Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Islamabad menggelar salat Idulfitri dan halalbihalal, bekerja sama dengan panitia Ramadan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Pakistan, Sabtu (21/3) pekan lalu.

Perayaan Idulfitri ini menjadi ajang silaturahmi dan melepas rindu antarwarga negara Indonesia, sekaligus menikmati hidangan khas Nusantara.

Untuk memudahkan transportasi mahasiswa dari International Islamic University Islamabad (IIUI) menuju KBRI Islamabad, pihak KBRI menyediakan tiga unit minibus.

Perayaan Idulfitri tahun ini digelar di tengah meningkatnya ketegangan situasi keamanan kawasan, baik di Asia Selatan maupun Timur Tengah.

Duta Besar RI untuk Pakistan, Chandra Sukotjo, menekankan pentingnya menjaga silaturahmi antar-WNI di tengah situasi konflik yang kian memanas.

#kbri #wni #islamabad

Baca Juga [FULL] Cerita Mudik Lebaran 2026: Perjalanan Penuh Makna Bersama Tim KompasTV | KILAS KOMPAS di https://www.kompas.tv/nasional/658607/full-cerita-mudik-lebaran-2026-perjalanan-penuh-makna-bersama-tim-kompastv-kilas-kompas

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/658609/kbri-islamabad-gelar-salat-id-dan-halalbihalal-pererat-silaturahmi-wni-kompas-pagi

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saudara Kedutaan Besar RI di Islamabad Pakistan menggelar sholat id dan halal bihalal
00:05bekerjasama dengan Panitia Bulan Ramadhan Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Pakistan pada Sabtu pekan lalu.
00:16Perayaan Idul Fitri jadi ajang silaturahmi dan melepas rindu bersama sesama WNI, terutama makanan khas Nusantara.
00:24Sementara untuk memudahkan transportasi para mahasiswa dari Kampus Internasional Islamic University Islamabad ke KBRI Islamabad, KBRI menyiapkan tiga minibus.
00:36Perayaan Idul Fitri tahun ini digelar di tengah ketegangan situasi keamanan kawasan baik di Asia Selatan maupun Timur Tengah.
00:44Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Chandra Sukocho menekankan pentingnya silaturahmi antar WNI di tengah situasi konflik yang makin memanas.
Komentar

Dianjurkan