Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 menit yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya menampilkan foto para pelaku eksekutor penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

"Ini hasil dari pengambilan gambar terhadap CCTV yang sudah kami peroleh. Kami tekankan kepada rekan-rekan sekalian, ini sama sekali tidak dilakukan perubahan atau pengolahan. Sehingga kami dapat pertanggungjawabkan ini bukan hasil artificial intelligence," Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Baca Juga [FULL] Komisi III DPR Bentuk Panja Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di https://www.kompas.tv/nasional/657786/full-komisi-iii-dpr-bentuk-panja-kasus-penyiraman-air-keras-aktivis-kontras



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657788/wajah-pelaku-penyiraman-air-keras-aktivis-kontras-terungkap-dari-cctv
Transkrip
00:00Kalian berdasarkan hasil analisis kami, kami dapat menunjukkan ini bukti keterkaitan antara dua orang yang tertangkap kamera pengawas atau CCTV
00:24di TKP ini.
00:25Kemudian ini pasca kejadian dengan pelaku yang sudah menggunakan kaos bagian dalamnya karena kaos bagian luarnya diduga terkena cairan tersebut
00:40dan dilepas oleh si pelaku beserta helmnya juga.
00:43Dan kami informasikan kepada rekan-rekan sekalian bahwa helmnya juga sudah ditemukan di sekitar tempat kejadian perkara dan saat ini
00:53sedang dilakukan ujian laboratoris.
00:56Kemudian ini yang siang harinya terlihat nampak jelas rekan-rekan sekalian disini menggunakan kaos bagian dalam berwarna merah.
01:09Kemudian bagian luarnya menggunakan kemeja dengan motif batik warna biru identik dengan yang ditemukan di tempat kejadian perkara.
01:30Ini hasil dari pengambilan gambar terhadap CCTV yang sudah kami peroleh.
01:42Kami tekankan kepada rekan-rekan sekalian ini sama sekali tidak dilakukan perubahan ataupun pengolahan sehingga kami dapat pertanggungjawabkan bahwa ini
02:00bukan hasil artificial intelligence.
02:03kami sampaikan bahwa ini adalah murni kami ambil dari CCTV yang tertangkap kamera pengawas di sepanjang jalur yang dilalui oleh
02:17para pelaku sehingga bukan hasil artificial intelligence.
02:23Ini rekan-rekan dapat kita sama-sama dapat melihat yang bagian pengendara depan kemudian ini adalah yang bagian pengendara penumpang
02:39belakang yang di TKP terlihat menyeramkan cairan kepada korban.
02:48Lanjut.
02:54Mungkin rekan-rekan sekalian dapat kami tunjukkan gambar dari terduga pelaku atau eksekutor
03:15yang tertangkap kamera pengawas di sepanjang jalur dan di tempat kejadian perkara.
03:35Kemudian ini yang penumpang belakangnya.
03:52Rekan-rekan sekalian kami sampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari saksi-saksi yang sudah kami minta keterangan,
04:06kami informasikan bahwa kami sudah melakukan permintaan keterangan terhadap 15 orang saksi dari keterangan tersebut dan keterhubungan dengan barang bukti,
04:23dengan petunjuk yang kami peroleh baik itu di tempat kejadian perkara langsung maupun di sepanjang jalur yang diduga pelintasan dari
04:36para terduga pelaku ini.
04:38Dan kami analisis dengan satu data polri saat ini kami menduga dapat kami informasikan bahwa dua orang yang tadi kami
04:57tunjukkan tersebut
04:59dari satu data polri ini, satu inisial BHC, dua inisial MAK.
05:14Nah, namun demikian dari hasil penyelidikan kami tidak menutup kemungkinan juga ini pelaku dapat diduga lebih dari empat
05:27sebagaimana informasi awal yang kami sampaikan kepada rekan-rekan media sekalian.
05:35Pada kesempatan ini kami sampaikan juga kepada rekan-rekan media terkait layanan yang sudah kami buka,
05:51layanan pengaduan hotline 110 dan nomor 0812-8559-9191.
06:04Ini kami buka layanan kepada masyarakat untuk memberikan atau menyampaikan informasi
06:14yang mengetahui atau mengenal dari gambar pelaku yang tadi kami sampaikan dapat menjadi penguatan keterangan bagi kami.
06:32Kami tadi sudah sampaikan inisial dua tersebut dan kami terus membuka layanan pengaduan kepada masyarakat
06:44melalui hotline 110 dan nomor tersebut yang tadi kami sebutkan ini.
06:51Kami informasikan juga kepada rekan-rekan sekalian bahwa kami...
Komentar

Dianjurkan