- 16 jam yang lalu
- #dracin
- #cdrama
- #drama
- #shortfilms
- #balasdendam
- #penyesalan
#dracin #cdrama #drama #shortfilms #balasdendam #penyesalan
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Berhenti! Berhenti!
00:03Kenapa Pak Reza?
00:08Kirana! Kirana!
00:10Aku sudah lihat kau!
00:12Kenapa kau sengaja sembunyi dariku?
00:13Siapa ini? Gila ya! Dia sudah ngapa?
00:17Pak Reza, Yonya sudah mati. Anda jangan begini.
00:20Bukan. Dia nggak mati!
00:22Nggak mati! Barusan dia ada di sini. Aku lihat dia tadi.
00:28Kirana! Kirana!
00:34Kau ini siapa?
00:38Pak Reza, Anda salah lihat. Ini bukan pertama kalinya Anda berhalusinasi.
00:43Aku tahu kau nggak percaya. Tapi aku yakin nggak salah orang.
00:46Itu memang Kirana. Dia nggak mati.
00:49Tapi laporan autopsi...
00:50Kau lupa. Fandi yang tangani autopsi itu.
00:53Dia jelas punya kemampuan buat laporan autopsi palsu.
00:56Lagi pula, waktu aku rebut kembali abu jenazah Kirana, dia sama sekali nggak bereaksi.
01:00Kalau di dalam kotak abu itu beneran ada abu Kirana, mana mungkin dia bisa setenang itu?
01:07Kirana nggak mati. Dia nggak mati.
01:10Dia cuma sengaja sembunyi dariku.
01:13Kirana, aku pasti akan menemukanmu.
01:30Sudah temukan Kirana?
01:32Belum.
01:36Lepas! Lepaskan aku!
01:39Reza, aku beneran nggak bisa pergi darimu.
01:43Aku mohon, biarkan aku tetap di sisimu.
01:46Tolonglah.
01:48Aku sudah nggak punya anak.
01:50Aku nggak punya apa-apa lagi.
01:53Tapi, aku dan Kak Kirana mirip sekali.
01:56Dia sudah pergi.
01:57Aku bisa jadi penggantinya.
01:59Biarkan aku tetap ada di sampingmu.
02:01Ya, kumohon padamu.
02:03Tenang saja.
02:04Aku nggak akan macam-macam lagi.
02:06Mulai sekarang, aku cuma patuh padamu.
02:09Kau suruh aku kemana?
02:10Akanku turuti.
02:12Asal jangan usir aku.
02:13Aku mohon.
02:15Ya.
02:17Bukannya sudah kubilang.
02:19Jangan biarkan dia muncul lagi di hadapanku.
02:22Baik, bos.
02:32Reza.
02:34Aku beneran nggak bisa hidup tanpamu.
02:37Orang tua lintah daratku itu akan tekan aku sampai mati.
02:42Mereka mau jual aku ke pria lain buat dapat uang.
02:46Aku mohon.
02:48Selamatkan aku.
02:51Kedepannya, aku nggak akan pakai kartu atau uangmu lagi.
02:54Anggap saja aku kucing atau anjing.
02:56Yang kau pelihara.
02:58Ya.
02:59Aku mohon.
03:04Wanita murahan.
03:06Kau bisa saja temuk-tuk mau lari kemana.
03:17Pak, lihat.
03:19Lihat dia.
03:20Kau kaya, kan?
03:22Kau mau putriku nggak?
03:24Lihat.
03:25Putriku cantik sekali, kan?
03:27Bentuk tubuhnya juga bagus.
03:29Kalau kau mau cukup bayar satu miliar,
03:32dia langsung jadi punyamu.
03:35Meski badannya sudah nggak suci lagi,
03:38bagusnya dia nggak bisa punya anak lagi.
03:40Jadi kau bisa mainkan dia sesuka hati,
03:43sampai rusak pun nggak masalah.
03:45Yang penting kau bayar.
03:47Bagaimana?
03:47Transaksi ini menguntungkan, kan?
03:56Dasar kau.
03:57Orang bahkan nggak rela bayar satu miliar demi kau.
03:59Dasar nggak guna.
04:01Kenapa masih rebahan?
04:02Cepat ikut kami.
04:03Pak Bayu juragan properti itu sudah siapkan satu miliar.
04:07Kalau kau nikah sama Pak Bayu,
04:09hidupmu akan enak.
04:10Nggak semua orang bisa dapatkan itu.
04:12Harusnya kau bersyukur.
04:15Reza.
04:17Kau mohon, tolong aku.
04:19Aku nggak mau nikah sama Pak Bayu.
04:21Dia sudah 60 tahun.
04:22Dia punya banyak istri simpanan dan anak haram di luar sana.
04:25Kau dengar.
04:27Dia bahkan suka siksa wanita.
04:29Aku nggak mau mati.
04:31Reza.
04:32Dulu aku juga wanitamu.
04:34Tolong aku terakhir kali ini saja, ya.
04:37Dasar nggak guna.
04:39Benar, benar.
04:39Nggak guna.
04:40Nggak berguna.
04:41Benar.
04:42Dasar.
04:42Pak Reza sudah nggak peduli sama kau.
04:44Kau hajar kau sampai mati.
04:45Ingat itu.
04:52Kenapa kau nggak pukul?
04:54Cepat pukul.
04:55Makin sakit pukulmu, Pak Reza semakin iba cepat.
04:58Lihat.
05:01Suka berdrama, ya?
05:03Kalau gitu kuturuti saja.
05:05Kebetulan.
05:07Sekalian kasih penjelasan ke Kirana.
05:11Apa?
05:13Drama?
05:15Nggak.
05:16Cuma kepikiran masa lalu.
05:19Kebetulan kau juga terlibat.
05:24Kau sengaja tabrak mobil Kirana.
05:27Bunuh Kuma.
05:28Bahkan kasih Kirana makan racun.
05:30Satu demi satu kejadian itu.
05:32Aku mau kau bayar semuanya.
05:36Tangkap mereka.
05:38Reza!
05:41Kau sudah apa?
05:42Kenapa tangkap kami?
05:43Kenapa?
05:44Lupas!
05:45Ada apa ini sebenarnya?
05:46Ada apa ini sebenarnya?
05:47Banyak kau bilang pasti bisa dapat uangnya.
05:50Sepertinya Reza juga nggak sesayang itu padamu.
05:53Kenapa?
05:53Kenapa kau nggak sadar?
05:55Bawa mereka semua.
05:57Jangan sampai ada yang lolos.
06:00Reza!
06:03Jangan!
06:05Jangan!
06:05Come on!
06:06Paniza, ayo kita pergi.
06:24Kirana Lestari.
06:25Kalau dari awal tahu, dia akan mati.
06:28Aku nggak perlu repot-repot bantu kakakku buat rencana.
06:32Dari ambil ginjalnya, lalu bunuh anjingnya.
06:34Buang-buang waktu saja.
06:36Menurutku, mulai sekarang kalian harus lebih sopan padaku.
06:40Kalau kakakku nikah sama keluarga Pratama,
06:43aku akan jadi adik ipar.
06:45Reza Pratama.
06:55Siapa kalian?
07:02Siapa kalian?
07:03Kalian mau apa?
07:07Ini urusan keluarga Pratama.
07:09Kalau nggak mau mati,
07:10binggir.
07:15Beraninya menyamar jadi orang keluarga Pratama.
07:17Kau nggak tahu siapa kakakku.
07:19Apa kau tahu siapa kakak iparku?
07:22Reza Pratama.
07:31Beraninya pukul aku.
07:34Yang nggak akan maafkan kau.
07:39Hajar dia sampai nggak bisa gerak.
07:47Cukup.
07:48Bawa pergi.
07:52Tunggu saja kau.
08:02Semua milik keluarga Wendana adalah pemberian dari Pak Reza.
08:07Semua yang kira sayangi.
08:09Semua yang dia punya.
08:10Lebih baik dibakar semuanya.
08:23Tempat apa ini?
08:25Di mana ini?
08:28Pak Reza.
08:30Semua yang dimiliki keluarga Wendana
08:31sudah dilenyapkan.
08:35Ayah.
08:36Putraku.
08:39Reza.
08:40Kenapa kau begini padaku?
08:42Semua ini
08:43ku dapat dengan jadi pengganti orang lain.
08:46Aku sudah berbuat banyak demi kau.
08:47Tapi kau nggak jatakan apapun buatku.
08:49Sebenarnya apa salahku?
08:51Kau itu cuma alat.
08:54Aku nggak pernah izinkan kau sakiti Kirana.
08:57Kau sudah kelewatan.
09:00Karena kau sudah hancurkan semua yang dia sayangi.
09:04Aku akan ambil balik semua yang kau punya.
09:15Kenapa kau sakitinya Nyakirana?
09:18Kalau kau patuh dan diam saja jadi pajangan,
09:23mana mungkin kita jadi sehancur ini?
09:27Sekarang kita nggak punya apapun lagi.
09:30Bagaimana hidup kita ke depannya?
09:33Kak, ini sama salahmu.
09:36Kau buat aku kehilangan segalanya, tahu nggak?
09:39Dasar anak kurhaka.
09:41Kenapa kau ngobati saja?
09:43Buat tebus dosa Kakirana.
09:48Kalau bukan karena keluarga yang tak ada rata seperti kalian,
09:51aku nggak akan jadi sekejap ini.
09:53Sekarang aku sudah terpuru,
09:54baru salahkan aku.
09:56Waktu kalian pakai uangku tinggal di rumahku.
09:59Kenapa nggak ada yang protes?
10:01Kalau bukan karena aku,
10:03kalian sekeluarga cuma bisa tetap hidup di kampung kumuh
10:06dan rebutan makan sama anjing seumur hidup.
10:08Kurang ajar!
10:09Kau bahkan berani pukul aku!
10:11Beraninya kumuh-pukul ibumu!
10:12Kau ajar kau!
10:14Dasar anak kurhaka berbunuh!
10:19Reza!
10:21Kau segitunya padaku.
10:24Tapi,
10:26pelaku utama yang buat Kirana mati.
10:29Bukannya kau sendiri.
10:31Kau kira dengan begini kau bisa tebus dosamu.
10:34Kau bisa tenang begitu saja.
10:36Cuma aku yang nggak benci padamu.
10:38Akulah orang yang paling ingin tetap ada di sisimu.
10:41Kau masih nggak bisa paham juga.
10:44Ada satu hal yang kau keliru.
10:47Kirana belum mati.
10:49Tapi,
10:50kau nggak akan bisa ketemu dia lagi.
10:53Karena dia benci padamu.
10:56Nggak...
10:57Nggak mati.
10:59Buang mereka ke kampung kumuh.
11:01Biarkan membusuk di sana dan jangan keluarkan.
11:04Jangan!
11:05Jangan!
11:05Pak Reza!
11:06Jangan!
11:07Kepasin aku!
11:08Jangan!
11:09Reza!
11:10Aku benci padamu!
11:13Aku nggak peduli.
11:20Pak Reza, ini sudah lama sekali.
11:23Maaf menunggu lama.
11:27Terima kasih.
11:29Terima kasih.
11:30Sama-sama.
11:32Eh, apa kau tahu?
11:34Kenapa waktu itu Pak Reza tiba-tiba ninggalin perusahaan?
11:36Kau nggak tahu soal itu.
11:37Dulu, setelah Nyonya Kirana meninggal, hati Pak Reza mati total.
11:41Setelah serahkan semua wendang perusahaan, dia mau ikut mati di tempat kebakaran.
11:46Hah?
11:46Astaga!
11:47Pak Reza secinta itu sama istrinya.
11:49Cintanya sangat dalam, tapi bencinya juga dalam.
11:51Belakangan ku dengar, Nyonya Kirana justru mati karena oleh Pak Reza.
11:55Kedua-nyonya saling jatuh cinta, tapi nggak bisa bersama.
11:58Padahal mereka saling mencintai.
12:01Kenapa sih?
12:03Pak Reza.
12:05Kirim nomor rekeningnya padaku.
12:07Nanti aku kirim biaya perbaikannya.
12:09Baik.
12:15Kau benar.
12:17Aku hampir buat dia mati.
12:20Hampir?
12:21Nyonya Kirana masih hidup?
12:48Sudah kubilang, kurangi minumnya.
13:11Pak Reza, besok jadwal kontrol.
13:14Jangan sampai lupa.
13:15Baik.
13:16Belakangan ini Anda sering lihat kekasih Anda di rumah?
13:22Dia ada di sebelahku.
13:24Baik, aku mengerti.
13:25Datanglah besok.
13:26Aku kasih obat menenang pikiran.
13:27Jangan lupa, minum obat tepat waktu.
13:29Kondisi sederiamu sudah sangat parah.
13:56Pak Reza, kondisi sederiamu makin parah.
14:00Obat yang kukasih.
14:01Kau buang semua?
14:03Iya.
14:04Aku nggak bisa temukan Kirana.
14:06Cuma waktu nggak minum obat.
14:08Aku bisa ketemu dia lagi.
14:10Dia sudah mati.
14:12Kau harus terima kenyataan itu.
14:14Nggak.
14:15Enam tahun lalu aku lihat dia di bandara.
14:17Dia masih hidup.
14:18Mungkin, enam tahun lalu aku di bandara itu.
14:21Penyakitmu sudah kambuh.
14:23Obat-obatan cuma bisa bantu sedikit.
14:25Kalau bisa, cobalah sering keluar jalan-jalan.
14:28Lihat hal-hal baru.
14:29Bergaul dengan orang baru.
14:31Dengan begitu kondisi mentalmu baru bisa membaik.
14:55Kau nggak apa-apa.
14:59Sepertinya aku pernah lihat, Om.
15:04Naik ke mobil.
15:15Tadi itu kenalanmu, ya?
15:19Nggak juga.
15:22Ibu, kali ini kita akan tinggal berapa lama?
15:25Anak pintar, kalau ibu sudah sembuh, kita bisa langsung pulang, ya?
15:29Ya.
15:30Ibu harus cepat sembuh, ya.
15:40Ayah!
15:51Ini Zoe, anak kakakku.
15:54Tiga tahun lalu, setelah dia dan suaminya mati karena kecelakaan,
15:58Zoe selalu bersamaku.
16:01Jadi...
16:01Kalau kau mau, kita bisa rawat dia bersama.
16:04Tenang saja, ini bukan buat mengikatmu.
16:07Aku cuma mau, kita bisa menemani dia bersama.
16:23Zoe, kenapa digambarmu ini, ibu nggak ada warnanya?
16:27Ibu bantu warnai, bagaimana?
16:29Aku nggak tahu, aku lupa.
16:31Ibu itu warnanya apa.
16:33Ibu pasti warnanya merah muda lembut.
16:36Dicampur orangnya hangat seperti sinar matahari.
16:48Kapan?
16:50Sepertinya di sebuah foto, tapi sudah dibakar sama ayah.
16:55Zoe?
16:56Ayah!
17:00Pak Reza, lama nggak ketemu.
17:03Apa ini putrimu?
17:08Selamat ya.
17:11Zoe, ayo pulang.
17:12Nanti ibu terlalu lama menunggu.
17:14Hmm.
17:20Ayah kenal sama om itu.
17:25Dulu dia pernah berbuat jahat sekali.
17:27Jadi ayah benci dia.
17:31Ayo.
17:42Pak Reza, akhirnya kau telpon juga.
17:44Apa Anda berniat kembali ke perusahaan?
17:47Nggak.
17:48Tolong selidiki sesuatu buatku.
17:50Baik, katakan saja, Pak.
17:52Pandi sudah kembali.
17:53Tolong cari tahu kemana saja dia selama ini.
17:56Dan sama siapa.
17:58Anda curiga dia yang bawa Nuna Kirana?
18:00Iya.
18:02Bye.
18:07Ayo.
18:08Ibu!
18:10Ibu!
18:18Ibu!
18:20Ibu!
18:21Ibu!
18:21Ibu!
18:21Ibu!
18:25Ibu!
18:28Ibu!
18:30Ibu!
18:31Ibu!
18:31Ibu!
Komentar