00:00Ibu, ini buat ibu!
00:15Dahulu kala, ada seorang gadis penjual korek api.
00:19Dia lewat depan sebuah toko.
00:20Dan lihat...
00:37Selamat ulang tahun, Ibu!
00:39Terima kasih, sayang.
00:43Zoe, sayang sekali padamu. Cepat buat permintaan.
00:45Iya.
00:56Kenapa?
01:02Kirana!
01:04Kirana!
01:05Kirana!
01:06Kirana!
01:19Kirana!
01:20Padeza, mungkin Anda benar.
01:23Nona Kirana memang belum mati.
01:29Kasusnya sudah kuselidiki.
01:31Waktu jatuh ke sungai, ada satu hal aneh yang sengaja ditutupi.
01:34Jelas, Kak.
01:35Orang pertama yang tahu Nona Kirana jatuh ke sungai adalah Fandi.
01:38Tapi fakta ini sengaja dihapus dari catatan.
01:41Tiga hari setelahnya, mayat Nona Kirana ditemukan di sungai.
01:44Bahkan Fandi sendiri yang lakukan otopsi.
01:47Kali ini dia pulang.
01:48Pergi ke mana?
01:48Rumah Sakit Intensif Arca.
01:58Penelitian yang dipimpin oleh Profesor Fandi, yaitu teknologi dan teori untuk atasi sel kanker, sekarang sudah mendapat terobosan besar.
02:06Halo, Pak. Anda sudah buat janji?
02:08Eh, aku mau tanya.
02:16Hei, Nah. Kita ketemu lagi.
02:21Kenapa?
02:23Bukannya kita sudah pernah ketemu. Ada apa?
02:25Om jahat, jangan coba mendekatiku.
02:28Ayah bilang kau itu orang yang jahat sekali.
02:30Kau sudah banyak berbuat jahat. Aku benci.
02:36Benar.
02:38Dia benar.
02:39Hah? Om jahat, ibu jadi sengsara begini karena kau.
02:42Pukul-pukul kau.
02:46Siapa ibumu?
02:49Siapa ibumu?
02:50Penjahat kau sakiti aku.
02:52Cepat bilang, siapa sebenarnya ibumu?
02:56Pikir jauh-jauh. Jangan dekati dia.
02:59Dimana dia?
03:02Kau tahu siapa yang aku maksud.
03:07Dia sudah mati.
03:09Di dalam sungai.
03:18Suster aku mau tanya.
03:19Pria yang barusan keluar sambil bawa anak kecil.
03:21Laporan tumor siapa yang dia pegang tadi?
03:23Ah, Profesor Fandi, ya.
03:26Jangan banyak omong.
03:29Hmm?
03:30Pak Reza?
03:31Ada apa anda ke sini?
03:33Direktur.
03:33Aku mau minta tolong carikan seseorang.
03:35Usianya 28-29 tahun.
03:36Wanita.
03:37Dua hari ini pernah dirawat di bagian radiologi.
03:40Ini sangat penting buatku.
03:45Maaf, Pak Reza.
03:46Soal privasi pasien.
03:48Kami gak bisa bocorkan.
03:51Pak Reza, sudah kita bu.
03:59Zoe, mulai sekarang jangan bilang ke orang lain soal ibu.
04:01Mengerti?
04:04Ayo.
04:14Kenapa?
04:16Siapa lagi yang buat Zoe kesal?
04:18Om jahat itu.
04:20Gak apa-apa.
04:21Cuma sempat teribut sama orang.
04:33Profesor Fandi,
04:35Kondisi pasien kurang bagus.
04:37Kau ahli di bidang ini.
04:39Detail kondisinya,
04:41Aku rasa gak perlu kujelaskan lagi.
04:43Satu-satunya jalan adalah operasi.
04:49Keberhasilannya cuma 3%.
04:52Aku gak sanggup.
04:54Aku benar-benar gak sanggup mengerti?
04:57Bagaimanapun cari jalan keluar ini.
05:00Kau putuskan saja.
05:12Ayah, kenapa?
05:14Kenapa matamu merah?
05:19Ayah, gak apa-apa.
05:21Ibu lagi sakit.
05:22Zoe, harus sering teman ibu ya.
05:25Pasti.
05:26Barusan Om Direktur bilang apa ke ayah?
05:28Dokter bilang.
05:30Pemulihan ibu lumayan bagus.
05:32Sebentar lagi,
05:33Ibu akan sembuh.
05:35Asik!
05:36Ibu,
05:37Bentar lagi ibu pasti sembuh.
05:39Nanti kita bisa pulang bersama.
05:42Iya.
05:48Akhirnya aku temukan kau.
05:52Akhirnya aku temukan kau.
06:01Harusnya kau gak mau aku datang.
06:03Tentu saja kau gak mau aku datang.
06:06Dengar aku baik-baik.
06:07Sejak kau rebut Kirana dari sisiku 6 tahun yang lalu,
06:10kau gak mau dia ketemu aku lagi.
06:11Kalau aku gak berbuat begitu,
06:13apa aku harus diam saja melihat dia disiksa?
06:17Sekarang gak akan lagi.
06:20Gak akan pernah lagi.
06:21Sayang,
06:23siapa dia?
06:25Maaf,
06:26sebagian ingatanku hilang.
06:28Banyak hal masa lalu,
06:30yang aku gak ingat lagi.
06:32Kita,
06:33pernah ketemu.
06:35Kalian sengaja pakai cara ini buat balas dendam.
06:38Buat siksa aku.
06:39Apa selama ini,
06:43semua rasa sakit yang kutanggung,
06:46masih belum cukup?
06:49Cukup.
06:50Kirana,
06:52lulucon ini,
06:54sama sekali gak lucu.
06:56Aku minta maaf.
06:57Amnesia karena trauma,
06:59adalah hal yang wajar.
07:01Kalau orang kena goncangan besar,
07:03otak akan melindungi diri dengan melupakan sebagian ingatan.
07:06Artinya,
07:07semua tentangmu,
07:08dan tentang pernikahan itu,
07:10sudah hilang dari ingatannya.
07:13Aku gak percaya.
07:16Ini sebenarnya bagus buat dia, ya kan?
07:18Kau mau dia ingat tentang apa?
07:19Mau dia balik ke masa lalu?
07:21Kau jangan egois, Reza.
07:23Kau dulu,
07:24sudah buat tragedi yang gak bisa diperbaiki.
07:28Kirana.
07:31Kumohon,
07:33jangan bilang.
07:39Tidak apa-apa.
07:42Bagus juga kalau lupa.
07:43Apa itu sesuatu yang penting?
07:45Tidak penting.
07:47Yang paling penting bisa ketemu kau lagi.
07:49Semuanya masih sempat.
07:51Semuanya bisa dimulai dari awal lagi.
07:54Kali ini,
07:56kita mulai dari awal.
07:57Aku mau bersaing secara adil denganmu.
08:12Ternyata Kirana masih hidup.
08:14Dia masih hidup.
08:15Aku masih punya kesempatan sama dia.
08:17Kita bisa mulai dari awal lagi.
08:25Ini.
08:38Ini?
08:54Ibu, om jahat itu datang lagi
09:00Cuma 3%?
09:02Fandi, kau tahu ucapanmu barusan
09:05Coba kau ulangi lagi
09:07Tingkat keberhasilannya cuma 3%
09:09Kau masih berani operasi dia, kau gila ya?
09:13Tingkat keberhasilannya cuma 3%
09:15Kau masih berani operasi dia, kau gila ya?
09:17Aku gak setuju
09:19Kau gak berhak ragukan aku
09:21Selama ini dia begitu tertekan
09:23Ditambah siksaan mental dan fisik darimu itulah
09:26Yang membuat selnya berubah jadi kanker
09:30Waktu aku sadar
09:32Sel kankernya sudah menyebar
09:34Bahkan orang normal pun
09:36Kurang dari 8% yang bisa bertahan hidup sampai 5 tahun
09:38Kau punya solusi
09:39Kau kira kau siapa?
09:41Apa yang bisa kau lakukan?
09:45Maaf, aku terbawa emosi
09:47Aku mohon
09:48Aku mohon
09:50Kau harus selamatkan dia
09:52Gak usah
09:53Aku harus sembuhkan dia
10:07Masuk
10:17Kenapa kau datang lagi?
10:18Pak Reza
10:20Fandi itu suamiku
10:22Zoe itu adalah anakku
10:24Aku sudah menikah
10:26Bagaimana denganku?
10:29Aku tunggu kau 5 tahun
10:305 tahun penuh
10:33Ini gak
10:34Aku gak berhak bilang ini gak adil
10:37Kau mau dia ingat tentang apa?
10:39Mau dia balik ke masa lalu?
10:41Kau jangan egois Reza
10:42Kau dulu
10:43Sudah buat tragedi yang gak bisa diperbaiki
10:48Reza
10:50Jangan paksa aku mati sekali lagi
11:00Oke
11:06Akhirnya aku temukan kau
11:09Kita memang tetap jika untuk saling menghancur
11:11Jangan
11:15Pergilah
11:17Kalau kau mau lepaskan aku
11:20Jangan paksa aku
11:30Aku gak berhak minta apapun darimu
11:32Aku mengerti
11:35Semoga kau bahagia
11:53Kapan jadol operasinya?
11:56Minggu depan
11:58Parah gak?
12:07Setelah operasinya selesai
12:09Kita pulang saja
12:11Pasti
12:39Pembulu darah pecah
12:40Trombosis vena akibat sel kanker sudah terbentuk
12:42Siapkan nitrogue cair buat hentikan berdarahan
12:58Dengok
12:59Dengok
13:02Diaya
13:03Kerimok
13:07Terima kasih telah menonton!
Komentar