Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
https://www.estehfilms.com
#dracin #cdrama #shortfilms #janjikuno
Di pemakaman Tuan Yudi di Kota Yango, seorang wanita bercadar tiba-tiba muncul dan menuntut janji kuno: meminta keturunan terbaik Keluarga Yopie sebagai pelayannya. Nyonya Mira, yang mengira wanita itu selingkuhan Tuan Yudi, marah dan menarik cadarnya. Saat wajahnya terungkap, Nyonya Mira terkejut. Misteri asal-usul wanita itu mengungkap rahasia kelam dan perseteruan kedua keluarga yang telah berlangsung selama seabad.
Transkrip
00:00Papan roh leluhur keluarga Sandi, kau mendadak hancur.
00:08Ibu, ini gelang pusakaku.
00:11Gelang ini sudah dipakai selama 30 tahun lebih.
00:14Kau kebetulan banget.
00:17Cepat, cepat bangun.
00:21Sayang, jangan-jangan beneran terjadi sesuatu.
00:25Cuma kebetulan, si suara itu tadi...
00:28Iya, gemuruh tadi ayah bilang kebetulan.
00:30Papan roh dan gelang ibu hancur, ayah juga bilang kebetulan.
00:34Lalu, gimana dengan itu?
00:36Ayah masih mau bilang kebetulan?
00:37Ini, gordannya terbakar sendiri.
00:40Ini, cepat.
00:41Ambil air, padamkan apinya.
00:43Baik.
00:49Tuan Rifan, gawat.
00:51Airnya mati.
00:51Apa ketemu?
00:52Cepat telpon pemadam kebakaran.
00:54Minta mereka padamkan api.
00:55Baik.
00:58Kenapa bisa begini?
01:00Sekali dua kali bisa dibilang kebetulan.
01:01Tapi ini sudah...
01:04Jangan-jangan seperti yang dibilang gadis itu.
01:07Begitulah yang dinyalakan,
01:08seluruh keluarga Sandi...
01:10...gak bisa hidup sampai hari esok.
01:14Kalau dia gak mampu,
01:16mau harus keluarga Yopi.
01:18Mana mungkin tunduk sama dia.
01:20Kenapa?
01:21Kenapa ayah gak percaya aku?
01:22Nak, itu beneran Tuan Muda keluarga Yopi.
01:27Jordi Yopi.
01:38Ini Tuan Yudi.
01:40Dia beneran Tuan Muda keluarga Yopi.
01:45Sayang,
01:46Apa kita sudah beneran salah pilih?
01:49Aku salah menilai.
01:51Si Leon itu sama sekali gak berniat baik pada kita.
01:55Cepat.
01:56Sekarang dia belum pergi jauh.
01:57Kita cepat mohon dia kembali.
01:59Ayo, cepat.
02:10Nona,
02:11jangan-jangan keluarga Sandi
02:13sudah menue akibatnya,
02:14lalu menyesah.
02:15Dan mau minta diselamatkan.
02:17Lilin sudah dinyalakan.
02:19Mereka gak punya nasib untuk ketemu aku dua kali.
02:23Orangnya sudah di depan pintu.
02:24Masa gak bisa ketemu?
02:39Setelah minum teh ini,
02:41suruh dia pergi saja.
02:42Baik.
02:50Peran-peran.
02:51Ucapan Nona Sora di kediaman Sandi
02:54benaran terjadi.
02:56Untung sekarang masih sempat.
02:58Sebentar lagi kita akan ketemu Nona Sora.
03:07Dari kediaman Sandi sampai di sini
03:08cuma 50 km lebih.
03:10Tapi di jalan kita berkali-kali celaka
03:12dan hampir kehilangan nyawa.
03:15Ban mobil yang baru dibeli meledak.
03:17Hampir nyempluk ke sungai.
03:19Ini kenapa?
03:20Coba buka dan lihat kap mesinnya.
03:22Ini mobil baru.
03:23Kok rusak lagi?
03:26Ayah.
03:27Lalu,
03:29kita kecelakaan.
03:35Ini salahku.
03:37Yang telah buta
03:39dan hampir salah mengenali ahli.
03:42Nah,
03:44cepatlah.
03:45Bawa aku cari Nona Sora.
03:46Buat meminta maaf.
03:48Apapun itu,
03:50kita harus dapat penampunan darinya.
03:54Ayah,
03:55alangkah baiknya Ayah berpikir begini dari awal.
03:58Masih sempat.
03:59Selama bisa memohon pengampunan dari Nona Sora,
04:02kita masih sempat.
04:04Ayo,
04:04cepat jalan.
04:09ayah.
04:11Ayah.
04:12Ayah.
04:13Ayah.
04:13Ayah.
04:13Gimana kondisi Ayah?
04:14Ayah.
04:15Ayah.
04:15Cepatlah bangun,
04:16Ayah.
04:21Ia sudah meninggal.
04:23Padahal kita akan segera ketemu Nona Sora.
04:26Kenapa?
04:27Kenapa bisa begini?
04:29Ini bukan benaran.
04:34Ibu.
04:35Ibu, kenapa?
04:37Ibu, jangan menakuti aku.
04:41Ibu.
04:42Ibu.
04:47Kenapa?
04:48Kenapa masalahnya bisa begini?
04:51Padahal kita akan ketemu Nona Sora.
04:55Sudah meninggal.
04:56Nona bilang keluar ke sana
04:57tidak bernasib ketemu dia kedua kali.
04:59Mereka sampai depan pintu pun
05:00tetap mengaluput dari maut.
05:06Mohon Tonjor dibantu sampaikan
05:08pada Nona Sora.
05:09Safira Sandi memohon bertemu.
05:11Mohon Nona
05:12selamat kenyawa orangtuaku.
05:20Nona bilang,
05:21Lilin sudah dinyalakan.
05:23Hidup dan mati dunia ini
05:24sudah ditakdirkan.
05:26Setelah minum teh ini,
05:28kamu pergilah.
05:33Nona,
05:34dia sudah minum tehnya.
05:36Dia bilang
05:36tidak akan ganggu Nona lagi.
05:41Kipas sisik naga
05:43sudah didapatkan.
05:44Sudah saatnya
05:45suruh dia ke sini.
05:52Halo Tuan Jordi.
05:54Di depan kediaman kita,
05:55ada bocah yang bikin masalah.
05:57Apa?
05:57Kediaman Yopi ada masalah.
05:59Baik, aku tahu.
06:00Nona,
06:00kediaman Yopi
06:01kedatangan dua orang.
06:02Katanya mau lenyapkan
06:03empat keluarga di Mediterania.
06:06Ketua,
06:07aku sudah selidiki.
06:08Keluarga Yopi,
06:09Juma,
06:10Sunero,
06:10dan Wira
06:11adalah budak wanita itu.
06:12Mereka semua
06:13gak ada yang baik.
06:15Sekelompok manusia biasa pun
06:17berani rebut barang.
06:18Pu,
06:19kalian semua pantas mati.
06:20Berani bikin masalah
06:21di kediaman Yopi.
06:22Aku lihat kamu cari mati.
06:24Serang,
06:24bayi.
06:26Bagus.
06:27Ketua,
06:28pukulan yang bagus.
06:29Suruh saja.
06:30Nona kalian apa itu?
06:32Tunggu saja.
06:33Berani rebut kipas
06:34sisik naga ketuaku.
06:35Coba pikirkan dulu.
06:37Punya nasib buat pakai enggak?
06:38Hah?
06:39Bocah kecil ini,
06:41sebenarnya siapa?
06:43Kok dia bisa punya
06:44kemampuan mengerikan begini?
06:46Sudah telpon Jordi.
06:47Aku sudah mengabari
06:48Tuan Jordi.
06:49Katanya,
06:50mereka akan segera pulang.
06:54Kemampuan selemah ini
06:56masih berani incar
06:56kipas sisik naga
06:57yang kukasih padanya.
06:58Benar-benar gak tahu diri.
07:05Tuan kecil,
07:07pelan-pelan,
07:09kipas busaka itu
07:10sudah milik Tuan Agami
07:11sejak 100 tahun yang lalu.
07:13Aku yakin ini
07:14pasti ada salah paham.
07:16Salah paham?
07:18Dasar perampok sialan.
07:19Gara-gara kalian
07:21sudah dua bulan
07:21aku gak bisa nemuin keberadaannya.
07:23Masih berani bilang salah paham?
07:25Aku bunuh kalian.
07:26Bukan begitu.
07:28Kipas busaka itu
07:29memang milik Tuan Agami.
07:30Ini pasti ada
07:31kesalahpahaman di sini.
07:32Sebelumnya,
07:33wanita licik itu
07:34nipu kipas sisik naga
07:36dari tanganku
07:37di kediaman Sandi.
07:38Bahkan bilang kipas itu
07:40miliknya.
07:40Aku sudah lihat sendiri.
07:42Kamu masih bantu dia mengeles?
07:44Kamu
07:45benar-benar keterlaluan.
07:47Patas mati.
07:48Kalian semua patas mati.
07:49aku bunuh kalian dulu
07:50baru ku cari perhitungan
07:51sama wanita jahat itu.
07:58Tamatlah.
07:59Baru beberapa hari dihidupkan
08:00sudah harus mati lagi.
08:03Kamu mau perhitungan
08:04sama siapa?
08:17Nona sudah kembali.
08:19Ketua,
08:20dia orangnya.
08:21Yang rampas kipas
08:22sisik naga milikmu.
08:23Kukira kamu jadi
08:24pengecuti luar
08:25dan gak berani pulang.
08:26Kebetulan kamu datang.
08:28Bagus ya.
08:29Masih berani pulang.
08:30Aku justru mau lihat
08:32siapa yang mau cari mati.
08:38Waktu rebut kipas
08:39sisik naga dariku,
08:40pasti gak menyangka
08:41aku punya dukungan, kan?
08:44Sekarang,
08:45ketua aku sudah datang.
08:46Aku sarankan kamu
08:48segera serahkan
08:49kipas sisik naga.
08:50Kalau enggak,
08:51sampai ketua aku
08:52mengamuk pada kalian,
08:53akibatnya
08:54semua gak akan
08:55bisa kamu tanggung.
08:59kamu bilang
09:00perampok yang rampas
09:01kipas sisik naga itu dia?
09:03Iya,
09:03iya.
09:06Kesan bodoh,
09:07bodoh.
09:09Ternyata,
09:10aku perampok ya?
09:12Bukan,
09:13perampok apa?
09:14Bukan begitu.
09:15Nona,
09:16setelah 137 tahun,
09:1852 hari,
09:194 jam,
09:19dan 19 menit,
09:21akhirnya aku ketemu kamu.
09:26Kok kamu diam saja?
09:29Aku naga
09:30yang pernah
09:31kamu selamatkan
09:32137 tahun lalu.
09:34Kok kamu setega itu?
09:36Kok kamu melupakan aku?
09:39Kalau tahu begini,
09:40ngapain aku pulihkan luka?
09:41Mending aku mati
09:42di hadapanmu
09:43dan jadi naga pujian hatimu saja.
09:46Gak lupa,
09:48cuma waktunya
09:49sudah terlalu lama.
09:50Ingatanku agak kabur.
09:52Beneran gak lupa?
09:54Lalu,
09:55kenapa kamu gak mau
09:56hadiah dariku?
09:58Sisik pelindung jantung itu
09:59paling berharga.
10:01Aku cuma pinjamkan
10:02pada mereka.
10:06Lihat.
10:08Sekarang,
10:09sudah dikembalikan.
10:11Dia bilang apa?
10:12Sekor naga
10:13dari lebih 100 tahun lalu.
10:14Bukan yang kupikirkan itu, kan?
10:16Lihatlah sekarang,
10:17datang lagi
10:18sekor naga
10:18yang rebut Nona dariku.
10:19Nona!
10:20Sehari saja di sisi Nona,
10:22semua yang gak pernah kulihat,
10:24sudah kulihat.
10:26Aduh,
10:27ternyata kamu
10:27majikan ketua.
10:29Hal sebesar ini.
10:30Kok ketua?
10:31Sama sekali tidak bilang
10:32dari awal.
10:34Tulang rusukku
10:36patah ya.
10:38Sakit banget.
10:40Barusan sudah kubilang,
10:41mungkin salah paham.
10:42Sekarang salah pahamnya
10:43sudah diatasi.
10:45Kita kembali
10:45jadi keluarga.
10:46Gimana kalau aku
10:47panggilkan tabib buat kamu?
10:50Cepat!
10:51Cepat pergi!
10:56Sudah 100 tahun berlalu,
10:58tapi masih terlihat
10:595 atau 6 tahun.
11:00Benar-benar licik
11:02dan penuh siasat.
11:04Dia sudah nempet
11:05sama Nona
11:05selama 1 jam 4 menit.
11:07Ngeh!
11:08Gak tahu malu!
11:09Menurutku,
11:10kita perlu atasi
11:11konflik internal
11:12buat singkirkan orang luar.
11:13Kamu benar.
11:15Nona,
11:16selama ini
11:17aku menderita banget.
11:18Setelah pisah
11:19sama kamu,
11:20aku ketemu
11:21cewek jahat
11:21bernama Giselle.
11:23Dia potong
11:23kuku nagaku,
11:25katanya mau teliti
11:26wawangian naga.
11:27Lihat kuku nagaku,
11:29semua dipotong olehnya.
11:30Sudah 100 tahun,
11:31cuma tumbuh 2 mm.
11:33Wawangian naga?
11:34Iya,
11:35dia bersikeras bilang
11:36itu bahan buat bikin
11:37wawangian naga.
11:38Benar-benar
11:39penghinaan besar.
11:41Nona,
11:42kamu harus bantu aku
11:43balas dendam.
11:45Wawangian naga
11:45bisa sembuhin penyakit aneh.
11:47Ini justru ingatkan aku.
11:49Sudah.
11:50Coba aku lihat.
11:52Gak ada kuku pun
11:52tetap tampan kok.
11:54Beneran.
11:55Tentu saja.
11:56Kalau gitu,
11:562 mm ini
11:57aku potong juga
11:58buat bikinkan kamu
11:59wawangian naga.
12:00Gimana?
12:01Baik.
12:03Nona,
12:04kami juga bisa bantu Anda.
12:06Kami gak punya sisik naga,
12:08tapi
12:09kami punya tulang kaki.
12:11Nona jangan meninggalkan kami ya.
12:15Nona,
12:16Nona,
12:17jangan tinggalkan kami.
12:18Nona,
12:18jangan tinggalkan kami,
12:19Nona.
12:19Nona,
12:21Nona,
12:22jangan lupa,
12:23ada aku juga.
12:24Nona,
12:24Nona.
12:31Nona.
Komentar

Dianjurkan