Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Militer Amerika Serikat menyita kapal tanker minyak berbendera Guyana, Majestic X, di Samudra Hindia pada hari Kamis (23/4/2026). Penahanan ini dilakukan karena kapal tersebut diklaim AS menyelundupkan minyak mentah Iran yang melanggar sanksi AS.

Data pelacakan kapal menunjukkan Majestic X berada di Samudra Hindia antara Sri Lanka dan Indonesia, lokasi yang sama dengan kapal tanker minyak Tifani yang sebelumnya disita oleh pasukan Amerika. Kapal itu menuju Zhoushan, Tiongkok.

Penyitaan ini terjadi sehari setelah Iran menyerang tiga kapal kargo di Selat Hormuz. Sampai berita ini dibuat, belum ada tanggapan langsung dari Iran terkait penyitaan tersebut.

Baca Juga Selat Hormuz Dinamis, Pertamina Terus Koordinasi ke Iran soal 2 Kapal Tanker Tertahan di https://www.kompas.tv/nasional/663784/selat-hormuz-dinamis-pertamina-terus-koordinasi-ke-iran-soal-2-kapal-tanker-tertahan

#as #kapaltanker #china

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/665055/kapal-tanker-majestic-x-yang-menuju-china-disita-as-diklaim-bawa-minyak-iran-langgar-sanksi
Transkrip
00:00Vessel
00:00Sementara itu saudara militer Amerika Serikat menyita kapal tanker minyak berbendera Guyana Majestic 10
00:09di Samudera Hindia pada hari Kamis waktu setempat saudara
00:13Penahanan ini dilakukan karena kapal tersebut diklaim Amerika Serikat menyelundupkan minyak mentah Iran
00:20dan melanggar sanksi dari Amerika Serikat
00:23Data pelacakan kapal menunjukkan bahwa kapal tanker ini berada di Samudera Hindia antara Sri Lanka dan juga Indonesia
00:31dimana ini adalah lokasi yang sama dengan kapal tanker minyak Tiffany
00:35yang sebelumnya juga disita oleh pasukan Amerika Serikat
00:48Korps Garda Revolusi Iran juga merilis sebuah video yang menunjukkan sebuah rudal yang dicat berwarna biru
00:54menyusul permintaan dari seorang anak laki-laki
00:57tanggal dan lokasi pengambilan gambar tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen saudara saat dipublikasikan
01:04sebelumnya saudara ada seorang anak laki-laki Mohamed Karim Muda
01:08yang meminta Garda Revolusi untuk mengecat rudal menjadi warna biru
01:16terima kasih telah menonton!
01:22Terima kasih telah menonton!
01:22Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan