Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/04/10/100245/kejagung-ungkap-peran-riza-chalid-dalam-korupsi-petral-atur-tender-lewat-bocoran-info-rahasia

Kejaksaan Agung mengungkap keterlibatan pengusaha minyak Riza Chalid dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah di Petral periode 2008–2015. Dalam kasus ini, ia diduga memanfaatkan kebocoran informasi rahasia untuk mengintervensi dan mengatur proses tender agar menguntungkan pihak tertentu.
Praktik tersebut membuat proses lelang tidak berjalan secara transparan dan kompetitif, sehingga berpotensi merugikan negara dalam sektor energi. Sejumlah pihak disebut turut terlibat dalam memuluskan skema ini, dan penyidik masih terus mendalami peran masing-masing.
Simak selengkapnya dalam video ini untuk mengetahui bagaimana modus yang digunakan serta perkembangan terbaru dari kasus yang tengah diusut Kejaksaan Agung. Jangan lupa tonton sampai akhir!

Creative/Video Editor: Anura/Adit
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kejagung beberkan keterlibatan Riza Khalid dalam kasus petrol, tender diduga dikendalikan.
00:05Kejaksaan Agung mengungkap peran pengusaha minyak Muhammad Riza Khalid
00:09dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah di Pertamina Energy Trading Limited
00:14atau petrol pada periode 2008 hingga 2015.
00:18Kasus ini kini tengah ditangani sebagai bagian dari upaya penegakan hukum di sektor energi.
00:24Dalam perkara ini, Riza Khalid diduga mengintervensi proses tender
00:27dengan memanfaatkan kebocoran informasi rahasia terkait pengadaan minyak.
00:32Informasi tersebut digunakan untuk mengatur celannya lelang.
00:36Modus yang dilakukan adalah dengan mengondisikan proses tender
00:39agar menguntungkan pihak tertentu yang terafiliasi.
00:42Akibatnya, proses pengadaan tidak berjalan secara kompetitif
00:46dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi negara,
00:49khususnya dalam rantai pasok minyak di lingkungan Pertamina.
00:53Kejaksaan Agung menyebut praktik ini melibatkan sejumlah pihak
00:56yang berperan dalam memuluskan skema tersebut.
00:58Saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus
01:01guna mengungkap pihak lain yang terlibat,
01:03terutama menghitung total kerugian negara
01:05yang ditimbulkan oleh praktik korupsi tersebut.
Komentar

Dianjurkan