Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Perubahan dan sejarah baru tercatat di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, jabatan panitera Mahkamah Agung dipercayakan kepada seorang perempuan.

Doktor Sudharmawatiningsih resmi dilantik sebagai panitera Mahkamah Agung pada 13 Februari 2026 lalu. Sebagai panitera, ia memiliki peran dalam mengelola administrasi perkara, memberikan dukungan teknis yustisial kepada majelis hakim agung, hingga memastikan tertibnya sistem pelayanan peradilan. Saat ini sudah bersama saya, panitera Mahkamah Agung, Doktor Sudharmawatiningsih.

Dengan rekam jejak panjang panitera Mahkamah Agung di dunia peradilan, diharapkan kepaniteraan Mahkamah Agung semakin kuat dalam menjaga akuntabilitas dan pelayanan hukum bagi masyarakat.

Baca Juga Seleksi Hakim Konstitusi 2026, Ada 9 Kandidat Adu Gagasan di Uji Kelayakan | MA NEWS di https://www.kompas.tv/nasional/659318/seleksi-hakim-konstitusi-2026-ada-9-kandidat-adu-gagasan-di-uji-kelayakan-ma-news

#manews #mahkamahagung

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/660426/sejarah-baru-sudharmawatiningsih-jadi-perempuan-pertama-panitera-mahkamah-agung-ma-news
Transkrip
00:04Intro
00:09Saudara, perubahan dan sejarah tercatat di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia
00:15Untuk pertama kalinya, jabatan Panitera Mahkamah Agung dipercayakan kepada seorang perempuan
00:22Dr. Sudarmawati Ningsih resmi dilantik sebagai Panitera Mahkamah Agung Republik Indonesia pada 13 Februari 2026 lalu
00:31Sebagai Panitera, ia memiliki peran untuk mengelola administrasi perkara, memberikan dukungan teknis justisial, hingga memastikan ketertiban sistem pelayanan peradilan
00:44Dan saat ini, saya sudah bersama dengan Dr. Sudarmawati Ningsih
00:49Ibu sebelumnya selamat telah dilantik sebagai Panitera Mahkamah Agung
00:53Kedepannya, apa yang akan Ibu dorong untuk memperkuat sistem kepaniteraan?
00:59Terima kasih bahwa saat ini saya hanya bisa mengucapkan syukur pada Tuhan
01:06Atas amanah yang diberikan sebagai Panitera di Mahkamah Agung
01:10Kedepan dengan adanya upaya hukum secara elektronik, upaya hukum kasasi dan penyelidikan kembali secara elektronik
01:21Yang mana seluruh administrasi sudah berbasis elektronik
01:24Dan di dalam rangkaian penyelesaian tersebut tentunya ada beberapa ke depan
01:30Yang menjadi bagian dari perwujudan suksesnya ataupun perwujudan pelaksanaan administrasi berbasis elektronik tersebut
01:41Dengan bagaimana rasio ketepatan memutus 90%
01:46Serta rasio penyelesaian perkara atau minutasi itu pun 90%
01:52Yang mana diimbangi dengan adanya keterbukaan informasi keakuratan dan ketepatan di dalam pengelolaan berbasis digital tersebut
02:02Dengan peran untuk kemudian menjaga ketertiban sistem pelayanan peradilan ini Ibu
02:09Apa tantangan yang paling mendesak saat ini dan apa kira-kira langkah konkret yang akan Ibu tawarkan ke depannya?
02:16Dalam ke depan yang saat ini kita juga bisa menghadapi suatu fakta
02:25Yang mana sebagai tantangan ke depan tersebut adalah beban perkara yang semakin meningkat
02:30Dengan beban perkara yang semakin tinggi tersebut
02:34Tentunya harus diimbangi untuk percepatan proses penyelesaian perkara
02:40Keakuratan dan ketepatan proses penyelesaian perkara secara administrasi
02:45Oleh karena itu tentunya menghadapi tantangan tersebut
02:49Perlu ada peningkatan SDM kompetensi bagi SDM ataupun staff untuk meningkatkan kompetensi tersebut
02:59Dengan selalu mengimbangi berbasis teknologi
03:03Yang tentunya didukung SDM tersebut juga berkaitan dengan quality control
03:08Quality control tersebut juga tidak lepas dari peningkatan SDM
03:12Sehingga tujuan ke depan ini untuk paling tidak terhadap reinvoy putusan tersebut kurang dari 1%
03:23Nah oleh karena itu perlu ada dukungan-dukungan SDM yang memahami berbasis elektronik
03:30Serta meningkatkan SDM tersebut untuk quality controlnya
03:33Baik selamat dan sukses sekali lagi Ibu untuk mengemban amanah barunya
03:38Terima kasih
03:39Dan saudara dengan rekam jejak panjang kepaniteraan Mahkamah Agung di dunia peradilan
03:46Diharapkan kepaniteraan ini tetap bisa menjaga akuntabilitas dan juga pelayanan hukum bagi masyarakat Indonesia
03:55Asri Gunawan, Janifan Prapta, Kompas TV, Jakarta
03:58Sampai jumpa di video selanjutnya
Komentar

Dianjurkan