Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kepadatan saat arus balik lebaran 2026 semakin terasa di Pelabuhan Bakauheni, Lampung pada Jumat 27 Maret 2026.

Informasi selengkapnya mengenai arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, kita sapa Jurnalis KompasTV, Edwin Chan dan Juru Kamera, Julian Fernando.

Baca Juga Arus Balik Diprediksi 2628 Maret, ASDP Siapkan Strategi di Pelabuhan Bakauheni di https://www.kompas.tv/nasional/658433/arus-balik-diprediksi-26-28-maret-asdp-siapkan-strategi-di-pelabuhan-bakauheni

#arusbalik #lebaran #bakauheni

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/659323/arus-balik-lebaran-2026-begini-keramaian-pelabuhan-bakauheni-yang-dipadati-pemudik-27-3-2026
Transkrip
00:00Saudara antrian panjang kendaraan terlihat di jalan lintas timur Sumatera Lampung Selatan Lampung.
00:05Kendaraan yang didominasi truk ini macet sepanjang 2 km menuju pelabuhan.
00:13Kemacetan di jalan lintas timur Lampung terjadi sejak Rabu malam.
00:17Antrian berpusat dari pelabuhan BBJ dan pelabuhan Sumur Makmur Abadi.
00:22Akibat kemacetan ini muatan sembako, buah-buahan, dan sayuran jadi busuk.
00:27Total kerugian diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
00:31Menurut sopir truk, kemacetan disebabkan semua truk barang harus scan tiket di pelabuhan BBJ.
00:37Kemudian diarahkan ke pelabuhan Sumur Makmur Abadi.
00:43Bawa ke Payah, bawa ke Jakarta.
00:46Udah berapa lama antri di sini?
00:48Kalau dihitung lama, udah dari jam 2 tadi malam, Pak.
00:51Dari jam 2 tadi malam?
00:52Ya, gak ada keputusan apa-apanya dari pengurus penyeberangan.
00:57Apa katanya?
00:59Oh ya, katanya harus ikut antri ya, mau diukur segala macam.
01:03Kalau kita ambil logik aja kan, kalau setiap CDD kayak gini, ukuran pasti sama semua, Pak.
01:07Kalau di WK kan enggak bisa scan barcode, Pak.
01:11Iya.
01:12Jadi harus scan barcode dulu di SMA.
01:27SMA.
01:27Meski demikian, belum ada lonjakan signifikan, sehingga antrian masih terkendali.
01:36Sehari sebelum puncak arus balik lebaran tahap kedua, PT ASDP Indonesia Ferry tetap mengantisipasi lonjakan volume penumpang menuju akhir pekan,
01:44serta pada waktu sore hingga malam.
01:46Sebelumnya, sepanjang Kamis 26 Maret, sesuai prediksi ASDP, terjadi lonjakan penumpang arus balik hingga 25 ribu unit kendaraan dengan lebih
01:56dari 103 ribu orang menyeberang ke Pulau Jawa.
01:59Melihat dinamika arus balik tahun ini, sejumlah kebijakan masih terus diberlakukan oleh pelabuhan Bakauheni,
02:05diantaranya single tarif tiketing hingga 29 Maret dan penerapan sistem tiba-bongkar berangkat secara situasional.
02:17Informasi selengkapnya mengenai arus balik di pelabuhan Bakauheni, Lampung, kita sapa jurnalis Kompas TV Edwin Chan dan juru kamera Julian
02:25Fernando.
02:26Jadi Edwin, bagaimana situasi di pelabuhan Bakauheni saat ini? Apakah memang sudah terjadi lonjakan penumpang?
02:39Selamat siang, video ini juga sudah adalah kalau kita bilang soal lonjakan, nampaknya belum signifikan.
02:43Karena memang melihat dari secara fisik seperti itu yang memantau dari pagi, ini terdapat antrean-antrean barisan-barisan yang menuju
02:52dermaga eksekutif untuk masuk dalam kapal ini memang berbeda dengan hari-hari sebelumnya.
02:57Jika dua hari lalu itu tercenderung lebih sepi, lebih lengang, kemarin juga sama di waktu yang sama.
03:02Nah hari ini, sebagaimana bisa kita lihat ini tampak antrean-antrean kendaraan ini lebih banyak dibandingkan biasanya.
03:10Tapi kalau kita bilang soal lonjakan, tidak. Karena antrean barisan menuju kapal ini belum sampai pintu masuk.
03:17Nah, memang dinyatakan oleh PTSDP sendiri bahwa untuk puncak arus mudik pasti akan terjadi besok, yakni 28 hingga 29 Maret
03:252026.
03:26Nah ini menjadi lonjakan yang memang diwaspadai. Sejumlah kebijakan diterapkan, nanti akan saya jelaskan.
03:30Namun, kalau kita melihat dari pantauan udara yang mungkin bisa kami berikan juga, video dan juga saudara di sini terlihat
03:37banyak kendaraan yang mengantri.
03:40Kemudian di sini memang didominasi oleh kendaraan pribadi karena tempat saya melaporkan sekarang merupakan dermaga 1 dan 7, khusus untuk
03:46kendaraan roda 4, kendaraan pribadi.
03:48Tapi kalau kita berbicara soal kendaraan motor, kemarin kendaraan motor ini memang waktu favorit untuk bermudiknya, untuk kembali ke perantauan,
03:57ke Pulau Jawa.
03:57Ini ada pada waktu sore hingga malam hari, sehingga SDP mengantisipasi keramaian nantinya di sore dan juga malam hari.
04:04Lalu, bukan hanya kena roda 2, tapi juga angkutan-angkutan besar yang memang dipisah ke terminal BBJ, maksud kami pelabuhan
04:12BBJ.
04:13Ini, pelabuhan BBJ ini dikhususkan untuk angkutan-angkutan besar dan sumbu 3.
04:17Nah, ini kemarin kami lihat sempat melintas di sana untuk kemudian memeriksa kantong parkir.
04:23Nah, ini terdapat antrenanya cukup panjang untuk masuk kantong parkir, karena memang kantong parkirnya juga terbatas.
04:28Ini perlu diantisipasi, jadi bukan hanya bagi pemudik, roda 4, roda 2, atau perseorangan, atau pejalan kaki, tapi juga angkutan
04:37-angkutan logistik.
04:38Nah, ini mungkin imbau untuk semua.
04:39Antisipasi yang dilakukan oleh SDP, terdapat beberapa, ada 3 yang utama.
04:44Yang pertama, penerapan single tariff ticketing ini berarti tidak ada lagi harga yang berbeda antara eksekutif dan juga reguler.
04:51Nah, ini jadi dermaga eksekutif maupun reguler, ini semua sama.
04:54Tinggal mengikuti arahan dari petugas saja.
04:56Jadi, penumpang tidak akan kebingungan.
04:58Lalu, yang berikutnya ini ada soal kebijakan tiba, bongkar, dan berangkat.
05:03Nah, sistem ini diaplikasikan TBB ketika lonjakan dari penumpang ini begitu tajam.
05:11Jadi, tiba, bongkar, dan berangkat berarti memungkinkan kapal untuk kemudian berlabuh, lalu menurunkan saja, lalu berangkat ke pelabuhan asalnya.
05:19Supaya waktu load in, load out lebih dipersingkat, dan penumpang di masing-masing pelabuhan dapat diangkut dengan waktu yang lebih
05:26cepat.
05:27Vidina juga, saudara, bukan hanya ada di pelabuhan.
05:29Yang ketiga, ini kebijakan yang diterapkan bekerjasama dengan kepolisian setempat,
05:33yakni adanya penerapan filtrasi atau penyaringan kendaraan.
05:38Jadi, kendaraan-kendaraan ini diberikan stiker.
05:39Stiker-stiker ini identik untuk kemudian diizinkan atau tidaknya masuk ke wilayah pelabuhan,
05:45supaya nanti wilayah pelabuhan ini tidak ada lagi kendaraan-kendaraan, terutama bagi kendaraan roda 4, ini yang tidak bertiket.
05:52Jadi, memang stiker akan hijau, itu diberikan kepada kendaraan yang sudah bertiket,
05:57lalu juga untuk stiker merah ini belum bertiket atau tidak menuju pelabuhan,
06:01jadi akan difiliterasi ulang di buffer zone yang telah disiapkan.
06:05Lalu, untuk stiker kuning memang langsung mengarah ke pelabuhan BBC, karena memang dikhususkan untuk sumbu tiga dan angkutan-angkutan besar.
06:11Lalu, vidiner juga saudara, penting untuk dicermati,
06:14karena memang kita tahu arus balik ini akan diprediksi oleh ASDP akan meningkat secara signifikan,
06:20tapi yang harus menjadi sorotan dari calon penumpang adalah untuk kemudian menjaga,
06:27mempersiapkan hal-hal yang kiranya tidak dapat diperkirakan seperti cuaca terik, lalu juga hujan.
06:34Karena kita tahu bersama melalui prediksi dari BMKG juga,
06:39memperhatikan bahwa cuaca di pelabuhan Bakahuni, Lampung Selatan ini cukup dinamis.
06:44Di tempat saya melaporkan sekarang, barusan saja ada siraman matahari yang begitu cetrik,
06:49lalu ini sekarang juga banyak awan-awan mendung.
06:51Jadi, untuk kemarin itu sempat hujan, lalu juga berubah menjadi lebih cerah seperti itu.
06:57Nah, itu secara signifikan berganti-ganti.
06:59Di musim pacar reba ini diharapkan para calon penumpang dapat mempersiapkan pecah hujan,
07:04lalu juga payung, dan pastinya tetap menjaga kesehatan.
07:08VD.
07:09Baik, Edwin Zan, terima kasih untuk laporan Anda dari pelabuhan Bakau, Henil, Lampung.
07:14Selamat bertugas kembali, Edwin.
07:15Selamat menikmati.
Komentar

Dianjurkan