00:02Sejak pecahnya perang antara Amerika Serikat Iran, warga Tehran berkumpul setiap malam menyuarakan dukungan dan solidalitasnya bagi negara mereka.
00:13Di wilayah barat Tehran, warga setempat berkumpul setiap malam untuk menyuarakan dukungan bagi negara mereka.
00:20Relawan juga ikut berpartisipasi menawarkan bantuan bagi mereka yang membutuhkan seperti bantuan makanan dan medis secara gratis.
00:38Saudara jelang akhir gencatan senjata ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran justru meningkat karena selat hormus.
00:45Lalu seperti apa kondisi terkini di Tehran jelang gencatan senjata usai?
00:50Kita akan bergabung dengan Laini Misra, warga negara Indonesia yang merupakan mahasiswa di Tehran, Iran.
00:56Selamat malam Mbak Laini, apa kabar?
01:00Ya selamat malam waktu Indonesia Mbak, Alhamdulillah.
01:04Alhamdulillah baik semoga selalu untuk Anda.
01:06Mbak Laini boleh diceritakan kepada kami per hari ini kondisi di Iran seperti apa?
01:11Karena kita tahu juga hari ini ini masih dalam periode gencatan senjata.
01:15Tapi dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya seperti apa?
01:18Ya benar.
01:19Kalau dibandingkan sebelum terjadi perang, di saat perang dan dalam gencatan senjata ada tiga.
01:27Berarti sebelum perang kondisi Iran itu 100% baik perkantoran, perbankan, dan perkuliahan, ataupun tempat wisata berjalan normal 100%.
01:36Dan di saat kondisi perang, perkantoran itu dalam artian semua pekerja WFH dan untuk perbankan hanya dibuka di beberapa titik
01:48saja.
01:49Dan untuk perkuliahan berlangsung secara online.
01:54Dan tempat wisata sendiri selama perang itu ditutup.
01:58Nah, di saat gencatan senjata berlangsung hampir dua minggu berakhir.
02:03Dan tempat wisata dibuka 100% perkuliahan.
02:09Kita masih online hingga akhir semester.
02:12Dan untuk perkantoran sendiri,
02:14tengah WFH dan tengah hari langsung di perkantoran.
02:18Dan perbankan kembali berjalan seperti biasa.
02:21Nah, dan masyarakat sendiri juga di malam hari aktif menyuarakan pawai solidaritas mereka terhadap negara mereka.
02:31Oke, pawai untuk kemudian aksi unjuk rasa mendukung negara ini itu berlangsung selama genjatan senjata saja ya mbak ya?
02:41Tidak, dari awal perang berlangsung, di siang hari masyarakat untuk aktivitas di luar itu
02:50berkurang namanya seperti itu.
02:52Dan di malam hari mereka turun ke jalan,
02:55ribuan warga turun ke jalan untuk mendukung aksi pawai,
02:59mendukung pemerintahan sendiri.
03:01Oke, nah ini kan kita tahu ya mbak,
03:03bahwa genjatan senjata ini berlangsung dua pekan.
03:06Dan nanti berakhir pada tanggal 22 April 2026.
03:10Genjatan senjata akan berakhir,
03:12adakah kekhawatiran dari warga?
03:14Bahwa perang ini kemudian akan menyerang warga
03:18dan mengganggu keamanan warga di sana?
03:24Benar.
03:26Yang kita lihat bahwasannya ya,
03:29perang yang sedang berlangsung,
03:31genjatan senjata yang sedang berlangsung ini,
03:34awalnya juga masyarakat tidak ingin genjatan senjata,
03:39mereka ingin perang itu berakhir.
03:41Dan di saat genjatan senjata,
03:43dan di saat berlangsungnya negosiasi yang tidak ada ujungnya,
03:47masyarakat meminta,
03:48bahwasannya meminta pemerintah untuk membalas dendam.
03:51Dan aksi-aksi yang ditontarkan di saat pawai setiap malam itu,
03:55meminta bahwasannya perang itu berakhir,
03:58dan balas dendam terhadap kerusakan,
04:01dan korban jiwa yang ditimbulkan oleh pihak lawan.
04:04Seperti itu.
04:05Oke, terakhir nambah lainnya,
04:07soal perundingan ronde kedua,
04:10ini suara warga Iran bagaimana?
04:16Iya.
04:17Soal untuk perundingan kedua,
04:19mereka juga berpikir hingga saat ini,
04:21apakah perang akan berakhir,
04:22ataukah genjatan senjata akan diperpanjang.
04:25Dan warga Iran sendiri sudah siap,
04:28jika perang ini akan berlanjut kembali,
04:31tanpa artinya bahwasannya perundingan tidak berakhir,
04:34mereka sudah lebih dari 30 juta jiwa,
04:39masyarakat Iran itu sudah mendaftar,
04:41menjadi relawan perang,
04:43atau disebut dengan John Fada.
04:45Dan mereka juga,
04:46jika benar-benar negosiasi tidak berjalan dengan lancar,
04:50mereka siap berkorban jiwa untuk melawan,
04:54lawan dan mendukung pemerintahnya sendiri.
04:58Oke.
04:58Dan negosiasi hingga malam ini tidak ada,
05:01akhirnya juga dukungan warga itu,
05:05bahwasannya Amerika itu wajib dilawan.
05:07Begitu antusias warga sendiri.
05:10Oke.
05:11Mbak Laini,
05:11tapi jelang genjatan senjata ini,
05:13Anda imbauan dari KBRI Indonesia di sana ya,
05:16untuk perlindungan warga negara Indonesia,
05:18termasuk Anda sebagai mahasiswa di sana?
05:22Benar.
05:23Untuk KBRI sendiri telah mengimbau,
05:26agar menjauhi tempat-tempat yang sensitif,
05:28dan meminta warganya WNI-nya sendiri untuk tidak mendekati kerumunan masam-masam.
05:34Dan jika ada hal-hal yang terjadi,
05:38segera menghubungi KBRI.
05:39Karena KBRI terbuka 24 jam untuk masyarakat sendiri,
05:43untuk WNI sendiri.
05:44Baik. Terima kasih sudah berbagi cerita bersama kami di Kompas Malam Kompas TV.
05:48Jaga kesehatan selalu untuk Anda dan hati-hati.
05:51Mbak Laini Misra,
05:53warga negara Indonesia yang saat ini sedang berkuliah di Teheran, Iran.
05:56Terima kasih.
Komentar