Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Ketegangan antara Iran dan ASIsrael kini memasuki babak baru. Serangan militer terus meningkat. Hizbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman juga ikut terlibat dalam konflik.

Terbaru, prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon gugur dalam serangan Israel di Lebanon.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi di balik eskalasi ini? Simak ulasannya bersama jurnalis digital KompasTV, Yulian Indah, dan Pengamat Timur Tengah, Faisal Assegaf.

Baca Juga Rudal Iran Hantam Kilang Minyak di Haifa, Fasilitas Bazan Terbakar | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/660163/rudal-iran-hantam-kilang-minyak-di-haifa-fasilitas-bazan-terbakar-sapa-malam

#iran #israel #as #perang #tni #lebanon

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/660200/full-tni-gugur-di-lebanon-faisal-assegaf-buka-bukaan-perang-iran-vs-as-israel-trump-tak-kuat
Transkrip
00:00So we've had very good negotiations today with Iran
00:04Getting a lot of the things they should have given us a long time ago
00:57We've had a lot of time
00:59Ketika Israel kini memasuki babak baru, serangan militer terus meningkat.
01:04Hisbullah di Lebanon dan Houthi di Yaman juga ikut terlibat dalam konflik.
01:08Terbaru prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon gugur dalam serangan Israel.
01:14Lalu apa yang sebenarnya terjadi di balik eskalasi ini?
01:18Saat ini saya sudah bersama pengamat timur tengah Faisal Asegaf.
01:21Halo Bang Faisal.
01:22Halo Mbak, selamat pagi.
01:25Sehat ya Bang?
01:26Sehat, Alhamdulillah sehat.
01:27Oke Bang, baru semalam nih Bang, ada berita soal prajurit TNI penjaga perdamaian PBB di Lebanon itu baru gugur Bang.
01:35Gimana Bang Faisal nih, melihat kronologi dan konteks serangan ini?
01:39Ya, ini memang terjadi di tengah perang antara Israel dan Hisbullah.
01:45Karena memang Hisbullah kan ikut membantu Iran untuk melawan agresi Amerika maupun Israel.
01:51Makanya perang terjadi kembali.
01:52Sebenarnya mereka sudah ada gencatan senjata dari November.
01:56November 2025, kalau tidak salah.
01:59Nah, cuma ya karena Hisbullah kembali membantu Iran dan terus menyerang juga, dan juga menyerang Israel.
02:06Akhirnya pertempuran juga terjadi kembali di wilayah Lebanon Selatan.
02:11Saya pernah ke sana 2007 ya, mengunjungi pasukan perdamaian PBB yang pertama itu, Garuda 23A.
02:18Itu memang ya situasinya memang sangat berbatasan dengan Israel.
02:22Itu saya sampai ke Sungai Litani.
02:24Sungai Litani itu perbatasan antara Israel dengan Lebanon.
02:30Itu saya melihat langsung, hanya seberang sungai kelihatan patroli tentaranya Israel.
02:34Ya, ini memang harus menjadi keprihatinan terutama pemerintah ya.
02:38Ya, ternyata tentara kita menjadi sasaran dari serangan Israel.
02:44Karena kan serangan yang kemarin ke markas kontingen Garuda di wilayah Adashid Al-Qusayr itu kan disengaja.
02:51Disengaja, yang saya dapat ceritanya sih begini.
02:54Ketika terjadi pertempuran itu, yang hari minggunya, minggu malam.
02:58Ketika terjadi pertempuran itu, yang saya dapat cerita, mereka tuh semua lagi ada di bunker.
03:03Karena memang kan itu SOP-nya.
03:06Pasukan perdamaian tidak boleh ada di luar ketika terdang terjadi pertempuran antara Israel dengan Hezbollah.
03:11Takutnya mereka terkena.
03:13Nah, dua orang yang tewas kemarin.
03:16Praka Farizal, saya lupa namanya, Ramadan.
03:21Dan satu lagi yang luka berat, yang sudah dioperasi kemarin pagi.
03:25Itu mereka keluar untuk mengambil sesuatu.
03:29Jadi mereka keluar untuk mengambil sesuatu.
03:31Nah, disanalah mereka kena proyektil dari serangan itu.
03:34Tapi Unifil sih belum bisa memastikan apakah mereka terkena proyektil dari Israel atau Hezbollah.
03:41Karena kan pertempuran berlangsung sengit.
03:43Ini kan tiap hari.
03:44Nah, kalau yang sekarang ini kan yang terakhir.
03:46Kapten Zulmi Aditya, Iskandar.
03:50Serta Sersan Satu Ikhwan.
03:52Itu kan tewas ketika ingin mengevakuasi jenazah prajurit kepala Fariz Ramadan.
04:02Jadi itu kejadiannya.
04:03Sejauh ini sih itu.
04:05Kalau menurut saya pemerintah harus mulai memikirkan.
04:08Kalau memang ini disengaja oleh Israel.
04:13Artinya kan posisi kita di dalam perdamaian.
04:17Di situ juga ada Amerika Serikat, ada Israel.
04:20Ternyata tidak berpengaruh dengan keamanan tentara kita di sana.
04:25Karena ya itu tadi.
04:26Karena langsung menjadi sasaran serangan ke markas kontingen Garuda di sana.
04:31Bang, sebenarnya apa sih implikasi insiden ini terhadap posisi Indonesia bang?
04:36Dalam misi perdamaian PBB.
04:37Dan langkah apa sih yang sebaiknya diambil pemerintah untuk ke depan?
04:42Tergantung sikap pemerintah.
04:44Kan sejauh ini kan kementerian luar negeri sudah mengecam.
04:47Mengutuk keras.
04:48Tapi tinggal tergantung sikap dari Presiden Prabowo Subianto sendiri.
04:52Apakah dengan tiga tentara yang tewas.
04:56Ini kan mahal harganya.
04:57Karena kan mereka dilatihkan butuh biaya.
04:59Butuh semuanya.
05:01Butuh waktu.
05:02Untuk menjadi tentara pasukan perdamaian PBB.
05:04Itu kan kualifikasi sangat tinggi.
05:07Ini tergantung sikap Presiden Prabowo.
05:09Apakah Presiden Prabowo akan menarik tentara kita dari Libanon melihat kasus ini.
05:16Atau juga Presiden Prabowo akan memutuskan.
05:20Ternyata kita ada di Dewan Perdamaian.
05:22Di situ ada Amerika Serikat, ada Israel.
05:24Tentara kita tidak dianggap artinya.
05:26Menjadi sasaran empuk.
05:27Padahal ini wilayah yang berdaulat.
05:29Libanon negara berdaulat.
05:30Apalagi kalau memang nantinya Presiden jadi mengirimkan pasukan di Gaza.
05:35Bukan wilayah yang berdaulat.
05:36Itu kan belum jadi sebuah negara.
05:37Palestina itu sendiri.
05:39Artinya Israel bisa semena-mena serampangan membunuh tentara Indonesia yang nantinya ditugaskan di Gaza dalam mandat.
05:46Untuk salah satunya melucuti senjata Hamas dan demiliterisasi Gaza.
05:51Bang Faisal, ini kan dengan meningkatnya serangan rudal Iran yang mulai menembus sistem pertahanan Israel.
05:57Apakah ini menandakan perubahan keseimbangan militer di kawasan, Bang?
06:02Ini menunjukkan ternyata Iran sedari awal mereka bisa meladeni dua negara adik kuasa.
06:10Amerika Serikat adik kuasa di dunia.
06:12Israel sebagai negara adidaya di Timur Tengah.
06:15Iran negara yang sudah diupayakan untuk dilemahkan oleh Amerika maupun Eropa dengan mengenakan sanksi ekonomi maupun militer sejak 1979.
06:26Ternyata bisa memberikan perlawanan.
06:28Ini tentu sangat mengejutkan bagi Amerika maupun Israel ataupun mungkin negara-negara Eropa.
06:33Makanya mereka juga ketika dimintai bantuan, mereka juga tidak mau akhirnya menyetujui masuk ke gelanggang perang antara Iran melawan Amerika
06:41maupun Israel.
06:41Karena ternyata Iran bisa membalas prinsip mereka kan mata dibalas mata.
06:48Ketika kampus Iran itu di Isfahan, Institut Teknologi Isfahan di BOM, Iran membalas dengan mengebom Institut Teknologi di Haifa.
07:02Jadi Iran bisa membalas itu.
07:03Ketika ladang gasnya, ladang minyaknya dibom di Parsi Selatan, Iran bisa membalas dengan mengebom fasilitas-fasilitas minyak milik negara-negara
07:15sekutu Amerika yang ada di kawasan Teluk Persia.
07:18Dan yang terbaru yang menarik ada perkembangan yang sangat kontradiktif.
07:24Associated Press mengabarkan Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, dan Uni Emirat Arab minus Qatar.
07:32Qatar karena sudah berubah posisi apalagi dia tidak mau bermusuhan dengan Iran.
07:37Mereka ingin Amerika melanjutkan perang agar terjadi perubahan di Iran.
07:41Perubahan dalam arti rezim Iran berubah.
07:44Artinya tujuan mengganti rezim bukan hanya tujuan Trump maupun Netanyahu, tapi tujuan empat negara Arab Teluk tadi.
07:52Di satu sisi ada, terus kemudian ada perkembangan yang lain yang menarik.
07:58Wall Street Journal mengabarkan bahwa Trump sudah mengatakan pada para asistennya, dia bersedia menghentikan perang walaupun tanpa Selat Hormuz bisa
08:07dibuka lagi secara paksa.
08:09Nah, yang menarik dalam jumpa pers kemarin, juru bicara gedung putih Caroline Levitt ditanya, apakah Amerika akan minta bantuan dana
08:19untuk melanjutkan perang?
08:21Dan ternyata dia mengiakkan bahwa Presiden Trump memang ingin melanjutkan perang, tapi minta dukungan dana kepada negara-negara Arab Teluk
08:29tadi.
08:30Termasuk Arab Saudi, Kuwait, Bahrain maupun dunia mirat Arab yang sudah ingin, sudah mendorong Trump untuk melanjutkan perang dengan Iran.
08:38Jadi memang ada kontradiktif di sini.
08:39Ketika Trump dikabarkan sudah mengatakan ingin menghentikan perang, walaupun Selat Hormuz tetap ditutup secara ketat oleh Iran.
08:46Tapi di sisi lain, Trump juga punya gagasan untuk minta bantuan dana agar untuk melanjutkan perang.
08:54Karena sesuai dorongan negara-negara Arab Teluk Persia yang ingin ada perubahan rezim di Iran.
08:59Oke, sebenarnya seberapa ampuh sih bang serangan udara Israel di Amerika Serikat ini dalam melemahkan kemampuan militer Iran?
09:06Terutama soal klaim bahwa sebagian besar udara Iran itu sudah dihancurkan kebangkatannya.
09:11Ya, klaim itu ya kalau kita lihat ternyata tidak benar.
09:15Karena sampai sekarang, Iran masih bisa melanjutkan serangan tiap hari ke pangkalan militer, terus juga serangan drone, terus juga ke
09:23Israel.
09:24Baik terutama dua kota besar, ibu kota Tel Aviv dengan Haifa, bahkan kota-kota di selatan Israel seperti Birseba.
09:32Birseba kemarin, pabrik petrokimia Israel dibom oleh Iran setelah Amerika dengan Israel menyerang dua pabrik baja Iran.
09:44Terus juga mereka menyerang juga sampai Safat di utara Israel.
09:49Dan saya kira ya itu menandakan bahwa klaim mereka bisa melumpuhkan atau menurunkan kekuatan Iran itu tidak terjadi.
09:57Karena kan Iran sudah menyembunyikan persediaan stok-stok rudalnya maupun drone-drownnya itu di bawah tanah.
10:05Itu kalau tidak salah di kota Yazid, di bawah Gunung Granit.
10:08Apakah eskalasi serangan ke fasilitas strategi Iran ini seperti pabrik rudal dan target di Teheran ini berpotensi memicu perang regional
10:16yang lebih luas?
10:17Perang regional sebenarnya sudah meluas dari awal dalam konteks target serangan.
10:23Jadi target serangan kan awalnya Amerika dengan Israel menyerang target-target militer.
10:28Sama seperti Iran, menyerang pangkalan-pangkalan militer Amerika di Teluk Persia.
10:33Di enam negara Arab Teluk, Arab Saudi, Arab Arab, Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Oman.
10:39Nah di sisi lain, Iran juga mencoba menyerang fasilitas-fasilitas militer yang ada di Israel.
10:44Terutama di Tel Aviv dan Haifa.
10:46Nah kemudian dalam waktu hitungan hari, target meluas menjadi target-target ekonomi.
10:55Terutama setelah Amerika dengan Israel menyerang bank sepah.
10:59Bank sepah itu banknya Iran di Teheran.
11:01Waktu itu saya ingat hari Selasa, cuma saya lupa tanggalnya.
11:04Nah Iran membalas dengan menyerang bank-bank yang punya kaitannya dengan Amerika.
11:10Salah satunya HSBC, terus juga Citibank.
11:14Makanya serangan balasan Iran waktu itu menyasar Dubai International Financial Center.
11:21Jadi pusat bisnis internasionalnya Dubai.
11:23Di situ ada Citibank, di situ ada HSBC, dan lain-lain.
11:27Bank internasional yang punya kaitannya dengan Amerika.
11:30Terus kemudian target meluas lagi menjadi infrastruktur energi.
11:36Makanya setelah diserang ladang gas Parsi oleh Israel, walaupun Amerika kabarnya tidak setuju.
11:42Tapi Iran membalas kemudian dengan menyerang kilang-kilang, baik itu kilang BBM maupun kilang minyak.
11:49Terutama ya di Arab Saudi, kemudian di Uni Meret Arab, kemudian di Kuwait, di Bahrain, bahkan di Oman juga diserang.
11:56Terus kemudian itu dari segi target sudah meluas.
11:59Kemudian dari segi aktor yang terlibat, kan bukan hanya Iran, Amerika, dan Israel.
12:04Dari awal sudah ada Hezbollah, milisi Siah terkuat yang berpusat di Libanon Selatan.
12:11Mereka ikut membantu Iran.
12:13Kemudian juga ada koalisi milisi Siah di Irak.
12:15Itu tergabung dalam payung PMF, Pasukan Mobilisasi Rakyat.
12:21Terus kemudian yang terakhir adalah, tiga hari lalu, milisi Al-Husiyun dari Yemen ikut terlibat.
12:27Jadi dari segi aktor sudah meluas, geografis pun sudah luas.
12:31Tadinya sasaran serangan itu cuma kawasan Teluk Persia, terus kemudian Israel.
12:39Sekarang juga dari Yemen sudah ikut, terus dari Libanon sudah ikut.
12:43Jadi memang perang sudah meluas sedari awal.
12:46Hari-hari pertama itu memang sudah meluas.
12:50Sebenarnya sih, gimana sih peluang diplomasi ketika Amerika Serikat dan Iran saling mengklaim nih Bang,
12:55soal negoisasi tentang perang yang terjadi saat ini.
12:58Padahal serangan militer justru terus terjadi berkali-kali.
13:03Sejauh ini tidak ada pernyataan.
13:05Karena di Iran yang berhak menentukan perang maupun berhenti perang atau gencatan senjata adalah kepala negara.
13:12Nah, kepala negara di Iran ini dijabat oleh pemimpin tertinggi.
13:16Sekarang ini dijabat oleh Mujitabah Khamenei.
13:18Mujitabah Khamenei tidak pernah mengeluarkan satu pun pernyataan ingin menghentikan perang.
13:23Bahkan pernyataan pertamanya setelah dipilih, dia terpilih hari Minggu, pernyataan pertanyaan Kamis.
13:29Itu dia, poin pertama dia tegaskan, perang akan terus berlanjut untuk membayar, menebus darah para suhada.
13:37Bahkan secara khusus dia menyebutkan anak-anak SD perempuan yang jumlahnya 175 atau 165.
13:45Itu SD perempuan di kota Minak yang tewas di hari pertama serangan Amerika.
13:50Itu pakai rudal tomahawk kalau tidak salah dua kali itu diserang.
13:54Jadi memang tidak ada dari pihak Iran untuk menghentikan perang.
13:58Yang ada adalah kita tahu Trump berkali-kali bilang ingin menghentikan perang.
14:04Sudah ada negosiasi atau dia bilang juga perang akan segera berakhir.
14:08Ternyata kenyataan itu kan di lapangan tidak ada.
14:10Itu semua dibantau oleh Iran.
14:11Nah bukti lainnya adalah ketika Amerika mengajukan 15 poin yang intinya merugikan Iran.
14:18Iran malah menolak itu dan membalas dengan 5 poin, 5 syarat perang untuk berhenti.
14:24Yaitu hentikan semua agresi dan pembunuhan.
14:26Terus hentikan semua perang yang termasuk di Libanon, kemudian di Irak.
14:30Nah kalau Yaman ikut artinya juga di Yaman.
14:33Terus juga di Gaza.
14:34Terus kemudian minta biaya kompensasi untuk perbaikan kerusakan abis perang.
14:40Terus juga minta dikasih hak.
14:43Yang kelima, Iran diberikan pengakuan hak ekslusif untuk mengelola Selat Hormus.
14:49Nah ini kaitannya dengan wacana Iran untuk menerapkan bea melintasi Selat Hormus.
14:55Kalau tidak salah itu wacana itu sudah disampaikan salah satu anggota parlemen Iran.
14:59Itu sekitar 2 juta dolar.
15:01Karena kan setiap hari total minyak atau total barang yang melewati Selat Hormus nilai 2 miliar dolar.
15:08Artinya kalau 2 juta dolar, 10 persen dari total nilai barang atau nilai minyak dan gas yang melintasi Selat Hormus.
15:16Jadi pintu negosiasi akan tertutup.
15:19Sejauh ini Iran sudah menutup pintu negosiasi.
15:22Kalaupun mau negosiasi ya menuruti lima syarat yang dari Iran tadi.
15:28Sebenarnya ini apa sih bang dampak konflik ini buat masyarakat Iran dan negara-negara di sekitar?
15:33Mengingat jumlah korban dan kerusakan yang sangat tinggi dan banyak sekali korban yang berjatuhan.
15:40Ya memang jelas tentu kerusakan parah juga dialami di Iran di berbagai kotak.
15:45Terutama di Isfahan, di Teheran, terus di Mashhad, terus di Syiras, ataupun di Buser, di Arak.
15:53Kerban tewas sudah mencapai dari Iran sendiri hampir 1.500.
15:58Hampir 1.500.
15:59Lalu juga yang sudah mengungsi 3,2 juta.
16:03Terus kemudian yang luka sekitar 10 ribu.
16:06Kalau dari Israel itu kalau tidak salah 12 warga sipil dan 2 tentara.
16:11Kemudian dari Amerika, kalau tidak salah 13 tentara.
16:16Saya lupa itu.
16:16Yang jelas korban manusia ini ya tidak bisa dinilai harganya.
16:21Jadi sebaik itu di Amerika, apalagi di Iran, ataupun di Israel.
16:25Ataupun di kawasan Teluk itu 16 terakhir yang saya tahu.
16:2816 orang karena serangan Iran ke berbagai lokasi di kawasan Teluk Persia, negara-negara Arab Teluk itu 16 orang yang
16:38tewas.
16:38Nah kemudian kerugian lainnya adalah ya itu tadi.
16:41Kenapa Iran minta kompensasi?
16:43Ya karena Iran sadar.
16:44Banyak bangunan, fasilitas umum, ya sekolah, ya rumah sakit.
16:48Kemudian juga fasilitas-fasilitas lainnya yang juga hancur.
16:51Baik juga pembangkit listrik sudah mulai diserang juga.
16:55Di Israel pun sama.
16:56Makanya kenapa Iran minta kompensasi untuk perbaikan perang.
17:00Kalau tidak salah yang sudah mereka sampaikan 500 miliar dolar.
17:04Nah kemudian kalau dari sisi, itu dari sisi Iran.
17:09Kemudian belum juga, ya itu tadi kerusakan ekonomi.
17:12Tapi stabilitas politik itu mereka masih kuat.
17:15Artinya masih solid.
17:16Iran dari atas, dari elit sampai alit.
17:18Dari mulai ke pemimpinan sampai rakyatnya itu masih solid.
17:21Nah kemudian dari Israel.
17:22Israel juga mengalami kerusakan.
17:25Itu tadi fasilitas-fasilitas seperti kilang minyak,
17:29terus pembangkit listrik di Haifa.
17:31Itu juga mengalami kerusakan.
17:32Tapi yang paling besar dialami oleh Israel adalah ongkos politik dan keamanan.
17:39Warga Israel sudah banyak yang eksodus.
17:41Kalau setelah bandar udara Ben-Gurion di ibu kota Tel Aviv tidak bisa dipakai,
17:46mereka eksodus melalui Mesir.
17:48Jadi lewat Gurun Sinai itu ada nama kota perbatasan namanya Taibah.
17:53Jadi mereka ke Mesir dulu secara darat.
17:55Dari sana baru mereka kembali ke negaranya masing-masing.
17:58Karena kan Israel punya multinasionality, mengakui keluarga negara multi.
18:05Nah terus kemudian, kalau dari sisi negara-negara Arab Teluk,
18:09jelas saja mereka mengalami kerugian besar.
18:11Penutupan Selat Khormuz tiap hari merugikan negara-negara Arab Teluk
18:16pengekspor minyak 2,3 miliar per hari.
18:18Yang paling tinggi diderita oleh Arab Saudi karena dia merupakan eksportir minyak terbesar di dunia.
18:24Kemudian juga masalah keamanan.
18:26Masalah keamanan artinya gini, mereka merasa ternyata adanya pangkalan.
18:32Amerika di negara mereka tidak menjamin mereka aman.
18:35Malah sekarang mereka seolah-olah ditinggal.
18:37Makanya rudal-rudal pencegat seperti Patriot, Tomahawk itu sudah menipis.
18:42Nah yang terbaru itu Presiden Zelensky berkunjung ke tiga negara Arab Teluk.
18:46Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar.
18:48Dan mereka sudah menandatangani kerjasama bahwa Ukraina akan mengirim drone.
18:54Tapi kalau Qatar lebih maju.
18:56Membuat pabrik drone di negaranya.
18:58Itu kalau dengan UER, dengan Arab Saudi, mereka menjanjikan mengirim drone sting.
19:04Itu harganya lebih murah dari drone sahit kamikazenya Iran.
19:08Kalau drone kamikaze Iran sekitar 20 ribu dolar satu unit.
19:11Kalau ini pembuatannya biayanya cuma 2.100 dolar.
19:14Artinya 1 per 10 lebih murah.
19:15Dan itu kabarnya sudah efektif untuk melawan drone-drone kamikaze sahit 136 yang dikirim Iran untuk Rusia.
19:23Kemudian dimodifikasi, ditingkatkan menjadi namanya geran 2.
19:27Drone geran 2.
19:28Nah kemudian ya itu tadi.
19:33Pasokan mampet, produksi terus meningkat.
19:37Itu kan sangat berbahaya nantinya.
19:38Arti melebih kapasitas kilang.
19:40Terus kemudian masalah kepercayaan investor.
19:42Ketika fasilitas-fasilitas ekonomi diserang.
19:45Itu kan investor juga muncul rasa ketidakpercayaan terhadap keamanan itu.
19:51Karena kan untuk investasi kan butuh jaminan keamanan selain jaminan hukum.
19:54Lalu juga khususnya untuk Uni Emirat Arab.
19:59Itu bandara-bandara hub yang terbesar di dunia termasuk di Dubai.
20:04Banyak maskapai yang membatalkan penerbangan.
20:08Kalau tidak salah Emirates plus Etihad.
20:12Itu tiap hari 40 ribu penerbangan cancel.
20:16Terus juga kerugian ekonomi terutama di alami Emirat Arab.
20:21Itu pariwisatanya rugi 600 juta dolar per hari.
20:26Jadi banyak kerugian yang di alami.
20:28Terutama ya mengenai keamanan ataupun politik.
20:32Nah di Bahrain khususnya.
20:33Rugi ekonomi selain kilangnya.
20:35Terus kilang-kilang di Bahrain milik.
20:38Jadi sudah ada dua BUMN di negara Arab Teluk yang mengatakan force major.
20:42Pertama Qatar Energy.
20:44Kedua Bahrain Petroleum Company.
20:46Babco.
20:47Artinya force major di sini mereka tidak bisa memenuhi kontrak untuk mengirim pasokan minyak maupun gas ke negara-negara konsumen
20:55karena situasi perang.
20:56Nah bahkan di Bahrain itu situasinya lebih mengerikan lagi secara politik maupun keamanan.
21:01Sudah mulai ada pemberontakan-pemberontakan kecil melawan aparat pasukan pemerintah terhadap rezim di Bahrain.
21:10Karena memang Bahrain itu kan rajanya sunni.
21:13Sedangkan rakyatnya mayoritas siah.
21:15Jadi mereka sangat pro ke Iran.
21:17Mereka sangat giran ketika Bahrain menjadi sasaran tiap hari.
21:20Baik pangkala militer Amerikanya maupun kilang-kilang minyak maupun gasnya diserang oleh Iran.
21:27Apakah konflik Iran versus Amerika Serikat Israel ini bisa jadi pemicu perang dunia ketiga nggak Bang?
21:34Apalagi setelah Presiden Rusia Putin yang juga ikut memberikan komentar nih kemarin.
21:39Ini tergantung sih.
21:41Karena Trump maupun Netanyahu berkejaran dengan waktu.
21:45Trump itu kan sekarang tingkat terakhir yang saya tahu ya.
21:49Hasil polling dari Reuters dan Ipsos.
21:52Itu tingkat kepuasan rakyat Amerika cuma 26% terhadap Trump.
21:57Ya karena masalah ekonomi terus juga perang Iran.
21:59Dan kita tahu Sabtu lalu jumlah demonstran di berbagai kota di Amerika Serikat jumlahnya mungkin terbesar sepanjang sejarah.
22:068-9 juta orang.
22:08Artinya kan rakyat Amerika tidak setuju dengan perang ini.
22:10Kemudian juga Kongres ingin meminta penjelasan dari Trump.
22:16Apa legitimasi perang?
22:17Apa alasan kuat Trump untuk menyerang Iran?
22:20Karena menurut sebelumnya, dua minggu sebelumnya itu, ada polling dari CNN atau Fox saya lupa.
22:26Itu 60% rakyat Amerika menilai tidak ada, Iran itu tidak mengancam secara langsung terhadap Amerika Serikat.
22:34Bahkan mantan direktur CIA John Brennan bilang juga, Iran tidak, bukan ancaman, hasil asesmen intelijennya Amerika.
22:42Nah jadi terus kemudian nanti akan ada pemilu sela.
22:46Nah persoalannya adalah ya, kalau misalkan tingkat kepuasan rakyat terus turun, semakin lama perang,
22:54artinya harga minyak, harga bensin di Amerika sudah naik.
22:58Bahkan yang terbaru sudah tembus melebihi 4 dolar per galon.
23:01Itu harga tertinggi sejak 2022 setelah invasi Rusia ke Ukraina.
23:06Nah jadi Trump berkejaran dengan waktu.
23:08Kalau saya kira Trump tidak akan kuat, artinya kemungkinan perang dunia ketiga itu tidak akan mungkin.
23:14Karena Trump pasti berusaha mempertahankan posisinya sebagai presiden sampai selesai.
23:21Artinya jangan sampai dia dilengsarkan.
23:23Saya kira tekanan dari rakyat Amerika karena harga bensin yang naik,
23:26otomatis harga barang dan jasa naik, itu akan memaksa Trump mundur dari perang ini.
23:32Nah sebaliknya Netanyahu, Netanyahu malah kebalikan.
23:36Karena kan tidak ada satu pun kata dari Netanyahu untuk menghentikan perang,
23:40untuk genjatan senjata.
23:41Nah Netanyahu akan memanfaatkan perang ini untuk sebaliknya terbalik.
23:45Kalau Trump ingin mempertahankan posisinya sebagai presiden dengan bermundur dari perang,
23:51kalau Netanyahu ingin mempertahankan kursinya sebagai Perdana Menteri dengan perang.
23:56Karena kan dia punya empat kasus korupsi, termasuk yang terbaru itu kasus swap Qatar Gate,
24:02di mana Qatar menyuap kepala stafnya kantor Netanyahu untuk memberikan informasi-informasi
24:08mengenai bagaimana kebijakan-kebijakan Netanyahu
24:13atau wacana-wacana Netanyahu mengenai Gaza, masa depan jalur Gaza.
24:17Nah saya kira itu kebalikannya.
24:19Kalau Trump akan mundur untuk mempertahankan posisi sebagai presiden,
24:24jangan sampai pemilu selan November Demokrat yang menang itu berbahaya bagi posisi Trump.
24:28Kalau Netanyahu kebalikannya, dia butuh perang agar pengadilan korupsinya terus ditunda.
24:34Oke Bang, yang kita harapkan pastinya semoga konflik ini bisa merudah juga ya Bang.
24:40Iya.
24:40Oke terima kasih Bang Faisalasegaf atas waktunya.
24:43Sama-sama Mbak.
24:44Sama-sama Mbak.
24:48Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan