00:00Saudara puncak arus balik diprediksi pada 23 dan 24 Maret, serta pada 28 dan 29 Maret 2026.
00:08Kakor Lantas Polri, Regen Agus Ruyenugro Hobnibut, setelah masa mudik berakhir,
00:12polisi akan mengatasi kepadatan lalu lintas saat arus balik lebaran 2026.
00:17Beberapa tol fungsional juga dioperasikan untuk memecah kemacetan.
00:21Berikut wawancaranya bersama Jurnalis Kompas TV, Mas Sistar Tarigan, yang telah kami rekam sebelumnya.
00:27Ya, arus mudik dan arus balik selalu jadi ujian.
00:32Bukan soal ramainya, tapi soal kepadatan lalu lintas,
00:35di mana bagaimana pihak-pihak berwenang bisa memberikan perjalanan terbaik yang lancar kepada masyarakat
00:44yang melakukan mudik ataupun arus balik nanti.
00:46Untuk membahas lebih jauh, kita bersama Kakor Lantas Polri, Regen Agus Ruyenugro Hobnibut,
00:50Halo Pak Agus, terima kasih, selamat malam.
00:52Salam presisi.
00:53Salam presisi.
00:53Pak, pertanyaan saya pertama, arus puncak mudik sudah berlalu.
00:59Anda sebagai Kakor Lantas sudah puas dengan hasilnya atau belum?
01:04Arus mudik dan arus balik, ini agi yang nasional.
01:08Benar.
01:08Oleh sebab itu, negara Polri Rizadir bisa memastikan bahwa langkah-langkah strategis,
01:14khususnya manajemen perikasi alintas harus cepat.
01:17Baik kita lakukan alih arus, baik itu nanti kontravo, sampai one way, semuanya ini adalah untuk memecah puncak daripada mudik
01:28yang tentunya nanti akan kita perlancar menggunakan mekanisme perikasi alintas.
01:35Oke, lantas Pak, kapan puncak arus balik ke perkiraan Pak Agus?
01:40Soal kemudian upaya apa saja yang disiapkan, sehingga kita bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
01:47Misalnya, kalau tadi saya pakai kalimat Pak Agus kan kepada tanul lintas, tapi kepada tanul lintas itu harusnya tidak begitu
01:53lama,
01:54sehingga orang tetap lancar melakukan perjalanan pulang kembali ke Jabodetabek.
01:58Ya, kalau tidak padat kan tidak.
02:02Maka dari itu ada tata-tata reskenario daripada lintas itu.
02:08Strategi penyiapan arus balik ini banyak sekali.
02:12Tentunya tata kuah jalan tol, baik res area, manajemennya seperti apa,
02:17habatan samping yang biasa berhenti di pinggir jalan, nanti akan kita sosialisasikan.
02:22Dan termasuk yang paling bagus untuk arus balik itu adalah adanya fungsional tol.
02:30Baik di Capek Dua Seratan, baik di Bojini, ada yang ada di Solo, Jogja, ada Propolinggo, Kesuki, sampai Paiton,
02:41ada juga yang dari Ambarawa sampai ke Umharan.
02:45Jadi, tol fungsional ini untuk memecah kebangkitan arus atau kepadatan arus yang terjadi,
02:52baik yang ada di Alteri dan di Jalatan, bisa kelola itu.
02:56Contoh, arus balik dari Jawa Barat menuju ke Jakarta,
03:00nanti kendaraan non-bus atau besar itu lewat sadam.
03:04Jadi tidak ada crossing lagi di kilometer 66 di Cikampe, sehingga pembang Cikampe bisa terkurangi.
03:10Contoh, yang dari Sukabumi akan ke Bogor, ke Jakarta.
03:13Tidak lewat jibadah, sudah ada tol Bucini, Karang Tengah sampai ke Parungguda.
03:20Ini sudah ada.
03:21Itu yang tentunya nanti setelah di kilometer 70 akan ditaruhkan langkah-langkah kontrak rule
03:27seperti rangkaian yang pada saat arus muda.
03:30Jadi tanggal berapa Pak nanti kita ada prediksi arus?
03:32Prediksi ada dua kali, tanggal 23-24 dan tanggal 28-29.
03:39Nah, kita lihat, sama kemarin juga demikian.
03:4114-15 kita persiapkan karena work from anywhere,
03:44ternyata di 17-18 itu punca arus.
03:47Jadi untuk prediksi sekitar 3,54 juta kendaraan,
03:52diprediksi kembali ke Cabodetabek,
03:54ini Polantas sudah siap untuk menerima,
03:58membudaknya kendaraan yang kembali pulang ke Cabodetabek.
04:01Dua Polantas ya, negara sudah siap,
04:03stakeholder sudah kolaborasi,
04:05langkah-langkah secara masif sudah kita lakukan.
04:08Tentunya ini bagian daripada tugas keurusan rumahnya
04:12untuk bisa melayani masyarakat.
04:14Dan senyum Polantas adalah marka utama.
04:17Jadi hadirnya kita adalah sebagai sahabat-sahabat para pemudik,
04:21meyakinkan bahwa berangkatnya selamat sampai tujuannya bahagia,
04:25kembalinya adalah selamat karena tagline dari Bapak Kabod
04:29di operasi ketepat tahun ini adalah
04:30mode aman, warga bahagia.
04:32Hal yang pasti akan selalu dilakukan ya Pak,
04:35untuk mengurangi kemacetan atau memperlancar jalanan itu kan
04:39rekaya selalu lintas.
04:41Mungkin ada one way, kontra flow, seperti itu.
04:43Jadi apa saja indikasi sebelum melakukan keputusan-keputusan
04:48rekaya selalu lintas itu?
04:49Kita dari awal, pada saat rapat koordinasi dengan para menteri,
04:55stakeholder semuanya,
04:57ada kebijakan pemerintah yang sangat luar biasa,
04:59ada log from anywhere.
05:00Log from anywhere itu adalah mengurai keberangatan daripada pemudik,
05:05mengurai keberangatan pada saat arus balik.
05:08Terus ada kebijakan pemerintah yang bagus adalah SKB,
05:12pengurangan pembatasan kendaraan sumbu tiga.
05:15Ini sangat strategis sekali, karena memudahkan untuk kita mengatur flow
05:20yang ada di jalan tol dan arteri.
05:23Tapi indikator apa yang dilihat sebelum menerapkan rekaya selalu lintas,
05:28kalau nanti terjadi keperdatan contohnya,
05:30misalnya kapan diputuskan melakukan kontra flow,
05:33kapan misalnya one way?
05:35Oke, kalau itu memang kita bekerja bukan karena prediksi,
05:40kita bekerja karena data.
05:42Jadi, masalah?
05:44Ada etelet drone yang memantau kondisi lalu lintas,
05:48ada radar yang menghitung jumlah kendaraan yang melintas,
05:52yang ada di jasa marga.
05:54Parameter itu dari kilometer 414,
05:58jumlah kendaraan sudah di atas 3.800.
06:01itu send untuk dilakukan arus balik.
06:06Karena kapasitasnya yang rutin hanya sekitar 2.000 sekian.
06:10Tapi ulang 3.800 sampai 4.000,
06:12dan bahkan sampai 5.000,
06:14itu harus segera kita eksekusi sesuai dengan hasil rapat SKB
06:19tanggal 23-24 dimungkinkan arus balik pertama,
06:23tanggal 27-28 itu arus balik yang kedua.
06:26Nah, itu sudah kita rumuskan seperti itu.
06:29Jadi, bukan hanya prediksi,
06:32tapi kategori traffic counting yang melintasi tol,
06:35yang tentunya sudah kita lakukan langkah-langkah manajemen.
06:39Mereka sudah lintas.
06:41Cara mengambil keputusan ataupun skema yang diambil,
06:45itu seringkali membuat para pengedara
06:47akhirnya pindah ke jalur arteri.
06:49Sehingga terjadilah kemacetan di jalur arteri tersebut.
06:51Jadi, apa yang sudah diantisipasi?
06:53Sehingga tidak terjadi penumpukan justru di jalur arteri.
06:57Ketika kita sudah menentukan kira-kira
07:00tanggal sekian itu akan terjadi balik,
07:04kita pertama sosialisasi.
07:07Setelah sosialisasi,
07:08banyak sekali aplikasi dari kepolisian,
07:11contohnya Sipolan di Jawa Tengah.
07:14Klik di aplikasi,
07:16menunjukkan informasi tentang mudik,
07:19trafoi, NTMC.
07:20Oleh sebab itu, pada saat tanggal yang kita rencanakan balik,
07:27ini kita sudah lakukan langkah-langkah strategi.
07:31Baik dari sosialisasi, clear-an.
07:34Clear-an itu membersihkan jalan
07:36agar supaya dua jalur yang digunakan sudah siap.
07:39Di sana daerah se-area,
07:41ada orang yang ada yang harus kita keluarkan.
07:43Nah, clear-an inilah yang menjadi langkah kedua
07:47setelah kita lakukan sosialisasi.
07:48Kalau sudah clear, baru kita buka.
07:51Kita buka dari kilometer 4,
07:521-4,
07:531-way nasional sampai kilometer 70.
07:56Karena kan biasanya paling banyak di jalur arteri
07:59justru pemotor ya, Pak.
08:00Itu kadang ramai sekali,
08:02sehingga padat saya rasa itu perlu kita antisipasi.
08:06Karena ini terkait dengan keselamatan para pemudik juga,
08:08pemudik motor.
08:09Oleh sebab itu,
08:11plaster alteri, jalan nasional, jalan terpempatan,
08:15ini di tempat-tempat tertentu,
08:17itu pasti ada pos pengamanan,
08:19ada pos pelayanan,
08:20ada pendugasan anggota.
08:22Ya, kita berharap baik arus mudik,
08:25arus balik berjalan dengan baik ya, Pak.
08:27Karena pengelolaan arus mudik dan balik
08:29yang baik mencerminkan negara dalam melayani warganya.
08:32Terima kasih, Pak Agus.
08:34Selamat bergabung di Sapa Indonesia Malam.
08:35Salam presisi.
08:39Terima kasih.