Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SUMATERA UTARA, KOMPAS.TV - Seorang pria asal Kabupaten Karo berhasil mengolah limbah tempurung kelapa menjadi arang briket yang bernilai ekonomis.

Kini, hasil produksinya telah dipasarkan ke rumah makan hingga hotel.

Memanfaatkan limbah tempurung kelapa, Pebri Sembiring, seorang petani di Kabupaten Karo, membuat arang briket yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Selain itu, arang briket dinilai lebih ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan asap saat digunakan. Dalam satu kilogram, arang briket mampu menyala selama 1 hingga 2 jam.

Awalnya, Pebri mengaku hanya mencoba mengolah tempurung kelapa menjadi arang briket setelah mempelajarinya dari media sosial.

#restoran #arangbriket #petani

Baca Juga Seru! Libur Lebaran, Wisatawan Padati Cikao Park Purwakarta | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/nasional/658634/seru-libur-lebaran-wisatawan-padati-cikao-park-purwakarta-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/658636/petani-karo-sulap-tempurung-kelapa-jadi-arang-briket-tembus-pasar-restoran-dan-hotel

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Informasi kedua saudara seorang pria asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara berhasil meracik limbah tempurung kelapa menjadi arang berikat.
00:10Kini hasil uji cobanya sudah dipasarkan di rumah makan dan juga hotel. Berikut informasi selanjutnya.
00:20Memanfaatkan limbah tempurung kelapa, Pebri Sembiring seorang petani di Kabupaten Karo membuat arang berikat yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi.
00:31Selain itu, arang berikat juga lebih ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan asap saat digunakan.
00:38Dalam satu kilogram, arang berikat mampu menyala selama satu hingga dua jam.
00:45Awalnya, Pebri Sembiring mengaku hanya coba-coba mengolah limbah tempurung kelapa menjadi arang berikat setelah mempelajari dari sosial media.
00:55Ke mana arang berikat? Jadi aku pelajari buat sikit dulu, lalu pakai. Ternyata itu bagus, arang berikatnya bagus.
01:07Dulu aku belum tahu ada di Sumatera ini orang buat arang berikat. Setelah aku bikin jadi, setelah aku bikin laku,
01:15ternyata ada pabrik juga di Medan.
01:17Jadi aku ikutin. Jadi aku dalamin, aku posting-posting di handphone.
01:21Salah seorang pembeli mengaku memilih arang berikat karena harganya yang murah dan daya tahan yang dianggap lebih baik dari arang
01:29kayu lainnya.
01:54Dalam sehari, Pebri mampu memproduksi arang berikat 50 hingga 100 kg.
01:59dalam sepekan. Dan arang berikat ini laku di pasaran seperti untuk rumah makan, kafe, hotel, hingga kebutuhan rumah tangga.
Komentar

Dianjurkan