Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sikap Presiden AS, Donald Trump menghadapi Iran di tengah konflik kedua negara kerap berubah.

Tak hanya soal gencatan senjata, namun juga diutusnya perwakilan AS untuk menghadiri perundingan di Islamabad.

Apakah ini berpengaruh terhadap upaya diplomasi? Ataukah menjadi bagian strategi AS menyiapkan serangan selanjutnya?

Simak ulasannya bersama Guru Besar Politik Timur Tengah UIN Jakarta, Ali Munhanif dan Pengamat Militer Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE), Anton Aliabbas.

Baca Juga Detik-Detik Menlu Iran Araghchi Tiba di Pakistan, Berunding Kembali dengan AS? di https://www.kompas.tv/internasional/665124/detik-detik-menlu-iran-araghchi-tiba-di-pakistan-berunding-kembali-dengan-as

#trump #iran #as #amerika

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/665140/trump-kirim-sinyal-ganda-ke-iran-diplomasi-atau-persiapan-serangan
Transkrip
00:04Intro
00:08Gaya komunikasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:11menuai sorotan di tengah konflik dengan Iran yang masih berkecamu.
00:15Pesan-pesan yang disampaikan Trump terkait keputusan dan rencana kebijakan terhadap Iran kerap berubah.
00:22Tak hanya pernyataan yang disampaikan secara langsung,
00:24melalui pesan tertulis di akun Church Social miliknya,
00:27Trump juga beberapa kali menyampaikan kebijakan terhadap Iran.
00:31Hal ini dinilai memperkeruh situasi hingga memicu ketidakpastian dalam diplomasi.
00:36Belum lama ini, jelang gencatan senjata dengan Iran berakhir,
00:40Trump merevisi pernyataannya.
00:42Sebelumnya, Trump sempat menyebut Wakil Presiden Amerika Serikat G.E.D. Vance
00:46tidak akan ikut dalam perundingan tahap selanjutnya di Islamabad.
00:50Namun, pernyataan Trump tersebut direvisi
00:53Dengan memastikan, Vance akan tetap memimpin delegasi berunding dengan Iran.
00:58Kemudian, jelang gencatan senjata berakhir di akun Church Social,
01:02Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menawarkan kesepakatan yang adil dan masuk akal.
01:08Jika Iran menolak, maka Amerika Serikat mengklaim
01:11akan melumpuhkan setiap pembangkit listrik dan jembatan di Iran.
01:15Namun, beberapa jam sebelum batas waktu gencatan senjata dengan Iran berakhir,
01:20Trump menyampaikan keputusan sepihak untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran.
01:25Dalam akun Church Social, Presiden Amerika Serikat Donald Trump bilang,
01:30Berdasarkan fakta bahwa pemerintah Iran sangat terpecah belah,
01:33yang tidak mengejutkan dan atas permintaan marsekal lapangan Asim Munir
01:37dan Perdana Menteri Sebas Sharif dari Pakistan,
01:40kami telah diminta untuk menunda serangan kami terhadap Iran
01:44sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat mengajukan proposal yang terpadu.
01:49Oleh karena itu, saya telah mengerahkan militer kita untuk melanjutkan blokade
01:54dan dalam segala hal lainnya tetap siap dan mampu.
01:57Oleh karena itu, akan memperpanjang gencatan senjata
02:00sampai proposal mereka diajukan dan diskusi diselesaikan.
02:05Yang terbaru, media Israel menyebut,
02:08Amerika Serikat akan mengakhiri gencatan senjata dengan Iran hari Minggu pekan ini.
02:13Pengamat Timur Tengah, Faisal As-Segov menilai,
02:15kesepakatan yang disampaikan Trump seringkali tak sesuai dengan tindakan yang dilakukan Amerika Serikat.
02:20Faisal As-Segov menduga,
02:23gencatan senjata yang dilakukan Amerika Serikat adalah strategi untuk mempersiapkan serangan selanjutnya.
02:29Di satu sisi, retorika yang disampaikan Trump tidak sesuai dengan kenyataan
02:33dan juga berlawanan dengan tindakan yang mereka lakukan
02:36ketika Trump minta Brunding ingin mencapai gencatan senjata segera dengan Iran.
02:42Tapi di sisi lain, ternyata dari laporan termasuk bocoran dari Israel,
02:46ternyata Amerika bersama Israel sedang mempersiapkan serangan kembali
02:50dan terutama ditargetkan terhadap para pemimpin,
02:54baik sipil maupun militer Iran.
02:56Jadi Amerika berusaha seolah-olah
02:58bahwa mereka memang sedang melakukan gencatan senjata
03:02dan ini memang secara sepihak
03:03Trump memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu.
03:08Tapi di sisi lain,
03:09yaitu seperti bocoran Israel maupun laporan CNN
03:12ternyata sedang mempersiapkan serangan tiba-tiba.
03:16Pernyataan Trump terkait keputusan dan rencana kebijakan terhadap Iran
03:19yang seringkali berubah
03:21memicu ketidakpastian dalam diplomasi.
03:23Apakah benar ini strategi Trump
03:25untuk mempersiapkan serangan yang lebih besar?
03:28Atau pertanda Amerika Serikat kewalahan menghadapi Iran?
03:40Sikap Presiden Amerika Serikat Donald Trump
03:42terkait kebijakan terhadap Iran
03:44di tengah konflik kedua negara
03:45kerap berubah.
03:47Tidak hanya soal gencatan senjata,
03:49namun juga soal diutusnya perwakilan AS
03:51untuk menghadiri perundingan di Islamabad.
03:53Apakah ini berpengaruh dengan upaya diplomasi?
03:57Ataukah menjadi bagian strategi Amerika Serikat
03:59menyiapkan serangan selanjutnya?
04:01Kita akan bahas bersama dengan Ali Munhanif,
04:04Guru Besar Politik Timur Tengah UIN Jakarta
04:07dan penggamat Militer Center for Intermastic and Diplomatic Engagement
04:11atau site Anton Ali Abbas.
04:13Selamat pagi Prof. Ali dan Mas Anton.
04:16Selamat pagi Mas Bruna dan selamat pagi
04:19beberapa pemirsa Kompos TV di seluruh petan air.
04:22Baik, saya ke Prof. Ali terlebih dahulu.
04:24Prof. Ali, dari mulai tanggal 28 Februari
04:27sampai sekarang kita perhatikan
04:29pernyataan dari Trump ini selalu berubah-ubah.
04:32Mungkin sudah menjadi perhatian umum juga gitu.
04:36Apa yang disebutkan Trump ini seperti mencela-mencela.
04:39Kalau Anda melihatnya, mungkin akhir-akhir ini gitu, Prof.
04:43Apakah kemudian pernyataan Trump yang mencela-mencela ini
04:46adalah bentuk kewalahan menghadapi Iran
04:49atau justru memang ini strategi bikin bingung lawan gitu?
04:53Yang jelas tentu saja semua orang menilai bahwa ini
04:59gaya kepimpinan Trump ya.
05:01Jadi tidak mau ditembak lebih dulu,
05:04lalu kemudian gampang sekali meremehkan orang.
05:07Orang bertanya pun kadang-kadang kebalikan dengan pertanyaan
05:11yang tadi mencela-mencela dan sebagainya.
05:13Tapi satu hal yang pasti adalah bahwa
05:17semakin terlihat bahwa perang Amerika Serikat
05:22pas Israel melawan Iran
05:25sebenarnya bukan suatu perang yang dilandasi
05:29pada satu ideologi tertentu,
05:31motif dengan parameter kekno,
05:35sehingga bagi Trump sendiri sulit untuk bisa mengukur
05:39bagaimana parameter untuk memenangkan perang tadi itu
05:43selalu berubah.
05:45Contohnya pada awalnya tentu saja adalah masalah
05:48pengayaan uranium Iran dalam program nuklirnya
05:51untuk perdamaian,
05:53lalu kemudian setelah itu berubah lagi regime change,
05:56tapi setelah regime change gagal juga
05:59lalu berubah lagi dan seterusnya.
06:01Nah, gaya kepimpinan Trump distrukturkan oleh
06:05ketidakmampuan Amerika sendiri
06:07mendefinisikan apa sebenarnya tujuan perang ini
06:10sampai berlarut-larut semacam ini.
06:13Yang kedua tentu saja adalah bahwa
06:15bagi kita semua,
06:17Trump tampaknya ingin mendominasi
06:19dalam proses-proses negosiasi
06:22sehingga sebagai dengan latar belakang pengusaha ya,
06:27dia mungkin mau menampilkan diri sebagai
06:31bahwa semua bisa diatur dengan
06:33bisnis-bisnis dan dagang
06:35dalam konteks itulah,
06:37lalu kemudian semua sikapnya pada Iran
06:39seringkali tidak fokus.
06:43Yang kedua tentu saja adalah
06:45berubah kanan-kiri
06:47untuk bisa mendorong Iran
06:50betul-betul terpocok dalam proses negosiasi tadi itu.
06:53Dalam konteks itu sebenarnya
06:54gaya kepimpinan Trump sebenarnya
06:57khas gaya seorang pengusaha hitam begitu
07:01untuk terus-menerus mengalihkan fokus
07:04pembicaraan tentang perdamaian.
07:06Bahkan ketika Iran sudah dengan sangat dibuka,
07:11mau duduk dalam proses perundingan di Islamabad,
07:16misalnya mengajukan 10 poin yang dituntut Iran,
07:20itu artinya Iran sudah mengalah sebenarnya
07:22dalam kemenangan yang sekarang ini
07:27secara sementara diperoleh oleh Iran.
07:29Tapi Trump tetap saja mengubah sana-sini
07:31sehingga yang terjadi adalah
07:33bahwa sulitnya kita mengukur
07:34apa sebenarnya tujuan perang ini
07:36bagi Amerika maupun bagi Israel.
07:39Kalau Israel jelas bahwa
07:42semuanya sangat dia mainkan,
07:45bisa dia mainkan sebagai kartu liar
07:48untuk menekan Iran yang terus-menerus
07:50tidak setuju dengan semacam ancaman
07:53existential threat dari
07:54keberadaan Israel di Timur Tengah.
07:56Tetap pada Amerika,
07:57Trump adalah satu sosok presiden
08:00yang tampaknya ingin mengarahkan
08:02jalannya perundingan,
08:03tapi tidak punya ukuran yang tegas.
08:06Apa sebenarnya yang ingin dicapai
08:07dalam perang ini?
08:09Oke, gaya kepemimpinan yang
08:11mungkin mengalihkan fokus lawan.
08:13Kalau menurut Anda, Mas Anton,
08:14setujukah dengan pandangan tersebut
08:16bahwa ini adalah memang gayanya
08:18Trump saja untuk mengalihkan fokus.
08:20Apakah kemudian ini bisa menjadi
08:22keuntungan bagi Amerika Serikat
08:23atau malah menjadi bumerang
08:25buat Amerika sendiri?
08:27Ya, kalau dalam politik itu
08:29tidak ada yang kebetulan, Mas Brie.
08:32Semua itu pasti ada targetnya.
08:35Jadi, bagi saya sih satu,
08:37bahwa ucapan Trump yang kita lihat
08:39secara sepintas dengan Menjelay-Menjelay,
08:42itu jelas dia punya target tertentu.
08:44Misalnya, kenapa terkait gencatan senjata,
08:48walaupun kemudian tetap disertai
08:50dengan blokade,
08:51itu juga ada respon.
08:53Jadi, ada respon pasar yang positif
08:54di dalam domestik Amerika Serikat,
08:56lalu walaupun kemudian pasar
08:58di harga minyak dunia tetap naik.
09:01Jadi, ada target-target kecil
09:02yang memang dia capai
09:03dengan dia berubah-berubah.
09:04Itu satu.
09:05Kedua, memang itu sebenarnya
09:07adalah strategi dan taktiknya Trump
09:11ketika dia bermain dalam perang ini.
09:15Bagaimana kemudian
09:16dia ingin menciptakan kebingungan
09:18dan ketidakpastian.
09:20Dengan kata lain,
09:21bahwa saya melihatnya
09:22bahwa audiensnya itu ada banyak,
09:23ada banyak.
09:24Ada banyak, tidak hanya pada Iran, gitu.
09:26Jadi, tapi juga pada koalisinya,
09:28pada target yang lebih luas.
09:29Kenapa?
09:30Karena mereka, dia ingin,
09:31ketika perang ini dia
09:32hanya berdiri sendiri,
09:34maka mau tidak mau,
09:35kemudian dia harus memaksa.
09:37Jadi, ini adalah bagian dari
09:38juga memaksa pada pihak lain
09:40yang ikut terdampak dan terkait
09:42untuk juga berpikir ulang
09:43apakah mereka ingin benar-benar menjauh
09:45atau tetap ingin,
09:47walaupun tidak mendukung,
09:48tapi tetap membantu
09:51secara tidak langsung, gitu.
09:52Itu yang saya lihat.
09:54Karena bagaimanapun juga
09:55ketika kita bicara tentang Trump ini,
09:58Trump memang selalu
09:59dia menyatakan pendapat, gitu ya.
10:02Terkadang terukur,
10:03terkadang tidak terukur.
10:04Tapi memang kita harus lihat lagi,
10:06kembali dengan
10:07apa yang dia lakukan.
10:08Jadi, harus ada kombinasi
10:10antara perkataan dengan kebijakannya.
10:12Itu yang kemudian
10:13yang harus kita perhatikan
10:14ketika perkataan dan kebijakan itu
10:16secara berkelsinambungan,
10:18misalnya,
10:18itu berjalan beriringan,
10:20artinya itu yang harus kita perhatikan, gitu.
10:22Dalam hal ini, misalnya,
10:23apakah dia ingin mundur
10:26terkait blokade, gitu.
10:27Itu kan antara dia ucapan,
10:29tadi yang dibilang di Medsos,
10:31dan apa yang dilakukan di lapangan,
10:33itu kan berjalan beriringan.
10:34Artinya apa?
10:35Artinya ya,
10:35memang itu adalah kebijakan yang serius dilakukan.
10:37Tapi untuk yang lain,
10:39itu jangan-jangan,
10:40memang pesannya
10:40tidak hanya dibagikan kepada Iran,
10:42tapi pesannya adalah
10:42bagikan kepada yang lain-lain.
10:44Itulah kenapa, misalnya,
10:47Spanyol, gitu.
10:48Jadi, Spanyol,
10:48yang selalu pengkritik keras.
10:50Dari awal,
10:51Spanyol,
10:51dia tidak mengizinkan,
10:53misalnya,
10:54ruang udaranya dilintasi oleh pesawat Iran.
10:55Dan belakangan ini,
10:56ada pesawat-pesawat Amerika Serikat
10:58yang tetap juga melintasi Spanyol, gitu.
11:02Lantas apa?
11:02Jadi, dengan kata lain,
11:04jangan-jangan, gitu.
11:05Jadi, itu adalah bagian dari alat negosiasinya
11:07Trump dengan berbagai pihak.
11:08Kenapa kemudian
11:09dia terlihat,
11:11kemudian ada
11:12ucapan-ucapan
11:13yang terkadang tidak konsisten
11:14satu sama lain.
11:15Kadang-kadang dia menebar
11:16ancaman, dan lain-lain.
11:17Dan itu sebenarnya,
11:18saya melihatnya adalah
11:20itu menjadi pattern.
11:21Jadi, kalau menjadi pattern,
11:22itu adalah memang
11:23gayanya, gitu.
11:24Jadi, gaya dan strateginya
11:25yang diterapkan oleh Trump
11:26dalam peperangan ini,
11:28Mas Play.
11:29Oke, yang kita perhatikan ya,
11:30itu tadi,
11:30kesesuaian antara
11:31omongan yang mana
11:32dengan kebijakan yang apa.
11:33Jika sesuai,
11:34berarti memang itulah
11:35maksud dia.
11:36Tapi,
11:36saya mau ke Prof. Ali lagi.
11:37Prof,
11:38kalau tadi misalnya
11:39Pak Anton bilang bahwa
11:40banyak audiens yang harus
11:42dipuaskan oleh Trump
11:43dalam tanda kutip.
11:44Misalnya,
11:45untuk pernyataan A,
11:46ini untuk memuaskan
11:48pendukungnya,
11:48atau mungkin menjaga
11:49muka dia di mata global.
11:50Tapi, di sisi lain juga,
11:51pernyataan yang B,
11:53ini adalah untuk menjaga
11:54pasar di dalam negeri,
11:56misalnya,
11:56agar tetap stabil.
11:57Kemudian,
11:58jika pernyataan
12:00tidak konsisten ini
12:00terus berulang,
12:01Pak Prof. Ali,
12:03apakah ini tidak
12:03kemudian merugikan
12:04posisi Amerika Serikat
12:06dalam diplomasi,
12:06misalnya?
12:09Dalam konteks
12:10posisinya dengan Iran,
12:11tentu saja,
12:12tidak ada yang dirugikan.
12:13Mengingat bahwa
12:14posisi super power,
12:15katakanlah,
12:16dengan kekuatan militer
12:18yang dia memiliki,
12:19Trump bisa
12:19melakukan semacam
12:21ancaman apa saja,
12:23membuat
12:24ukuran-ukuran
12:25dalam
12:26proses negosiasi
12:27apa saja,
12:28termasuk
12:28mengambil kebijakan.
12:30Tapi,
12:30apa yang harus kita
12:32perhatikan adalah
12:32bahwa
12:35Iran,
12:36makin lama,
12:37semakin kehilangan
12:37press.
12:38Semakin
12:39susah untuk
12:40membangun
12:41suatu level
12:42kepercayaan
12:43pada Amerika
12:43dengan berbagai
12:45manuver
12:47yang dijalankan
12:48oleh Trump,
12:48itu semakin lama,
12:50semakin
12:50memperpanjang
12:51krisis
12:52dan
12:54suasana ketidakpastian
12:56antara Iran
12:56dan Amerika tadi itu.
12:58Disitulah
12:58kita bisa menangkap
13:00mengapa
13:00misalnya
13:03Trump
13:03jalan sekali
13:04merespon
13:05tuntutan-tuntutan
13:06yang diinginkan
13:08Iran.
13:08Sama sekali tidak
13:09tidak direspon
13:11padahal
13:12itu basic
13:12atau katakanlah
13:14menjadi semacam
13:14landasan
13:15bagaimana
13:16kalau
13:17perundingan
13:18terjadi
13:19tapi
13:19tuntutan-tuntutan
13:21tadi itu
13:21dan syarat
13:22tadi itu
13:23tidak dipenuhi
13:24oleh Trump.
13:24Pada tingkat itu
13:25sebenarnya
13:26kita harus
13:28menyesalkan
13:29menyayangkan
13:30bahwa
13:31tingkat
13:32ketidakpercayaan
13:33Iran pada
13:33Amerika
13:34semakin lemah
13:35semakin tinggi
13:35dan kita lihat
13:36misalnya
13:37banyak sekali
13:38komentar-komentar
13:39dari
13:40pihak Iran
13:41untuk
13:42terus-menerus
13:44menekan
13:45bahwa program
13:47nuklir tetap
13:47berjalan
13:48lalu kemudian
13:49tidak ada
13:50kejadian
13:52sejajah
13:52ketuali
13:53apa yang
13:53diinginkan
13:54Iran.
13:54Iran dalam bahasa ini
13:55sebenarnya tidak
13:56mengancam
13:57sama sekali
13:58tidak ada
13:58ancaman-ancaman
13:59yang diberikan
14:00pada
14:00Amerika
14:01tetapi
14:03sifatnya
14:03responsif
14:04yakni
14:05kenyataan
14:06bahwa
14:07kalau Amerika
14:08menyerang kita
14:09kita juga akan
14:10membalas
14:10menyerangnya
14:12di tingkat itu
14:12sebenarnya
14:13satu hal
14:15yang harus
14:16dicapai
14:17dalam
14:17upaya
14:18mendorong
14:19perundingan
14:20terjadi di
14:20Islamabad
14:21yang
14:21tahap kedua ini
14:23adalah
14:23beri
14:25Iran
14:25suatu
14:26level
14:27kepercayaan
14:27yang
14:27memungkinkan
14:29mereka
14:29untuk bisa
14:30memegang
14:30apa yang
14:31dilakukan oleh
14:32Trump
14:32betul-betul
14:33bisa
14:34diterimiti
14:35bisa direspon
14:36dan bisa
14:37dianalisis
14:38dalam proses-proses
14:39penuringan
14:39yang saya kira
14:40akan
14:41memakan waktu
14:42lama
14:42pada tingkat itu
14:43sebenarnya
14:44Trump
14:45sepertinya
14:46memberi ruang
14:47pada Israel
14:48untuk
14:48menjadi semacam
14:50freerider
14:51semacam
14:52penunggang
14:52bebas dia
14:53setiap kali
14:54ada perundingan
14:55Israel
14:56memainkan
14:57penyerangan
14:58terhadap
14:58Hezbollah
14:59Lebanon
15:00lalu kemudian
15:00yang terakhir
15:01di Gaza
15:03menembak
15:04iring-iringan
15:06pemakaman
15:06jenazah
15:07dan sebagainya
15:08yang semuanya
15:08menjadikan
15:09orang
15:11tidak lagi
15:11percaya
15:12baik Trump
15:13maupun Israel
15:13apakah betul
15:16genjatan-senjatan
15:17yang kita lewati
15:18ini betul-betul
15:18dalam
15:19fase
15:20kita mempersiapkan
15:21perundingan
15:22nah
15:22misalnya
15:23Trump sekarang
15:24memberi deadline
15:25bahwa
15:25minggu ini
15:26berhasil atau tidak
15:27berhasil
15:28kita akan tetap
15:30Amerika akan tetap
15:31melakukan
15:32sesuatu
15:33tindakan
15:33yang
15:34terus akan
15:35menekan
15:35Iran
15:35untuk
15:36maju ke
15:37meja perundingan
15:38tetapi kan
15:38kita tidak bisa
15:39dengan retorika
15:40Trump
15:41semacam itu
15:44membuat
15:45kita
15:45Iran
15:46katakanlah
15:46begitu
15:47percaya
15:47bahwa
15:48langkah-langkah
15:49untuk menuju
15:50perundingan
15:50itu betul-betul
15:51didasarkan
15:52pada satu
15:53tahapan-tahapan
15:54yang terukur
15:54tahapan yang bisa
15:56betul dicermati
15:57apa yang kira-kira
15:58akan direspon
15:59oleh Iran
16:00Amerika
16:00maupun
16:01Israel
16:02dan Hezbollah
16:03misalnya saja
16:03untuk mendorong
16:06perang ini
16:06harus diakhiri
16:07secepat-cepatnya
16:09hampir semua pihak
16:11Iran dan Amerika
16:12sebenarnya
16:13juga menginginkan
16:14perang ini selesai
16:15sebenarnya
16:15tetapi mereka juga
16:17ingin mengklaim
16:18bahwa
16:19perang ini
16:22dimenangkan oleh
16:23masing-masing pihak
16:24dan itu
16:24penting bagi Iran
16:26di dalam negeri
16:27maupun
16:29bagi Trump
16:30di luar negeri
16:31jadi
16:31disitu
16:32pesan yang ingin
16:33disampaikan
16:34Trump tampaknya
16:34bahwa
16:35dia tidak ingin
16:36didekti
16:37dalam perundingan-perundingan
16:39yang akan dilakukan
16:39di Islamabad
16:40mendatang ini
16:41dengan retorika
16:42yang sangat
16:44absurd gitu
16:46memainkan
16:47kata-kata
16:48dan kalimat
16:49dengan cara-cara
16:50yang sangat menekan
16:51menyerang
16:51dan seterusnya
16:52saya percaya
16:53bahwa
16:54niat baik Amerika
16:55masih terus-menerus
16:56diuji oleh Iran
16:57dan juga
16:58sejumlah negara
17:00yang menjadi
17:00mediator
17:01dalam proses perundingan itu
17:02sehingga
17:03sampai saat ini
17:04kita pun
17:05tidak bisa memastikan
17:06apakah
17:07genjata masih
17:07genjata masih berlaku
17:09apakah perundingan
17:10betul-betul akan dilakukan
17:12karena parameternya
17:14yang belum diterima
17:15itu
17:15dan semuanya
17:17mengklaim bahwa
17:18mereka lah
17:19pemenang dalam
17:20pekerangan ini
17:21oke ini dia
17:22yang gak jelas gitu ya
17:23soal genjata-genjata ini
17:24sampai kapan
17:25karena Amerika Serikat
17:26juga bilang ke Israel
17:27bahwa
17:28genjata akan berakhir
17:29di hari Minggu
17:30padahal sebelumnya juga
17:31Amerika Serikat
17:32atau Trump ini bilang
17:33bahwa tanpa batas waktu
17:34saya ke Mas Anton
17:35Mas Anton
17:36ini soal kepercayaan
17:38tadi disoroti oleh
17:39Prof Ali
17:40seperti apa kemudian
17:41diplomasi ke depannya
17:43kemungkinan antara
17:44Amerika Serikat
17:45dan juga Iran
17:46ini bertemu lagi
17:47semakin jauh dong berarti
17:48karena tidak ada
17:49kepercayaan juga
17:49dari Iran ke Amerika Serikat
17:52satu Mas
17:53update-nya adalah
17:55Menlu Iran
17:57itu araksi
17:59saat ini sedang ada
18:00di Islamabad
18:00dan bertemu dengan
18:03pemimpin senior
18:04dari
18:04pejabat jadat senior
18:05dari Pakistan
18:07berbicara tentang
18:09banyak hal
18:10termasuk juga
18:11potensi perdamaian
18:12walaupun juga
18:13mereka menyatakan
18:14mereka tidak ingin
18:15untuk bernegosiasi
18:16dengan
18:16Amerika Serikat
18:18itu satu
18:19dan juga
18:20walaupun juga ini
18:21baru
18:22Menlu dan
18:23Ketua Parlemen
18:25Alibaf
18:26masih belum
18:26belum mendapat kabar
18:28apakah dia akan
18:28datang atau tidak
18:29sementara
18:30misalnya tim
18:30perunding dari
18:31Amerika Serikat
18:32memang akhir pekan ini
18:33juga akan datang
18:34ke Islamabad
18:34meskipun misalnya
18:36Wapres Jarevans
18:37yang masih belum jelas
18:38karena masih menunggu
18:39apakah misalnya
18:40nanti
18:41Ketua Parlemen Iran
18:42akan jadi datang
18:43atau tidak
18:43karena kalau misalnya
18:44jadi datang
18:44maka memang Jarevans
18:45juga akan datang
18:46jadi harapannya itu
18:47jadi bahwa ada
18:49jadi secara niat baik
18:50untuk berdamai
18:51sebenarnya dua
18:52para pihak itu ada
18:53tapi kan memang
18:54tidak
18:55niat baik saja
18:56tidak cukup
18:56karena mereka butuh
18:58berunding dan lain-lain
18:59tapi jadi menarik
19:01bahwa kemudian
19:02saya dapat kabar
19:03misalnya bahwa nanti
19:05Menlu
19:05Iran ini
19:06nanti juga akan
19:07berkunjung ke Moskow
19:08dalam rangka juga
19:09dalam apa namanya
19:10untuk bagaimana
19:11mengakhiri konflik ini
19:13jadi
19:13ini menjadi menarik
19:15bahwa upaya diplomatik
19:16yang dilakukan oleh
19:18banyak pihak
19:19tanpa sadar
19:19memang
19:20masih terus
19:21diupayakan
19:21atau itu
19:22kemudian
19:23menjadikan
19:24Menlu Iran
19:26mau datang
19:27ke Islamabad
19:28itu jadi
19:28tapi lagi-lagi ya
19:30karena memang
19:31ketika cerita tentang
19:32Hormuz
19:32ini yang paling
19:33rumit
19:35karena apa
19:35karena
19:36sampai kemarin
19:38misalnya
19:38Menteri Perang
19:39Amerika Serikat
19:40Pirhekset
19:40Tokoim masih
19:41masih terus
19:42berkeras bahwa
19:44blok ada
19:45akan tetap dilakukan
19:46jadi ini yang memang
19:47seakan-akan menjadi
19:49salah satu
19:49political bargain
19:51dari dua pihak
19:52untuk saling mengunci
19:53jadi siapa yang mau ingin
19:54melemah pada
19:55di bagian awal ini
19:57jadi bagi saya
19:59kedatangan
19:59Menlu
20:00Iran ke
20:01Pakistan
20:02itu adalah
20:03salah satu
20:04sinyal baik
20:05sinyal baik
20:06bahwa
20:06harapannya
20:07deeskalasi ini
20:08bisa terus berlanjut
20:09karena
20:09kalau misalnya
20:10ini terus
20:12ketegangan di Hormuz
20:13ini terus meningkat
20:14maka tentu saja
20:15yang ada
20:16adalah memang
20:17eskalasi
20:17jadi kalau misalnya
20:18ditanya tadi
20:20apakah ada
20:20upaya diplomat
20:21ini hari ini
20:22mudah-mudahan
20:24di akhir pekan ini
20:26ada upaya-upaya
20:27diplomatik
20:28yang kemudian
20:29masih bisa terus
20:30berkembang
20:30tidak langsung
20:31padam
20:32karena
20:33tentu kita akan
20:34lihat
20:35bagaimana kemudian
20:36hasil percakapan
20:38antara
20:38Menlu
20:39Iran
20:40dengan
20:40pejabat senior
20:41dari Pakistan
20:42karena memang
20:42negosiasi yang
20:44berlangsung
20:44tidak
20:46secara
20:47direct
20:47tidak secara
20:48tata muka
20:48secara
20:49langsung
20:50tapi kan
20:50memang
20:50ada
20:52messenger
20:54peran messenger
20:56yang dilakukan oleh
20:57Pakistan
20:57jadi saya menduga
20:58percakapan ini
20:59juga adalah
21:00untuk menyampaikan
21:01bagaimana
21:02posisi Iran
21:02terakhir
21:04terkait
21:04perundingan ini
21:05nah ini yang
21:06kita masih
21:07menunggu
21:07apakah
21:08ada
21:10secercah
21:11kabar gembira
21:12gitu ya
21:12kabar gembira
21:14dibalik
21:14ada banyak
21:15pihak yang
21:16mencoba
21:16mengupayakan
21:17di eskalasi
21:18dari perang
21:19dan Amerika Serikat
21:20mas
21:20kita percaya
21:21memang pasti ada
21:22negosiasi
21:23ataupun
21:23diplomasi
21:24di belakang
21:24gitu ya
21:25mas Anton
21:25terkait dengan
21:27dua negara ini
21:28Amerika Serikat
21:28dan juga Iran
21:29tapi
21:29saya mau ke
21:30Prof Ali
21:30ini selalu ketika
21:32sudah ada
21:32komunikasi di belakang
21:34yang mungkin
21:34sudah berjalan
21:35ada progresnya
21:35seperti itu
21:36kemudian
21:37pernyataan Trump
21:37bikin heboh lagi
21:38pecah lagi
21:39berlawanan lagi
21:40dengan apa yang
21:40kemudian
21:41dinegosiasikan
21:42di belakang
21:42nah Prof Ali
21:44kalau Anda melihat ya
21:45apa yang seharusnya
21:45dilakukan Amerika Serikat
21:47untuk gaya komunikasi
21:48Trump
21:48apakah memang
21:49gaya komunikasi ini
21:50harus dihentikan
21:50supaya
21:52diplomasi yang ada
21:53di belakang ini
21:54bisa berjalan dengan
21:54mulus
21:55atau seperti apa
21:56Prof
21:57saya kira
21:58menghentikan
21:59gaya
22:00diplomasi
22:01atau katakan
22:02retorika
22:02yang dilakukan
22:04Trump
22:04saya kira
22:05suatu hal yang
22:06tidak mungkin
22:07bisa dibilang
22:08mustahil
22:08karena itu
22:09bagian dari
22:10strategi
22:11untuk
22:11side war
22:13dalam Iran
22:14atau kata
22:14klaim-klaim
22:15kemenangan
22:16dan mobilisiasi
22:17yang terus-menerus
22:18akan dia lakukan
22:18tapi satu hal
22:20adalah bahwa
22:21sejauh
22:22kita menangkap
22:23pesan
22:23Donald Trump
22:24yang itu
22:25bisa
22:28dilihat
22:29ukurannya
22:30bahwa ini
22:30betul-betul
22:31merupakan
22:31kebijakan
22:32dan ini
22:33merupakan
22:33kayak bunga-bunga
22:35dalam kebijakan itu
22:36saya kira
22:37itu sudah
22:38bagus
22:38disitulah
22:39sebenarnya
22:40kita harus
22:42memberi
22:44apa namanya
22:44tidak membuka
22:45ruang
22:45bagi pihak
22:47manapun
22:47untuk
22:48semacam tadi
22:48yang saya sebutkan
22:49sebagai free rider
22:50jadi
22:50Israel seringkali
22:52mendapat
22:53kesupan gitu
22:55untuk bisa
22:56melakukan
22:56dan menggagalkan
22:58perundingan
22:58atau katakanlah
22:59menggagalkan
23:00genjatan-genjatan sebelumnya
23:02atau bahkan
23:04bisa
23:04menjadikan
23:06eskalasi baru
23:07dengan gaya-gaya
23:09yang sangat
23:10militaristik
23:11disitulah
23:12sebenarnya
23:12Trump semestinya
23:13atau katakanlah
23:14pengambil kebijakan
23:15perkehanan di
23:17Pentagon
23:17maupun di
23:18Washington
23:19itu
23:21betul-betul
23:22menata
23:23menjaga
23:24perundingan
23:25tetap
23:26bisa berlangsung
23:27dan
23:27dengan
23:28parameter-parameter
23:29yang disepakati
23:30tadi itu
23:30dua belah pihak
23:32betul-betul
23:33maju ke perundingan
23:34apa yang disampaikan
23:35oleh Mas Anton
23:36sebenarnya
23:37sangat strategis
23:37jadi
23:37soal
23:38sulat-sulat
23:39hormus saja
23:39kalau saja
23:41dua belah pihak ini
23:42bisa
23:42meredam
23:44sebagai ketegangan
23:45di sulat
23:45hormus
23:45Trump mungkin
23:47tidak
23:49terlalu
23:49berkepentingan
23:50itu
23:50dengan
23:52kata-kata
23:53atau katakanlah
23:54kalimat-kalimat
23:55yang
23:55terus menekan
23:56mengancam
23:57dan bahkan
23:58tidak bisa diukur
23:59perubahan-perubahan
24:00yang ada dalam
24:01kalimat-kalimat
24:02Trump
24:02pada tingkat itu
24:03efek dari apa
24:05yang dilakukan
24:05Trump
24:06sebenarnya
24:06bukan
24:07soal
24:08Irannya
24:09tetapi adalah
24:11gangan
24:11yang terus-menerus
24:12terjadi
24:12di sulat
24:13hormus
24:13dan
24:14efek terhadap
24:15ekonomi global
24:16saat ini
24:16kita tahu persis
24:18bahwa
24:18kenaikan
24:19BBM
24:20sulitnya
24:20sumber
24:21bahan menthol
24:23untuk bisa
24:23membuat
24:24semacam
24:25fertilizer
24:25atau pupuk
24:26katakanlah
24:27begitu
24:27gas dan sebagainya
24:29dipicu oleh
24:30ketidakpastian
24:30karena
24:31gaya diplomasi
24:33Trump
24:33yang tidak bisa
24:34ditubat
24:35nah
24:36di tingkat itu
24:37saya kira
24:38kita harus
24:39mengajukan
24:40satu
24:41keinginan
24:42katakanlah
24:42begitu ya
24:43tuntutan
24:43supaya
24:44pihak Amerika
24:47mengirim
24:47orang-orang
24:48yang betul-betul
24:49bisa dipercaya
24:49datang
24:51kerundingan
24:51di Islamabad
24:52yang akan
24:52datang ini
24:53dengan harapan
24:54bahwa
24:55kita bisa
24:56mengabekkan
24:57sejumlah
24:57hal-hal
24:58yang betul-betul
24:59tidak bisa kita
25:00percaya
25:01dari
25:01Donald Trump
25:02nah
25:02tapi
25:03para perunding
25:04jururunding
25:04katanya
25:05akan ada
25:06dua orang
25:06saya lupa
25:08namanya
25:08tapi kira-kira
25:09petinggi dari
25:09Washington
25:09untuk
25:11memimpin
25:11perundingan
25:12di Islamabad
25:13dan
25:13mungkin akan
25:15bertemu dengan
25:15Menteri Luar Negeri
25:17apa yang
25:17Iran
25:18apa yang
25:19belum pasti
25:19adalah
25:20ketelibatan
25:21Menteri
25:22apa
25:23pertahanan
25:24Iran
25:26yang biasanya
25:27justru
25:27dia
25:28pada
25:29perundingan
25:29yang sebelumnya
25:30itu merupakan
25:31pimpinan delegasi
25:32Iran
25:32untuk
25:33perundingan
25:33perang Iran
25:34sekarang ini
25:35oke
25:36sebelum kita
25:36nanti
25:37lihat nanti
25:37siapa yang dikirim
25:38kita harapkan
25:39kedua pihak ini
25:40sepakat dulu lah
25:42untuk negosiasi
25:42gitu ya
25:43untuk bertemu lagi
25:43di Islamabad
25:44kita nantikan
25:45siapa yang
25:45kuat-kuatan ini
25:47tahan-tahan
25:47dengan tekanan ekonomi
25:49dan siapa yang masih
25:50kuat-kuatan juga
25:51untuk kekeh
25:52kemudian berbicara
25:53di muka publik
25:55dengan cara menekan
25:56siapa yang kuat
25:58antara keduanya
25:59kita nantikan bersama-sama
26:00terima kasih
26:01Prof. Ali Mohamif
26:03Guru Besar
26:04Politik Timur Tengah
26:05UIN Jakarta
26:06dan juga Mas Anton Ali Abbas
26:07pengamat militer
26:08SAID
26:08sudah bergabung bersama kami
26:10di Sampai Indonesia Pagi
26:11selamat pagi
26:13selamat pagi
26:14Mas Prima
Komentar

Dianjurkan