Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Penghinaan, kebangkrutan, bahkan kematian untuk Citra dan keluarganya dimulai dari masa SMA.

Setelah ditolong oleh Citra, Salsa anak pembantu keluarga Farrel sangat tidak tahu diri, dia memanfaatkan koneksinya dan berpura-pura menjadi pewaris sejati.
Sementara itu, pewaris asli Citra dipermalukan saat dituduh berbuat curang, dan tak ada yang percaya bahwa Salsa telah menjebaknya.

Namun Citra terlahir kembali Kini dia kembali, Citra kembali ke masa SMA dan merubah takdirnya. Dia mulai berani melawan penindasan dan menguasai sekolah.
#dramamini #shortfilms #dracin
Transkrip
00:11Terima kasih.
00:30Siapa peringkat satunya? Aku mau belajar dari dia.
00:35Peringkat satu kali ini, aku juga sangat terkejut.
00:39Jadi, siapakah dia?
00:41Peringkat satunya adalah...
00:47Siapapun itu, pasti bukan Citra si bodoh itu.
00:52Yaitu Citra.
01:01Mari kita beri tepuk tangan.
01:06Ternyata aku...
01:08Aku kaget banget.
01:10Terima kasih. Terima kasih semuanya.
01:15Nggak mungkin.
01:16Poin-poin pentingnya belum pernah aku ajarin ke dia.
01:19Mana mungkin dia dapat peringkat satu?
01:21Masa sih?
01:22Ternyata itu Citra yang selalu ranking bawah di kelas.
01:25Berarti dia langsung naik keribuan peringkat.
01:28Iya.
01:29Cito, makasih banyak ya.
01:31Pasti kau ngajarnya bagus.
01:32Makanya aku bisa cepat berkembang dan jadi peringkat satu.
01:35Hei, itu bukan apa-apa.
01:39Citra, Sasa ngajarin kamu setahun penuh.
01:42Kamu masih ada di bawah.
01:44Vito ngajarin kamu baru beberapa menit.
01:46Kamu langsung peringkat satu.
01:48Apa maksud akal?
01:52Kenapa enggak?
01:54Kenyataan sudah jelas di depan mata.
01:57Menurutku Dona ada benarnya.
02:00Waktu aku ngajarin kau dulu,
02:02kau sama sekali nggak paham
02:04kenapa hari ini langsung dapat peringkat satu.
02:08Jangan-jangan...
02:10Dia pasti nyontek!
02:20Hari ini aku ke sekolah nggak bawa buku satu pun.
02:24Mana bisa nyontek?
02:31Sasa, kau menuduhku nyontek.
02:34Kau kira kali ini...
02:36Aku akan biarkan kau ulangi itu.
02:40Kamu pasti nyontek.
02:42Lihat jawaban orang lain, kan?
02:46Aku nyontek siapa?
02:48Masa iya?
02:50Aku nyontek kau yang peringkat terakhir.
02:59Kamu pasti nyontek Salsa.
03:01Pasti begitu.
03:03Kamu takut jawab benar terlalu banyak,
03:05jadi sengaja salahkan beberapa.
03:07Siapa sangka kamu malah beruntung dan benar semua?
03:13Jadi begitu.
03:15Citra,
03:16aku dulu ngajarin kau sungguh-sungguh
03:17buat bantu kau belajar.
03:20Kalian pandai mengarang cerita?
03:22Kenapa?
03:23Nggak sekalian tulis novel saja.
03:30Pak Guru,
03:31boleh aku ambil kertas ujianku?
03:33Tentu saja.
03:36Lempar ujianku.
03:37Terima kasih, Pak Guru.
03:47Lihat baik-baik.
03:49Salsa dapat 100 karena kemampuannya mentok di 100.
03:53Aku dapat 100 karena nilai maksimal ujian ini cuma 100 saja.
04:03Lihat baik-baik.
04:05Salsa dapat 100 karena kemampuannya mentok di 100.
04:09Aku dapat 100 karena nilai maksimal ujian ini cuma 100 saja.
04:20Salsa,
04:21di kehidupan sebelumnya saat ujian ini,
04:23kau dapat nilai 100,
04:25aku cuma dapat 30.
04:26Kau ngetawain aku lebih dari sebulan.
04:29Nggak mungkin.
04:30Salah tambahan kau selesaikan dengan lima cara.
04:33Wah,
04:335 cara.
04:355 cara.
04:365.
04:39Nilai 100 adalah nilai maksimal dari ujian ini.
04:42Tapi dalam ujian tingkat provinsi,
04:44nggak ada istilah juara bersama.
04:45Soal tambahan,
04:46jadi salah satu penentu peringkat.
04:49Di kehidupan sebelumnya,
04:50Satria dari SMAN 1 Kota Harka
04:52pakai 3 cara di soal tambahan
04:54dan jadi peringkat 1 provinsi.
04:55Guru bahkan ingatkan kami setelah itu
04:57soal tambahan harus diperhatikan.
04:59Salsa,
05:00kau sangat hebat.
05:02Pandai belajar pula.
05:03Sekarang,
05:04pasti kau bisa lihat sejauh apa perbedaan kita.
05:08Salsa,
05:09kamu nggak perlu lihat terus-terusan.
05:11Kali ini Citra bukan cuma juara kelas,
05:13tapi juga juara provinsi kita.
05:16Sementara kau cuma peringkat 25.
05:19Jarak antara kalian berdua
05:20ternyata sangat jauh.
05:24Nggak mungkin.
05:25Ini nggak mungkin.
05:26Iya,
05:27atas dasar apa?
05:28Jelas-jelas aku dan Citra
05:29peringkat bawah di kelas.
05:31Kok bisa dia jadi juara?
05:32Pasti ada yang salah di sini.
05:33Hei,
05:34kok ngomong apa sih?
05:36Salsa boleh dapat peringkat 1,
05:37tapi Citra nggak boleh.
05:39Iya.
05:41Citra.
05:48Eh,
05:50kok hawanya jadi dingin ya?
05:54Baiklah,
05:55Citra,
05:56silakan kembali ke tempat duduk.
06:04Kalian juga duduk.
06:09Apa sebenarnya yang salah?
06:11Citra pasti nggak mungkin kalahin aku.
06:13Dia pasti nyontek.
06:14Kalian begitu peduli dengan belajar,
06:16aku merasa bangga.
06:18Aku punya kabar baik lain,
06:20yang mau aku umumkan.
06:21Pak,
06:22kabar baik apa itu?
06:23Kabar baiknya adalah,
06:24kali ini,
06:25peringkat 2 provinsi,
06:26pindah ke sekolah kita.
06:28Dia juga,
06:29pindah ke kelas kita.
06:30Mari,
06:31kita sambut dengan tepuk tangan.
06:33Wow,
06:34ya,
06:35selamat ya.
06:38Selamat ya.
06:41Dia,
06:43adalah Satria Fatih.
06:48Tangkap dia.
06:49Jangan sampai lolos.
06:56Tolong aku,
06:57tolong aku.
06:59Nanti kalau aku dewas,
07:00aku pasti balas bundi.
07:17Astaga,
07:18itu benar-benar Satria.
07:19Dia idola di SMA yang satu kota harka.
07:21Iya,
07:22betul.
07:25Habis sudah,
07:26posisiku sebagai idola di sekolah,
07:28nggak bisa dipertahankan.
07:30Kenapa aku merasa Satria terus menatapku?
07:35Satria itu juara umum ujian gabungan dulu.
07:38Kenapa tiba-tiba pindah ke sekolah ini?
07:40Apa karena aku rebut peringkat satunya
07:42dan dia mau balas dendam?
07:46Dia nggak lihat aku.
07:48Dia nggak lihat aku.
07:49Satria,
07:50cari tempat duduk dan duduklah.
07:51Baik.
08:04Maaf,
08:05boleh aku duduk di sini?
08:07Boleh, boleh.
08:11Pak,
08:12boleh aku duduk di sini?
08:13Tentu saja,
08:14yang duduk di sebelah mu itu
08:15juara provinsi kita.
08:16Peringkat satu dan dua duduk bareng,
08:18bagaikan dua pedang sakti bersatu.
08:19Silahkan duduk.
08:34Baik,
08:35siswa baru sudah diperkenalkan.
08:37Sekarang kita mulai pelajaran ya.
08:38Untuk pelajaran kali ini,
08:40kita akan fokus pada lembaran ujian ini
08:42dan membahas soal-soal yang salah.
08:44Yasmin,
08:45tolong bagikan lembaran ujiannya.
08:51Soal tambahan ini akan kita bahas
08:53di pelajaran selanjutnya.
08:55Kelas selesai.
08:58Citra,
08:59kau keren banget.
09:00Hebat banget.
09:14Citra,
09:17kalau kali ini aku jadi peringkat satu,
09:19aku sudah minta hadiah ke Paman Farel.
09:21Semoga gara-gara si bodoh ini
09:22rencana aku jadi berantakan.
09:24Sekarang Satria pindah ke sekolah kami.
09:27Peringkatku turun satu tingkat lagi.
09:29Cepat jawab.
09:30Kamu pakai cara apa buat nyontek?
09:32Citra,
09:33aku tahu kau iri karena aku pintar.
09:35Kau juga rajin,
09:36tapi belajar itu
09:37nggak bisa berhasil dalam semalam.
09:38Kalau kau salah jalan,
09:40Paman Farel akan sangat sedih.
09:43Jangan terus sebut Paman Farel.
09:45Seolah-olah kau dekat sama ayahku.
09:47Dulu tiap kali nama Paman Farel disebut,
09:50Citra pasti nurut.
09:51Tapi belakangan ini dia kenapa?
09:53Sejak kecil aku kehilangan ibuku.
09:55Ayahku yang membesarkanku sendirian.
09:57Aku pun nggak mau bikin ayahku kecewa,
09:59jadi aku selalu berusaha keras.
10:01Tapi aku nggak nyangka hubungan kami berdua
10:03terus dimanfaatkan oleh Salsa.
10:07Belum selesai juga.
10:09Cukup, cukup.
10:11Sekarang,
10:13waktunya pulang.
10:15Citra,
10:16ayo pergi.
10:16Hari ini,
10:17aku antar kau pulang.
10:19Ayo.
10:35Gawat, gawat.
10:36Ternyata dia beneran mau balas dendam.
10:38Eh,
10:39siswa baru kau mau apa?
10:44Maafkan aku.
10:46Soalnya,
10:46tadi aku lihat lembar ujianmu.
10:48Bagian soal tambahan ada lima cara penyelesaian.
10:50Dua di antaranya aku belum paham.
10:52Bisa kamu jelasin ke aku?
10:53Jadi kamu mau aku jelasin soal ke kamu?
10:57Iya.
10:59Bukan mau cari masalah sama aku.
11:01Syukurlah.
11:03Kami nggak mau dengar penjelasan soal.
11:06Kami mau balapan.
11:07Aku pergi dulu.
11:09Dadah.
11:11Satria,
11:12kamu belum tahu ya?
11:13Citra itu peringkat terendah di kelas.
11:15Kali ini tiba-tiba jadi juara.
11:17Dia pasti nyontek.
11:18Eh,
11:19kamu malah minta dia jelasin soal.
11:20Apa dia bisa jelasinnya?
11:22Aku bisa jelasin atau enggak,
11:24itu nggak penting.
11:25Aku cuma tahu kalian berlua itu bodoh.
11:26Pasti nggak akan paham.
11:27Kau!
11:28Pergi dari sini.
11:31Citra,
11:32kebetulan,
11:33aku masih belum paham.
11:34Sekalian ajari aku juga ya.
11:36Dia beneran bisa kerjain.
11:38Aku nggak percaya.
11:39Aku yang minta cita terjelasin.
11:41Kalau kalian juga nggak paham,
11:43kalian minta sendiri.
11:45Nggak apa-apa.
11:46Biarkan mereka dengar juga.
11:50Salsa,
11:51kau meragukan aku kan?
11:52Sebentar lagi,
11:54kau bakal meragukan hidupmu sendiri.
11:58Metode terpenting untuk soal ini adalah dengan metode kontradiksi.
12:02Misalnya kita anggap A lebih dari 1,
12:04sehingga Fx lebih besar dari 0.
12:06Ketika X lebih besar dari 1,
12:08Citra ini kenapa?
12:09Kenapa dia tiba-tiba menjadi sangat pintar?
12:11Di kehidupan sebelumnya,
12:12dia jelas-jelas,
12:13apa dia sama sepertiku?
12:15Dia juga terlahir kembali.
12:15Itu saja.
12:16Satria,
12:17kau sudah paham belum?
12:24Satria,
12:25kau sudah paham?
12:27Aku paham.
12:29Ini nggak mungkin.
12:30Kenapa Citra beneran bisa pakai 5 solusi?
12:33Padahal beberapa hari lalu dia sangat bodoh.
12:35Aku nggak paham yang dia katakan.
12:37Iya.
12:38Kalian berdua nggak terlalu pintar,
12:39jadi wajar kalau nggak ngerti.
12:41Waktu kalian habis buat ngikutin salsa kemana-mana
12:44dan menjilat dia,
12:45mending luangin waktu buat periksa otak ke rumah sakit.
12:48Kamu...
12:48Citra,
12:49di antara kita apa ada salah paham?
12:51Kalau nilaimu sebagus ini,
12:53kenapa dulu di depanku?
12:54Kau pura-pura nggak paham.
12:56Salah paham.
12:58Enggak.
13:00Salsa,
13:01antara kita memang nggak ada salah paham.
13:03Yang ada cuma dendam
13:04dan kebencian.
13:08Citra,
13:09penjelasanmu tadi
13:10ada yang belum aku pahami,
13:12jadi bisa tolong kau jelaskan sekali lagi.
13:15Boleh.
13:16Nggak masalah.
13:17Ayo pergi, Salsa.
13:22Salsa,
13:23ayo pergi.
13:36Orang menyebalkan akhirnya pergi.
13:39Satria,
13:40tadi kok nggak paham bagian mana?
13:41Biar aku jelasin lagi.
13:44Kau benci mereka.
13:47Di kehidupan sebelumnya,
13:48susah payah aku cari tahu
13:50kalau Citra adalah anak yang menolongku waktu kecil.
13:53Aku menyesal karena nggak lebih cepat nemuin dia
13:55dan lindungi dia.
13:57Dia sudah dihancurkan oleh Salsa si penyihana
13:59sampai keluarganya hancur.
14:01Iya,
14:02aku membenci mereka.
14:08Kau,
14:10kenapa senyum?
14:11Pas banget.
14:12Aku juga benci mereka.
14:14Kau baru pindah hari ini,
14:17tapi langsung benci mereka.
14:19Benci itu apa perlu alasan?
14:21Memang ada beberapa orang yang
14:23keberadaannya saja
14:24sudah bikin orang kesal.
14:28Aku pindah ke SMA Negeri Satu Kota Jako.
14:31Memang punya tujuan.
14:32Singkirkan Salsa.
14:33Lindungi Citra.
14:35Sekarang kayaknya,
14:36Citra nggak butuh bantuanku lagi.
14:38Aku harus bagaimana?
14:40Lupakan mereka.
14:41Bagian mana yang belum kau pahami
14:42biar aku jelasin?
14:43Bagian ini,
14:44ketidaksamaan garis singgung.
14:46Aku masih belum mengerti.
14:48Jelasin sekali lagi.
14:49Pakai sifat monotonik.
14:51Perhatikan bagian FX
14:52lebih besar dari F.
14:54E sama dengan 0.
14:55Jadi, A harus lebih dari
14:57atau sama dengan 1.
14:58Jadi, bisa disimpulkan
14:59A lebih dari.
15:15Apa kau paham?
15:17Aku sudah jelasin 3 kali.
15:19A lebih dari atau sama dengan 0.
15:21Sudah paham belum?
15:22Aku belum paham.
15:24Belum ulangi sekali lagi.
15:26Ulangi untuk terakhir ya.
15:28Oke.
15:29Aku jelasin sekali lagi.
15:32Misalnya,
15:33A ada di dalam.
15:43Akhirnya aku paham
15:45gimana rasanya.
15:46Dulu Salsa kesal pas ngajarin aku.
15:51Kau beneran peringkat 2 provinsi.
15:54Iya.
15:56Kamu merasa aku ini bodoh?
16:01Enggak.
16:02Enggak.
16:04Aku pulang duluan.
16:06Dadah.
16:08Dadah.
16:16Eh, Citra.
16:18Makasih sudah jelasin soal ke aku.
16:21Gimana kalau
16:22kuantar kamu pulang
16:23next sepeda?
16:24Sepeda?
16:25Iya.
16:26Kau tahu gak rumahku sejauh apa.
16:28Kakemu bisa patah.
16:30Aku akan panggil orang
16:31buat jemput aku.
16:35Apa dia akan minta Vito
16:37untuk jemput dia?
16:38Halo, Pak Agus.
16:39Tolong jemput aku.
16:41Apa?
16:42Ayahku pulang.
16:44Oke, oke.
16:44Cepat jemput aku ya.
16:48Ayah pasti sudah tahu
16:49aku juara satu ujian provinsi.
16:51Jadi sengaja pulang lebih awal.
16:53Kalau gitu,
16:54sampai besok.
16:56Ah.
17:14Sepeda butut apa sih
17:15engkau siapin?
17:16Tuan muda,
17:16bukannya kau yang bilang
17:17Citra cantik dan baik
17:18dan kau mau pakai
17:20gaya murid pinter sederhana.
17:21Makanya aku siapin sepeda itu.
17:22Ah.
17:26Ganti sepeda yang lebih benar.
17:28Sepeda roda tiga.
17:30Eh, jangan, jangan.
17:31Jangan mati ya.
17:33Tuan muda,
17:34dulu kau cuma tahu belajar
17:35gak tertarik sama cewek.
17:36Siswi SMA itu
17:37sukanya cowok ganteng.
17:39Muka ganteng kayak kau ini
17:40malah naik sepeda.
17:41Buat apa?
17:42Sampai jumpa.
17:43Sampai jumpa.
17:43Sampai jumpa.
17:43Sampai jumpa.
17:45Sampai jumpa.
17:45Sampai jumpa.
17:46Sampai jumpa.
17:47Sampai jumpa.
17:47Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan