00:00BNI Pastiin Bakal Membaliin Dana Jemaat Gereja Katolik Paroki Aib Nabara
00:04Buat kalian yang belum tau, jadi beberapa waktu lalu kan ada kasus dimana mantan kepala kas BNI unit Aib Nabara
00:11Andi Hakim Febriansyah menggelapkan dana jemaat gereja katolik paroki Aib Nabara
00:16Nggak main-main, dana yang dia gelapkan itu mencapai 28 miliar rupiah
00:22Wow, tapi kok bisa ya?
00:24Jadi di 2019 itu si Andi ini nawarin produk investasi yang dikasih nama BNI Deposito Investment
00:31Dengan iming-iming bunga tinggi sebesar 8% ke pengurus gereja
00:36Karena si Andi ini tuh ngeyakinin banget akhirnya maulah tuh si pengurus gereja sampai naruh deposit ke produk fiktif itu
00:42Ketahuannya gimana?
00:44Ketahuannya itu di Februari 2026, waktu pihak gereja lagi butuh dana 10 miliar rupiah buat bangun sekolah
00:50Mereka berusaha nyairin deposito investment itu secara bertahap
00:55Alih-alih ngasih duitnya, si Andi ini malah minta biliet asli deposito bulanan
00:59Dengan alasan pembaruan dan nyairin deposito bulanan tanpa pengetahuan pengurus gereja
01:06Aksi si Andi ini akhirnya terbongkar setelah kepala kas BNI Aib Nabara yang baru
01:11Menyatakan kalau BNI Deposito Investment itu bukan produk resmi BNI
01:15Wah gila sih, karena udah ketahuan si Andi ini nyoba resign terus kabur ke Australia sama istrinya
01:22Tapi pada akhirnya ya Andi nyerahin diri juga di Bandara Kuala Namu, tepatnya 30 Maret 2026
01:29Nah, di tengah kasus ini akhirnya BNI buka suara
01:33Mereka bilang ini bukan bagian dari prosedur bang, tapi murni tindakan individu
01:38Ya, si Andi-Andi itu
01:40Ya, meski ini semua gara-gara ulangnya Andi
01:43BNI tetap ambil tanggung jawab dan berkomitmen buat balikin seluruh dana jemaat
01:48Direktur Human Capital and Compliance BNI Munadi Herlambang menyebut
01:53Pengembalian dana akan dituangkan dalam perjanjian hukum yang disepakati kedua belah pihak
01:58Ya, semoga cepat selesai ya masalahnya
02:00Terima kasih
Komentar