Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kematian Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menambah daftar pukulan terhadap struktur keamanan Iran di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Ali Larijani dikenal sebagai sosok pejabat Iran yang sangat keras mengecam Amerika Serikat.

Lalu, bagaimana dengan kekuatan Iran pascatewasnya pejabat kunci militer mereka dalam serangan yang digempurkan oleh Israel?

Untuk membahasnya, simak dialog KompasTV bersama pengamat Timur Tengah Universitas Indonesia, Yon Machmudi.

Baca Juga Menlu Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka Kecuali untuk AS Israel dan Negara Sekutu | BERUT di https://www.kompas.tv/internasional/657797/menlu-iran-tegaskan-selat-hormuz-terbuka-kecuali-untuk-as-israel-dan-negara-sekutu-berut

#iran #alilarijani #iranvsisrael #timurtengah #breakingnews

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/657798/lengkap-pengamat-blak-blakan-dampak-kematian-ali-larijani-ke-struktur-keamanan-iran-makin-kuat
Transkrip
00:00Lalu bagaimana dengan kekuatan Iran pasca pejabat kunci militer mereka tewas dalam serangan yang digempurkan Israel?
00:08Untuk membahasnya kita akan berbincang dengan Yon Mahmoudi, pengamat Timur Tengah Universitas Indonesia.
00:15Selamat petang Pak Yon.
00:17Selamat petang, ya terima kasih.
00:20Ya, dengan Friska di sini.
00:21Mas Yon, kita tahu bahwa Alila Rijani ini tokoh yang luar biasa untuk Iran
00:26karena dalam struktur pemerintahan sudah hampir semua posisi ditempati.
00:32Dengan meninggalnya, gugurnya Alila Rijani, akan seperti apa dampaknya untuk Iran?
00:39Ya, Alila Rijani kan tentu memiliki posisi yang sangat penting ya sebagai Sekretaris Dewan Keamanan
00:45dan juga track record-nya yang cukup besar dalam dinamika politik maupun juga keamanan di Iran.
00:54Jadi, bagian dari top leader ya yang ada di Iran.
00:58Nah, ini ada sebuah strategi yang hanya dilakukan oleh Israel ya di dalam hal memerangi musuh-musuhnya.
01:06Israel itu kan yang pertama menyasar ya, bom menyasar infrastruktur sipil
01:11untuk menciptakan rasa ketakutan ya kepada rakyat yang menjadi musuhnya.
01:15Kemudian yang kedua adalah membunuh ya pemimpin-pemimpin negara termasuk juga top leader-nya.
01:22Dan ini sudah dipastikan bahwa operasi model seperti ini adalah operasi yang diinisiasi oleh Israel ya.
01:30Sementara Amerika sendiri tidak memiliki model strategi untuk menghabisi, membunuh top leader ya secara khusus ya.
01:38yang itu sangat berbeda dengan model operasi yang dilakukan oleh Israel.
01:44Nah, tentu terbunuhnya top leader ini menunjukkan bahwa ada aspek keamanan ya di Iran sendiri yang agak rapuh
01:55karena biar bagaimanapun informasi keberadaan top leader pasti juga ada sumber yang menyampaikan
02:03sehingga target sasaran udar itu bisa tepat.
02:06Dan tentu Iran juga sudah mempersiapkan sedemikian rupa ya pengganti-pengganti setelahnya di masa perang ini
02:15dan tidak mempengaruhi semangat mereka untuk melawan Amerika dan juga Israel.
02:23Artinya kan mereka sudah terbiasa ya dengan mati satu kemudian tumbuh seribu
02:29untuk bisa mempersiapkan perlawanan dan setiap pemimpin yang ditunjuk
02:34nampaknya juga sadar betul ya bahwa mereka juga akan menjadi target
02:39pembunuhan ya setiap saat sehingga persiapan apa perubahan kepemimpinan itu bisa segera dilakukan.
02:47Hanya saja ini walaupun top leadernya sudah menjadi target tidak akan menyurutkan ya semangat Iran
02:55untuk terus melakukan perlawanan balik bahkan semakin kuat ya kepada Israel dan juga Amerika.
03:04Ini juga ditegaskan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Arakshi saat mengonfirmasi Ali Al-Rizani meninggal dunia
03:14ditegaskan bahwa Iran tidak akan terpengaruh, akan tetap kuat
03:18karena Iran tidak bergantung pada satu tokoh tertentu.
03:21Nah sementara Israel tampaknya jumawa dengan meninggalnya Ali Al-Rizani.
03:26Sebenarnya kalau kita baca secara clear peta politik di Iran
03:29apa yang akan terjadi pasca ini dan siapa sosok yang bisa menggantikan Ali Al-Rizani
03:33yang merupakan politisi senior di sana?
03:36Nah tentu dengan kondisi yang seperti ini setiap perubahan tidak segera disampaikan kepada publik ya.
03:44Karena biar bagaimanapun Israel dan Amerika berusaha mengincar ya
03:49tokoh-tokoh penting yang akan digantikan, yang akan menggantikan ya
03:55tokoh-tokoh yang sudah menjadi target mereka.
03:58Nah ini akan menjadi strategi yang tentu untuk menghindari andanya kemungkinan
04:04terbunuhnya kembali tokoh-tokoh yang sudah terpilih ya menggantikan posisi Ali Al-Rizani
04:12ini bisa saja untuk beberapa saat tidak disampaikan ke publik tetapi koordinasi
04:20dan juga tongkat kepemimpinan bisa dilakukan secara efektif.
04:24Karena resiko-resiko yang dihadapi oleh Iran ya setiap pemimpin itu akan pasti menjadi target
04:32ya sasaran dari Israel.
04:35Tokoh-tokoh saya kira dibalik Dewan Keamanan saya kira juga sudah ada ya
04:41nama yang kemudian akan dimunculkan tetapi dalam waktu dekat nampaknya juga
04:47tidak segera dipublikasikan karena mengingat masalah keselamatan
04:52dan juga untuk menghindari adanya serangan yang dilakukan oleh Israel
04:57yang memang menyasar tokoh-tokoh atau top leader ya dari Iran itu.
05:03Artinya kan ini yang harus dipahami kita mengerti bahwa tidak mungkin namanya
05:08akan diumumkan segera karena ada faktor keselamatan yang pasti akan diincar
05:12oleh Amerika Serikat yang bahkan mengeluarkan sayembara tokoh-tokoh kunci Iran.
05:17Nah tapi dalam kondisi seperti ini apakah bisa kita lihat konsolidasi di internal Iran
05:22masih berjalan cukup baik misalnya kalau kita lihat ada rudal yang rudal klaster bahkan
05:28yang dikirimkan sesaat setelah diumumkan meninggalnya Alila Rijani
05:31apakah ini sebagai tanda bahwa siapapun yang ada saat ini di pemerintahan Iran
05:36Iran di internal masih tetap kokoh begitu?
05:40Ya itu kan artinya ada leher-leher kepemimpinan ya kalau Amerika Donald Trump
05:46mengatakan bahwa leher satu sampai dua sudah bisa dihancurkan
05:50kemudian menunggu leher tiga tetapi kan sebenarnya juga tidak semua
05:55leher-leher satu dua itu sudah habis karena itu pasti berkaitan dengan
06:00bagaimana serangan balik itu dengan cepat dilakukan ya
06:03jadi kalau leher kepemimpinannya telah dihancurkan semua
06:06asumsinya proses untuk melakukan serangan balik akan memakan waktu
06:11tetapi ini serangan retaliasi dalam kapasitas yang lebih besar
06:16masih tetap konsisten ya dilakukan
06:19nah dari situ bisa kita pahami bahwa kepemimpinan itu dilakukan secara berlapis-lapis ya
06:26jadi ketika lapisan tertentu itu terbunuh dan mereka juga sudah menyadari
06:31akan ancaman dari musuh maka lapisan berikutnya segera menggantikan
06:35sehingga instruksi komando untuk meminta melakukan serangan
06:40itu tetap bisa dilakukan yang menandakan bahwa sebenarnya
06:45di dalam kepemimpinan di Iran itu tidak tergoyakan ya
06:51dengan terbunuhnya ya beberapa pemimpin-pemimpin mereka
06:56ini juga menarik karena dengan kalau dibandingkan dengan negara kawasan lainnya
07:01saat pemimpin tertingginya terbunuh otomatis akan goyang pemerintahan
07:06tapi tampaknya kewalahan AS dan Israel melawan Iran
07:09nah tapi sebaliknya seberapa besar efek dari serangan yang dilancarkan Iran
07:14terhadap Amerika Serikat maupun Israel terhadap kekuatan mereka saat ini
07:18Mas Yon
07:19ya ini kan yang tidak diantisipasi oleh Amerika dan juga Israel
07:24yang merasa yakin ya bahwa dengan dieliminasi top leadernya
07:30kemudian fasilitas-fasilitas militernya ya juga dihancurkan
07:34maka Iran akan segera menyerah secara total ya
07:39dan kemudian rakyatnya akan mengambil alih mengganti rezim yang ada
07:43justru sebaliknya kemudian perlawanan menjadi semakin kuat
07:48strateginya mulai berubah yang awalnya hanya fokus dari dengan militer
07:53ya kemudian mulai beralih kepada menyerang fasilitas strategis ekonomi
07:58ya termasuk dengan menutup selat hormus ya
08:01ini kan sebuah strategi yang agak sulit ya
08:05dan tidak diantisipasi oleh Amerika ya
08:09pada satu sisi mereka gagal untuk mengeliminasi dan memberhentikannya ya
08:14struktur kepemimpinan dengan cara membunuh pemimpin-pemimpin mereka
08:18dalam satu sisi justru sebaliknya mereka semakin kuat dengan strategi-strategi baru
08:24yang itu menjadi semacam apa kejutan-kejutan yang mengkhawatirkan
08:30bahkan mencemaskan Israel dan Amerika
08:33Amerika sendiri kan merasa semakin terjepit sebenarnya
08:39kekuatan untuk melakukan penyerangan dan pengaboman
08:43dan semakin kendur sebenarnya
08:45karena meminta dukungan dari negara-negara NATO
08:50kemudian sekutu-sekutu lama
08:52tetapi nampaknya tidak mendapatkan respon yang positif
08:56dan sementara di dalam negeri sendiri juga Amerika
08:59mendapatkan apa penentangan ya
09:03tentang rencana apa perang ini
09:05nah pada satu sisi sebenarnya
09:08legitimasi ya perang yang Amerika yang disebut dengan illegal war ya
09:13perang yang tidak legal itu
09:15mendapatkan penentangan pada satu sisi
09:18mereka tidak bisa membuktikan bahwa Iran
09:21benar-benar telah dilumpuhkan dan dihancurkan
09:24tapi sebaliknya masih terus melakukan serangan-serangan
09:28baik kepada pangkal militer Amerika
09:31maupun juga ke wilayah Israel
09:33nah dengan juga kalau kita lihat dinamikanya
09:36tidak hanya pemimpin top leaders-nya Iran yang meninggal dunia
09:42melihat pemimpin tertinggi
09:43Ayatullah Ali Khameni
09:44lalu juga Ali Larijani
09:48bagaimana juga membaca pemimpin
09:51penjabat AS lah yang mundur dengan
09:53dengan adanya perang ini
09:56penjabat keamanan AS
09:57ya ini penjabat keamanan AS mundur
09:59seberapa memukulnya ini untuk Amerika Serikat
10:02nah ini kan justru
10:05apa fenomena yang terbalik ya
10:07ketika
10:08musuh dari Amerika
10:10itu Iran yang pemimpinnya bisa di eliminasi
10:14tetapi justru memperkuat ya
10:17lapisan-lapisan berikutnya
10:18yang setiap saat bisa menggantikan
10:21dan tidak tergoyakan
10:22tetapi sebaliknya di Amerika
10:24ketika
10:25Donald Trump merasa yakin
10:27bahwa telah mampu menghancurkan ya
10:30dan mengeliminasi pemimpin-pemimpin Iran
10:32malah kemudian
10:34pemimpin strategis ya
10:36di bidang militer
10:38bahkan juga di bidang politik ya
10:39yang sebelumnya
10:40itu kan juga mengundurkan diri
10:42dan yang terakhir
10:43salah satu kepala ya
10:46Dewan Kontraterorisme
10:47yang memang punya
10:48apa semangat
10:50dalam membela dan menjaga Amerika
10:53punya pengalaman sangat kuat
10:54di dalam perang di Timur Tengah
10:56justru mengundurkan diri
10:58dan melihat bahwa
11:00anak-anak muda dari
11:02orang-orang Amerika
11:04rakyat Amerika itu
11:05tidak boleh kemudian dikirimkan
11:08untuk berperang atas nama
11:10yang dilakukan oleh Trump
11:12dan juga Israel
11:13ini kan saya kira
11:14pukulan telah juga ya
11:16terhadap Amerika
11:17yang dipimpin oleh
11:19Donald Trump
11:20ketika beberapa
11:22figur-figur penting
11:23justru mengundur diri
11:24dan menolak perang
11:26Singkat saja terakhir
11:27saya mengutip apa yang disampaikan
11:30mantan Direktur Kontraterorisme
11:31Amerika Serikat
11:32Joe Kent
11:33yang mundur ke
11:34New York Times
11:35bahwa Iran tidak menimbulkan
11:36ancaman langsung
11:37bagi negara kita
11:39Amerika Serikat
11:40dalam hal ini
11:40dan jelas bahwa kita
11:41memulai perang ini
11:41karena tekanan dari Israel
11:42dan lobby Amerika yang kuat
11:44apa dampaknya ini
11:46terhadap
11:46perang yang sedang berlangsung
11:48apakah akan mengarah ke
11:49eskalasi
11:50atau justru
11:51malah de-eskalasi
11:51nah ini artinya
11:53bahwa mulai timbul
11:54kesadaran
11:55di kalangan elit
11:56di Amerika
11:57bahwa perang ini
11:58adalah bukan
11:59untuk Amerika
12:00tetapi lebih
12:01di
12:02apa dominasi
12:03kepentingan
12:04oleh Israel
12:05dan Israel
12:06memanfaatkan
12:07Donald Trump
12:09nah
12:09strategi-strategi
12:11yang dilakukan oleh Israel
12:13saya kira akan
12:13mendominasi ya
12:14perang ini
12:15dan itu bukan
12:17berasal dari
12:18kebiasaan
12:19Amerika di dalam perang
12:21termasuk
12:21membunuh pemimpin negara
12:23kemudian
12:23mengeliminasi
12:24pemimpin-pemimpin
12:26yang terlibat dalam
12:27negosiasi dan inspeknya
12:28saya kira
12:29kondisi Amerika
12:30di dalam semakin rapuh
12:31karena pendukungnya
12:33semakin berkurang
12:34termasuk juga
12:35beberapa
12:36pemimpin utamanya
12:37juga
12:38tidak mendukung
12:39perang yang
12:40perang yang dianggap
12:41ilegal ini
12:42dan apakah tensinya
12:43akan semakin memanas
12:44pasnya ini
12:45akan kita
12:46lihat
12:46perkembangannya
12:47detik demi detik
12:48yang
12:49tidak bisa ditebak juga
12:50kalau kita melihat
12:51dari mulai 28 Februari
12:53hingga hari ini
12:53terima kasih
12:54banyak mas Yud
12:55atas ulasannya
12:55di Sapa Indonesia
12:56Sama-sama
12:57Assalamualaikum
12:58Waalaikumsalam
13:00Waalaikumsalam
13:00Waalaikumsalam
Komentar

Dianjurkan