hari ini tenggorakanmu sakit ya?
09:45Sudah sedekat ini masih gak kedengeran.
09:47Citra, ini gajiku sebagai guru privat.
09:56Ini memang hakku.
09:57Apa aku mau memblokir kartuku?
09:59Oh, sekarang aku dengar jelas.
10:02Ternyata yang kau maksud itu uang les privat ya?
10:05Bukannya kau bilang, 200 juta terlalu sedikit.
10:08Aku sudah naikin 400 juta sebulan kan?
10:11Citra, limit kartuku 200 juta per bulan.
10:14Gak cukup sama sekali.
10:16Aku belum makan 3 hari.
10:18Gimana kalau...
10:20Lalu kenapa kau traktir teman-teman makan?
10:23Kau juga tahu, sejak kecil hidupku susah.
10:25Aku gak tahan lihat teman-temanku gak makan.
10:27Aku cuma mau bantu mereka.
10:30Kau ini orang baik.
10:32Anggap saja ini perbuatan baik.
10:34Boleh gak limit kartuku dinaikkan jadi 400 juta per bulan?
10:37400 juta?
10:39Ini...
10:39Citra, aku janji gak bakal boros.
10:43Ya, sudahlah.
10:46400 juta?
10:47Astaga, aku gak salah dengar kan?
10:50Bios privat saja 400 juta.
10:52Dulu aku kira, Salsa itu orangnya baik.
10:54Tiap hari bantuin Citra yang ring terakhir buat belajar.
10:57Ternyata...
10:59Gaji per bulannya 400 juta.
11:05Citra, kamu masih butuh guru privat gak?
11:08Menurutmu gak akan gimana?
11:09Aku juga.
11:10Aku lima besar di kelas.
11:11Aku gak minta 400 juta sebulan.
11:13Kau...
11:144 juta juga cukup.
11:16Eh, kau?
11:17Sudah lihat kan, Salsa?
11:19400 juta per bulan aku bisa rekrut 100 guru privat.
11:23Maaf ya, kalian berdua.
11:25Salsa itu...
11:27Peringkat satu di angkatan.
11:29Keluarga Salman jelas mampu bayar uang les 400 juta per bulan.
11:34Ya kan?
11:35Salsa, tahun lalu 200 juta per bulan, tahun ini 400 juta per bulan.
11:39Aku gak pernah telat bayar gaji Salsa.
11:43Astaga, biaya les privat hampir 4 miliar.
11:474 miliar?
11:48Citra, wargamu sekaya itu.
11:53Ya...
11:54Cuma ratusan miliar.
11:56Aku sudah selesai makan.
11:58Aku balik dulu buat belajar.
11:59Citra, sampai jumpa, Salsa.
12:03Citra!
12:07Eh, hey!
12:08Kamu!
12:09Kamu belum bayar makanannya.
12:10Totalnya 64 juta.
12:18Citra, majikanmu pingsan.
12:20Kamu masih santai jalan-jalan di sini.
12:21Cepat ambil air hangat.
12:23Minggir!
12:25Dulu, Harris benar-benar mengejarku.
12:34Aku...
12:36Waktu dia mau bilang perasaannya,
12:39entah siapa yang bilang kalau aku cuma anak layan di rumah Salsa.
12:43Saat itu juga dia kelihatan kesal.
12:45Mukanya langsung pucat karena marah.
12:48Dia langsung mengejar Salsa.
12:51Tentu saja mereka langsung pacaran.
12:59Eh, aku nggak nyangka Citra itu ternyata diam-diam anak orang kaya.
13:04Pantas saja dia tiap hari naik lorois bareng Salsa ke sekolah.
13:06Dia terlalu sederhana.
13:09Kalau aku dekati dia sekarang, apa sudah terlambat?
13:13Kok bicara apa sih?
13:14Kamu percaya yang dia katakan?
13:15Dia cuma pengikut Salsa.
13:21Pelajaran kali ini akan kita fokuskan pada bagaimana cara menghitung.
13:25Manajemen!
13:25Aku ingin kalian semua mendengarkan apa yang saya jelaskan agar kalian paham semua.
13:31Salsa itu nggak punya rumah.
13:33Selama ini dia makan dan tinggal bareng aku.
13:35Tiap hari naik roros-roros milikku ke sekolah.
13:37Semua baju mahal dari ayahku.
13:40Asalkan dia suka, aku kasih ke dia juga.
13:43Dan aku malah dikira anak pelayan karena dia sengaja bikin ucapannya jadi ambigu.
13:51Oke, sekian untuk hari ini.
13:53Kelas selesai.
13:56Tadi dia jelasin apa sih?
13:57Aku nggak paham.
14:00Sebentar lagi pulang sekolah, Salsa gimana ya sekarang?
14:03Benar juga.
14:04Tadi siang dia belum bayar makan, terus dia pingsan.
14:06Jadi semuanya harus bayar sendiri sendiri.
14:08Luang jajanku buat dua minggu ke depan sudah habis.
14:10Kalau dia belum balik juga, aku bisa kelaparan malam ini.
14:13Jangan bilang begitu.
14:15Prima Dona Salsa itu sudah traktir dua tahun.
14:17Mana mungkin lari dari utang.
14:19Jangan kayak citra.
14:21Nggak tahu balas budi.
14:24Dona, pengikut nomor satu Salsa.
14:26Kadang dia bisa dapat sisa-sisa baju bekas buangan Salsa.
14:30Contohnya sekarang.
14:31Baju yang dia pakai itu dari channel musim lalu.
14:35Aku bicara padamu anak pelayan.
14:37Majikanmu lagi tiduran di UKS sekarang.
14:39Kalau dia beneran sakit, cepat panggil ibumu buat jagain dia.
14:43Masa iya kamu tinggal di rumahnya makan minum gratis terus?
14:49Salsa bilang, aku pelayan di rumahnya.
14:56Itu nggak benar.
14:59Itu nggak benar.
15:09Citra, mana mungkin aku bilang ke mereka kalau kau itu pelayan di rumahku?
15:20Kenapa dia?
15:21Kok marah-marah?
15:22Kenapa?
15:23Eh, kenapa?
15:25Haris?
15:27Kau ini sakit jiwa ya?
15:28Hei, Citra.
15:29Demi menjaga rama baikmu,
15:31Salsa nggak pernah bilang kalau kamu itu anak pelayannya.
15:33Kamu luar biasa.
15:34Malam bikin drama pelayan yang berani melawan majikan.
15:37Sama saja cari masalah.
15:38Kenapa Haris ikut nih, bro?
15:40Bukannya aku sudah bilang jangan kasih tahu siapa-siapa.
15:43Kayaknya di kehidupan sebelumnya,
15:45dia yang kasih tahu Haris kalau aku anak pelayan.
15:49Gasar bodoh.
15:50Kamu barusan ngerti siapa?
15:52Cepat minta maaf ke Salsa.
15:53Atau aku nggak akan diam saja.
15:55Ambil bukuku sekarang juga.
15:56Kalau nggak, aku juga nggak akan diam.
16:00Astaga, Citra berani menantang keluarga Seno.
16:08Keluarga Seno itu cuma perusahaan kecil yang nggak seberapa.
16:13Kau pantas menyebut dirimu tuan muda?
16:15Asetmu cuma segitu.
16:17Mending jangan sok pamer di depanku.
16:20Sialan.
16:24Citra, kita semua teman sekelas.
16:26Bisa nggak kau berhenti cari ribut?
16:36Berhenti.
16:39Kau kira aku ini gampang ditindas ya?
16:54Kenapa itu?
16:55Coba.
16:56Ada apa?
17:11Bukannya kalian semua penasaran siapa aku sebenarnya?
17:14Nanti habis pulang sekolah di gerbang,
17:17akan aku tunjukin ke kalian semua
17:19siapa yang sebenarnya anak pelayan.
17:34Sebenarnya itu mobil siapa ya?
17:37Paman Adit ini kenapa?
17:38Bukannya aku sudah telpon dan suruh dia nggak bukain pintu mobil untuk salsa.
17:42Citra, aku sudah telpon Pak Adit.
17:44Dia bilang jangan bikin masalah di sekolah.
17:47Fokus belajar saja.
17:49Memang benar.
17:51Selama aku nggak ada,
17:52Salsa langsung cari kesempatan
17:54buat menyesatkan orang lain untuk percaya
17:56kalau dia anak orang kaya yang asli.
17:59Citra,
18:00kamu suruh kami ke sini.
18:01Bukan cuma buat lihat mobil Rolls Royce milik Salsa, kan?
18:04Salsa itu sangat baik.
18:06Dia masih peduli sama belajarnya Citra.
18:08Iya.
18:11Kau pura-pura buat apa?
18:13Turun.
18:19Apa kau bilang?
18:20Jangan bicara omong kosong.
18:22Aku suruh kau turun dari mobil.
18:25Citra,
18:26kau mau duduk di tempatku.
18:28Nggak masalah.
18:29Aku bisa kasih tempatku.
18:30Bukan.
18:31Aku mau kau keluar dari mobilku.
18:34Mulai sekarang.
18:36Jangan tinggal di rumahku lagi.
18:41Kamu itu anak pelayan.
18:42Beraninya bicara begitu ke anak orang kaya.
18:44Kamu sombong banget.
18:50Citra,
18:51kalau kamu ganggu Salsa lagi,
18:52aku akan membunuhmu.
18:55Kamu memang sangat setia.
18:57Sayangnya,
18:58yang kau jilat ini
18:59ternyata malah anak pelayan yang kau rendahkan.
19:02Aku suruh kau turun.
19:04Apa kau tuli?
19:10Citra,
19:10kau mau apa?
19:11Kau berkaitkah di mempermalukanku?
19:13Apa cuma karena ibuku pelayan di rumahmu?
19:16Kau bisa seenaknya mempermalukanku?
19:18Air mata buaya.
19:19Kau cuma takut aku pergi dengan mobil ini.
19:22Saatnya kebohongan soal hidup sebagai anak orang kaya
19:25akan langsung
19:26hancur lepuk.
19:28Salsa,
19:29semua ini
19:32akibat
19:33ulahmu sendiri.
19:34Ada apa itu?
19:38Ada apa itu?
19:39Cepet tolong.
19:39Salsa,
19:41disinilah tempat yang pantas buatmu.
19:45Salsa!
19:46Salsa!
19:47Salsa!
19:47Salsa, kamu kenapa?
19:49Minggir!
19:59Cepet antar Salsa pulang.
20:00Kalian lihat itu,
20:01sopir itu tadi panik banget.
20:03Kalau Salsa bukan anak orang kaya,
20:05apa dia akan sepanik itu?
20:06Citra,
20:08ternyata ini yang mau kamu tunjukin.
20:12Ternyata itu sebenarnya biaya siapa sih?
20:14Jadi aku kayak begini.
20:15Apa begitu ya?
20:16Jika aku kayak gitu banget deh.
20:17Iya.
20:18Paman Adit,
20:19kumohon padamu.
20:20Kita pergi sekarang ya.
20:22Aku sudah nggak tahan lagi.
20:24Citra kayak gini
20:24mau bikin aku terpojok.
20:26Ini.
20:26Aku akan berlutut padamu.
20:28Kumohon jalan sekarang ya.
20:38Salsa akhirnya sadar.
20:39Orang nggak tahu terima kasih ini.
20:40Memang nggak layak buat dihormati.
20:42Biar saya jadi pelang jalan kaki.
20:43Dia pantas dapat itu.
20:44Area villa itu sangat jauh.
20:46Kayaknya,
20:46Citra malam ini
20:47terpaksa tidur di jalanan.
20:54Putar balik sekarang juga.
20:56Kalau nggak dua anakmu di luar negeri,
20:58nggak usah lanjut sekolah lagi.
21:10Paman Adit,
21:11kenapa kau balik lagi?
21:17Turun.
21:18Turun.
21:20Hei.
21:21Salsa.
21:21Salsa.
21:23Maafkan aku,
21:24nona.
21:27Hah?
21:28Silahkan naik.
21:37Apa yang sebenarnya terjadi?
21:39Aku nggak tahu kenapa Salsa malah dituruni.
21:42Jalan.
21:44Salsa,
21:45kamu nggak apa-apa kan?
21:46Eh,
21:47kamu lihat nggak?
21:48Sopir itu tadi
21:48bener-bener kayak
21:49sangat menghormati Citra.
21:51Salsa,
21:52bukannya itu mobilmu.
21:54Kenapa Citra malah mengusirmu?
21:57Aku...
21:58Hei,
21:59Salsa.
21:59Salsa.
22:00Oh,
22:01aku tahu.
22:01Pasti Salsa punya rahasia yang dipegang Citra.
22:04Makanya cuma dengan melepon,
22:05sopirnya langsung balik jemput dia.
22:08Pasti begitu.
22:14Nona,
22:15aku cuma hilang akal sesaat.
22:17Aku sudah kerja di keluarga Salman selama bertahun-tahun.
22:20Tolong jangan hentikan biaya sekolah anakku di luar negeri.
22:22Setahun habis ratusan juta.
22:24Aku nggak sanggup menanggungnya.
22:26Iya.
22:27Keluarga aku sangat baik padamu.
22:29Kenapa kau malah membela Salsa?
22:31Kayaknya,
22:33aku memang nggak perlu berbuat baik ke orang
22:35yang nggak tahu terima kasih.
22:45Nona Citra.
22:47Bagus.
22:48Bayar gaji Pak Adit,
22:50lalu suruh dia pergi.
22:50Baik.
22:51Nona Citra,
22:52cuma karena aku lihat kamu nindas Nona Salsa
22:54dan aku membantunya,
22:55kamu lupakan semua jasaku
22:56untuk keluarga Salman
22:57lalu mau pecat aku.
23:01Taman Adit,
23:02kau bekerja untuk keluarga Salman.
23:04Tapi kerjamu nggak bagus.
23:05Kalau aku pecat kau,
23:06itu wajar saja.
23:07Pecat aku?
23:08Bocah ingusan kayak kamu?
23:10Punya hak apa buat pecat aku?
23:11Adit,
23:12kau itu supirnya Nona.
23:13Nona jelas berhak pecat kamu.
23:15Menurutku kau.
23:17Kalau kau nggak mau pergi,
23:19boleh saja.
23:20Kembalikan biaya sekolah anakmu beberapa tahun ini.
23:23Oh iya,
23:23surat utang saat kau meminjam uang dari ayahku masih kusimpan.
23:27Kalau kau mau putus hubungan,
23:28silakan saja terus ribut.
23:30Kamu!
23:32Adit!
23:35Siapa yang kau bilang nindes anakku?
23:39Nona,
23:40bukannya mau menyinggung,
23:42salsa anakku bisa dibilang gurumu juga.
23:44Dua tahun ini,
23:46dengan bantuannya,
23:47nilaimu meningkat drastiskan,
23:49Pak Farel tiapulang selalu memujimu.
23:51Semua ini berkat anakku.
23:53Bibirna,
23:54kau harus tahu posisimu.
23:55Apa posisiku?
23:57Apa pelayan bukan manusia?
23:58Sampai nggak boleh bicara.
24:00Lanjutkan.
24:01Apa maksudmu sekarang?
24:02Habis dimanfaatin,
24:03lalu dibuang.
24:04Kau nindes anakku.
24:05Lalu sekarang mau pecat,
24:07Adit yang membelat kebenaran.
24:08Kau benar-benar nggak manusiawi.
24:10Sudah selesai bicaranya.
24:12Salsa sangat luar biasa.
24:14Dia mau jadi gurumu,
24:16kau sangat beruntung.
24:17Kau juga bukan nggak boleh nindes dia.
24:19Kau juga harus naikin gajinya.
24:21Di kehidupan sebelumnya,
24:23kenapa aku terlalu baik
24:24menampung sekumpulan pengkhianat?
24:27Itu saja kan?
24:28Sekarang,
24:29giliranku.
24:30Aku bukan cuma pecat sopir,
24:32tapi juga pecat kau.
24:34Hari ini,
24:36sekarang juga,
24:42ini keterlaluan.
24:43Siapa yang bisa memberiku keadilan?
24:46Dua tahun ini,
24:48Salsa tinggal di kamar tamu rumahku.
24:50Kehidupannya sehari-hari setara denganku.
24:53Kayaknya,
24:54karena kebaikanku,
24:55orang lain mengira dia putri kedua keluarga Salma.
24:58Barang-barang di kamarku semuanya mahal.
25:01Kalau kalian,
25:02beresinya nggak benar,
25:04pergilah.
25:04Bahkan bibi Irna merasa dirinya lebih tinggi di depan pelayan lain.
25:10Kerjaan yang kotor dan berat diserahkan ke orang lain.
25:13Sudah berapa kali aku bilang,
25:15makan saja lama sekali.
25:17Selalu saja begitu.
25:18Tuh, kau ini keras kepala.
25:19Cepat bersihkan.
25:20Dengar nggak?
25:22Cepat kemasi barangmu dan pergi.
25:25Adit,
25:26biasanya kau sangat sayang Salsa, kan?
25:28Kau juga memuji nilainya.
25:30Kau juga bilang dibandingkan Citra.
25:32Salsa lebih pantas jadi nona besar.
25:34Salsa itu selalu panggil kau pahaman.
25:36Sekarang kami berdua ditindas.
25:39Kenapa kau diam saja?
25:41Lepasin aku.
25:42Anak pelayan,
25:44tetaplah anak pelayan.
25:45Masih berani mimpi terlalu tinggi.
25:47Kalau bukan karena terlibatan kalian berdua,
25:50apa aku akan dipecat?
25:57Nona,
25:58tadi aku cuma panik sesaat.
26:00Kau nggak boleh mengusir kami.
26:03Nona,
26:04kau tahu aku,
26:05mulutku tajam,
26:06tapi hatiku lembut.
26:08Begitu Salsa pulang,
26:09aku akan kasih dia pelajaran.
26:11Aku akan bereskan semuanya.
26:13Nona,
26:14tolong jangan usir kami.
26:16Lihat,
26:17aku sudah berlutur di depanmu.
26:19Baiklah.
26:21Jangan sampai terulang lagi.
26:23Baik,
26:23aku janji.
26:29Nona,
26:30ini...
26:31Pak Agus,
26:31aku tahu apa yang mau kau katakan.
26:33Aku pertahankan Bibi Irna,
26:35karena dia masih berguna.
26:37Di kehidupan sebelumnya,
26:38Salsa hancurkan keluarga aku.
26:40Bibi Irna pasti terlibat.
26:42Mana mungkin aku semudah itu
26:43biarkan mereka berdua pergi?
26:44Oh iya,
26:45tolong belikan aku kamera tersembunyi.
26:48Nona,
26:49sistem CCTV di rumah ini
26:51sudah yang paling canggih.
26:52Aku tahu.
26:53Kamera baru itu
26:54punya fungsi lain.
26:56Baik.
26:59Aku sudah blokir kartu Salsa.
27:01Dia sudah terbiasa boros.
27:04Menjaga citra gadis kaya di sekolah,
27:06jelas segutu.
27:08Banyak uang kan?
27:09Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan