Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/bola/2026/04/09/092627/blak-blakan-john-herdman-di-depan-erick-thohir-tuntut-pssi-perbaiki-masalah-ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyampaikan kritik secara terbuka di hadapan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dalam pertemuan usai agenda FIFA Series 2026, Herdman menyoroti pentingnya pembinaan usia dini bagi masa depan sepak bola Indonesia.
Ia menegaskan, fondasi tim nasional tidak bisa dibangun secara instan hanya dari level senior.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Najwa/Adit
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Belak-belakang di depan Erick Thohir, John Hertman desak PSSI benahi pembinaan usia dini.
00:05Pelatih Tinas Indonesia, John Hertman menyampaikan kritik secara terbuka di hadapan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
00:11Dalam pertemuan usai agenda FIFA Series 2026, Hertman menyoroti pentingnya pembinaan usia dini bagi masa depan sepak bola Indonesia.
00:21Yang menegaskan fondasi tim nasional tidak bisa dibangun secara instan hanya dari level senior.
00:26Menurutnya, kunci utama justru terletak pada pengembangan pemain di kelompok usia muda.
00:32Hertman bahkan meminta agar pelatih dengan kualitas terbaik ditempatkan di level usia dini, khususnya U15 dan U17.
00:40Ia menilai melatih pemain muda memiliki tantangan lebih besar karena potensi mereka belum sepenuhnya terlihat.
00:46Karena itu dibutuhkan pelatih yang memiliki kejelian tinggi dalam mengembangkan bakat sejak awal.
00:52Pernyataan ini pun mendapat respon positif dari Erick Thohir.
00:57PSSI menyatakan siap mendukung penguatan pembinaan usia muda sebagai bagian dari strategi jangga panjang sepak bola nasional.
01:05Laka ini diharapkan dapat membangun fondasi kuat bagi tim nas Indonesia untuk bersaing di level internasional.
01:12Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan