00:00Dan saya ingin mengakui ini, bahwa saya masuk mungkin tidak selalu menghormati budaya birokrasi.
00:09Saya bawa banyak sekali orang dari luar masuk ke dalam profesional muda yang mungkin menciptakan gesekan-gesekan.
00:17Saya mungkin kurang santun dalam cara penyampaian saya, saya kurang menghormati dan kurang soan kepada tokoh-tokoh,
00:25baik masyarakat maupun politik. Dan menurut saya itulah satu hal yang salah saya adalah tidak memahami bahwa peran saya itu
00:36tidak bisa kerja-kerja saja profesional.
00:38Tetapi juga harus mengerti bahwa sebagian dari tugas saya adalah fungsi politik saya.
00:46Saya ingin sekali mohon maaf, saya ingin mohon maaf sebesar-besarnya kalau ada ucapan-ucapan atau perilaku saya pada saat
00:55menjadi Menteri yang tidak berkenan.
01:01Anda masih di program ROSI bersama saya, Rosya Nasilalahi.
01:06Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim pernah diposisikan sebagai simbol reformasi pendidikan Indonesia dengan sistem digitalisasi sekolah.
01:16Tapi kini dia duduk sebagai seorang terdakwa.
01:19Saya masih bersama istri Nadiem Makarim, Franka Franklin Makarim.
01:23Saya kaget ketika melihat cuplikan visual dan statement Mas Nadiem.
01:31Minta maaf.
01:33Apa yang sebenarnya ingin minta maaf kenapa?
01:39Mengapa menurut saya cukup dadakan gitu?
01:47Tiba-tiba minta maaf.
01:53Satu tahun ini Mbak Rosy adalah perjalanan yang sangat berat.
01:59Betul-betul tidak mudah dan memberikan banyak waktu mungkin untuk Mas Nadiem juga berefleksi gitu ya.
02:07Tentang semua yang sudah dia lakukan ataupun kurang lakukan.
02:12Sehingga pada saat di hari itu dia juga, dia bilang sama saya setelahnya karena kami ketemu di bawah gitu kan.
02:21Dia bilang saya habis mengucapkan ini semua dan saya nontonnya setelahnya, saya tahu itu datang dari mana.
02:29Saya tahu bahwa budaya kerja dia itu tadi yang mungkin hanya kerja-kerja-kerja ataupun mungkin dengan pikirannya dari situ.
02:42Dari luar.
02:43Bukan hanya itu tapi mungkin lebih kepada apabila saya memiliki integritas yang baik dan saya hanya berpikir untuk melakukan pekerjaan
02:52sebaik mungkin,
02:53ternyata di hari ini kita sadar bahwa itu tidak cukup.
02:58Karena bagaimanapun juga menggerakkan sesuatu yang segitu besarnya membutuhkan kolaborasi dengan begitu banyak pihak.
03:07Dan itu membutuhkan cara yang lebih mungkin cocok dan lebih saling mengerti.
03:20Mungkin gini jadi pertanyaan saya adalah apakah Mas Nadiem mengucapkan atau minta maaf.
03:28Karena juga mendengar ada suara-suara Mas Nadiem ini diginiin karena dulu enggak bisa kerjasama dengan birokrat.
03:39Tidak memanusiakan para teknokrat yang sudah bekerja lama di birokrasi.
03:46Sehingga ini menjadi salah satu cikal bakal ia diperlakukan seperti ini.
03:53Saya percaya bahwa suami saya dalam refleksi tersebut mengakui bahwa mungkin ada orang-orang yang merasa tersingkir atau merasa sakit
04:07hati.
04:08Dan untuk itulah dia meminta maaf dari dalam hatinya dengan segala kerendahan hati.
04:14Tapi saya harap itu tidak disamakan dengan mengakui kesalahan.
04:19Karena ya itu tadi ada perbedaan besar antara rasa dan fakta.
04:26Salah satu yang juga cukup membuat saya terkesima adalah bahwa peran menteri bukan hanya kerja profesional tetapi juga memiliki fungsi
04:34politik.
04:35Apakah seorang Nadiemah Karim ingin memberikan message bahwa ia berada di persidangan ini juga karena ada urusan politik yang tidak
04:47dikerjakan dulu sebelumnya?
04:50Saya rasa maksud dia betul-betul hanya tugas seorang menteri dengan semua posisinya bukan hanya mengeluarkan kebijakan tapi harus memastikan
05:03kebijakan tersebut bisa dilaksanakan bersama-sama semua pemangkuk kepentingan.
05:09Nah jadi menjangkut tadi ya permintaan maaf ada tutur kata saya mungkin cara kerja saya yang tidak berkenan saya minta
05:19maaf.
05:22SD di Indonesia di Jakarta setelah itu SMP SMA kuliah lulusan Harvard di luar negeri.
05:31Kita mungkin sering membuat lelucon orang-orang seperti Mas Nadiem ini mimpi aja pakai bahasa Indonesia, mimpi aja pakai bahasa
05:41Inggris.
05:45Seperti tadi pertanyaan saya awalnya, apakah memang sesungguhnya ini tidak melulu karena soal mau melakukan hal yang benar tapi juga
05:53karena ada semacam attitude yang tidak dapat diterima bukan karena soal sopan atau tidak sopan.
06:00Tetapi memang ia dibesarkan dalam kultur yang jauh berbeda dengan cara kerja di birokrasi itu satu.
06:08Terus kedua juga kurang mau mendengar masukan dari para birokrat yang sudah lama sebetulnya mengabdi di kementerian itu.
06:19Kenapa saya tanya ini supaya menjadi lesson learn?
06:21Ya, saya mengerti.
06:25Saya rasa perbedaan cara berpikir dan cara kerja itu adalah satu hal yang memang harus diakui dari Mas Nadiem gitu.
06:35Bahkan pada saat kami aja berkomunikasi dan berdebat sebagai suami istri itu pun ada.
06:44Itu pun muncul gitu Mbak Rosy.
06:45Tapi untuk poin menerima umpan balik atau feedback atau dikritik, saya tahu Mas Nadiem sangat terbuka.
06:57Justru dia sangat membutuhkan.
07:00Dan itulah salah satu bentuk perbedaan budaya yang pada saat dia masuk dia ubah Mbak.
07:06Bahwa justru penting untuk kita membuka diri terhadap masukan dari orang-orang yang jauh lebih tahu.
07:14Itulah sebabnya yang berada di dalam kementerian Mas Nadiem adalah gabungan orang-orang yang sudah berpengalaman banyak dan panjang di
07:24dalam kementerian.
07:25Dan profesional-profesional muda yang mempunyai kompetensi yang bisa mendukung kebijakan-kebijakan yang akan dikeluarkan.
07:33Hanya saja kan tangkapannya adalah Mas Menteri pada waktu itu jauh lebih percaya pada tim yang dibawa dari luar dibandingkan
07:42juga memberikan ruang bagi para birokrat untuk juga menjadi bagian dari proses decision making.
07:49Tapi anyway apakah itu tadi yang saya katakan apakah memang permohonan maaf ini juga supaya orang yang selama ini mengatakan
07:59kamu sombong sih dulu gak punya investasi sosial sehingga inilah yang terjadi padamu.
08:05Apa yang bisa kamu bantah dari soal yang satu ini bahwa karena dulu Mas Nadiem lebih mementingkan tim anak-anak
08:14mudanya, tidak percaya pada birokrat, tidak pernah keliling kampus, tidak pernah meeting dengan para birokrat sehingga inilah ganjaran yang ia
08:24dapatkan.
08:25Apa yang bisa kamu bantah atau jelaskan soal asumsi ini?
08:28Untuk saya sekali lagi ketidaksempurnaan suami saya sebagai seorang pemimpin adalah sesuatu yang dia harus jalani dan harus perbaiki.
08:43Tapi sekali lagi semua yang dibicarakan dan kritik yang dibangun itu apa hubungannya mbak dengan markup krombok atau kasus ini
08:55juga gitu.
08:58Soal antara perilaku yang mungkin tidak pas itu lain soal dengan kasus korupsinya.
09:07Jadi minta maaf bukan karena mengakui kesalahan tetapi jika ada yang tersinggung di masa ia menjadi menteri, ia minta itu
09:16dibukakan pintu maafnya.
09:17Dan inilah refleksi terbesar seorang Nadiem Makarim.
09:21Salah satu refleksi terbesar.
Komentar