Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, memberikan pesan kepada rakyat Iran yang dibacakan presenter pemerintah Iran. Mojtaba menyatakan serangan gabungan AS dan Israel untuk membuat rakyat Iran menggulingkan pemerintahan adalah kesalahan perhitungan yang besar.

Mojtaba Khamenei juga meminta agar Afghanistan dan Pakistan mengakhiri pertempuran mereka dan bersatu membantu Iran.

Mojtaba juga membantah Iran menargetkan negara Turki dan Oman. Ia menyebut ini adalah strategi Israel untuk memecah belah negara Islam.

Baca Juga Drone Serang Fasilitas Diplomatik AS di Irak, Kelompok Militan Pro-Iran Mengaku Bertanggungjawab di https://www.kompas.tv/internasional/658395/drone-serang-fasilitas-diplomatik-as-di-irak-kelompok-militan-pro-iran-mengaku-bertanggungjawab

#mojtabakhamenei #iran #perang #israel

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/658398/ingatkan-strategi-pecah-belah-israel-iran-bantah-targetkan-turki-oman-ajak-negara-islam-bersatu

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:02Pemimpin tertinggi Iran, Mostaba Khomeini memberikan pesan kepada rakyat Iran yang dibacakan presentar pemerintah Iran.
00:09Mostaba menyatakan serangan gabungan AS dan Israel untuk membuat rakyat Iran akan menggulingkan pemerintahan adalah kesalahan perhitungan yang besar.
00:19Mostaba Khomeini juga meminta agar Afganistan dan Pakistan untuk mengakhiri pertempuran mereka dan bersatu membantu Iran.
00:27Mostaba juga membantah Iran menargetkan negara Turki dan Oman.
00:32Yang menyebut ini adalah strategi Israel untuk memecah belah negara Islam.
00:39Sebuah kebakaran besar hingga memuntahkan asap hitam ke langit menimpa sebuah fasilitas diplomatik Amerika Serikat dekat Bandara Baghdad, Irak pada
00:48Jumat waktu setempat.
00:49Sumber keamanan Irak mengatakan kebakaran terjadi setelah serangan drone kembali menargetkan fasilitas AS tersebut.
00:55Kelompok militan pro-Iran Ashraf Al-Khaft mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas diplomatik AS dalam sebuah pernyataan.
Komentar

Dianjurkan