Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendapat informasi mendalam terkait data medis dari Aktivis KontraS, Andrie Yunus yang menjalani perawatan di RSCM Jakarta usai disiram air keras. Komnas HAM akan mendalami dampak psikologis korban.

Komisioner Komnas HAM, Saurlin Siagian mengatakan, proses pemulihan luka bakar Andrie Yunus akibat disiram air keras disebut bisa mencapai dua tahun.

"Akan berlangsung enam bulan sampai dua tahun ke depan untuk pemulihan 100 persen luka bakarnya," kata Saurlin Siagian di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, pada Kamis (26/3/2026).

Video editor: Joshua Victor

#komnasham #andrieyunus

Baca Juga Breaking News! Kabais TNI Mundur Buntut Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus di https://www.kompas.tv/nasional/659051/breaking-news-kabais-tni-mundur-buntut-kasus-penyiraman-air-keras-andrie-yunus



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/659301/full-komnas-ham-bicara-kasus-andrie-yunus-sebut-pemulihan-2-tahun-hingga-rencana-investigasi
Transkrip
00:00Bukti pelanggaran HAM atau tidak ya nanti akan kami putuskan setelah proses pengumpulan keterangan,
00:06informasi, data, dari berbagai pihak itu kita selesaikan.
00:10Kami dari Komnas HAM, kami ada tiga komisioner, satu Ibu Anies Hidayah Ketua,
00:16saya Pramono Baitantowi, Komisioner Mediasi, dan Pak Saurlin Siagian, Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan.
00:22Hari ini kami menjadwalkan dan tadi sudah bertemu pihak Rumah Sakit Ciptau Mangunkusumo.
00:28Kami bertemu dengan pimpinan RSCM dan beberapa anggota tim dokter yang menangani saudara AY.
00:38Kami hari ini meminta keterangan informasi terkait dengan kondisi saudara AY sejak dari awal masuk rumah sakit sampai penanganan terakhir.
00:55Kita ingin mendapatkan bagaimana langkah-langkah yang sudah diambil oleh tim dokter dari sejak awal sampai terakhir dan rencana penanganan
01:06ke depan akan seperti apa.
01:08Jadi itu yang terutama kita gali.
01:11Lalu yang kedua, kita juga menggali informasi terkait dengan seberapa dampak.
01:20Dampak dari cairan yang disiramkan itu terhadap saudara AY, baik dampak jangka pendek maupun jangka panjang.
01:30Mungkin dari sisi fisik maupun psikis yang mungkin dialami oleh saudara AY.
01:37Nah itu beberapa hal yang kita gali pada hari ini dari pihak rumah sakit Cipto Mangun Kusumo.
01:47Kira-kira demikian.
01:48Bu Anies, kalau mau ingin ditambahkan.
01:51Ya, selamat sore teman-teman.
01:53Terima kasih telah menonton.
02:23Dan juga dampak psikologis akibat peristiwa penyiraman air keras yang diberikan kepada saudara AY.
02:33Tentu informasi ini menjadi sangat dibutuhkan oleh Komnasam untuk kemudian nanti kami lakukan analisis ya dari temuan-temuan yang fakta
02:44-fakta yang kami dapatkan dari pihak rumah sakit.
02:47Dan penjelasan secara jangka panjang juga kami dapatkan dan ini sangat penting untuk bahan analisis kami ke depan untuk kemudian
02:56nantinya menyusun satu rekomendasi terkait dengan kasus ini.
03:01Saya kira itu soal materi tentu kami tidak bisa menyampaikan.
03:05Nanti kami akan sampaikan secara terpisah ketika Komnasam sudah menyusun satu rekomendasi.
03:14Ya, tambahan sedikit saja kami tadi minta keterangan dari pihak RSCM.
03:20Kami berkesempatan berbicara dengan dokter-dokter spesialis menangani dan juga manajemen RSCM.
03:31Ya, tadi kita sudah bertemu dengan pihak dokter spesialis dan juga pihak manajemen RSCM.
03:43Pertama, luka bakar akibat disiram zat kimia asam kuat.
03:48Ya, jadi mungkin ini adalah istilah yang bisa resmi kita pakai bersama-sama untuk publik ya.
03:53Selama ini kan banyak istilah lain ya, disiram air keras dan lain-lain.
03:57Tapi tadi kita ingin konfirmasi zat kimia asam kuat.
04:03Kemudian fokus pemulihan akan dilakukan dalam 6 bulan ini.
04:08Operasi masih terus berlanjut dan masih akan terus berlanjut operasinya.
04:13Dan akan berlangsung 6 bulan sampai 2 tahun ke depan untuk pemulihan 20% luka bakar itu.
04:25Kemudian kami mendapat konfirmasi bahwa pembiayaan alhamdulillah di cover oleh LPSK.
04:33Bu, untuk merencana pindakan yang akan dilakukan dari RSCM.
04:40Kalau soal itu RSCM saja yang menjelaskan.
04:54RSCM saja yang menjelaskan.
05:06Pihak rumah sakit masih menganalisis perkembangan kondisi mata saudara Aye.
05:16Mereka belum bisa menyimpulkan apakah mengalami penurunan atau peningkatan.
05:22Itu masih dalam proses, masih dalam jangka waktu yang itu kemungkinannya masih sama-sama besar.
05:29Sehingga mereka belum bisa mengambil kesimpulan.
05:31Tapi tindakan medis sejauh ini kami melihat sudah sangat baik, sangat intensif.
05:39Berbagai langkah yang diperlukan oleh rumah sakit untuk memastikan kondisi saudara Aye tetap stabil.
05:48Itu sejauh ini kami melihat itu sudah sangat baik.
05:53Jadi belum bisa disimpulkan.
05:55Selain pihak rumah sakit, rencananya Komnasan juga akan meminta keterangan dari pihak mana lagi Pak?
06:03Dalam beberapa hari ke depan kami tentu saja akan meminta keterangan dari pihak-pihak lain.
06:09Nanti tunggu saja informasinya pihak mana saja yang nanti akan kita minta keterangan.
06:14Mungkin dalam jangka waktu dekat nanti akan kita informasikan lebih lanjut.
06:18Tapi ini hanya satu dari sekian pihak yang akan kita minta informasinya.
06:23Tidak akan lama.
06:24Dalam beberapa hari ini Komnasan akan minta keterangan dan kemungkinan besar nanti akan kita undang ke kantor Komnasan.
06:32Tapi pihak-pihaknya kami belum bisa menyebutkan.
06:38Saya belum bisa menyebutkan.
06:39Tunggu saja nanti informasinya.
06:40Kami pasti akan informasikan ke teman-teman seperti ini.
06:42Kalau nanti ada pihak yang kami undang ke Komnasan, nanti pasti akan kita informasikan ke teman-teman.
06:47Kira-kira begitu ya.
06:54Soal peradilan mana yang lebih baik menangani, tentu saja Komnasan belum bisa mengambil kesimpulan.
07:00Kami masih dalam tahap pengumpulan keterangan.
07:04Dari banyak pihak kami terus komunikasi dengan teman-teman kontras, teman-teman kuasa hukum, dengan teman-teman LPSK kita intensif.
07:12Nah nanti pihak-pihak mana lagi yang akan kita minta informasi, kita minta keterangan.
07:17Itu nanti akan kita informasikan ke teman-teman.
07:19Itu pasti.
07:24Ya itu sama, itu kesimpulan apakah ini ada terbukti pelanggaran HAM atau tidak, ya nanti akan kami putuskan setelah proses
07:36pengumpulan keterangan, informasi, data, dari berbagai pihak itu kita selesaikan.
07:41Pak, percaya kemunduran diri Kabais, Pak, kenapa-kenapa dari Komnasan?
07:44Pak, nanti-nanti-nanti.
07:47Wah itu di luar kemenangan kami untuk mengambil ke teman-teman.
07:50Mau ngomentari, mohon maaf.
07:51Maka dipanggil juga Pak, walaupun sedang menurut saya.
07:54Karena di luar ke teman-teman dari para pelakon itu.
07:57Ya nanti akan kami informasikan ke teman-teman pihak mana lagi yang akan kita minta keterangannya.
08:03Pasti.
08:04Sejauh ini sudah berapa, pihak mana saja yang sudah diminta keterangannya?
08:10Kita sudah ketemu dengan teman-teman kontras, bahkan sebelum lebaran kita sudah ketemu dengan mereka.
08:17Kita gali informasi terkait dengan kronologis pertama kali saudara AYE datang ke kosan misalnya.
08:27Lalu bagaimana proses saudara AYE dibawa dari kosan sampai ke rumah sakit misalnya.
08:33Lalu apa yang dilakukan oleh teman-teman kontras untuk mengumpulkan data-data keterangan-keterangan,
08:44menginvestigasi kasus ini pada detik-detik pertama setelah peristiwa itu.
08:49Pada malam hari itu juga kita sudah kumpulkan informasinya.
08:52Lalu hari ini kita dengan pihak RSCM dan memang baru diberi kesempatan pada hari ini,
08:59sekaligus kita juga bisa melihat time frame yang lebih panjang sehingga kita melihat penanganannya sudah lebih banyak.
09:06Kira-kira begitu.
09:07Dan ke depan kami pastikan masih ada beberapa pihak yang kita minta keterangannya.
09:14Sejauh ini sudah berkomunikasi dengan TNI belum mbak?
09:22Ya nanti koordinasi tetap, kita dengan semua pihak kita tetap berkoordinasi gitu ya.
09:28Tapi soal permintaan keterangannya nanti akan kita sampaikan.
09:33Kalau koordinasi jelas pasti.
09:34Terakhir ya, terakhir.
09:35Oke ya, cukup ya.
09:36Terakhir, terakhir.
09:37Nah, kami, sebentar ya, kami akan berkunjung ke korban
09:43tetapi tidak secara langsung, tetapi melalui jendela
09:48karena kami menghormati protokol yang ada di RSCM.
09:51Tetapi setelah ini kami akan bertemu secara tidak langsung dengan korban
09:56untuk memastikan kondisi yang bersangkutan.
10:00Itu saja.
10:00Terima kasih ya.
10:01Ini baru mau ketemu.
10:07Siapa yang bilang gitu?
10:09Udah itu nanti saja.
10:11Oke, terima kasih teman-teman.
10:19Tidak ada kesimpulan, belum ada kesimpulan.
10:26Oke, nanti kesimpulannya nanti akan kita sampaikan setelah Komnasa mengumpulkan keterangan dari banyak pihak.
10:33Dan kami pastikan secepat-cepatnya kita akan keluarkan rekomendasi.
10:37Terima kasih ya.
10:38Pak, ini ambriolus tadi sudah ditapkan sebagai pembelaan ya?
10:42Sudah.
10:43Oh, kalau itu sudah.
10:43Sudah.
10:44Itu nanti apa lanjutannya dari penatapan itu?
10:46Itu sudah hasil, apa namanya,
10:48kontres Pak Saurlin sebelum lebaran waktu itu bahwa
10:53saudara AY sudah kita keluarkan surat keterangan sebagai pembelaan.
10:58Itu banyak kegunaannya termasuk untuk mengakses perlindungan dari LPSK dan beberapa hal yang lain.
11:08Bahkan sampai nanti misalnya, kalau misalnya sampai proses keperadilan misalnya itu juga ada kegunaannya bagi saudara AY.
11:17Kira-kira gitu ya?
11:18Cukup ya?
11:19Oke.
11:23Menemani pagi Anda dengan informasi-informasi terbaru.
11:26Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
11:29Saksikan Kompas Pagi hanya di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
11:34.
11:35Saksikan Kompas Pagihan.
11:37Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan