Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mudik Lebaran 2026 bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan perajutan rindu yang penuh makna.

Di setiap aspal yang terlintasi, ada dedikasi dari tim mudik KompasTV yang setia memastikan informasi selama perjalanan mudik 2026 tetap tersampaikan kepada masyarakat.

Berikut kisah dari tim mudik utara KompasTV.

#mudik #kompastv #lebaran

Baca Juga Jejak Sejarah Nabi Muhammad di Mafraq Yordania, Pohon Sahabi Berusia 1.500 Tahun | KOMPAS PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/658606/jejak-sejarah-nabi-muhammad-di-mafraq-yordania-pohon-sahabi-berusia-1-500-tahun-kompas-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/658607/full-cerita-mudik-lebaran-2026-perjalanan-penuh-makna-bersama-tim-kompastv-kilas-kompas

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Mudik Lebaran 2026 bukan sekadar perjalanan pulang, sodara,
00:05melainkan perajutan rindu yang bermakna.
00:07Di setiap asfal yang terlampaui,
00:10ada dedikasi dari Tim Mudik Kompas TV yang setia
00:13memastikan informasi dalam perjalanan mudik 2026.
00:17Berikut cerita Tim Mudik Utara Kompas TV.
00:22Di atas asfal yang membara, jutaan harapan mulai bergerak.
00:26Mudik, bukan sekadar perjalanan pulang,
00:30melainkan sebuah ritual rindu yang tak terbendung.
00:34Namun, dibalik setiap visual yang Anda saksikan di layar kaca,
00:39ada kamu, tim yang berdiri kokoh saat semua orang ingin segera sampai.
00:46Kamera mulai merekam, kabel-kabel ditarik.
00:50Kami tidak mengejar tujuan, kami mengejar cerita,
00:54memastikan perjalanan mereka kaya dengan informasi terbaru,
00:59langsung dari lepakan.
01:03Pukul 2 siang, matahari tepat di atas kepala.
01:07Seakan ingin melelehkan kamera kami,
01:10keringat bercampur debu jalanan mulai mengaburkan pandangan.
01:14Haus? Tentu.
01:17Lelah? Jangan ditanya.
01:19Namun, berita tidak bisa menunggu.
01:22Kami tetap berdiri tegak dengan senyum.
01:25Meski kaki terasa terbakar, mata silau di bawah sinar.
01:31Kami menantang terik, demi satu kabar.
01:34Jalur utama, lancar.
01:37Demi pesan itu, kami bersahabat dengan sengatan matahari.
01:42Panas tak akan mampu membakar semangat kami.
01:44Hujan pun tak akan bisa melunturkan pengabdian ini.
01:48Karena bagi kami,
01:50lelah terbayar lunas saat melihat satu persatu keluarga
01:53berpelukan di depan pintu rumah mereka.
01:57Kami adalah mata Anda di jalanan.
02:00Kami adalah suara di tengah kemacetan.
02:03Kami adalah tim liputan mudik.
02:06Melaporkan dengan hati, bertugas demi satu misi.
02:11Kembali pulang.
02:15Kami tim utaramu di Gesit Kompas TV mengucapkan
02:19Minta Aydin, Wal Faisin, mohon maaf lahir dan batin.
02:24Selamat tembaran!
02:31Terima kasih telah menonton!
02:34Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan