Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan melalui media sosial X bahwa blokade Amerika melanggar gencatan senjata dan termasuk tindakan perang.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan siap untuk melanjutkan pemboman Iran jika pembicaraan tidak berjalan dengan baik.

Gencatan senjata atas permintaan Pakistan mengubah kondisi menjadi perang dingin, di mana Iran dan Amerika sama-sama siap menyerang. Namun, konflik di Selat Hormuz juga belum mereda lantaran Amerika masih memblokade kapal dari dan menuju pelabuhan Iran.

Amerika berdalih menunggu Iran ke meja perundingan di masa "injury time" gencatan senjata. Meski demikian, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan siap untuk melanjutkan pemboman Iran jika pembicaraan tidak berjalan dengan baik. Ini kali kedua dalam sepekan Trump menyampaikan narasi siap menjatuhkan bom ke Iran. Sebelumnya, Trump menyampaikan ancamannya pada Sabtu (18/04/2026) pekan lalu.

Baca Juga Iran Sita 2 Kapal di Selat Hormuz, AS Sebut Bukan Pelanggaran Gencatan Senjata, Ini Alasannya di https://www.kompas.tv/internasional/664695/iran-sita-2-kapal-di-selat-hormuz-as-sebut-bukan-pelanggaran-gencatan-senjata-ini-alasannya

#as #iran #trump #selathormuz

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/664698/memanas-iran-sebut-as-langgar-gencatan-senjata-trump-ancam-kirim-bom-lagi
Transkrip
00:00Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Arachi, menyatakan dalam media sosial X,
00:04Bulkada Amerika melanggar gencatan senjata dan termasuk tindakan perang.
00:08Sementara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan siap untuk melanjutkan pemboman Iran
00:13jika pembicaraan tidak berjalan dengan baik.
00:21Gencatan senjata atas permintaan Pakistan mengubah kondisi menjadi perang dingin
00:26di mana Iran dan Amerika Serikat sama-sama siap menyerang.
00:30Namun konflik di Selat Hormuz juga belum meredah lantaran Amerika masih memblokade kapal dari dan menuju pelabuhan Iran.
00:37Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Arachi, menyatakan dalam media sosial X,
00:42Bulkada Amerika melanggar gencatan senjata dan termasuk tindakan perang.
00:49Ia menulis, blokade ke pelabuhan-pelabuhan Iran merupakan tindakan perang
00:53karenanya merupakan pelanggaran terhadap gencatan senjata.
00:56Menyerang kapal komersial dan menyandera awaknya merupakan pelanggaran yang jauh lebih serius.
01:03Iran tahu cara mengatasi pembatasan, cara mempertahankan kepentingannya, dan cara melawan intimidasi.
01:10Amerika Serikat berdalih menunggu Iran ke meja perundingan di masa injuri time gencatan senjata.
01:17Meski demikian, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan siap untuk melanjutkan pengeboman Iran
01:22jika pembicaraan tidak berjalan dengan baik.
01:26Ini, kali kedua dalam sepekan Trump menyampaikan narasi siap menjatuhkan bom ke Iran.
01:32Sebelumnya, Trump menyampaikan ancamannya pada Sabtu pekan lalu.
01:49Pakar militer Iran menilai ketidakpercayaan dan tidak adanya jaminan internasional
01:54bahwa Amerika akan memenuhi komitmen menyebabkan Iran enggan berdialog.
01:58Hal itu menyebabkan peralihan perangkap psikologis.
02:01Selamat menyebabkan selamat menyebabkan pen muncul.
Komentar

Dianjurkan