Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/03/30/085525/paus-leo-kritik-donald-trump-tuhan-tolak-doa-pemimpin-pengobar-perang

Paus Paus Leo menyampaikan kritik tajam terhadap para pemimpin dunia yang terlibat dalam konflik bersenjata, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pernyataan ini disampaikan dalam khotbah Misa Minggu Palma pada 29 Maret 2026 di Vatikan, yang langsung menarik perhatian publik internasional.
Dalam pesannya, Paus menegaskan bahwa Tuhan tidak akan mengabulkan doa dari pemimpin yang memicu perang. Ia menyoroti bahwa tangan yang “berlumuran darah” tidak layak memohon kepada Tuhan, serta menekankan bahwa ajaran Yesus menolak segala bentuk kekerasan. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan global yang melibatkan sejumlah negara besar dan memicu berbagai kontroversi.
Melalui kutipan ajaran Kitab Yesaya, Paus kembali mengingatkan bahwa Tuhan berpaling dari mereka yang terlibat dalam pertumpahan darah. Ia pun menyerukan penyelesaian konflik melalui dialog dan perdamaian, bukan peperangan.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Anura/Adit
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Taus Leo Sendel Trump, doa pemimpin pengobar perang tidak didengar Tuhan
00:04Taus Leo melontarkan kritik tajam terhadap para pemimpin dunia yang terlibat dalam konflik bersenjata
00:10termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump
00:13Ternyataan tersebut disampaikan dalam khutbah Misa Minggu, Palma pada 29 Maret 2026 di Fatikan
00:20Dalam khutbahnya, Taus Leo menegaskan bahwa Tuhan tidak akan mengabulkan doa dari para pemimpin yang memicu perang
00:27Ia menyebut bahwa tangan yang berlumuran darah tidak lewat memohon kepada Tuhan
00:32sekaligus menekankan bahwa ajaran Yesus menolak segala bentuk kekerasan
00:37Ternyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan global
00:42khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran
00:46Taus juga menyoroti tindakan sejumlah pejabat Amerika yang berdoa untuk keberhasilan operasi militer
00:53yang dinilai menimbulkan kontroversi di tengah situasi konflik
00:57Lebih lanjut, Taus Leo mengutip ajaran kitab Yesaya yang menyatakan bahwa Tuhan akan bertaling dari mereka
01:03yang terlibat dalam pertumpahan darah
01:06Melalui pesannya, ia kembali menyerukan penyelesaian konflik melalui dialog dan perdamaian
01:12bukan dengan kekerasan atau peperangan
01:14Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan