Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi menelusuri agen penyalur pekerja rumah tangga yang tewas dan terluka usai nekat kabur dengan melompat dari lantai 4 rumah majikannya.

Penelusuran agen dilakukan polisi karena pekerja rumah tangga yang tewas berinisial D, berusia 15 tahun, atau merupakan anak di bawah umur.

Selain menelusuri agen penyalur PRT, polisi telah memeriksa empat saksi dan pemilik rumah sekaligus majikan dua pekerja rumah tangga yang kabur dengan melompat dari lantai 4.

Sebelumnya, pekerja rumah tangga berinisial D tewas dan R terluka usai nekat melarikan diri dengan cara melompat dari lantai 4 sebuah rumah di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

R langsung dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Tanah Abang, Jakarta Pusat, karena mengalami patah tulang tangan dan kaki usai melompat dari lantai 4.

R dan D diduga nekat melompat dari lantai 4 karena mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari majikannya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga 2 WN Rusia Terjebak di Tebing Pecatu Bali, Dievakuasi dengan Helikopter! | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/665025/2-wn-rusia-terjebak-di-tebing-pecatu-bali-dievakuasi-dengan-helikopter-kompas-petang

#prt #pekerjarumahtangga #agen #penyalurprt #majikan

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/665044/2-prt-lompat-dari-lantai-4-rumah-indekos-di-jakpus-1-orang-tewas-dan-1-terluka-kompas-petang
Transkrip
00:00Informasi berikutnya saudara, polisi menelusuri agen penyalur pekerja rumah tangga yang tewas dan terluka
00:06usai nekat kabur melompat dari lantai 4 rumah majikannya.
00:18Penelusuran agen dilakukan polisi karena pekerja rumah tangga yang tewas berinisial D,
00:24berusia 15 tahun atau merupakan anak di bawah umur.
00:27Selain menelusuri agen penyalur PRT, polisi telah memeriksa 4 saksi dan pemilik rumah sekaligus majikan 2 pekerja rumah tangga yang
00:37kabur
00:37dengan melompat dari lantai 4.
00:48Sat PPA-PPO Presmetro Jakarta Pusat melakukan penyelidikan terkait dugaan ekspektasi anak di bawah umur
00:57dari kedagangan orang yang kemungkinan memberikan jasa atau menggunakan jasa anak di bawah umur yang korban ini.
01:10Sebelumnya pekerja rumah tangga berinisial D, tewas, dan R terluka.
01:16Usai nekat melarikan diri dengan cara melompat dari lantai 4 sebuah rumah di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang Jakarta Pusat.
01:24R langsung dibawa ke rumah sakit Angkatan Laut Mito Harjo, Tanah Abang Jakarta Pusat
01:31karena mengalami patah tulang tangan dan kaki.
01:33Usai melompat dari lantai 4.
01:36R dan D diduga nekat melompat dari lantai 4
01:40karena mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari majikannya.
01:48Satu pekerja rumah tangga tewas dan satu lainnya terluka
01:52setelah nekat lompat dari lantai 4 rumah majikannya.
01:55Soal peristiwa yang mengakibatkan seorang PRT tewas,
01:58ini kita sampai Jurnalis Kompas TV, Zevanya Situmeang,
02:01yang berada di lokasi kejadian.
02:03Zevanya gambarkan kepada kami lokasi tewasnya seorang PRT
02:06setelah nekat lompat dari lantai 4.
02:13Ya, Cindy, ini saya sudah melihat langsung
02:15bagaimana lokasi tempat kejadian perkara
02:17dari kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
02:20Dan langsung saja akan kami perlihatkan
02:22ini saya sudah berada di sisi samping gedung rumah kosan
02:25yang langsung menyorot perhatian saya ini adalah
02:28ada dua buah lingkaran di sisi jalan
02:31di mana ini adalah lingkaran pertama
02:33yang diberi tanda nomor 1
02:36lalu tidak jauh jaraknya dari titik lingkaran pertama
02:40ini ada lingkaran yang kedua
02:42yang diberi juga angka nomor 2
02:45ini diperkirakan menjadi titik
02:48di mana kedua pekerja rumah tangga ini terjatuh
02:51usai keduanya ini berusaha untuk
02:53melarikan diri atau kabur begitu
02:56karena mendapatkan pelakuan tidak menyenangkan
02:59dari majikan mereka seperti
03:00berita yang sudah disampaikan tadi.
03:02memang kalau kami lihat dari sisi bangunan rumah kosan ini
03:06Sindi dan juga saudara ini sepertinya memang tidak ada pilihan lain
03:09dari keduanya untuk memilih selain melompat begitu
03:13karena akan kami perlihatkan
03:15ini memang tinggi sekali
03:17lokasi lantai 4 rumah kosan
03:19tempat keduanya bekerja
03:21ini tinggi sekali mungkin kurang lebih sekitar
03:2520 meter kurang lebih tingginya
03:28dan juga kalau Anda lihat ini memang sebenarnya ada beberapa
03:32tralis begitu ya yang sebenarnya bisa menjadi jalan
03:36tapi kalau melihat ke semakin bawah lagi sisi gedung
03:39ini ada sejumlah kawat-kawat
03:41ini yang dipasang begitu
03:44yang gunanya untuk menghalangi atau menghindari
03:49adanya maling dan lain sebagainya
03:51ini yang diperkirakan menjadi penghalang
03:54sehingga mungkin keduanya ini memilih jalan pintas
03:57untuk langsung melompat dari lantai 4 rumah kosan
04:01tempat mereka bekerja
04:02yang juga menjadi perhatian kami Sindi
04:04ini adalah lokasi dari rumah kosan ini
04:08ini memang letaknya sangat berada di ujung jalan
04:11begitu sangat sepi sekali
04:13sejak sore tadi kami memantau
04:14ini memang sangat jauh titik rumah kosannya
04:18dari beberapa rumah tetangga atau warga lainnya
04:22begitu lokasinya sangat jauh
04:23dan kalau melihat dari sisi jalan tempat keduanya
04:29melompat dan terjatuh
04:30ini hanya ada sekitar 3 rumah
04:33di jalan Walahar Buntu ini
04:36tempat keduanya melompat
04:38ini hanya ada sekitar 3 rumah
04:41jadi titiknya memang sangat jauh
04:42dari beberapa tetangga lainnya
04:44dan sangat di ujung jalan sekali Sindi
04:46yang juga kita ketahui kejadian ini
04:48terjadi di hari Rabu malam kemarin
04:51sekitar pukul 11 malam
04:52dimana memang ada beberapa saksi yang melihat
04:55dan atau menemukan kedua pekerja rumah tangga ini terjatuh
04:59karena sempat mendengar ada bunyi sekitar 5 kali
05:02seperti barang terjatuh begitu
05:04sehingga ditemukan keduanya kemudian sudah tergeletak
05:07di dua titik lingkaran yang tadi sudah kami perlihatkan
05:11salah satunya ini memang masih terdengar ada meringis kesakitan
05:16begitu Sindi ketika malam hari kemarin
05:18satunya lagi namun ini sudah tidak ada suara apapun
05:21dan memang seperti disampaikan tadi
05:23korban berinisial day ini kemudian sudah meninggal dunia
05:25di rumah sakit ketika dibawa
05:27ini yang masih dalam penyelidikan polisi Sindi
05:29apa yang menjadi motif dari keduanya
05:32memilih untuk kabur dari tempat mereka bekerja
05:34Sindi, balik ke studio
05:36Terima kasih Jurnalis Kompas TV
05:37Zephani Setumyang dan Yanwar Ruslim dari Benhil Jakarta Pusat
Komentar

Dianjurkan