Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
PT Bank Negara Indonesia (BNI) memastikan proses pengembalian dana milik anggota Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, Sumatera Utara, terus berjalan mengikuti perkembangan penyidikan aparat penegak hukum. Total dana yang digelapkan dalam kasus ini mencapai sekitar Rp28 miliar dan menjadi dasar dalam penentuan mekanisme pengembalian yang sedang disusun.

BNI menyebut penggelapan tersebut dilakukan oleh oknum eks Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, Andi Hakim Febriansyah secara pribadi melalui produk investasi tidak resmi di luar sistem operasional bank. Sejak kasus terungkap pada Februari 2026, pihak bank mengklaim telah mengambil langkah penyelesaian, termasuk penyaluran dana awal sebagai bentuk tanggung jawab kepada nasabah.

Ke depan, mekanisme pengembalian akan dituangkan dalam perjanjian hukum agar proses berjalan transparan dan akuntabel. BNI juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penawaran investasi di luar kanal resmi perbankan guna mencegah kejadian serupa terulang.

#BNI #gerejaparokiaeknabara #aeknabara #danajemaatgereja
Transkrip
00:00BNI Pastiin Bakal Membaliin Dana Jemaat Gereja Katolik Paroki Aib Nabara
00:04Buat kalian yang belum tau, jadi beberapa waktu lalu kan ada kasus dimana mantan kepala kas BNI unit Aib Nabara
00:11Andi Hakim Febriansyah menggelapkan dana jemaat gereja katolik paroki Aib Nabara
00:16Nggak main-main, dana yang dia gelapkan itu mencapai 28 miliar rupiah
00:22Wow, tapi kok bisa ya?
00:24Jadi di 2019 itu si Andi ini nawarin produk investasi yang dikasih nama BNI Deposito Investment
00:31Dengan iming-iming bunga tinggi sebesar 8% ke pengurus gereja
00:36Karena si Andi ini tuh ngeyakinin banget akhirnya maulah tuh si pengurus gereja sampai naruh deposit ke produk fiktif itu
00:42Ketahuannya gimana?
00:44Ketahuannya itu di Februari 2026, waktu pihak gereja lagi butuh dana 10 miliar rupiah buat bangun sekolah
00:50Mereka berusaha nyairin deposito investment itu secara bertahap
00:55Alih-alih ngasih duitnya, si Andi ini malah minta biliet asli deposito bulanan
00:59Dengan alasan pembaruan dan nyairin deposito bulanan tanpa pengetahuan pengurus gereja
01:06Aksi si Andi ini akhirnya terbongkar setelah kepala kas BNI Aib Nabara yang baru
01:11Menyatakan kalau BNI Deposito Investment itu bukan produk resmi BNI
01:15Wah gila sih, karena udah ketahuan si Andi ini nyoba resign terus kabur ke Australia sama istrinya
01:22Tapi pada akhirnya ya Andi nyerahin diri juga di Bandara Kuala Namu, tepatnya 30 Maret 2026
01:29Nah, di tengah kasus ini akhirnya BNI buka suara
01:33Mereka bilang ini bukan bagian dari prosedur bang, tapi murni tindakan individu
01:38Ya, si Andi-Andi itu
01:40Ya, meski ini semua gara-gara ulangnya Andi
01:43BNI tetap ambil tanggung jawab dan berkomitmen buat balikin seluruh dana jemaat
01:48Direktur Human Capital and Compliance BNI Munadi Herlambang menyebut
01:53Pengembalian dana akan dituangkan dalam perjanjian hukum yang disepakati kedua belah pihak
01:58Ya, semoga cepat selesai ya masalahnya
02:00Terima kasih
Komentar

Dianjurkan