Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 menit yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Harga emas dunia mengalami tekanan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik akibat konflik di Timur Tengah.

Psikolog konsumen Irfan Agia menjelaskan bahwa volatilitas harga emas yang meningkat belakangan ini dipengaruhi oleh faktor global seperti inflasi, suku bunga, serta dinamika geopolitik.

"Jangan mengambil keputusan investasi secara reaktif hanya karena melihat harga naik," ujar Irfan Agia dalam Kompas Bisnis, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga Banyak Kapok Beli Emas di Harga Tinggi, Pakar: Ini Efek FOMO yang Harus Diwaspadai di https://www.kompas.tv/ekonomi/659324/banyak-kapok-beli-emas-di-harga-tinggi-pakar-ini-efek-fomo-yang-harus-diwaspadai



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/659344/full-psikolog-konsumen-ungkap-strategi-hadapi-volatilitas-harga-emas-jangan-buru-buru-beli
Transkrip
00:00Ada informasi, harga emas dunia mengalami tren penurunan di tengah perang Amerika Serikat Israel versus Iran.
00:06Investor disebut mulai beralih ke aset lain yang nilai lebih aman di tengah krisis.
00:13Sejumlah ekonomi menilai aset emas kalah bersinar dibandingkan dolar Amerika Serikat dan yen Jepang,
00:20hingga obligasi pemerintah Amerika Serikat sebagai safe haven.
00:24Harga emas yang tinggi selama dua tahun terakhir mendorong banyak pelaku pasar melakukan aksi ambil untung.
00:32Ekspektasi suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama membuat instrumen obligasi juga dianggap lebih menarik oleh para investor.
00:40Sebelumnya, saudara, di dalam negeri saat harga emas dipucuk ataupun di harga yang tinggi,
00:46permintaan emas batangan sangat tinggi, bahkan terpotret di sejumlah butik emas dipenuhi oleh warga.
00:59Saudara, kita pantau harga emas antam sejak awal tahun 2026,
01:04di mana dibuka di harga Rp2.488.000 per gram pada 1 Januari.
01:10Kemudian kenaikan harga terus berlanjut hingga akhirnya harga emas antam mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada 29 Januari,
01:19mencapai Rp3.168.000 per gram.
01:24Sempat turun ke harga Rp2.800.000,
01:28emas kembali meroket pada 2 Maret ke harga Rp3.135.000 per gram.
01:34Setelah Perang Timur Tengah meletus, harga emas terus turun hingga kemarin berada di level Rp2.850.000 per gram.
01:43Jadi jika dihitung, penurunan harga emas lebih dari 10% dari harga all-time height-nya.
01:56Sementara harga emas dunia di pasar spot juga mengalami volatilitas ataupun naik turun yang tinggi.
02:01Terpantau pada awal tahun, emas masih di harga Rp4.332 per troy ounce
02:07dan melesat pada 28 Januari di atas angka psikologis Rp5.000 ke level Rp5.417 per troy ounce.
02:15Pada awal perang, Amerika Serikat-Israel versus Iran harga emas masih di atas Rp5.000.
02:20Namun terus anjlok terpantau hingga Kamis kemarin berada di harga Rp4.516 per troy ounce.
02:32Saudara lalu bagaimana menghadapi harga emas yang mengalami volatilitas tinggi
02:37dan apa yang perlu dilakukan bagi yang sudah terlanjur membeli emas di harga atas
02:42agar mental tidak terganggu, kita langsung tanya kepada psikolog konsumen Irfan Agia.
02:48Mas Agia, selamat pagi.
02:50Selamat pagi.
02:51Dan kami juga mengundang Anda, Saudara, untuk bergabung dalam perbincangan pagi ini.
02:55Jika ingin bertanya soal keputusan membeli emas, apa saja yang perlu dipertimbangkan
02:59di saluran interaktif 021-5366-0500
03:05atau juga di 021-5366-1313
03:11bisa juga di nomor 021-535-9518
03:18seperti yang tertera di layar kaca Anda.
03:21Mas Agia, ini selama ini kan emas dikenal sebagai instrumen investasi yang stabil, disebut juga safe haven
03:28namun akhir-akhir ini harga emas justru menunjukkan naik turun yang tinggi begitu.
03:33Apa yang perlu dilakukan warga di tengah gejolak harga emas yang tidak menentu beli atau sabar dulu deh?
03:40Ya, jadi memang emas dikenal sebagai instrumen investasi yang stabil
03:43tapi jangka pendek tetap punya potensi untuk naik turun.
03:47Salah satunya karena faktor global ya, seperti inflasi, suku bunga, terutama situasi geopolitik
03:52yang sangat berpengaruh pada eskalasi dan juga deskalasi konflik gitu.
03:56Nah, kuncinya sebetulnya adalah sebelum mengambil keputusan, jangan reaktif gitu ya.
04:01Jadi, kalau untuk tujuan jangka panjang, emas itu masih sangat relevan.
04:05Tapi kalau memang tujuan awalnya untuk mencari cuan yang cepat gitu ya,
04:09istilahnya emas itu tidak selalu jadi instrumen yang tepat.
04:12Karena ada instrumen lain atau opsi lain seperti saham misalnya
04:15yang lebih cocok dengan profil resiko tersebut.
04:18Jadi, prinsipnya pada dasarnya adalah kita membeli dengan strategi.
04:21Sesuaikan dengan profil resiko, bukan karena reaktif atau panik seperti itu.
04:26Kalau melihat kan sekarang tuh faktornya banyak sekali.
04:29Ada faktor global, ada faktor domestik, ada geopolitik, dan faktor ekonomi secara global begitu.
04:35Jadi, apa sebetulnya yang perlu dicermati oleh warga yang masih tertarik untuk berinvestasi emas saat ini?
04:40Ya, jadi yang paling penting adalah sebelum kita mengikuti keputusan, itu adalah tujuan investasinya.
04:45Apakah untuk melindungi nilai atau proteksi nilai atau value dari instrumen investasi kita,
04:51atau mencari profit yang cepat gitu.
04:54Jadi, kita lihat juga jangka waktu toleransi kita.
04:57Apakah misalnya minimal 3-5 tahun, menurut saya itu masih bagus sekali untuk emas gitu ya.
05:02Tapi kalau untuk cuan cepat gitu, itu perlu ditembangkan dengan berbagai faktor.
05:06Dan juga yang ketiga adalah kondisi harganya.
05:08Jadi, jangan hanya melihat volatilitas lagi naik atau lagi turun, lihat trennya gitu ya.
05:15Dan yang terakhir adalah penting perlu kita pertimbangkan likuiditas.
05:18Karena kan emas juga tidak selikwid misalnya aset-aset lain.
05:21Dan juga dana apa yang kita gunakan untuk membeli emas tersebut.
05:25Apakah kita punya uang dingin istilahnya, atau bahkan kita menggunakan dana pribadi karena FOMO istilahnya gitu,
05:31untuk membeli emas.
05:32Nah, itu yang perlu kita pertimbangkan sebelum membeli.
05:34Berarti artinya jangan sampai beli emas justru makan tabungan atau mengorbankan uang darurat gitu ya?
05:40Betul sekali.
05:41Oke, selama ini kan yang diharapkan adalah seperti yang Mas Agia bilang tadi,
05:44bahwa cuan yang tinggi dan juga cuan yang cepat begitu.
05:47Tapi, tak sedikit pula yang kurang mengenal sebetulnya karakter emas ini seperti apa?
05:50Yang dikenal sebagai investasi jangka panjang seperti yang dibahas tadi.
05:54Apa yang perlu diketahui dan juga dipertimbangkan sebelum membeli emas terkait dengan karakternya ini?
06:01Jadi, emas itu secara karakter dia bukan get rich quick aset.
06:05Jadi, bukan sesuatu yang kita beli dan jangka panik kita jual gitu ya,
06:09kemudian kita langsung mendapat profitnya gitu ya.
06:11Kenapa? Karena secara nature-nya atau kondisi awalnya,
06:15emas itu lebih cocok untuk hedging istilahnya kalau di saham.
06:17Itu adalah menjaga nilai uang atau hedging.
06:20Dan juga yang kedua, yang paling penting adalah diversifikasi portfolio.
06:23Yang artinya, bisa jadi sebelum memiliki emas, kita sudah punya instrumen investasi lain
06:28dan kita memproteksi portfolio kita dengan diversifikasi mempunyai emas gitu.
06:33Kenapa? Karena emas ini mempunyai harga yang stagnannya bisa lama gitu ya,
06:38dan butuh kesabaran, makanya kembali sesuaikan dengan profit resiko
06:41dan juga ada satu lagi biaya tambahan atau spread gitu ya,
06:45jual-beli yang juga harus dipahami sebelum kita membeli dan menggunakan emas sebagai instrumen investasi.
06:50Oke, kalau kita melihat naik turunnya atau volatilitasnya pada akhir hari ini kan memang
06:55lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya untuk instrumen emas.
06:59Apakah sebetulnya ada pergeseran jenis instrumen investasi emas ini
07:03dari yang low risk moderate ke moderate high risk?
07:06Ya, ini sebetulnya ada terjadi pergeseran sedikit ya,
07:10tersifting kenapa?
07:11Karena kita mengalami kondisi global yang cukup prominent atau cukup jelas
07:17terutama dalam konteks ada situasi di Timur Tengah misalnya.
07:20Kenapa? Karena situasi di Timur Tengah ini memiliki domino efek
07:24di mana berbagai negara, salah satunya Indonesia,
07:27juga mengalami dampak dari eskalasi dan juga deskalasi yang makanya volatilitas itu ya,
07:33dari situasi konflik.
07:34Karena ini saat berpengaruh dengan kebijakan global gitu ya,
07:36dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya yang mungkin kita memiliki
07:40satu atau dua tahun di mana kita punya kondisi geopolitik yang stabil.
07:45Tapi sekarang kan lebih prominent ya istilahnya.
07:47Makanya sekarang saat ini ada sedikit pergeseran terkait risk-nya
07:51karena kondisi global ini.
07:53Oke, kan banyak warga nih Mas Agia yang membeli emas saat harganya tinggi
07:57dan kini harganya turun dalam sehingga lumayan banyak juga.
08:01Kalau dari cerita teman-teman begitu yang beli emas di harga tinggi,
08:04lumayan kena mental gitu dan berpikir ulang untuk berinvestasi.
08:07Ada yang kapok untuk berinvestasi.
08:09Anda melihatnya seperti apa?
08:11Ya, ini adalah fenomena yang umum terjadi gitu ya,
08:13terutama ketika ada konflik, ketika ada orang-orang itu banyak akhirnya membeli dan menjual.
08:19Ini fenomena yang umum, fear of missing out.
08:21Nah, orang membeli itu kebanyakan karena melihat orang lain untung.
08:24Kita juga melihat di beberapa berita ya,
08:26ada yang untung sampai ada hampir 1 miliar gitu, berapa sejuta.
08:30Dan kedua juga takut ketinggalan momentum.
08:32Ini yang paling penting adalah momentum yang mungkin orang merasa tidak akan datang lagi.
08:36Secara psikologis makanya kita cenderung meng-overestimate atau melebih-lebihkan peluang untuk untung.
08:42Dan kita sering meng-underestimate gitu ya, atau tidak banyak melihat resikonya.
08:47Jadi ini sebetulnya bukan salah dari instrumen ya,
08:50tapi yang paling penting adalah cara kita mengambil keputusan.
08:53Informasi apa yang kita gunakan untuk akhirnya membuat kita lebih emosional dalam mengambil keputusan tersebut.
08:59Oke, yang perlu diperhatikan juga bagaimana kita meresearch selebih dahulu bagaimana risikonya,
09:05dan juga melihat juga ke diri sendiri bagaimana profile risiko kita ya,
09:08dan juga jangan sampai kita terjerat dari FOMO.
09:11Saudara dan juga Mas Egya, perbincangan ini akan kami lanjutkan susah jeda.
09:15Dan bagi Anda, pemirsa Kompas TV yang memiliki pertanyaan seputar pertimbangan membeli emas,
09:19di tengah harga yang naik turun bisa bergabung bersama kami di telepon interaktif 021-5366-0500,
09:26atau di 021-5366-1313, bisa juga di 021-535-9518,
09:36seperti yang tertera di layar kaca Anda.
09:38Jangan kemana-mana, susah jeda Kompas Bisnis akan kembali untuk Anda.
09:41Saudara Kompas Bisnis, kami lanjutkan dengan perbincangan bersama psikolog konsumen Irfan Agia,
09:46seputar keputusan membeli emas, dan kami juga kembali mengundang Anda untuk bergabung
09:50di nomor telepon interaktif 021-5366-0500,
09:55atau juga di 021-5366-1313, bisa juga di 021-535-9518,
10:06seperti yang tertera di layar kaca Anda.
10:09Mas Agia, kita lanjutkan perbincangan kita.
10:11Ini kita berbicara soal habit ataupun kebiasaan, dan juga strategi.
10:16Ini yang perlu dilakukan untuk meminimalisasilah paling tidak kerugian dalam berinvestasi emas.
10:22Apakah sebaiknya membeli rutin sedikit demi sedikit dibandingkan beli langsung banyak,
10:27ataukah justru memang yaudahlah beli langsung banyak saja?
10:30Ya, jadi kembali lagi berdasarkan kemampuan kita.
10:33Tapi sebetulnya gold standarnya itu adalah kita menggunakan,
10:36ada strategi namanya dollar cost averaging, atau DCA,
10:40yaitu beli rutin sedikit demi sedikit, gitu ya.
10:43Kenapa? Karena seringkali saat membeli emas,
10:45kita akan menghindari untuk membeli sekaligus di satu harga, gitu ya.
10:50Dan juga ini membuat kita lebih disiplin dengan tujuan awal.
10:53Jadi sebetulnya strategi beli sedikit demi sedikit,
10:55itu bukan hanya untuk memproteksi nilai,
10:57tapi juga sebetulnya untuk psikologis kita, gitu ya.
11:00Jadi ketika kita menyicil, kita membangun habit atau kebiasaan.
11:03Dan kebiasaan yang bagus itu adalah kebiasaan dibangun dengan hal kecil,
11:07tapi konsisten, dibandingkan kita membeli satu langsung banyak, gitu ya.
11:10Jadi intinya sebetulnya strategi yang kita gunakan itu lebih penting dibandingkan timing.
11:15Seperti itu.
11:16Oke, Mas Agia, kan tadi juga kita sempat berbincang soal FOMO, begitu.
11:20Ada kemungkinan banyak yang membeli emas itu karena memang banyak informasi
11:23atau juga disinformasi terkait emas akhir-akhir ini
11:26yang juga dipengaruhi oleh faktor geopolitik.
11:30Menurut Anda, mental apa sih yang harus dibangun bagi kita yang hendak berinvestasi,
11:35terutama di emas, begitu.
11:37Apa dulu yang harus dipunya?
11:38Mental apa dulu yang harus dibangun di dalam diri masing-masing?
11:41Ya, sebetulnya mental yang paling penting adalah awareness, gitu ya.
11:45Atau mengetahui kelebihan dan kekurangan diri kita,
11:48terutama dalam sisi, satu, profil resiko.
11:51Kedua juga kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang, seperti itu.
11:54Karena seringkali pengambilan keputusan yang diambil itu sangat emosional.
11:57Ada yang ikut-ikutan, ada rasa takut juga terhadap krisis, gitu.
12:01Tapi seringkali itu kita mengikuti arus saja,
12:05tapi tidak melihat kebutuhan dalam diri kita sendiri, gitu.
12:08Jadi kita harus aware terhadap diri kita,
12:10kebutuhan jangka pendek kita apa,
12:12sehingga kita bisa membeli instrumen yang tepat,
12:13dan juga jangka panjang kebutuhan kita seperti apa, seperti itu.
12:17Baik. Sudah ada penelpon, Cepty dari Ciamis.
12:19Selamat pagi, Cepty.
12:22Pagi.
12:23Cepty, ada yang mau ditanyakan seputar emas atau yang bisa di-share pagi ini?
12:29Sebenarnya, saya galau,
12:33Mas Presenter,
12:35bahwa gini,
12:37emas itu, kan ini Antem juga kan,
12:41apa namanya, naik turunnya kan nggak signifikan ya.
12:44Turun sih turun.
12:45Tetapi kan harga jual kitanya lagi kok,
12:49lebar banget, kayak gitu loh Mas.
12:51Kalau pagi beli 2,9,
12:53siangnya saya jual cuma 2,4,
12:56kayak gitu kan, ruginya gede banget ya.
12:59Nah itu, saya galaunya di situ.
13:01Gimana ya,
13:02kalau ternyata saya baru beli itu di awal Januari lagi,
13:06pas harga lagi bagus-bagusnya,
13:09kayak gitu.
13:09Kalau dijual sekarang,
13:10saya ruginya gede.
13:12padahal 3 tahun lagi,
13:13saya kudu bayar buat lulusan anak,
13:16kayak gitu kuliah.
13:18Jadi pertanyaannya,
13:19apakah mending disimpan dulu atau dijual sekarang begitu ya?
13:22Iya,
13:23kalau kebutuhan saya itu antara 2 sampai 3 tahun lagi gitu loh.
13:29Oke,
13:29baik.
13:30Baik, terima kasih.
13:31Mbak Septi dari Ciamis.
13:33Mas Agia,
13:33ini pertanyaannya,
13:35dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun lagi,
13:37bagaimana sih soal investasi emas ini,
13:39apakah masih menjanjikan beli di harga yang tinggi di awal Januari,
13:43dan saat ini emas terus turun,
13:46karena juga ada konflik di Timur Tengah,
13:48untuk kurun waktu 2 sampai 3 tahun,
13:50apabila kita memprediksi,
13:52dan juga histori dari emas sebelumnya,
13:54dari tahun ke tahun yang memang stabil,
13:56rekomendasi Anda sebetulnya seperti apa,
13:58kalau melihat hal ini?
14:00Ini kalau dari rekomendasi pribadi saya,
14:02kalau saya melihat,
14:03ini adalah sesuatu yang masih bisa sangat beneficial,
14:07atau menguntungkan untuk ditahan,
14:08untuk jangka 2 sampai 3,
14:10atau 3 sampai 5 tahun ke depan.
14:11Kenapa?
14:12Karena kita melihatnya,
14:13tren yang memang dari awal,
14:15mungkin 2-3 tahun ke belakang,
14:173-5 tahun ke belakang,
14:18jadi memang eskalasi dan eskalasi konflik ini,
14:21adalah sesuatu yang bisa dibilang,
14:24dan semoga ya,
14:25semoga itu momentary,
14:26istilahnya tidak akan berdampak panjang.
14:28Kenapa?
14:29Karena semakin lama,
14:30konflik geopolitik ini,
14:32lama untuk dirasakan,
14:35itu pasti akan ada reaksi-reaksi dari negara-negara lain.
14:38Dimana ini akan sangat mengganggu potensi,
14:41dan juga pergerakan investasi saham,
14:45dan juga instrumen-instrumen lain.
14:46Jadi, nature atau dasar dari emas ini,
14:50ketika kita melihat jangka panjang,
14:52menurut saya masih sangat bagus,
14:53apalagi jika kebutuhannya masih jauh ya,
14:55istilahnya 2 sampai 3 tahun ke depan.
14:57Karena,
14:58jangan sampai kita mengalami keputusan untuk menjual cepat,
15:00tanpa kita melihat dulu momentum-momentum,
15:03dan juga melakukan riset.
15:04Kembali lagi,
15:05riset sebelum melakukan keputusan.
15:07Jadi, jangan sampai karena kita melihat sekarang rasanya turun,
15:10tapi kebutuhannya untuk dicairkannya,
15:12istilahnya masih di 2-3 tahun ke depan,
15:15sayang sekali akan ada beberapa momentum
15:17yang mungkin tidak masuk konsiderasi kita
15:19saat kita melakukan penjualan tersebut.
15:22Jadi, kalau saran saya dari pribadi adalah,
15:24bisa ditahan dulu,
15:25apalagi untuk kebutuhannya masih dicairkan di 2-3 tahun ke depan.
15:29Ya, apalagi kita melihat karakteristik dari emas
15:32sebagai sering disebut instrumen yang bisa menahan inflasi,
15:35begitu ya.
15:36Berarti, dari emas ini,
15:39dalam waktu 2-3 tahun,
15:41bahkan 5 tahun ini,
15:42ditahan masih lebih baik dibandingkan dijual dalam waktu dekat,
15:44karena memang ada spread tadi ya, Mas.
15:46Mas, ini ketika harga emas tinggi,
15:48seperti yang tadi disebutkan di awal tahun ini,
15:51banyak warga melakukan panic buying,
15:52ini terpotret di butik-butik emas yang dipenuhi oleh pembeli,
15:55bahkan disesaki oleh pembeli.
15:57Bahkan ini, Mas Patangan tentunya,
16:00ini bisa dibilang sulit untuk ditemukan
16:02karena banyaknya permintaan.
16:03Apa yang perlu ditanamkan,
16:05agar kepanikan ataupun panic buying semacam ini
16:08tidak lagi terjadi?
16:09Ya, ini ada 2 hal sebetulnya secara psikologis.
16:12Satu adalah rasa takut terhadap krisis.
16:14Nah, ini adalah sesuatu yang umum.
16:16Jadi, kembali lagi,
16:17kita tidak perlu menyerahkan diri kita
16:18saat kita mengalami emosi ini.
16:20Kenapa?
16:20Karena kita juga dulu sempat mengalami
16:24fenomena seperti ini.
16:25Mungkin ingat ya dulu saat COVID gitu kan,
16:28semua orang panic buying
16:29untuk membeli beberapa aset
16:31atau untuk memproteksi diri mereka.
16:32Ini adalah hal yang
16:33kita semua tuh pernah mengalami dan rasakan.
16:36Jadi, ini adalah hal emosional yang sangat wajar.
16:38Itu rasa takut terhadap krisis.
16:40Kedua adalah ikut-ikutan
16:41atau dalam psikologi namanya
16:42hurt behavior atau homo gitu ya.
16:44Jadi, saat orang lain beli,
16:45kita merasa itu harus beli gitu ya.
16:47Karena kehilangan momentum tadi.
16:49Jadi, kita harus melihat bahwa
16:51salah satu hal yang ditanamkan
16:52saat ini terjadi adalah
16:54stop and think istilah.
16:55Jadi, kita stop dulu
16:56untuk kasih waktu jeda otak kita
16:59untuk istirahat
17:0115 menit, 20 menit
17:02sebelum mengekutusan.
17:03Karena saat kita memberikan momen
17:05untuk diam dulu sejenak,
17:07itu dalam biologis kita,
17:09dalam otak kita,
17:10itu diberikan waktu
17:11untuk prefrontal cortex,
17:14istilahnya kita dalam otak kita tuh
17:15lebih bekerja secara rasional.
17:17Seperti itu.
17:17Ini soal tadi juga FOMO
17:20dan juga panic buying ini,
17:22sebetulnya sedikit banyak
17:23terpengaruh dengan banyaknya
17:25narasi di media sosial
17:26yang mengajak untuk
17:27memborong emas sebagai safe haven
17:29di tengah ancaman krisis dunia.
17:31Banyak yang menyikapi informasi
17:32disebabkan ini dengan sangat reaktif
17:34dan juga buru-buru
17:35untuk membeli emas batangan.
17:37Bagaimana kita harus bereaksi begitu
17:39di tengah banyak informasi
17:40yang sebetulnya belum juga
17:41diketahui kebenarannya, Mas?
17:43Ya, banyak informasi ini juga
17:45sesuatu yang harus kita sadari,
17:47terutama dalam era AI juga gitu ya.
17:50Banyak sekali misinformasi
17:51yang dengan mudah sekarang
17:53orang bisa bikin video gitu ya,
17:55orang bisa bikin gambar
17:56yang belum tentu jelas kebenarannya,
17:57tapi sudah bentuknya tuh
17:59sangat real gitu, sangat nyata.
18:00Jadi akan sangat sulit
18:01untuk kita memilah
18:03informasi mana yang tepat gitu ya,
18:04yang mana yang valid gitu.
18:06Jangan sampai kita
18:07menyerahanakan informasi
18:08sebelum kita memproses
18:10informasi yang kita dapat,
18:11kita tanya dulu sekitar kita,
18:12eh ini apakah informasinya betul,
18:14valid, atau mungkin ini AI misalnya.
18:16Dan kalau dalam psikologi,
18:18itu ada namanya
18:18bias psikologis availability bias.
18:20Artinya adalah kita percaya
18:22info yang sering muncul.
18:23Jadi ketika info tersebut sering muncul,
18:25kita menganggap itu adalah hal yang betul.
18:27Jadi tipsnya ada tiga.
18:29Satu, cek sumber siapa yang menyebarkan gitu ya,
18:32dan juga media apa.
18:33Kedua, jangan langsung bertindak.
18:35Karena seringkali reaktifitas inilah
18:37yang menjadi
18:39kunci permasalahan dalam
18:40pemilihan instrument investasi.
18:42Yang ketiga, kembali lagi,
18:43tahan keputusan minimal
18:45satu jam, dua jam,
18:46atau kalau bisa itu ditidurin dulu,
18:48satu hari misalnya.
18:49Untuk meriset kembali
18:51perspektif kita terhadap informasi
18:52yang kita cerna.
18:54Oke.
18:54Oke, kita kembali
18:55siapa penelopon.
18:56Ada Andri dari Bandung.
18:58Mas Andri,
18:59ada yang
19:00mau ditanyakan
19:01seputar emas,
19:02atau justru memang
19:02sempat beli emas
19:04di harga tinggi nih,
19:04Mas Andri?
19:07Iya, halo, Mas.
19:10Silahkan.
19:11Iya, mau
19:12nanya masalah, Mas.
19:15Jadi kan,
19:16kalau misalkan kita
19:17beli emas nih,
19:19yang penting
19:19spread-nya siapa?
19:20Itu yang satu.
19:22Kan karena ada
19:22harga jual,
19:23harga beli.
19:24Ya, kayak di Antam,
19:26atau di Galeri 24,
19:27atau di Harta Dinata,
19:29itu kan beda-beda.
19:30Nah, yang menentukan
19:31harga spread-nya itu siapa?
19:33Itu yang satu.
19:33Yang kedua,
19:34kalau rupiah lagi anjlok nih,
19:36atau misalkan
19:37amit-amitnya Indonesia,
19:39kolek,
19:40apakah setiap harga emas
19:42akan sama?
19:42Kayak misalkan
19:43di Antam kan ada
19:45LBMA,
19:46kayak bisa dijual
19:46di luar negeri nih.
19:48Bisa dijual di luar negeri,
19:50sedangkan yang lain kan tidak.
19:51Apakah harganya akan sama,
19:52apakah Antam yang akan
19:53lebih lambung lebih diri
19:54harganya?
19:55Atau yang lain sama.
19:57Oke, Ma.
19:58Kalau ada LBMA,
19:59gitu loh.
20:00Mas Andri,
20:00selama ini koleksi emas?
20:03Sudah lama koleksi emas?
20:04Jadi, dikit-dikit.
20:05Dikit-dikit.
20:06Karena mau pindah dari Antam kan,
20:07sekarang Antam harganya udah,
20:08kayak gorengannya udah
20:09terlalu tinggi ya.
20:10Oke, oke.
20:11Harga di galeri
20:13masih 2,9,
20:14orang jual 2,3,
20:16berapa.
20:17Nah, niat mau pindah.
20:18Apakah cocok
20:18kalau pindah
20:19misalkan ke
20:20Harta Dinata
20:21atau ada
20:21yang lain,
20:23ya sudah dipindahin ke yang lain
20:24merknya atau gimana.
20:25Oke.
20:26Mas Andri kan
20:27sempat ada
20:28beberapa waktu lalu
20:29panik buying emas.
20:30banyak orang yang datang
20:31ke butik-butik emas
20:32untuk beli emas
20:33dan kehabisan.
20:33Apakah Mas Andri termasuk
20:34yang datang ke butik emas
20:35kala itu?
20:37Enggak.
20:37Kalau itu malah saya enggak.
20:38Saya enggak pernah mau
20:39harga gorengan
20:40karena saya mikirnya
20:41sesuai dengan harga
20:42yang ada di Antamnya
20:44sendiri.
20:45Baik, baik.
20:46Terima kasih.
20:46Mas Andri dari Bandung,
20:47ini pertanyaan
20:48seputar spread ya.
20:49Siapa yang menentukan spread?
20:51Dan juga
20:51kalau rupiah anjrok
20:53ini bagaimana nasib
20:54dengan emas?
20:54Mas Agia bisa langsung dijawab?
20:56Ya,
20:57terima kasih pertanyaannya.
20:58Untuk penentuan spread,
21:00siapa yang menghitung
21:00itu sudah ada
21:02pakem hitungannya.
21:03Tapi memang yang menentukan
21:05atau apa itu
21:05multifaktor ya.
21:07Pasti banyak sekali
21:08secara perhitungan,
21:10secara matematis,
21:11kalkulasi,
21:12itu adalah
21:12bentuk reaksi
21:14dari beberapa faktor
21:15yang terjadi.
21:16Karena kan tadi
21:17seperti juga
21:18supply dan demand
21:19kemudian
21:20jadwal juga
21:21beberapa faktor
21:23geopolitik.
21:24Jadi banyak sekali
21:25perhitungan
21:26atau faktor-faktor.
21:27Jadi yang menentukan
21:28harga
21:29itu adalah
21:29kondisi pasar
21:30istilahnya.
21:31Jadi sistem
21:32hitungan yang sudah
21:33digunakan
21:34itu sudah ada
21:34rumusannya
21:35dan itu hanya
21:35sebagai refleksi
21:36atau bentuk
21:37respon
21:38atau reaksi
21:39dari beberapa
21:40multifaktor
21:40atau faktor-faktor
21:41yang banyak sekali
21:42terjadi.
21:43Dan yang kedua
21:44apakah itu akan
21:45berlalu terhadap
21:45rupiah anjrok?
21:47Sebetulnya secara
21:48nature itu
21:48berbeda.
21:49Jadi memang
21:49nature-nya berbeda
21:51tapi ada
21:52hubungannya.
21:53Karena otomatis
21:54ketika kita mau
21:55jual beli emas
21:55kita akan menggunakan
21:56kurs tersebut.
21:57tapi
21:59signifikansi dari
22:00jika salah satu
22:01instrumen itu anjrok
22:02salah satu naik
22:03itu tidak akan
22:04punya korelasi
22:05yang kausal
22:06istilahnya
22:07atau sebab-akibat.
22:08Jadi itu adalah
22:08bukan hubungan
22:09sebab-akibat
22:10tapi ada hubungannya.
22:11Hubungannya itu
22:12hanya mempengaruhi saja
22:13tapi itu akan
22:14berbeda.
22:15Jadi secara
22:16nature itu
22:17emas dan juga
22:17kurs itu akan
22:18berbeda.
22:19Tapi memang
22:19bukan hubungan
22:20sebab-akibat.
22:21mungkin itu
22:22intinya.
22:23Oke ini berarti
22:24banyak juga yang
22:25perlu dicatat ya
22:26Mas Agia
22:27ini seputar
22:27spread tadi
22:29bahwa memang
22:29ini keputusan
22:30kebijakannya dari
22:31setiap korporasinya
22:32masing-masing
22:32dimana ini juga
22:34ada rumusan-rumusan
22:35yang memang
22:36diterapkan oleh
22:36perusahaan masing-masing
22:38yang mengelola
22:39emas begitu.
22:40Saudara kami juga
22:41ingatkan kembali
22:42apabila Anda
22:42ingin bergabung
22:43dalam perbicaraan ini
22:44Anda bisa menghubungi kami
22:45di nomor telepon
22:46interaktif
22:46di 021-5366-0500
22:50atau di
22:51021-5366-1313
22:55bisa juga
22:57di
22:57021-535-9518
23:01seperti yang
23:03tertera
23:04di layar kaca Anda.
23:06Mas Agia
23:07tadi kan kita
23:07sempat
23:07membahas
23:08soal
23:09kepanikan
23:10warga
23:12ketika mendapatkan
23:12informasi
23:13di media sosial
23:14begitu
23:15untuk membeli
23:15emas
23:16segera
23:16sesegera
23:17mungkin
23:17bahkan ada yang
23:18secara spesifik
23:18menyebutkan
23:19jangan beli
23:20emas digital
23:21beli emas batangan
23:22saja
23:22karena emas digital
23:24memiliki
23:25ataupun
23:26riskan
23:26begitu
23:26nah
23:27menyikapi
23:28informasi-informasi
23:29yang spesifik
23:30menyebutkan
23:30emasnya demikian
23:31yang seolah-olah
23:32memang datanya
23:33valid
23:33itu gimana
23:34risetnya itu mas?
23:36Ya
23:36jadi untuk riset
23:37sendiri
23:37itu kita minimal
23:38harus punya
23:393 sumber ya
23:40jadi memang
23:40ini suatu hal
23:42yang mungkin
23:43sekarang saya juga
23:44minta
23:44semua audiens
23:46untuk minimal
23:46kita punya
23:473 sumber
23:48kenapa?
23:48karena kembali lagi
23:49kita hidup di
23:50era informasi
23:51yang berbeda
23:52sekarang apalagi
23:53sudah ada AI
23:53setiap orang itu
23:54bisa menjadi media
23:55dengan punya
23:57akses terhadap
23:59alat-alat AI
24:00bisa bikin
24:01image
24:01atau gambar
24:02atau video
24:03yang seolah-olah
24:03bisa membuat
24:04presenter
24:05yang cerita
24:06pada itu adalah
24:07karangan dia
24:08jadi
24:08minimal
24:09kita harus punya
24:103 sumber
24:10karena kembali lagi
24:11kita bisa punya
24:13opsi
24:14untuk cek
24:14dan re-check
24:15kita punya
24:163
24:16ketika misalnya
24:17minimal
24:17di 3 sumber
24:18punya
24:20pola yang sama
24:21tetap
24:21kita juga harus
24:22kembali re-check
24:22ke lingkuan
24:23sekitar kita
24:23misalnya
24:24tanya ke keluarga
24:25udah pernah lihat
24:26berita ini
24:26atau belum
24:27apakah
24:27hoax
24:28atau tidak
24:29karena sekali lagi
24:30ini sangat
24:31berbahaya ya
24:32kalau di era
24:32AI seperti ini
24:33jadi
24:33saran saya
24:34sangat simple
24:34minimal punya
24:353 sumber
24:36cek dan re-check
24:37dan juga
24:37tanya ke orang terdekat
24:39untuk
24:39make sure
24:40ini bukan
24:41pilihan personal
24:43kita saja
24:43oke
24:44minimal 3 sumber
24:45dan juga
24:46harus cek dan re-check
24:46terkait juga
24:48untuk
24:49meminimalisasi
24:50kerugian
24:50apakah perlu
24:51juga diversifikasi
24:52investasi
24:53dalam hal ini
24:53dan juga
24:54mengurangi
24:54kepanikan
24:55mas Agia
24:55itu sangat penting
24:59diversifikasi
25:00investasi
25:00kenapa
25:01karena
25:01rumus dasarnya
25:03adalah kita
25:03jangan taruh
25:04semua uang
25:05semua
25:06kita tuh
25:06di satu tempat
25:08gitu ya
25:08termasuk juga
25:09emas
25:09jadi
25:09idealnya adalah
25:11kembali lagi
25:11ini adalah
25:12ideal ya
25:12ideal ketika kita
25:13punya
25:14privilege
25:14gitu ya
25:15beberapa
25:15tempat-tempat
25:16yang bisa kita
25:17salurkan
25:18kombinasi
25:18emas
25:19saham
25:20cash
25:21ini juga penting ya
25:22likuiditas
25:22kita punya cash
25:23dan juga
25:23instrumen lain
25:24gitu
25:24kenapa
25:25karena
25:25saat kita
25:26diversifikasi
25:27satu
25:27secara nilai
25:28keuangan
25:29kita mengurangi
25:29resiko
25:30yang kedua
25:31adalah untuk
25:31diri kita sendiri
25:32untuk menenangkan
25:33psikologis kita
25:34gitu ya
25:34kenapa
25:34karena
25:35kembali ketika
25:36salah satu
25:36instrumen
25:37investasi kita
25:37anjlok
25:38atau misalnya
25:38mungkin
25:39turun
25:40nilainya
25:40kita masih punya
25:41aset-aset
25:42instrumen lain
25:42yang memproteksi
25:43diri kita
25:43dan juga
25:44psikologis kita
25:45gitu
25:45jadi ini untuk
25:46menghindari
25:47pengambilan
25:47keputusan lain
25:48yang mungkin
25:49sifatnya
25:49impulsif
25:50oke
25:50oke
25:50baik kita
25:51sampai kembali
25:51ada penelpon
25:52dari Jogja
25:53Pak Adel
25:54selamat pagi
25:55selamat pagi
25:57selamat pagi
25:57Mas Padel
25:58ada pertanyaan
25:58seputar
25:59emas
25:59mungkin
26:00sempat
26:00membeli emas
26:01di harga tinggi
26:01begitu
26:02ya
26:04ya
26:10langsung aja
26:11pertanyaannya
26:12ke yang inti
26:13selain
26:15antam
26:16ada juga
26:18yang mengeluarkan
26:20emas
26:22emas
26:23batangan lainnya
26:28kira-kira
26:30apankah
26:31kalau kami
26:32membeli
26:33emas
26:34emas
26:34dengan sumber
26:35yang lain
26:35contohnya
26:36saya ambil
26:37yang dikeluarkan
26:38oleh
26:38Semar
26:39di Jogja
26:40biasanya gitu
26:41mohon penjelasannya
26:43oke baik
26:44baik terima kasih
26:45Pak Padel
26:46dari Jogja
26:47Mas Agia
26:48ini kan
26:48kalau kita
26:49mengacu di Indonesia
26:50selalu
26:51yang
26:51di
26:52kemukakan
26:53ataupun
26:54dinaikkan
26:54beritanya
26:55adalah
26:55emas
26:55antam
26:56gitu
26:56sementara
26:56masih banyak
26:57lagi
26:58ada UBS
26:58ada
26:59Archie
26:59dan lain-lain
27:00begitu pertanyaannya
27:02bagaimana dengan
27:02pengelola
27:03emas
27:03lain
27:03apakah ini
27:04aman
27:06untuk aman
27:07atau tidak
27:08kembali
27:08gitu ya
27:09karena kan
27:09kita juga
27:09punya beberapa
27:10opsi
27:11gitu ya
27:11pilihan
27:12dan kembali
27:12lagi
27:13untuk kita
27:13menilai
27:14pilihan
27:15mana yang
27:15terbaik
27:15untuk
27:16profil resiko
27:17kita
27:17pilihan
27:18mana yang
27:19paling
27:19menguntungkan
27:20gitu ya
27:20secara
27:21keuangan
27:21karena
27:21pastikan
27:22ada
27:22perbedaannya
27:24lisih gitu
27:24tapi kita juga
27:25perlu melihat
27:25ada faktor lain
27:26yang mungkin
27:27secara timing
27:28atau keuangan
27:28kita butuh cepat
27:29misalnya
27:30tapi
27:30di salah satu
27:32tempat itu
27:32kita butuh
27:33waktu dulu
27:33misalnya 3-4 hari
27:35atau 5 hari
27:35cair
27:36jadi setiap
27:36tempat itu
27:37punya
27:38kebijakan
27:39dan juga
27:39perhitungan
27:40masing-masing
27:40jadi saran saya
27:41kembali
27:41saya tidak bisa
27:42menyarankan
27:43salah satu
27:43mana yang
27:43paling bagus
27:44tapi yang
27:44paling penting
27:45adalah
27:45sesuaikan
27:46dengan kebutuhan
27:47profil resiko
27:48dan juga
27:48riset
27:49kembali lagi
27:50riset
27:50gitu ya
27:50karena
27:51tetap
27:52banyak juga
27:52tempat-tempat yang mungkin
27:54terlihat sangat
27:55legit gitu ya
27:55atau sangat
27:57jelas
27:57tapi mungkin
27:58secara historinya
28:00kita tidak tahu
28:01apakah itu memang
28:03difabrikasi
28:04misalnya gitu ya
28:05atau mungkin
28:05hanya dari mulut ke mulut
28:07jadi kembali lagi
28:08cek dengan minimal
28:093 sumber
28:09sebelum menentukan
28:10keputusan
28:11mana yang akan kita pilih
28:12sebagai tempat
28:12untuk kita membeli
28:13atau menjual emas
28:15baik
28:15terima kasih
28:16psikolog konsumen
28:18Irfan Agia
28:18atas informasi lengkapnya
28:20seputar emas
28:21jadi tercerahkan
28:21begitu
28:21warga
28:23dan juga tadi
28:23jumlah penelpon
28:24yang kebingungan
28:26harus bersikap
28:27seperti apa
28:27di tengah-tengah
28:28kondisi geopolitik
28:29terhadap
28:30instrumen emas ini
28:31terima kasih sekali lagi
28:32Mas Agia
28:32sehat selalu
28:33terima kasih
Komentar

Dianjurkan