Skip to playerSkip to main content
  • 21 hours ago
Prime Minister Datuk Seri Anwar Ibrahim has slammed the hypocrisy of certain Western powers, which present themselves as champions of human rights, yet remain silent on injustices unfolding before the world.

Read more at https://tinyurl.com/sj9kp5et

WATCH MORE: https://thestartv.com/c/news
SUBSCRIBE: https://cutt.ly/TheStar
LIKE: https://fb.com/TheStarOnline
Transcript
00:00Dunia ini tidak kekurangan orang yang betul, tidak kekurangan orang yang jahil, tapi tidak kurang juga orang yang pintar, yang
00:09membuat segala teknologi paling canggih pesawat, paling canggih senjata, paling canggih itu orang-orang pintar, yang menggunakan juga orang pintar,
00:19lulusan universiti-universiti terkemuka,
00:22Tapi perangai mereka bobrok, mereka boleh membunuh orang, zalim kepada orang, menjajah negeri orang tanpa conscience, hilangnya conscience, sebab itu
00:34kita lihat apa yang berlaku di Gaza, apa sudah ingat orang barat tidak tahu apa dia kezaliman, apa dia penjajahan,
00:42apa dia pembunuhan kanak-kanak, dia tahu,
00:45Malah mereka juga terlibat dalam penjajahan ratusan tahun, termasuk di tanah Melayu pada ketika itu, tapi dia teruskan, without conscience,
00:56sebab itu saya kalau bicara di Eropa, Jerman, depan Chancellor Jerman, atau masa di Amerika, depan masa itu President Biden,
01:06saya sebut,
01:07Why this hypocrisy, why tell us one thing to Hector, and teach us about human rights, maknanya the failure of
01:17education, yang tidak menanam, roh, keadilan, dan nilai, paling akhir, Iran, bayangkan, senang-senang,
01:29Israel, mengambil keputusan, kami tak suka dengan teknologi, dan keupayaan ini kelahiran, kita serang, Amerika bantu, dan dunia hampir senyap,
01:40kerana, pengaruh barat itu kuat,
01:43Saya beritahu kawan-anak-anak, Alhamdulillah, Malaysia di antara satu-satu negara, yang masih pertahankan semangat kebebasan, dan berani menyatakan,
01:53bahawa serangan itu ganas, biadab, dan mesti ditentang,
02:03Dan,
02:06Itu tragedi bagi umat,
02:12Alhamdulillah,
02:13Kita dalam kedudukan, di mana semua negara teluk,
02:17Negara Arab,
02:19ASEAN,
02:21Termasuk Presiden Iran,
02:24Menghubungi kita,
02:25Berbincang,
02:27Bagi saya, ini arti merdeka,
02:30Merdeka artinya,
02:32Kita,
02:33Bebas,
02:34Menyuarakan,
02:35Berdasarkan prinsip kita,
02:37Lihat umpamanya,
02:39Pimpinan,
02:41Di negara,
02:43Yang,
02:44Di kalun luar,
02:45Yang bercakap soal keamanan,
02:47Tapi menyerang negara lain,
02:49Bercakap soal asasi manusia,
02:51Membiarkan orang dibunuh,
02:53Setiap hari,
02:54Anak-anak kecil,
02:55Kan ini,
02:58Contradiction,
02:59In terms,
03:01Share hypocrisy,
03:03Dan,
03:04Kalau ini lambang orang politik,
03:05Tentu orang tidak,
03:06Senang,
03:07Sebab itu,
03:08Di negara kita,
03:09Kita harus ada,
03:11Kesediaan untuk,
03:13Melakukan,
03:14Perubahan,
03:16Saya sebut,
03:17Islah,
03:18Mas Tata'atu,
03:20Dalam doa Nabi Allah Syu'aim,
03:21Alayhi Salam,
03:25Terima kasih,
03:27Selamat menikmati,
03:28Selamat menikmati,
03:30Selamat menikmati,
03:32Selamat menikmati,
03:32Selamat menikmati,
Comments

Recommended