00:00Saudara pemain Tumnas U20 yang membela Bayangkar FC U20, Valdi Alberto melakukan tindakan yang tidak pantas dengan menendang pemain Dewa
00:10United U20 pada laga ke-32 Elite Pro Akademi U20 2025-2026 di Stadion Citarum Semarang, Jawa Tengah.
00:19Sangsi apa yang bisa dijatuhkan pada pemain yang melakukan tindakan kekerasan di lapangan?
00:24Kami membahasnya bersama dengan analis sepak bola, Bung Firzi Idris yang telah bergabung di Kompas Petang. Selamat petang, Bung Firzi.
00:33Ya, selamat petang.
00:34Bung Firzi tentu update juga ya soal insiden ini tentu ini bisa dikatakan mencoreng dunia sepak bola tanah air.
00:43Dari hemat Anda sendiri, apa sanksi yang layak diberikan sehingga ini betul-betul tidak mencoreng dunia sepak bola tanah air?
00:53Ya, kalau kita lihat memang kejadiannya sangat-sangat memilukan, sangat-sangat memalukan dan bagi saya sudah tidak penting siapa yang
01:01memenangi laga itu ya.
01:03Kalau sportifitas kalah di atas kemenangan gitu. Jadi yang lebih penting di sini apalagi di usia muda kan adalah sportifitas.
01:11Dan ini bukan kejadian yang baru ya, karena pada Januari kemarin kalau kita ingat di Liga 4 Jatim juga ketika
01:20itu terjadi ya tendangan Kung Fu, pemain Putra Jaya Pasuruan ya, Muhammad Hilmi Gimnasier melepas tendangan Kung Fu juga ke
01:29pemain Perseta.
01:30Dan ketika itu hukumannya adalah pencoretan ya, pemencatan dari tim ya.
01:35Di sini kan yang bikin kita kecewa juga terlebih adalah kita tahu, Fadli itu bukan seorang yang kita tidak kenal
01:42gitu.
01:43Dia adalah pemain inti ketika di timnas U17 kemarin, dia bermain juga di Piala Dunia U17 ya, selalu bermain.
01:50Dan kalau merujuk pada komi, balik lagi ke pertanyaan Mas Yasir, kalau merujuk kode disiplin PSSI di pasal 54 ya,
02:01terkait memancing kebencian dan kekerasan.
02:04Jadi memang Alberto ini berpeluang mendapat hukuman yang seterat beratnya ya.
02:09Hukuman itu bisa jadi sanksi scourcing dari sepak bola, aktivitas apapun, tidak kurang dari 12 bulan alias 1 tahun.
02:18Dan ini pernah terjadi di EPA juga ya, ketika pada 2021 pemain Bayangkara U18, Hugo Samir ketika itu dihukum komdispesi
02:281 tahun larangan bermain setelah dia menendang wasit.
02:32Jadi sudah ada presiden, ada hukuman panjang, hukuman lama bagi anak-anak muda ini yang bermain di EPA.
02:38Jadi menurut Anda hukuman sanksi untuk tidak bermain ya, 1 tahun ini bisa diberikan atau digancarkan kepada Valdi Alberto ini.
02:49Kalau dari Bung Firzi sendiri melihat keinsiden ini, menurut Anda apakah sanksi ini diberikan kepada pemain yang terlibat
02:57atau perlu ada pihak-pihak lain yang juga terlibat dalam insiden ini termasuk masjid yang juga dimintai keterangan sehingga membuat
03:06clear insiden ini?
03:08Ya benar, tadi dalam pernyataan lengkapnya Pak Yunus Nusi kan juga dikatakan ya, siapapun yang terlibat akan diambil tindakan
03:17dan tadi juga disampaikan juga bahwa kelalaian, ada potensi kelalaian perangkat pertandingan juga.
03:24Ini jadi atensi PSSI ke Komite Wasit Pimpinan Ogawa ya, itu juga bagian lanjutan dari pernyataan Pak Yunus tadi.
03:32Dan ini adalah suatu hal yang juga harus jadi perhatian karena kami juga mendapatkan komentar ya
03:40sebenarnya dari Evan Dimas, mantan pemain kita, mantan pemain timnas ya, yang mengatakan
03:45bagus sekali komentarnya menurut saya ya, karena dia bilang miris kalau ketika trofi dan kemenangan itu di atas sportivitas dan
03:54fair play.
03:55Jadi bagaimana jika sportivitas yang diolah itu hanya raganya, tapi bukan olah jiwanya.
04:02Jadi menurut saya ini komentar yang sangat bagus sekali.
04:04Jadi harus ditekankan pada usia segini, memang kalah menang itu sekunder lah.
04:10Yang penting mereka melalui saya mendimbing tinggi sportivitas.
04:13Kedan kejadian kemarin sangat memalukan dan sangat tidak bagi siapapun yang terlibat ya.
04:17Ada perangkat, pelatih kedua tim, semua staff pemain dan ini lagi-lagi kita bahas tadi
04:24kalau soal kejadian menimpa Hugo Samir, ini juga sudah pernah kejadian, ada presidennya di EPA.
04:29Betul, karena itu harus ada pembenahan.
04:31Karena PSAC sendiri sudah memerintahkan komite disiplinnya untuk mengusutuntas kasus ini.
04:36Kalau kita lihat ini anak muda, menggebu-gebu kemungkinan keinginan untuk menang,
04:40tentu ada dalam pertandingan.
04:41Jika kita lihat, jika kita kaitkan dengan fair play dalam pertandingan,
04:45Anda melihatnya seperti apa?
04:47Terlebih, kejadian ini bukan pertama kalinya terjadi di persepak bola tanah air.
04:52Ya benar, dan tadi juga kami menerima kiriman juga ya bukti video dari Bayangkara
04:59bahwa mungkin ada tindakan atau aksi presiden yang dilakukan sebelum kejadian ini.
05:04Karena kejadian ini kan sudah yang viral kan ketika tendangan kubur dilakukan
05:08dan itu para pemain kedua kubur sudah berisu di dalam lapangan.
05:13Tapi kan di sini bukan what aboutism ya, bukan bagaimana kejadian sebelumnya
05:20atau bagaimana kondisi sebelumnya.
05:22Tapi apa yang dilakukan untuk mencegah agar emosi para pemain itu tidak terpancing
05:27kalau ada keputusan-keputusan yang tidak berjalan bagi para pemain.
05:31Dan menariknya tadi kita juga hubungin kami, pihak kami juga menghubungi Coach Nova ya,
05:37pelatih di tim Nas U20 sekarang dan juga pelatih Alberto di tim Nas U17
05:41dan dia mengatakan bahwa dirinya sangat-sangat kecewa dengan apa yang dilakukan Berto.
05:46Karena balik lagi, apapun alesannya, tindakan itu tuh nggak bisa dibenarkan Mas Yasir di sini.
05:51Dan dia mengatakan apalagi status Berto adalah pemain tim Nas U17
05:56yang seharusnya memberikan contoh kepada pemain lainnya.
05:59Bisa kita bayangkan berapa banyak pemain Indonesia yang punya kesempatan
06:02bermain di level pihala dunia gitu.
06:05Dan Alberto itu telah melakukan dan seharusnya dia bisa menjadi contoh.
06:09Dan di sini katanya Coach Nova sudah berkomunikasi langsung dengan Berto
06:13dan dia mengutarakan bahwa Berto sudah harus belajar dari situasi ini
06:17dan Coach Nova mengatakan bahwa kejadian tidak bisa ditolerir
06:20dan harus ada konsekuensi terhadap sang pemain.
06:23Harus ada konsekuensi, Alberto harus belajar dari peristiwa ini.
06:27Kalau kita lihat track record dari Alberto sendiri dalam persepak bolaan tanah air
06:33apalagi sudah masuk tim Nas itu seperti apa gambarannya?
06:37Ya, dia banyak tampil ya di tim Nas U17
06:40melakukan 18 penampilan, 7 gol bersama bayang para U20
06:46dia juga sudah menghasilkan 6 gol dan 1 asis dari 15 laga.
06:50pemain yang sebenarnya punya talent ya, punya bakat
06:54dan trayek karirnya sebelum ini menurut saya menanjak
06:58terutama ya bagi pemain-pemain tim Nas U17 yang bermain di pihala dunia
07:01pengalaman luar biasa lagi-lagi
07:03dimana mereka seharusnya bisa membawa pengalaman itu
07:06untuk membawa sepak bola Indonesia ke level lebih tinggi.
07:09Tapi sekarang pada kejadian ini menurut saya dia harus siap
07:12untuk menerima konsekuensi berat
07:14seperti yang disampaikan oleh Coach Nova tadi Mas Yasir.
07:19Dari insiden ini tentu diharapkan ada pembelajaran
07:23begitu tidak hanya kita sebagai penikmat sepak bola tanah air
07:26tapi khususnya terutamanya untuk pemain-pemain muda
07:30yang memang mereka berpotensi untuk mengharumkan nama Indonesia
07:33apa yang menurut Anda ingin disampaikan soal ini?
07:39Ya balik lagi mungkin tadi ke hal yang disampaikan oleh
07:43Evan Dimas juga ya kepada kami ya
07:46dia menekankan bagaimana
07:48ini merupakan sebuah tamparan betul
07:50bagi semua insan sepak bola Indonesia
07:52tapi dia menekankan bagaimana kita bekerjasama
07:55mencari solusi untuk para generasi muda ini
07:59yang diajarkan bukan hanya mental kompetitif
08:02tapi juga berjiwa kesatria ya
08:04mental bergerak bersama
08:06jadi bagaimana football family bisa
08:10tidak hanya menghukum pemain-pemain ini
08:12tapi juga mencegah agar kedepannya tidak terjadi lagi
08:15dan tidak mencoreng lagi para pemain muda ini
08:18terutama dalam fase formatif mereka ya
08:20fase pembentukan mereka sebagai pemain
08:22jangan sampai mereka terbebani mungkin dengan kewajiban
08:25tiap kali harus menang
08:26sehingga melupakan hal-hal sportifitas dan fair play
08:30itu sih yang harus ditekankan ke depan
08:32baik terima kasih analis sepak bola
08:34Bung Firzi Idris telah berbagi perspektifnya
08:36di Kompas Petang
Komentar