Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 jam yang lalu
Penghinaan, kebangkrutan, bahkan kematian untuk Citra dan keluarganya dimulai dari masa SMA.

Setelah ditolong oleh Citra, Salsa anak pembantu keluarga Farrel sangat tidak tahu diri, dia memanfaatkan koneksinya dan berpura-pura menjadi pewaris sejati.
Sementara itu, pewaris asli Citra dipermalukan saat dituduh berbuat curang, dan tak ada yang percaya bahwa Salsa telah menjebaknya.

Namun Citra terlahir kembali Kini dia kembali, Citra kembali ke masa SMA dan merubah takdirnya. Dia mulai berani melawan penindasan dan menguasai sekolah.
Transkrip
00:27Sampai jumpa di video selanjutnya.
00:30Semua akan menerima masing-masing satu.
00:33Daun merek terkenal di dunia castles.
00:36Wah, castles!
00:38Salsa memang pantas disebut anak orang kaya paling top.
00:42Semua orang dapat satu castles.
00:44Pasti habis miliaran, kan?
00:46Begitulah. Duduk.
00:52Ini aneh.
00:55Salsa dapat uang dari mana?
01:05Astaga, pantas saja Salsa mendadak jadi kaya.
01:10Ternyata pakai uangku.
01:18Kalau Citra pakai uangku, pasti cantik banget.
01:36Citra, ku kasih tahu ya.
01:38Pesta dia itu nggak seru sama sekali.
01:41Jadi, aku akan ajak kau keliling naik mobil.
01:44Ayo.
01:53Satria, kamu baik-baik saja.
01:55Aku baik.
01:56Aku benci.
01:58Sama pulpen ini.
02:02Satria, kau nggak suka pulpen itu.
02:05Tapi kenapa kau malah menatapku?
02:07Apa aku ini pulpen ya?
02:11Kito.
02:12Eh.
02:13Aku sudah bosan naik Lamborghini.
02:16Bosan?
02:18Vita sudah jemput jitter berapa kali?
02:21Salsa ngadein pesta hari ini.
02:23Masa aku nggak datang?
02:25Ah.
02:26Sebaiknya kalian datang ke pesta hari ini.
02:30Kalau nggak, kalian akan kelewatan pertunjukan seru.
02:40Pertunjukan apa?
02:45Kau sudah gila, ya?
02:56Aku memangnya ngapain kamu?
02:59Nyetir Lamborghini.
03:00Hebat banget, ya?
03:03Kau gila, ya?
03:05Kalau kau iri cita pinjamin mobilnya ke aku,
03:07bilang saja.
03:08Aku bisa balikin kuncinya ke dia.
03:11Betul itu.
03:12Lamborghini itu?
03:14Cita yang pinjamin ke kamu?
03:15Kalau bukan, siapa lagi?
03:17Aduh, aku cuma nyetir mobil.
03:19Kenapa aku kayak melanggar aturan langit?
03:22Sampai dipukul kayak gini.
03:24Gak apa-apa.
03:33Dasar pedendam.
03:40Soal hari ini...
03:42Jangan khawatir.
03:44Nggak akan bocor ke siapapun.
04:09Ini adalah rumahku.
04:12Hari ini, selamat datang.
04:14Bukannya ini rumahku.
04:16Kenapa sekarang malah jadi rumah...
04:18Salsa, Salsa.
04:20Rumahmu mewah banget.
04:21Di sekolah kamu kelihatan sederhana.
04:24Kami nggak tahu keluarga mus kayak ini.
04:27Betul itu.
04:28Ya, ini sangat mewah.
04:29Salsa.
04:36Kamu gila, ya?
04:38Ini rumahku.
04:40Kalau mau adakan festa, pakai rumahmu sendiri.
04:48Citra, kau kan tinggal di rumahku.
04:51Ayah juga bilang.
04:53Anggap tempat ini sebagai rumahmu sendiri.
04:55Tapi jangan terlalu berharap.
04:56Jangan lupa.
04:58Kau itu cuma anak pelayan.
05:04Anak pelayan, kamu tunggu apa lagi?
05:07Cepat sana.
05:09Potongin kue buat majikanmu.
05:11Itu benar.
05:12Sekalian juga.
05:13Sapu lantainya.
05:23Kenapa kau hentikan aku?
05:25Kalaupun Citra anak pelayan.
05:26Tapi dia pinjamin aku lah mau jadi buat jalan-jalan.
05:29Aku nggak bisa diam melihat dia diperlalukan.
05:31Betul itu.
05:33Citra hidup sekali lagi pun masih nggak bisa atas situasi ini.
05:37Kalau dia butuh bantuan, aku ada di sini.
05:39Bukan giliran kalian para percundang buat bantu dia.
05:41Luar biasa.
05:44Salsa, ini sama persis kayak di drama pendek.
05:48Citra, ini adalah pestaku.
05:51Gimanapun juga kita teman sekelas, hari ini kau nggak usah kerja.
05:55Gabung sama teman-teman buat ikut pestaku ya.
05:58Salsa, kamu terlalu baik.
06:01Dia itu anak pelayan yang suka kelewatan.
06:04Buat apa kamu baik ke dia?
06:05Iya, menurutku dia dan juga ibunya harus angkat kaki dari sini.
06:12Oh begitu.
06:14Sudahlah, abaikan saja.
06:16Ayo kita makan kuenya.
06:24Ayah lagi dinas mendadak.
06:26Salsa datang heboh-heboh bawa rombongan orang buat bikin pesa di rumah ini.
06:30Pasti udah disiapin sejak lama.
06:32Pak Agus dan para pelayan mungkin sudah diusir duluan.
06:41Kalau aku ribut di sini, ibunya pasti langsung muncul dan bilang aku anak pelayan.
06:47Dan dia yang anak orang kaya.
06:49Aku sangat familiar dengan cara ini.
06:58Kamu masih bisa makan?
07:00Kenapa nggak bisa makan?
07:01Kue ini agak terlalu manis, tapi harganya mahal.
07:05Kalau nggak dimakan malah rugi.
07:07Cepat, makan.
07:13Aku nggak akan makan.
07:17Harusku akui, keluarga Salsa cukup kaya.
07:21Area ini, interior ini, pasti nilainya ratusan miliar, kan?
07:27560 miliar.
07:28Hah?
07:29Kau tahu itu?
07:30Tentu saja.
07:30Sertifikat rumahnya atas nama aku.
07:33Bukannya ini rumah milik Salsa.
07:36Kenapa di sertifikat tertulis namamu?
07:40Karena villa ini memang bukan milik Salsa.
07:43Karena villa ini milikmu, kan?
07:46Akhirnya, akhirnya ada orang pintar.
07:48Pantas saja kamu juara dua tingkat provinsi.
07:53Aku telpon sebentar.
07:56Meski aku nggak tahu apa yang Citarah rencanakan,
07:59kelicikan Salsa memang di luar nalai.
08:08Aku kirim lokasi ke kam, bawa beberapa orang dan siaga di sekitar.
08:24Sekarang semua orang mengira kamu cuma anak pelayan.
08:27Kamu nggak jelasin?
08:28Buat apa dijelasin?
08:30Aku malah nunggu pertunjukan seru.
08:36Lihat, tokoh utama kita datang.
08:45Salsa, ini untukmu.
08:48Wah, romantis sekali.
08:51Bukankah Tuan Haris sangat memanjakan Salsa?
08:55Makasih.
09:02Silah.
09:03Jangan-jangan dia mau melamar.
09:05Apa dia layak untukku?
09:07Salsa, menikahlah denganku.
09:09Terima!
09:10Terima!
09:11Terima!
09:12Terima!
09:13Terima!
09:14Ini yang kamu sebut tontonan seru?
09:16Tentu saja bukan.
09:29Kak, mantap!
09:31Lima terbaik!
09:33Enam, enam!
09:34Enam!
09:35Aduh, sial aku kalah lagi.
09:48Kalau mau bicara langsung aja.
09:50Jangan gak gua kuminum.
09:51Kamu ayahnya Salsa, Pak Sandi, kan?
09:54Terima kasih sudah undang kami ke Mila untuk pesta perayaan Salsa.
09:58Tadi aku lihat Tuan Haris kirim mawar dan cincit.
10:01Dan mau melamar Salsa.
10:03Di momen sepenting ini,
10:05langkah baiknya kalau Paman Sandi juga datang.
10:08Anak orang kaya melamar jalan kecil itu.
10:11Di mana?
10:16Kalian tunggu.
10:17Di sini.
10:18Aku cari uang dulu.
10:20Nanti aku traktir minum banyak.
10:31Datang.
10:35Ternyata keluarga Salsa lebih kaya dari dugaanku.
10:38Hari ini aku harus menaklukannya.
10:40Salsa, cincin ini aku beli dari Paris.
10:43Menikahlah denganku.
10:44Aku akan memperlakukanmu dengan baik.
10:45Salsa!
10:46Kalau mau nikahi putriku, bisa saja.
10:50Hah?
10:51Siapa dia?
10:53Itu siapa?
10:54Siapa?
10:56Kenapa itu dia?
10:57Asal kamu kasih mahar dua miliar.
11:00Aku izinkan dia nikah sama kamu.
11:03Kamu ini siapa?
11:06Lepaskan aku!
11:07Lepaskan!
11:10Aku siapa?
11:12Tadi bukannya kau mau menikahi putriku.
11:15Aku calon ayah mertuamu.
11:23Salsa, sebenarnya ini ada apa?
11:25Aku gak tahu.
11:26Aku juga gak kenal dia.
11:30Kenapa?
11:31Kamu gak kenal aku.
11:32Siapa yang biarkan orang gila ini masuk?
11:34Cepat husir dia!
11:36Satpam!
11:36Cepat kemari!
11:41Dasar anak durhaka gak tahu balas budi.
11:44Kamu sama ibumu yang pelayan itu sempatnya memang sama.
11:47Suka menjilat orang kaya sampai lupa jati diri.
11:50Iya kan?
11:51Ada apa ini?
11:52Tadi dia bilang Salsa itu anak pelayan.
11:55Dia juga bilang.
11:57Dia ayahnya Salsa.
11:59Sekarang giliranku bicara.
12:03Eh!
12:04Kamu ini siapa?
12:07Kalau Salsa nikah, kenapa mahar harus dikasih ke kamu?
12:11Karena dia anak yang aku besarkan.
12:16Salsa, apa sebenarnya yang terjadi?
12:19Aku beneran gak tahu.
12:20Aku gak kenal dia.
12:24Siapa kau?
12:26Cepat pergi!
12:31Menghadapi ayah yang pemabuk memang menyedihkan.
12:33Tapi ini bukan alasan.
12:35Kalian mencelakai keluargaku.
12:39Salsa, kembalilah kehidupan yang pantas buatmu.
12:48Jangan mendekat.
12:49Kalau mendekat, aku lapor polisi.
12:51Ngapain lapor polisi?
12:53Mulai sekarang, kita sudah jadi satu keluarga.
12:56Menantuku.
12:57Uang mahar 2 miliar.
12:59Kapan dikasih ke aku?
13:01Siapa menantumu?
13:03Kau butuh uang kan?
13:04Ini aku kasih.
13:06Di kartu ini ada 2 miliar.
13:09Ambil uangnya dan cepat pergi!
13:16Di kartu ini ada 2 miliar.
13:19Kamu gak menipuku kan?
13:20Sejak kapan kamu jadi sekaya ini?
13:23Salsa itu putri keluarga kaya.
13:25Vila ini saja harganya sudah ratusan miliar.
13:28Untuk mengusir penghomi saja keluar 2 miliar.
13:30Mana mungkin aku bohong?
13:34Kamu haus kan?
13:36Makasih.
13:37Ternyata jadi toko antagonis bodoh itu cukup menyenangkan.
13:43Mengusir penghomi saja keluar 2 miliar.
13:48Citra, kau bicara sembarangan.
13:51Mana mungkin aku bicara sembarangan.
13:53Nona, sebagai pelayan di rumah ini,
13:55aku tentu tahu kondisi keluarga ini.
13:58Aset keluarga Salsa saja mencapai puluhan triliun.
14:03Puluhan triliun?
14:10Puluhan triliun tapi kau mengusirku cuma dengan 2 miliar.
14:13Pantas saja kau dan ibumu tinggal di sini dan gak mau pulang.
14:17Kalian selalu pakai uang buat singkirkan aku.
14:19Jadi aku selama ini dipermalukan.
14:22Sementara kalian di puncak dunia.
14:24Jangan dengarkan omong kosongnya.
14:26Ayah, kasihan sekali kamu.
14:57Di kehidupan sebelumnya dia juga terlibat dalam pembunuhan Citra.
15:02Maaf, Nona.
15:03Ini kelalaanku sampai biarkan pemabuk ini masuk.
15:06Aku akan membawanya pergi.
15:14Aset, Salsa.
15:16Pria yang punya bekas luka itu jauh lebih menakutkan dari pria pemabuk tadi.
15:21Jangan takut.
15:24Kalian semua jangan takut.
15:26Orang ini adalah pengawal keluarga kami.
15:28Karena kelalaian pengawal, kalian jadi terkejut.
15:32Mulai sekarang di sekolah, biaya makan selama satu bulan akan kutanggung.
15:36Benarkah, Salsa?
15:38Syukurlah.
15:39Makasih, Prima Dona Salsa.
15:40Prima Dona Salsa murah hati.
15:42Makasih, Prima Dona Salsa.
15:43Makasih, Prima Dona Salsa.
15:48Maaf, tadi aku...
15:50Gak apa-apa.
15:52Bahkan di kehidupan sebelumnya,
15:53kejadian itu tetap menjadi bayangan yang tak terhapuskan baginya.
15:56Di kehidupan ini, aku gak akan biarkan dia tersakiti lagi.
15:59Aku antar kamu ke sana untuk istirahat.
16:07Istirahat dulu.
16:08Aku keluar sebentar untuk menelpon.
16:16Citra, pemabuk itu kau yang memanggilnya, kan?
16:20Berani cari masalah sama aku.
16:22Hari ini aku gak cuma akan merebut semua milikmu,
16:25tapi juga akan hancurkan hidupmu.
16:46Salsa memang cerdas.
16:48Kebetulan istri Leo kabur.
16:50Salsa terasadar,
16:52dia akan jadi istri Leo.
16:54Leo punya banyak cara
16:55untuk membuatnya patut.
17:05Salsa,
17:07soal lamaran tadi...
17:08Haris,
17:10kita masih belajar.
17:11Soal lamaran,
17:13dibicarakan nanti saja.
17:15Baik.
17:16Sekarang aku,
17:17masih ada urusan yang lebih penting.
17:21soal kejadian hari ini,
17:23aku minta maaf pada kalian semua.
17:24Ayo minum bersama.
17:31Apa maksudmu, Citra?
17:33Salsa mengajak semua minum.
17:48Layan sepertimu,
17:49sumur hidup mungkin gak akan pernah minum anggur sebagus ini, kan?
17:52Salsa berbaik hati menampungmu,
17:53biarkan kamu makan dan minum gratis.
17:55Secara kau sehat,
17:57kamu harusnya bersulang dengannya.
18:01Citra,
18:02kenapa hari ini kau diam saja?
18:04Jangan-jangan,
18:06kau sudah tahu
18:07kalau kau akan kalah.
18:11Aku gak mau bicara sama kalian yang bodoh.
18:14Aku takut kalian menurunkan kecerdasanku.
18:29Dia keterlaluan.
Komentar

Dianjurkan