- 12 menit yang lalu
- #drama
- #dracin
- #cdrama
- #romantis
- #pelindung
Fandi turun gunung dan menyelamatkan Riana yang hampir celaka karena obat hingga akhirnya mereka menikah. Keluarga Linardi bekerja sama dengan keluarga Lenos untuk menekan mereka, namun, keahlian medis dan ilmu bela diri Fandi mematahkan berbagai jebakan hingga mendapat dukungan dan akhirnya pernikahan mereka diakui semua pihak. Selengkapnya dapat anda ikuti alur ceritanya, Dokter Penakluk Segalanya
#drama #dracin #cdrama #romantis #pelindung
#drama #dracin #cdrama #romantis #pelindung
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Ini, gimana mungkin?
00:02Farhil...
00:02Jordi, cepat serang, bunuh dia!
00:05Bocah, aku gak nyangka kamu lumayan kuat juga.
00:09Ternyata aku remehkan kamu.
00:10Tapi, kalau aku mulai bertindak...
00:15Bacot!
00:18Kamu, kamu beneran bisa bunuh Jordi!
00:21Jangan berdekat! Jangan berdekat!
00:32Sudah aman, sayang.
00:33Farhil, aku kira gak bakal ketemu kamu lagi.
00:36Tenang saja, sayang. Mulai sekarang, aku gak bakal biarin orang sakit kamu lagi.
00:46Halo? Gimana, urusannya sudah beres belum?
00:49Sudah habisi Farhil belum?
00:51Hei, Aska. Lama gak ketemu.
00:54Siapa kamu?
00:55Kamu kirim banyak orang buat habisi aku. Kenapa?
00:58Masa suaraku saja kamu gak kenali?
01:00Pasca!
01:01Farhil, gimana? Jordi sudah habisi dia, kan?
01:05Kamu, Fa...
01:06Fa...
01:06Fa... Farhil?
01:08Kok bisa kamu yang jawab telepon ini?
01:11Menurutmu kenapa? Kamu bener-bener remehkan aku.
01:14Mau nyawa aku?
01:15Kirim para pecuna kayak gini.
01:18Aku bahkan belum puas mainnya.
01:19Fa... Fa... Farhil?
01:23Sungguh ini salah paham.
01:25Awalnya, aku cuma suruh mereka buat kasih kamu pelajaran.
01:28Aku gak pernah mau kamu mati.
01:30Menurutku, gimana kalau kita ketemu dan ngobrol langsung?
01:33Gak usah sampai saling bunuh.
01:35Bener kan?
01:37Baik.
01:38Aku bakal cari kamu.
01:39Kita bicara langsung.
01:40Dari dulu aku sudah bilang sama kamu.
01:42Jangan pernah ganggu istri.
01:43Kalau enggak.
01:45Aku bakal bikin kamu mati mengenaskah.
01:47Sebelum aku temui kamu.
01:48Mending cari lahan pemakaman dulu.
02:19Bukan.
02:20Dia gak beres.
02:21Pasca.
02:21Kamu lagi bercanda denganku kan?
02:24Jordi itu hebat banget.
02:25Mana mungkin Farhil bisa bunuh dia?
02:28Candaan ini gak lucu sama sekali.
02:30Tak lucu.
02:33Pasca.
02:34Coba cari cara.
02:36Corbi sehebat itu saja bisa kamu undang.
02:38Pasti kamu bisa cari yang lebih hebat lagi.
02:40Bener kan?
02:41Pasca.
02:41Pecundang.
02:42Bisa gak kamu punya sedikit nyali?
02:45Pasca.
02:46Aku cuma gak mau mati.
02:47Aku gak mau mati, Pasca.
02:51Tenang saja.
02:52Kita gak bakal mati.
02:54Pasca.
02:55Sudah nemu cara baru ya?
02:57Awalnya.
02:59Aku cuma mau jaga-jaga.
03:01Ternyata.
03:02Aku benar-benar salah nilai si Farhil.
03:05Pasca.
03:06Apa rencanamu?
03:09Aku sudah kasih tahu Biro penegakan hukum.
03:11Farhil sudah bunuh banyak orang.
03:13Semuanya terekam jelas di kamera.
03:15Buktinya gak bisa dibantah.
03:17Kali ini.
03:18Dia pasti kena hukuman mati.
03:20Pasca.
03:21Syukurlah kamu sudah atur rencana.
03:23Kali ini Farhil.
03:25Benar-benar tamat.
03:26Benar kan?
03:28Farhil.
03:29Berani lawan aku.
03:31Aku bakal hancurkan kamu sampai gak bersisa.
03:33Farhil.
03:34Kekuatan kuragalindan sulit diukur.
03:36Kalau kamu terus lawan mereka, bakal berbahaya.
03:39Mereka cuma incer aku.
03:40Aku gak bermasalahkan itu.
03:41Tapi kalau mereka berani sentuh kamu.
03:43Aku bakal bikin mereka mati tanpa jejak.
03:46Jangan bergerak!
03:52Selama ini, si Bandel Tino itu masih belum ketemu.
03:54Sementara ini, lupakan saja Tino.
03:57Yang paling penting sekarang, cari si kampungan itu.
04:01Gimanapun, kamu itu omnya Leah.
04:04Dia berani banget patahkan tanganmu.
04:06Gak bisa dibiarin.
04:07Dia harus bayar mahal ini.
04:08Vivi sudah aku suruh pulang.
04:10Si Farhil sudah perkali-kali cari masalah sama kita.
04:14Kali ini, dia pasti kena batunya.
04:17Ibu!
04:19Ayah, sebenarnya kenapa?
04:21Vivi, kamu sudah pulang.
04:22Nah, akhirnya kamu pulang.
04:25Kalau kamu gak pulang, ayahmu hampir saja mati celaka.
04:27Ibu, siapa yang pukul ayah?
04:29Tino ya?
04:30Tino ya?
04:31Leah.
04:32Dia malah nikah sama orang kampung.
04:34Dan sampai patahkan tangan ayahmu.
04:36Vivi, ayah pacarmu itu komandan tim pendegakan, kan?
04:40Cepat telpon sekarang.
04:42Suruh mereka tangkap orang itu.
04:43Kalau bisa, tembak mati sekalian.
04:46Biar ayahmu bisa balas dendam.
04:47Ibu, jangan khawatir.
04:50Aku pasti bela ayah.
04:54Halo.
04:55Halo, sayang.
04:55Sayang.
04:56Ayahku dipukul.
04:57Aku kirim informasi dan foto ke kamu sekarang.
05:00Suruh ayahmu bawa orang tangkap dia.
05:01Kalau dia gak di penjara 10 atau 8 tahun, kita putus.
05:05Baguslah.
05:06Orang kampung itu tamat riwayatnya sekarang.
05:08Ayah, ibu, tenang saja.
05:11Tim pendegakan sudah turun tangan.
05:13Mau siapapun orangnya, dia gak bakal bisa kabur.
05:17Putri kita memang paling hebat.
05:18Dapat pacar yang keren banget.
05:20Gak kayak Lea.
05:21Gadis gak tau diri itu.
05:22Dia gak mau nikah sama Aska.
05:24Malah milih orang kampung yang kejam.
05:26Dan cuma incar harta kularnya kita.
05:30Benar.
05:30Aku juga bakal hubungi pengacara.
05:32Buat gugat Farel.
05:33Biar dia meringkuk di penjara seumur hidup.
05:36Nanti kita gak perlu takut sama dia lagi.
05:38Kalau Lea masih bebal.
05:47Wah, kebetulan banget.
05:52Aku kirim informasi dan fotonya ke kamu sekarang.
05:55Suruh ayahmu langsung tangkap dia.
05:57Kalau dia gak di penjara miniman 8 atau 10 tahun, kita putus.
06:02Kasus ini serius banget.
06:04Aku lapor ke pimpinan dulu.
06:06Bawa mereka.
06:07Awasi mereka baik-baik.
06:08Jangan sampai ada kesalahan sedikit pun.
06:10Baik.
06:15Om, bantuin aku.
06:16Farel ini.
06:17Patahkan tangan ayah pacarku.
06:19Dendam pacarku.
06:20Harus kubalaskan.
06:24Bantuin aku, Om.
06:25Ini buat Om.
06:27Buat beli oleh-oleh.
06:29Om cuma mau ingatkan.
06:30Orang ini terlibat kasus keracunan libatkan puluhan korban.
06:34Hati-hati ya.
06:35Jangan sampai ada masalah.
06:36Tenang saja, Om.
06:37Gak peduli dia siapa.
06:38Kalau sudah masuk sel tahanan listrik.
06:40Dia cuma cecungguk yang tinggal nunggu aja.
06:42Gak bakal ada masalah.
06:43Oke?
06:44Ayahmu sebentar lagi datang.
06:45Kamu cuma dikasih waktu 10 menit.
06:47Oke, makasih, Om.
06:51Sayang, gak usah khawatir.
06:53Sebelum kesini, aku sudah kirim pesan ke Kawanta.
06:55Pasti sebentar lagi sampai.
06:56Tenang saja, semuanya akan baik-baik saja.
06:58Iya.
07:06Pak, ada sudah kembali.
07:08Ini.
07:10Ini Jenderal Bintang 5 Wanta.
07:12Sudah lama dengar nama Anda, Jenderal Wanta.
07:15Langsung saja ke intinya.
07:17Beberapa hari lalu, kalian tangkap Farel, kan?
07:19Iya.
07:20Saya memang mau bahas soal ini.
07:22Farel ini benar-benar berbahaya dan kejam.
07:25Dia melukai banyak orang.
07:26Saat kami datang bersama tim,
07:28dia melawan dengan sengit,
07:29merebut senjata dan serang polisi.
07:31Dia ini penjahat kelas kakak.
07:32Dia sebenarnya sudah menahan diri sama kalian.
07:35Kalau dia benaran mau bunuh kalian,
07:38datang 10 tim pun bakal percuma.
07:40Jenderal Wanta,
07:41jadi Farel sahabat Anda?
07:43Betul.
07:44Jenderal Wanta dan Farel bersahabat.
07:46Aku sudah selidiki semuanya.
07:49Jordi duluan yang culik istri sahabatku.
07:52Terus dia kumpulkan banyak penjahat,
07:54termasuk pembunuh bayaran Jordi.
07:55Mereka mau ngejar dan bunuh sahabatku.
07:58Kalau bukan karena dia punya kemampuan.
08:00Dia pasti sudah nggak bersisa sekarang.
08:03Dia cuma bertindak karena terpaksa.
08:06Itu murni pembelian diri.
08:08Sekarang juga,
08:09lepaskan dia.
08:11Aku sudah selidiki masalah ini.
08:13Farel memang bela diri.
08:15Lepaskan dia.
08:16Baik.
08:22Agam?
08:24Sayang, kamu kenal dia?
08:26Dia pacar adikku.
08:28Kayaknya,
08:29dia datang dengan niat buruk.
08:30Hei,
08:32jadi kamu kenal aku ya?
08:33Kalau gitu pasti sudah bisa nebak.
08:34Kenapa aku muncul di sini kan?
08:36Kamu yang bikin tangan ayah mertuaku patah.
08:38Iya aku.
08:40Yang sakit istriku.
08:41Bukan cuma dia.
08:43Aku bakal habisi semua keluarga Logan.
08:45Kamu sadar lagi di mana?
08:47Masih berani cari gara-gara di sini.
08:49Kamu pengen cepat mati ya?
08:56Agam,
08:57jangan macam-macam.
08:58Main hakim sendiri itu tindakan kriminal.
09:00Main kembang api ya?
09:01Lumayan juga.
09:02Cuma segini caramu belas dendam.
09:05Kamu cuma bisa membual.
09:06Kamu nggak tahu kan?
09:08Ini,
09:09namanya sel tahanan listrik.
09:11Petarung tenaga gelap sekalipun di sini.
09:13Nggak beda sama orang biasa.
09:14Nanti,
09:15kalau arus listrik ini sentuh badanmu,
09:18kamu bakal tahu
09:20gimana rasanya sakit sampai pengen mati.
09:24Agam,
09:25jangan macam-macam.
09:26Ayo,
09:28biarkan aku lihat
09:29gimana ekspresimu waktu sakit.
09:32Segini saja.
09:34Kayak dikelitikin.
09:37Nggak mungkin.
09:38Aku nggak percaya.
09:41Terusin saja setur maku.
09:43Aku tidur dulu ya.
09:44Nggak,
09:45nggak mungkin.
09:45Kamu manusia tahan tuh.
09:47Katanya sel tahanan listrik
09:49khusus buat petarung tenaga gelap.
09:52Sayangnya,
09:53aku bukan petarung.
09:54Aku ini latihan kultifator dewa.
09:57Jangan so hebat.
09:58Kamu nggak takut disetrum ya?
10:01Kalau dia gimana?
10:03Jangan main-main.
10:06Mulai panik ya?
10:08Ya sudah nanti,
10:09waktu istrimu disiksa.
10:11Kamu pasti bakal stres banget kan?
10:13Aku beneran nggak sabar lihat ekspresimu nanti.
10:16Ayo.
10:18Mati kamu.
10:20Kamu.
10:25Agam.
10:28Lepasin anakku sekarang.
10:30Letakkan alat stres itu.
10:32Kalau nggak,
10:32aku tembak kamu.
10:35Nggak.
10:37Ayah.
10:39Tolong balaskan dendamku.
10:41Kenapa kamu siksa anakku?
10:43Jawab.
10:44Kalau nggak,
10:45kepalamu bakal pecah.
10:46Mending kamu tenang dulu.
10:47Kalau nggak,
10:49malah kepalamunya bakal pecah.
10:50Saya dimati.
10:51Pak Heru,
10:52turunkan pistolnya.
10:54Heru,
10:55kamu mau membangkang.
10:59Pak Gavin,
11:00bebaskan mereka saja.
11:02Bebaskan mereka.
11:05Farel.
11:07Tenang saja, sayang.
11:09Farel,
11:10maaf aku telat.
11:11Nggak telat kok.
11:12Pas buat seru-seruan sama mereka,
11:13biar bisa santai.
11:14Pak,
11:15jangan bebaskan mereka.
11:17Lihat anakku sampai kayak gini gara-gara dia.
11:19Gimana bisa bebaskan dia?
11:20Heru,
11:20sebagai komandan tim penegakan,
11:22gimana kamu bisa sebodoh itu?
11:23Coba pikir dulu.
11:24Anakmu itu bukan orang dalam.
11:26Kok dia bisa masuk ke sel tahanan listrik?
11:29Farel,
11:30ini memang kesalahan biru penegakan hukum.
11:31Maaf sudah bikin kamu repot.
11:33Maaf.
11:34Lihat,
11:35aku baik-baik saja.
11:36Santai saja.
11:36Pak!
11:40Farel,
11:42kamu nggak bisa pergi.
11:43Keluarga Logan sudah gugat kamu.
11:45Kamu yang patahkan tangan senkan.
11:47Putranya suruh orang buat culik istriku.
11:49Bikin tangannya patah,
11:50itu masih mending.
11:51Dengar sendiri kan?
11:53Mereka duluan yang culik istri sahabatku.
11:56Sahabatku terpaksa melawan.
11:58Pak Wanta,
11:59begini.
12:00Gimanapun,
12:01keadaannya sudah begini.
12:02Kayaknya Farel nggak bisa pergi.
12:04Farel,
12:05gimana kalau aku yang ke keluarga Logan?
12:07Nggak usah,
12:08Kak Wanta.
12:09Aku sudah nepek bakal begini.
12:11Kalau lihat waktunya,
12:12harusnya sudah pas.
12:14Nanti keluarga Logan sendiri yang bakal cabut gugatan.
12:16Terus malah minta aku keluar.
12:17Tapi setauku,
12:19keluarga Logan dendam banget sama kamu.
12:21Mereka bahkan pengen banget celakai kamu.
12:22Nggak mungkin mereka gampang lepasin kamu.
12:24Kak Wanta,
12:24percaya saja sama aku.
12:27Pak,
12:28sahabatku sekarang ada di bawah pengawasanmu.
12:30Jaga dia baik-baik.
12:31Kalau kejadian kayak tadi terulang lagi,
12:33jangan salahkan aku.
12:34Kalau bakal marah sama kamu,
12:35nggak masalah.
12:36Tenang saja.
12:43Bukannya ibu sudah sembuh?
12:45Kok pingsan lagi?
12:48Dokter Bisma,
12:49Anda sudah sampai.
12:51Dokter Bisma,
12:52tolong,
12:53tolong selamatkan ibuku.
12:56Sebenarnya kalian mikir apa sih?
12:58Keluarga Logan kan punya dokter hebat?
13:00Kenapa malah dibawa ke rumah sakit segala?
13:03Dokter hebat?
13:04Dokter Bisma,
13:05yang Anda maksud itu Farel.
13:07Aku sudah bilang dari awal,
13:09Farel itu,
13:10master pengobatan.
13:11Penyakit busasa,
13:13bukan cuma aku yang nggak bisa sembuhkan di seluruh kota pura,
13:15selain Farel.
13:16Nggak ada yang mampu.
13:18Farel itu master.
13:20Mana mungkin?
13:22Masalahnya,
13:23dia sudah kita serahkan ke biru penegakan hukum.
13:25Masa kita harus cabut gugatan?
13:27Nyawa busasa sudah di ujung tandung.
13:29Kalian masih saja ngotot di sini.
13:31Keterlaluan banget.
13:33Pokoknya,
13:34itu saja dariku.
13:36Silahkan urus sendiri.
13:38Dokter Bisma,
13:39Dokter Bisma,
13:40gimana kalau kita batalkan saja gugatannya?
13:43Tapi hubungan kita sudah nggak baik banget.
13:45Kalau kita batalkan gugatannya,
13:47apa dia masih mau nolong nenek?
13:49Si kampungan itu,
13:50kalau mau ajak dia,
13:50kalian saja yang pergi.
13:51Aku nggak ikut.
13:52Diam kamu.
13:54Biar aku saja yang cari Farel.
13:55Kalian jaga ibu di sini.
13:58Kakak,
13:59tanganmu masih luka, kan?
14:00Biar aku temari kamu.
14:08Kalau kamu yang suapi,
14:09pasti manis rasanya.
14:10Sudah,
14:11jangan gombal.
14:12Sudah lama berlalu.
14:14Keluarganya masih belum kasih kabar.
14:15Apa mereka mau cabut gugatan?
14:17Pasti bakal ada yang datang.
14:18Kecuali,
14:19mereka memang nggak peduli sama nenek.
14:20Jadi,
14:21maksudmu,
14:21penyakit nenek bisa kambuh lagi?
14:24Farel,
14:25ada yang mau ketemu kamu.
14:26Lihat kan?
14:26Aku nggak bohong.
14:27Mereka datang.
14:29Om,
14:30apa nenek kenamu Sibah?
14:31Kok kamu tahu?
14:33Jadi,
14:34nenek benar-benar kenamu Sibah?
14:35Bagus ya, Farel.
14:37Ternyata kamu sudah tahu
14:38ibuku bakal sakit.
14:39Kami pasti bakal minta bantuan.
14:40Begini cara kalian minta tolong.
14:42Kamu!
14:43Farel,
14:44kamu sengaja lukai aku
14:46dan bikin tanganku cacat.
14:48Paling nggak kamu harus
14:49dipenjara beberapa tahun.
14:50Sekarang,
14:50aku kasih kamu satu kesempatan.
14:52asal kamu mau nolong ibuku.
14:54Demi Leah,
14:55aku bisa cabut gugatan.
14:57Kasih kamu kesempatan
14:58buat bebas lagi.
14:59Siapa yang bilang
15:00aku pengen bebas?
15:01Siapa?
15:03Di sini aku enak banget.
15:04Makan, minum enak,
15:05nyaman banget.
15:06Jangan cabut gugatan ya.
15:08Aku mohon.
15:09Kamu!
15:09Farel!
15:11Jangan keterlaluan.
15:12Dengar ya.
15:13Ibuku cuma sakit ringan.
15:15Nggak harus kamu yang obati.
15:17Kami cuma
15:18nggak mau nunggu
15:19dokter Bisma turun tangan.
15:21Sekarang aku kasih kamu
15:22satu kesempatan.
15:23Jangan sampai kamu
15:24nggak tahu diri.
15:25Kamu cerai saja
15:26sama Leah.
15:27Terus obati ibuku.
15:28Kali ini,
15:29aku bisa lepaskan kamu.
15:31Ancam aku.
15:32Ya sudah,
15:33minta tolong
15:33sama dokter Bisma saja.
15:34Aku mau lihat.
15:35Si nenek bisa tahan
15:36berapa lama.
15:37Kamu!
15:38Farel,
15:39gimana kalau kamu
15:40bantu nenek?
15:41Sayang,
15:42nenek nggak pernah
15:43anggap kamu keluarga.
15:44Dia gabung sama orang
15:45buat lawan kamu.
15:46Kalau aku nggak cepat datang,
15:47kamu pasti tahu
15:48apa yang bakal terjadi.
15:50Tapi...
15:50Farel,
15:52kami memang salah sebelumnya.
15:54Jadi,
15:54kami harus apa
15:55biar kamu mau
15:56nolong ibuku?
15:57Farel,
15:58kami memang salah sebelumnya.
16:00Katakan saja,
16:00kami harus apa
16:01supaya kamu
16:02mau tolong ibuku?
16:03Kamu...
16:04apa aku harus berlutut
16:05dan minta maaf?
16:07Baiklah.
16:08Asal kamu mau
16:09nolong ibuku,
16:10aku bakal berlutut.
16:11Kakak,
16:12jangan main-main.
16:14Aku bisa bantu,
16:16tapi ada tiga syarat
16:17yang harus kamu penuhi.
16:18Syaratnya apa saja?
16:19Syarat pertama,
16:20Tino harus diusir
16:21dari keluarga Logan.
16:22Nggak mungkin.
16:24Farel,
16:25kakakku cuma punya
16:26satu putra.
16:27Jangan keteraluan.
16:29Baik.
16:31Aku setuju.
16:32Syarat kedua,
16:34semua anggota keluarga Linden
16:35harus minta maaf
16:36ke istriku.
16:38Baik.
16:40Syarat ketiga,
16:42istriku harus jadi
16:43CEO grup Mega.
16:47Baik.
16:48Yang ini juga aku setuju.
16:49Sekarang bisa ikut aku.
16:51Selamatkan ibuku.
16:52Cepat cabut laporannya.
16:54Kalau enggak,
16:54gimana aku bisa ke sana?
16:58Orang kampung.
16:59Cepat ke sini.
17:00Obati ibuku.
17:00Diam.
17:02Ngapain sih kamu bentak aku?
17:04Lea,
17:05dasar gak tau malu.
17:06Beraninya kamu datang ke sini
17:07gara-gara kamu,
17:08ayahku begini.
17:09Kamu.
17:11Ibu.
17:13Mulutmu jahat banget.
17:15Dasar kampungan,
17:16beraninya kamu bukel aku.
17:17beraninya kamu bukel aku.
17:18Ibu.
17:20Ibu.
17:22Ibu.
17:23Ibu.
17:23Ibu.
Komentar