00:00Edukasi bahaya martabak manis, Stephen Wongso justru kena sentil balik.
00:05Konten kreator Stephen Wongso tengah menjadi sorotan pabrik usai pernyataannya terkait martabak manis menuai kontroversi di media sosial.
00:13Peristiwa ini bermula dari video yang diunggah Stephen dan kemudian viral pada awal April 2026.
00:19Dalam kontennya, ia menyampaikan pandangan bahwa pandungan gula dalam martabak manis berbahaya bagi kesehatan.
00:27Bahkan ia menyebut para penjual martabak memiliki banyak dosa dan membandingkannya dengan penjual narkoba.
00:35Menurut keyakinan saya, semua penjual martabak manis itu banyak dosanya.
00:39Amin, Pak, Bu, sadar gak seberapa banyak gula yang ada di adonan Bapak Ibu?
00:46Sadar gak seberapa banyaknya gula itu?
00:49Itu bener-bener bisa nge-b***** orang loh kalau terus-terusan.
00:52Sadar gak kalau penjual martabak manis itu sama kayak penjual narkoba?
00:56Pernyataan tersebut langsung menuai reaksi keras dari warganet yang menilai ucapan itu berlebihan dan menyinggung para pelaku usaha kecil.
01:05Kritik pun semakin meluas di berbagai platform media sosial.
01:10Di tengah polemik tersebut, dokter sekaligus edukator kesehatan Adam Prabata ikut angkat bicara.
01:16Melalui akun media sosial, ia menyentil balik Steven dengan mengingatkan bahaya penggunaan steroid anabolik yang pernah diakui oleh sang kreator.
01:25Adam menjelaskan berdasarkan studi medis, penggunaan steroid dapat meningkatkan resiko serangan jantung hingga 300% serta gangguan irama jantung yang
01:36berpotensi fatal.
01:37Sindiran tersebut sontak memicu respon warganet yang menilai pernyataan Steven tidak seimbang.
01:42Karena mengkritik konsumsi gula namun pernah dikaitkan dengan penggunaan zat berbahaya.
01:48Hingga kini, polemik ini masih terus bergulir dan menjadi perbincangan di media sosial sekaligus memunculkan diskusi lebih luas soal cara
01:57penyampaian edukasi kesehatan yang tepat kepada publik.
Komentar