00:00Kita beralih ke topik kedua saudara.
00:03Di tengah barah konflik yang belum padam, Amerika Serikat mengklaim mengajukan syarat untuk mengakhiri perang dengan Iran.
00:10Bukan sekadar gencatan senjata, melainkan tuntutan yang menyentuh jantung kekuatan strategis Teheran.
00:16Namun Iran mengklaim Donald Trump hanya bernegosiasi dengan dirinya sendiri.
00:21Lalu benarkah negosiasi benar-benar terjadi atau ada maksud lain dibalik klaim Donald Trump?
00:31Amerika Serikat dilaporkan mengirimkan proposal yang berisi 15 poin kepada Iran sebagai upaya mengakhiri konflik yang tengah berlangsung.
00:42Dua poin diantaranya mencakup pembatasan ketat terhadap program nuklir Iran serta pembukaan kembali selat hormus.
00:51Sebagai imbalannya, Iran akan mendapat penghapusan seluruh sanksi yang selama ini dikenakan.
01:04Rencana kesepakatan dengan Iran yang disampaikan Trump ditepis militer Iran.
01:10Jurubicara Markas Besar Militer Iran, Let's Call Ibrahim Zulfagari,
01:14mengejek kesepakatan atau negosiasi yang tengah diupayakan Trump sebagai negosiasi dengan diri mereka sendiri.
01:21Zulfagari menyebut negara yang mengklaim sebagai kekuatan super global pasti sudah keluar dari kekacauan akibat perang ini jika memang mampu.
01:31Zulfagari menuding Trump berupaya menyamarkan kekalahan sebagai kesepakatan.
01:43Dengan percaya dirinya, Trump menyebut kemenangan berada di pihak Amerika Serikat.
01:49Menurut Trump, saat ini Iran tidak lagi memiliki angkatan laut maupun angkatan udara.
01:54Pesawat Amerika bisa terbang bebas di atas Teheran atau wilayah di Iran.
02:01Di tengah klaim negosiasi, Amerika Serikat justru menggelar kekuatan militernya.
02:08Amerika Serikat akan mengirim ribuan tentara tambahan dari Divisi Lintas Udara ke-82 Elit Angkatan Darat ke Timur Tegah.
02:16Divisi Lintas Udara ke-82 pernah melakukan pergerakan serupa pada tahun 2020 setelah pembunuhan komandan Iran, Qasim Suleiman.
02:30Memasuki pekan keempat perang Iran, pemerintah Trump diperkirakan akan mengirimkan ribuan tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 Elit Angkatan
02:40Darat ke Timur Tegah.
02:41Namun hingga kini, belum disebutkan kapan dan kemana pasukan militer Amerika Serikat tersebut akan diberangkatkan dan ditempatkan.
02:54Eskalasi konflik di Timur Tegah semakin memanas.
02:58Mulai dari serangan rudal yang dilancarkan hingga manuver diplomatik dari sejumlah negara.
03:03Di tengah membalas serangan Amerika Serikat Israel, Iran mengizinkan kapal yang bukan menjadi sekutu Amerika Serikat melintasi Selat Horbus.
03:11Di sisi lain, Amerika Serikat mengklaim sepihak telah memenangkan pertempuran.
Komentar