Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Episode 8, Tika and her best friend, Oca, finally achieve great success through their online clothing business on social media. Their hard work and determination pay off, bringing them the breakthrough they have been fighting for.

With her success, Tika is able to pay off all her paylater debts — the very burden that once turned her life into a nightmare.

Not only does she free herself from financial struggles, but Tika also manages to rebuild her relationship with her family, which had been strained money problems.

This episode also resolves Tika’s romantic dilemma, as she must choose between Dion and Riza — a love story that has been developing throughout the previous episodes.
#PayLater
#IndonesianDrama
#DramaSeries
#FullEpisode
#SuccessStory
#DebtFree
Transkrip
00:01Thank you, Dion.
00:03I didn't help you.
00:05Yeah, it's okay.
00:07Actually, I'm really happy.
00:09I'm able to do something like this.
00:11Ane, that's the trap.
00:15Actually, I came here to ask you to do a workshop online.
00:20How are you?
00:22Are you sure?
00:23Yeah.
00:24Yeah, Tick.
00:25Kan kamu yang berhasil mengubah semua online shopping ini jadi jualan.
00:31Kayaknya temen-temen komunikasi saya butuh tips and tricks dari kamu dah.
00:37Masalahnya gue dapet tips sama tricks aja juga dari lu.
00:40Ya, tapi kamu yang jalanin.
00:43Kayaknya gue banyak hutang budi sih sama lo.
00:45Udah, jangan keseringan hutang-hutang gitu.
00:49Tapi terakhir terapi sama lo itu gue semakin sadar sih kalo gue tuh memang harus sering maafin diri gue sendiri.
00:55Dan harus lebih sering berterima kasih.
01:00Karena gue sayang.
01:05Sama diri gue sendiri.
01:09I'm proud, Dion.
01:11Tapi ini semua karena lo.
01:12Makasih ya.
01:14Makasih ya, Dion.
01:32Rizal?
01:34Tick.
01:35Sorry gue ganggu ya?
01:37Enggak kok, enggak.
01:38Enggak.
01:39Sendirian aja.
01:41Enggak.
01:42Gue...
01:43Bertiga sama kalian.
01:45Yaudah masih kia?
01:46Eh, Tick.
01:47Kalo gitu...
01:48Saya pulang duluan ya.
01:50Gue juga kayaknya harus cabut, Tick.
01:52Gue...
01:52Gak enak aja ganggu kalian.
01:54Jangan pulang.
01:55Jangan pulang.
01:56Ya?
01:58Jangan pul...
02:00Om?
02:11Did you
02:46I'll be right back.
03:13Bapak ini tidak mau kamu salah pilih.
03:15Bapak harus pastikan mereka tuh punya maksud tersembunyi apa tidak?
03:18Ini kalian saya tanya-tanya gak apa-apa kan?
03:21Gak masalah, Mak.
03:22Ngapain ditanya sih, Pak?
03:25Mereka mau ngelamak kerja.
03:33Pertanyaan pertama.
03:38Apa yang kalian lihat terhadap diri kalian sendiri lima tahun ke depan?
03:46Kalau saya, Om, saya akan tetap kerja di kantor saya yang sekarang.
03:51Gajinya lumayan.
03:54Oh?
03:55Sebenernya saya membuka praktek meditasi, Om.
03:58Di Ubud.
04:09Makasih, Bu.
04:11Makasih, Tante.
04:12Ya.
04:15Tika, apa yang kamu lihat terhadap diri mereka lima tahun lagi?
04:33Tika.
04:36Ya, mana Tika tau.
04:38Apalagi lima tahun ke depan.
04:40Itu semua rahasia ilahi, Pak.
04:45Tidak.
05:12Ya.
05:21Tidak.
05:28Tidak.
05:28Tabak.
05:30Tidak.
05:32Tidak.
05:33U teachers.
05:35U Daud.
05:36U teachers.
05:39Iya.
05:39U teachers.
05:43Aduh, si Tolol, pake salah kirim lagi.
05:55Aduh!
05:58Dika Tolol, pake salah kirim lagi.
06:23Aduh!
06:27Emang, Bapak udah boleh masuk?
06:34Ibu, udah ga ngabek?
06:48Gwak!
06:49Gwak!
06:50Gwak!
06:51Gwak!
06:51Gwak!
06:55Gwak!
06:56Tidak, gwak!
06:57Sabar apa tuh, dong, Pak?
06:58Udah telat ini ibu, udah berapa hari?
07:01Ih, biasa gusut banget sih.
07:03Gwak sabar nih ibu.
07:06Ini dia.
07:08Ih.
07:10Wah.
07:12Cak, you're really surged in the room.
07:15It's not my kakak only who wants to play off?
07:20Well, if we go ahead, let's go ahead.
07:21Let's go ahead.
07:24Hi guys!
07:26Today I'm going to give you a really good news for you.
07:31What's that?
07:32Are you interested in what I'm interested in?
07:33Guys, I'm still in the room.
07:35Yay!
07:37We're interested in that.
07:38Okay, let's go ahead.
07:393, 2, 1, let's go!
07:43Spapu ukurannya 39, masih bagus banget.
07:46Walaupun ada-ada dikit, ada juga telos ya.
07:48Tapi ini bagus banget.
07:49Di bagiannya.
07:50Mau lihat ini yang pertama tuh?
07:53Satu jam.
07:54Terus ternyata?
07:55Eh boleh, ternyata.
07:57Nanti.
07:58Mau, langsung.
07:59Tuh!
07:59Ada yang mau.
08:00Langsung DM sekarang ya.
08:01Ayo cepet, cepet, cepet.
08:03Cepet, cepet, cepet.
08:03Soap loh nanti.
08:04Terus ada yang mau lihat spaku.
08:06Ini spaku ukurannya 39.
08:09Tiga, 39.
08:10Sepatu ukurannya 39, masih bagus banget.
08:12Walaupun ada-ada dikit, tapi sebetulnya.
08:18Tuh!
08:26Tuh!
08:39Tuh.
08:40Tuh!
08:43Tuh!
08:44It's a lot of money.
08:48Is it a lot of money?
08:51I believe it.
08:52I believe it's not going to lose money.
08:55It's a lot of money.
08:56If it's not going to lose money.
08:58It's not going to lose money.
08:59All right, let's go.
09:02Hi guys!
09:04Today we're going to get a lot of money.
09:07Diddy!
09:08For those of you who are at home,
09:11if you want to buy money,
09:12the price.
09:23The price.
09:24It's gonna buy money.
09:27If you want the price.
09:28If you want 100,000.
09:31I'll pay for it.
09:35Let's go, let's go.
09:38This is a price.
09:40It's a price.
09:41Banyak orang baik, makasih banyak orang baik.
10:22Ibu, buat ibu, buat bayar hutang.
10:27Tika, kamu pikir ibu ini semater itu?
10:32Tanpa kamu kasih itu, ibu udah maafin kamu, Tika.
10:37Oh, yaudah kalau gitu ini buat healing deh.
10:40Eh, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak, enggak.
10:45Ini supaya si mbak-mbak dari cicilan pintar itu enggak ngeroeng mama lagi apa-apa, selesai.
10:53Ibu ini sendiri Tika ya?
10:55Enggak.
10:56Iya, enggak.
10:57Ibu bilang ada mama nyebelin di cicilan pintar itu Tika kan kalau misalkan Tika nyebelin itu karena turun cantiknya, baiknya.
11:05Gitu.
11:06Tika kan baik, Tika cari apa turunan.
11:10Tika, kalau masalah utang kayak gini, jangan kamu pikirin, itu ditanggung jawab ibu yang harus kamu pikirin gimana caranya kamu
11:19bisa menyelesaikan utang-utang kamu.
11:21Ya Tika kan pelan-pelan juga mau selesai utangnya Tika.
11:25Ya cuma kan ibu juga ngutang, maksudnya Tika biarin gitu aja.
11:29Tika yang sebagai anak juga harus bantu ibunya dong.
11:32Kalau dananya ada, ya sudah.
11:35Tapi kalau dananya nggak ada, ya jangan dipaksa.
11:38Aduh, kan Tika jualan.
11:40Oh iya jualan baju ya.
11:43Bukan bu.
11:45Hah?
11:46Tika jual diri sekarang jadi handi-handi ditawarin sama mbak Mawar.
11:50Ya Allah Tika, lu jangan bikin malu gue.
11:54Kalau nggak mau bercanda kan barang.
11:55Bercanda ibu, bercanda.
11:56Gue mah nggak bercanda ini.
11:58Gue sampein mulutnya sini.
11:59Kuku, kuku, kuku.
12:02Ada gila-gilanya juga lu.
12:04Gue kesini mau nagih janji lu.
12:06Yaudah, lu boleh trial disini.
12:08Tapi kakak lu nggak boleh kerja disini ya.
12:10Lu tenang aja.
12:11Kakak gua lagi banyak duit tuh.
12:13Hasil endorse, men.
12:15Hai guys.
12:17Eh, Tika.
12:19Selamat ya udah keluar.
12:20Makin sukses aja.
12:21Aduh, bisa aja.
12:22Apa kabar, mas?
12:23Ya ampun Tika, apa kabar?
12:28Bye.
12:32Eh, kangen nih semua.
12:36Sehat.
12:37Sehat.
12:41Bentar ya.
12:45Hai.
12:49Tumen disini.
12:54Apa ini nih, gue mau ngasih utang nyokup gue.
12:57Oh.
13:01Sebenernya nggak bisa sih lo bayar kalau belum jatuh tempo.
13:04Cuma ya udah paling lo tinggal tangan-tangan surat terimanya.
13:13Kantor sepi, nggak ada lo, Tik.
13:17Kayak ada gue gunanya aja.
13:19Ya ada lah.
13:20Kalau gue ada ngaruhnya, nggak mungkin gue dipecat.
13:24Gue minta maaf ya.
13:26Bukan salah lo kok.
13:29Gue minggu lalu ketemu sama Siska.
13:33Oh ya?
13:34Balikan dong.
13:35Nggak, nggak.
13:36Bukan itu.
13:38Gue ngajak Siska ketemu soalnya gue tahu dia yang nge-viralin video kita.
13:48Malahan ya.
13:50Netizen itu ngomong kalau kita adalah Romeo and Juliet in-depth.
13:57Ya gue sih nggak masalah ya dibilang Romeo and Juliet sama lo.
14:00Cuma ya jangan cuma utangnya lah.
14:05Maksudnya?
14:09Lo nggak ngerti maksud gue, Tik.
14:25Gue suka sama lo.
14:30Kok bisa?
14:33Ya kan Suka nggak perlu punya alesan.
14:42Gue...
14:42Ya.
14:47Take your time.
14:50Ya.
15:06Di...
15:07Didi...
15:10Didi...
15:11Didi...
15:13Didi...
15:15Pada kemana nih barang-barang semuanya?
15:25Kemana?
15:26Kosong lompong begini kemana?
15:28Terakhir Umi taruh di mana?
15:30Taruh di mana?
15:32Taruh di situ dari awal sampai terakhirnya nggak pernah pindah-pindah kok.
15:36Kamu bohong kan?
15:38Umi pasti tahu kalau kamu bohong.
15:40Lihat tuh hidungmu kembang-kepis.
15:43Sumpah Didi nggak bohong Umi.
15:45Taruh di mana barang-barang Umi.
15:47Tapi Umi janji jangan marah ya.
15:50Iya ya nggak janji.
15:52Taruh ya.
15:52Iya.
15:54Apa lagi?
16:02Kok duit?
16:05Umi cari barang-barang Umi bukannya duit.
16:09Jadi...
16:10Didi jual barang-barang Umi.
16:13Astagfirullahaladzim.
16:15Di...
16:16Kamu tega-teganya ngejual barang-barang Umi.
16:19Itu barang ngumpulinnya lama.
16:21Satu demi satu.
16:22Pakai keringat.
16:24Keringat siapa?
16:26Keringat Didi kan?
16:28Eh...
16:29Ya Allah.
16:30Kamu mulai berani
16:32ngitung-ngitungan sama Umi ya?
16:35Umi juga berani ngitung-ngitungan sama Didi.
16:37Ngatain Didi anak durhaka lah.
16:39Nggak tahu diuntung lah.
16:41Ungkit aja Umi semua.
16:42Ungkit.
16:42Ungkit rasa sakitnya ngelahirin Didi.
16:44Ungkit rasa sakitnya gedein Didi.
16:47Ungkit aja Umi semua.
16:49Astagfirullahaladzim.
16:51Astagfirullahaladzim.
16:51Ya Allah.
16:53Ya Allah.
16:54Ampunilah aku.
16:55Aku orang.
16:57Orang yang paling jahat di dunia.
16:59Ibu yang paling jahat di dunia.
17:01Apa sih ini?
17:01Aku menyakiti hati anak aku.
17:03Ya Allah.
17:03Apa sih ini?
17:04Apa sih ini?
17:05Biarin aja Umi ngejogrek disini biar masuk angin.
17:08Biar kamu puas ngeliat Umi bertobat.
17:11Yaudah.
17:13Didi pergi dari rumah ini.
17:14Biar Umi puas.
17:17Didi.
17:18Didi.
17:20Astagfirullahaladzim.
17:22Cobaan apa lagi nih?
17:25Tik.
17:27Tikka.
17:30Kayaknya kamu lagi banyak pikiran ya?
17:36Iya.
17:39Mau cerita?
17:41Aku abis tembak sama cowok.
17:45Kamu terima?
17:49Aku tau.
17:51Kenapa?
17:53Kayaknya bukan momen yang pas deh untuk jatuh cinta.
17:59Mending lebih fokus cari uang, abis itu bayar hutang.
18:05Cinta itu kan manusia wedek.
18:10Kamu perlu sadar kalau kamu pun butuh dicintai.
18:14Kamu pasti sadari.
18:18Betapa banyak orang yang menyayangi kamu.
18:22Termasuk netizen.
18:25Gak perlu melihat keluar.
18:29Di deket kamu pasti ada orang yang...
18:32Bener-bener menyayangi kamu.
18:34Dan mencintai kamu.
18:36Apa adanya.
18:39Kamu cuma harus membuka hati kamu.
19:02Gue janji gak bakal lama-lama numpang disini.
19:05Ya terus lu mau kemana? Balik lagi ke rumah umi lu.
19:07Gak bakal.
19:08Gue mending cari kosan deket kantor.
19:10Yaudah masuk.
19:14Lalu sini.
19:16Lalu sini.
19:17Lalu muruh lagi.
19:31Lo sendiri kenapa?
19:34Kok malah lo yang sedih?
19:37Rizal.
19:39Udah gue duga.
19:41Sama Dion.
19:43Sama Dion.
19:44Mereka pacaran?
19:45Gue tonjok lu ya.
19:46Masa Rizal sama Dion pacaran?
19:48Ya.
19:49Kirain mereka pacaran.
19:51Jelas-jelas Rizal kok yang nambak gue.
19:53Kalau Dion tuh yang masih ngode-ngodein doang.
19:56Terus lo pilih yang mana?
20:00Gak tau.
20:01Ih kok lo gak tau sih?
20:04Kok lo gak tau sih?
20:04Nih.
20:05Mereka plus minusnya apa?
20:15Rizal sih lucu ya.
20:18Hmm.
20:19Kerja keras.
20:21Style-nya juga asik juga.
20:23Cuma kalau lagi marah tuh nyebelin banget.
20:26Kalau Dion?
20:27Dion tuh terlalu baik banget.
20:29Kayak bakal mau bosinin gue deh.
20:31Cuma dia ada kelebihan.
20:33Dia itu pintar banget meditasi.
20:36Lenangin orang.
20:37Bahkan berkat dia.
20:39Penyakit belanja.
20:41Dan utang gue bisa sembuh gara-gara dia.
20:44Wet.
20:46Lo sembuh karena dia?
20:49Iya.
20:50Utang gue bentar lagi lunas.
20:55Lo punya nomornya Dion kan?
20:58Bagi dong.
21:02Jadi Ibu, terima kasih ya udah datang ke sini.
21:05Selamat datang.
21:06Nah hari ini kita bakalan latihan meditasi.
21:10Oke?
21:17Ngapain sih kau membawa Umi ke sini?
21:20Tempat dukun kayak begini?
21:22Ibu, saya bukan dukun.
21:24Saya holistik terapis.
21:26Tuh kan?
21:28Holistik, holistik.
21:29Holistik itu kan yang mistik-mistik kayak gitu.
21:32Itu musrik, tau?
21:34Bukan begitu, Bu.
21:36Karena kamu musrik.
21:38Tolong ya, tolong.
21:39Coba dilihat anak saya.
21:40Apakah dia beneran ketempelan sehatan atau enggak?
21:43Karena dia sering banget ngelawan sama Uminya.
21:46Tuh, tuh.
21:47Tuh kan Mas Dion.
21:48Umi saya tuh selalu kayak gitu.
21:50Nuduh-nuduh Didi.
21:51Capek, Umi.
21:52Oke.
21:52Didi, Ibu.
21:54Sorry, tenang ya.
21:55Mari kita latihan.
21:57Tarik nafas.
21:58Oke?
21:58Inhale.
21:59Inhale and exhale.
22:01Tuh kan?
22:02Tuh.
22:03Inhale, inhale.
22:05Itu kan neraka.
22:06Saya ngerti loh.
22:07Kamu mau bawa saya ke neraka.
22:09Iya kan?
22:10Bukan.
22:10Ini.
22:12Inhale artinya tarik nafas, Mi.
22:15Alah.
22:16Tarik nafas, tarik nafas.
22:18Gala.
22:19Emangnya Umi gak bisa nafas apa?
22:20Eh, daripada kita percaya sama praktek-praktek dukung yang gak jelas kayak gini.
22:28Mendingan kita percaya sama keajaiban sholat yang bisa menghilangkan ketempelan setan kayak gini.
22:38Dengan menyebut nama Tuhan yang maha kuasa, mari kita mencoba memasuki subconscious kalian.
22:46Mohon ampun kepada Tuhan yang maha kuasa.
22:52Astagfirullahaladzim.
22:54Ah, oke.
22:58Bu, Di, ini ruang yang aman buat kalian saling mengutarakan perasaan.
23:06Siapa yang mau mulai duluan?
23:07Saya dulu.
23:08Oke, silahkan Bu.
23:09Saya tuh kesel ya.
23:11Si Didi ini selalu ungkit-ungkit utang saya.
23:14Umi, Didi juga kesel sama Umi.
23:17Umi tuh selalu aja ungkit-ungkit jasa Umi sebagai orang tua.
23:20Ngatain Didi durhaka lah.
23:21Didi gak pernah minta dilahirin, Umi.
23:24Gak pernah.
23:25Didi, kok kamu ngomongnya begitu sih?
23:28Umi tuh bahagia.
23:30Waktu Umi hamil kamu, Umi senang Umi punya anak.
23:37Maafin Umi ya.
23:39Maafin Umi.
23:40Umi kenapa minta maaf?
23:43Didi jadi gak enak sama Umi.
23:47Kan anak kalau bikin orang tuanya nangis,
23:49anaknya akan dilaknat Allah.
23:51Gadi, kamu gak akan masuk meraka.
23:55Kalau kamu masuk meraka, Umi ikut.
23:58Umi juga banyak dosanya.
24:01Umi gak pantas masuk surga.
24:03Maafin Umi.
24:04Kita kembali fokus ke nafas kita.
24:07Saks.
24:07Saks.
24:08Umi.
24:10Sisin ikutin.
24:14жisu yang bagus.
24:17Jini ikutin.
24:19I love you, I love you.
24:53Guys, thank you for today, we'll see you next week, we'll see you next week, okay?
24:59Bye bye!
25:00Bye!
25:05Oh!
25:09So this is your job?
25:11Hmm?
25:12Yes, Pa.
25:13Pa marah ya?
25:15Ya marah lah!
25:20Tahu kayak gini kerjaan kalian?
25:23Papa support dari dulu.
25:26Beneran nih, Papa jadi investor ya?
25:28Ya iya.
25:31Kayang deh.
25:32Aduh, saya Andreas.
25:34Nih, Oca.
25:34Halo.
25:57Jangan lupa.
26:09Oke.
26:12Jangan lupa.
26:13Jangan lupa.
26:15Jangan lupa.
26:19Do you think about the guy that hit me?
26:24Do you think you already have a answer for me?
26:32Tick, you can't take care of someone like that?
26:36I don't take care of it, I'm just confused.
26:39Let's try if you have a position for me.
26:42The problem is that you know what the answer is.
26:44But you are indecisive.
26:47That's not an easy decision.
26:49When did you say this?
26:50What do you mean?
26:52You know what I mean?
26:54You know what I mean.
26:55You know what I mean.
26:56If you say it's clear, I understand.
26:59You don't give mixed signals.
27:08Okay.
27:10You know what I mean?
27:11You know what I mean.
27:12You know what I mean.
27:19I'm not clear.
27:20I understand.
27:22I love you.
27:24I love you.
27:25I love you.
27:26I love you.
27:27I love you.
27:27From a little age, I don't know.
27:30I love you.
27:31All right, you can choose, I choose for you, and I'll leave.
28:05I think it would be best if you are looking for another therapist.
28:26Hey Atik, Ijasa lo masih di HRD, nanti gue ambilin.
28:34Gue sebenernya kesini bukan cara mengambil Ijasa sih.
28:37Terus?
28:40Gue datang kesini karena gue mau ngasih jawaban soal pertanyaan lo waktu itu.
28:47Jadi?
28:48Gue ternyata gak bisa nganggap lo lebih dari seorang tempat.
28:54Maaf ya Zah.
29:02Gak, gak apa-apa, gak apa-apa.
29:05Ya seenggaknya kan kita masih bisa jadi temen-temen.
29:21Ya udah siap mau dimulai, siapa takut?
29:27Gue punya teknologi, gue punya skill.
29:30Kuku, kuku, kuku.
29:33Kukira hari minggu, ternyata hari rabu.
29:36Kukira dia menunggu, ternyata cari yang baru.
29:39Tembak.
29:41Pusing tujuh keliling.
29:44Mati lu.
29:48Mati lu.
29:50Mati lu.
29:52Pusing tujuh keliling.
29:56Pertarungan terakhir.
29:57Hidup yang ku rasakan seperti ku tanpa tujuan.
30:01Ini bukan balapan tapi semua pelajaran.
30:04Walau semua beban ku kan tetap memaksakan.
30:07Aku bisa bedakan yang mana di juga gerdakan.
30:11Dan ku punya kelahan yang Tuhan ciptakan.
30:14Karena aku tahu.
30:15Tahaa!
30:16Yeaaa, gue memang try.
30:19Gua memang try.
30:22Harus ketemu.
30:24Kalian semua sini dah.
30:26Gua traktir.
30:27Kita minum bupa bareng.
30:31Lah ya, ingat2.
30:38Yailah ko gua sial banget sih.
30:45Yay!
30:47Finally!
30:48I got three months!
30:53It's fun, right?
30:54It's not a problem anymore?
30:57Finally, I can relax now.
31:02You have to thank the Dion.
31:05Because Dion is helping you to lose your hobby hobby.
31:11Yes, I will go to the room with Dion.
31:16Hurry up!
31:17Is he going to leave?
31:20Where are you going?
31:21Is he going to leave?
31:24He said he's going to leave.
31:26Pa, Pa, Pa!
31:28Dion said he's going to leave.
31:30Oh, yes.
31:31He said he's going to practice meditation in Ubud, right?
31:34No.
31:34Mm!
31:39Mag i angkep.
31:42Coba, dia lagi aktif nggak di social media?
31:45Mm-mm.
31:46Pa, Pa! Pa, Pa!
31:48Pa, Pa!
31:48Kita harus ketemu sama Dion sekarang, Pa.
31:49Yaudah, kita kejar.
31:50Kita kejar, ya.
31:51Ay!
31:51Ya, ay!
31:52Tunggu dulu, jaketnya!
31:53Mana, mana, buti jaket!
31:54Di kapat, di kapat!
31:57Eh, kunci, jangan lupa!
31:58Jaketnya dimana?
32:00Dikamati di kapat?
32:01Ke campernya di kapat?
32:02Dikamati!
32:03It's like this bapak, it's like this!
32:08Why don't you drive the car?
32:10You don't want to drive a little bit?
32:11You can't do it, but if you drive the car, it's dangerous.
32:14You don't want to drive the car!
32:15You don't want to drive the car!
32:51Hello, Dion.
32:52Tick, maaf kamu tadi telpon ya?
32:55Sorry ya, gue baru sadar dan gue baru berani ngomong sama lo.
32:58Tapi masalahnya lo mau pindah kubut.
33:00Hah? Kubut?
33:03Aku juga pengen tetap di sini, tapi ya mau gimana ya?
33:07Sewanya udah habis.
33:09Jadi, gue harus pindah kesebelah.
33:19Dion!
33:22Hey.
33:25Gue pikir lo udah pergi ke kubut.
33:28Kubut? Hah? Siapa bilang?
33:36Gak apa-apa.
33:40Eh, buka praktek di kubut?
33:42Itu kan cita-cita aku lima tahun ke depan.
33:44Aku masih betah di sini kok.
33:47Gue udah panik banget padahal.
33:49Panik? Kenapa?
33:50Ya iyalah, takut lo pergi.
33:52Kenapa kalau aku pergi?
33:57Dion, gue tau gue banyak salah sama lo.
34:00Tapi gue gak pernah kasih mix sinyal sama lo.
34:04Kamu anggap aku apa?
34:06Terapis aja ya?
34:10Eh...
34:13Ya, lo memang terapis gue ya.
34:16Tapi gue selalu kagum sama lo.
34:23Tapi masalahnya gue gak bisa menganggap lo lebih dari seorang teman.
34:28Karena gue masih ada permasalahan sama diri gue sendiri dan gue ingin ngurusin itu dulu.
34:33Kalau urusannya udah selesai ya kita liat aja nanti ke depannya seperti apa.
34:38Tik.
34:39Gak ada orang yang bener-bener selesai sama diri sendiri.
34:44Semuanya ya harus berproses lah.
34:48Tapi...
34:49Aku hargai keputusan kamu.
34:54Maaf ya.
34:55Gak usah minta maaf.
34:58Perasaan aku ke kamu ya...
35:01Biar jadi urusan aku aja.
35:04Namanya juga resiko, sayang warang.
35:08Jangan ngomong kayak gitu dong.
35:10Gue makin gak enak.
35:13Um...
35:14So?
35:15What's your plan?
35:18Masih belum tau.
35:20Masalah rencana gue banyak banget.
35:22Jadi gue gak tau harus mulai dari mana.
35:24Tik.
35:26Boleh aku kasih tips lagi?
35:28Mulai aja...
35:29Dari yang paling gampang.
35:31Yang paling deket sama kamu.
35:48Hai guys.
35:49Hari ini pasti kalian nungguin gue untuk garas sale kan?
35:52Tapi sayangnya hari ini gue lagi gak mau jualan baju nih.
35:56Hari ini gue akan ceritain pengalaman gue yang sudah terbebas dari lilitan hutang.
36:00Yang pertama gue tuh punya terapis.
36:02Yang dimana terapis gue tuh nyuruh ketika kita punya keinginan untuk belanja itu harus ngitung 1-100.
36:09Jadi temen-temen, kalo kamu lagi ditagi, si penagihnya emosi banget kan?
36:15Makanya sebelum hutang coba bayangin dulu kalo kamu jadi si penagih hutangnya.
36:20Kamu pasti pengen nelen ubun-ubun ya kan?
36:22Oke Mbak Tika.
36:24Seperti yang kita tau video Mbak Tika viral dimana-mana.
36:27Boleh gak sih Mbak Tika ceritain gimana pengalaman Mbak Tika itu terbebas dari hutang di pinjol?
36:32Oke semuanya mungkin banyak yang penasaran dengan cerita aku.
36:36Yang pastinya yang pertama itu karena aku memang punya niatan ingin menjadi seorang influencer yang begitu terkenal.
36:41Tapi aku ketemu sama salah satu temen aku yang dimana temen aku adalah terapis.
36:45Gimana caranya supaya aku terlepas dari niatan untuk belanja aja dulu.
36:50Dan disana terapis aku menyarankan untuk mulai menghitung aja ketika aku ada niatan untuk belanja dari 1-100.
36:58Dan ketika kita lagi menghitung, kita pasti akan ada niatan untuk berpikir apakah barang ini perlu atau tidak.
37:05Atau mungkin kita akan lebih fokus ke hitungnya supaya kita tidak jadi belanja.
37:15Cantiknya ya anak ibu ini.
37:19Cantik sekali anak bapak.
37:21Anak ibu.
37:22Anak bapak.
37:23Anak ibu.
37:24Anak bapak dong.
37:25Enggak dong anak ibu.
37:26Yang ngasih nama siapa?
37:28Ini yang nanterin sekolah yang dikasih barang siapa?
37:30Ya pokoknya anak bapak ini.
37:31Anak ibu.
37:31Udah udah.
37:32Eh kenapa jadi pada berantem?
37:34Ngaduannya juga berdua juga.
37:37Hehehe.
37:38Hehehe.
37:40Hehehe.
37:40Hehehe.
37:41Hehehe.
37:42Tika.
37:42Besok jadi wawancaranya.
37:45Orang TV nya jadi kesini.
37:48Oh tenang aja.
37:49Nanti bapak embarrassing semuanya.
37:51Masa ahli finance rumahnya berantak kan?
37:53Tenang.
37:53Tenang ya.
37:54Hehehe.
37:54Hehehe.
37:56Kayaknya kita harus beli rumah baru deh.
38:01Tika.
38:02Ngomongnya.
38:03Rumah itu kan mahal.
38:07Udah tenang aja.
38:09Hah?
38:17Bagus banget rumahnya.
38:20Kayak disini terseretron pak.
38:23Disini kalo misalnya bapak ngojek nih.
38:26Pasti tarifnya bisa naik nih.
38:28Tapi sayang disini gak ada ani-ani pak.
38:31Hehehe.
38:32Hehehe.
38:32Naik level.
38:33Jangan mentok di ani-ani ya.
38:34Ini malu.
38:36Tau yang dicari ani-ani mulu.
38:38Disini juga banyak yang bisa dicari.
38:39Apalagi lingkungannya bagus.
38:41Tempatnya sejahtera.
38:43Hehehe.
38:45Tapi kan rumah sebagus apapun harus tetap diadakan selamatan.
38:51Kita bisa tuh bagi-bagi ke tetangga.
38:53Sekalian kenalan.
38:54Iya, iya, iya.
38:55Setuju, setuju.
38:56Hehehe.
39:00Hehehe.
39:00Hehehe.
39:00Supaya lebih afdot.
39:02Duh.
39:02Dulu.
39:03Biarmu ya.
39:06Bismillahirrahmanirrahim.
39:07Amin.
39:08Udah yuk.
39:09Mar makan yuk.
39:10Udah lapor nih.
39:10Eh eh.
39:11Gimana sih?
39:12Ada pembukaannya juga kali doanya.
39:14Ini anak eh.
39:15Oh iya, iya, iya.
39:16Ya udah.
39:17Baiklah kalau begitu.
39:18Mari kita berdoa.
39:20Dan sekaligus merayakan lunasnya hutang Tika.
39:25Dan semoga sukses menjadi.
39:28Apa sial?
39:29Panensial.
39:30Financial planner pak.
39:33Bapak bilangnya panensialmu nanti sial yang ada.
39:36Iya, iya.
39:37Maksudnya itu ya.
39:37Dan juga sekarang kita doakan agar Tika seumur hidup bebas dari hutang.
39:42Amin.
39:44Dan juga untuk Umar.
39:45Semoga Umar jadi anak yang hebat.
39:47Dan sukses menjadi gamers.
39:49Amin.
39:50Iya, iya, iya.
39:51Iya, iya, iya.
39:53Iya, iya, iya.
39:54Selamat malam.
39:55Ya.
39:56Dengan Bu Tika?
39:57Iya.
39:58Bu, udah ada tamu.
40:00Saya dari Tunasuang.
40:02Ingin mengabarkan kepada ibu.
40:03Kalau ibu sudah 3 bulan menuak pembayaran.
40:05Hah?
40:06Tunasuang?
40:07Tapi saya nggak pernah minjem uang di sana.
40:10Ibu jangan bohong.
40:11Data-data ibu ada sama saya.
40:12Wah, ini kayaknya ada yang pakai data saya nih, Pak.
40:15Iya, ada yang pakai data saya.
40:17Abis itu pinjem uang di sana.
40:18Saya nggak peduli.
40:19Saya di sini kerjanya hanya menjalankan perintah.
40:22Kalau ibu tidak sanggup bayar, barang-barang-barang ibu saya cita semua.
40:27Baru pindah rumah masa miskin lagi, Pak.
40:31Ayo kurang!
40:33Ayo kurang!
40:34Ayo kurang!
40:55Ayo kurang!
41:07Ayo kurang!
41:10Ayo kurang!
41:18Ayo kurang!
41:23Hidup!
41:24Ayo kurang!
41:24Hidup yang ku rasakan seperti ku tanpa tujuan.
41:27Ini bukan malapan tapi semua pelajaran.
41:31Walau semua buatan bukan tetap memaksakan.
41:34I can, up to this

Dianjurkan