Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 sebagai momentum memperkuat persaudaraan dan merawat harmoni di tengah keberagaman.

"Atas nama Pemerintah Republik Indonesia maupun pribadi, saya menyampaikan Selamat Hari Suci Nyepi dan Tahun Baru Saka 1948," ujar Menag Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Menurut Menag, perayaan Nyepi tahun ini istimewa karena berlangsung dalam suasana bulan Ramadan serta berdekatan dengan Idulfitri 1447 H.

"Ini bukan sekadar kebetulan, melainkan pengingat bahwa kita berada dalam satu semangat Vasudhaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga," lanjutnya.

Baca Juga Takbiran Bertepatan Nyepi 2026, Muhammadiyah Bali Keluarkan Maklumat Takbiran di Rumah di https://www.kompas.tv/regional/657735/takbiran-bertepatan-nyepi-2026-muhammadiyah-bali-keluarkan-maklumat-takbiran-di-rumah

#menag #nasaruddinumar #nyepi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657753/menag-nasaruddin-ucapkan-selamat-hari-suci-nyepi-di-tengah-ramadan-satu-bumi-satu-keluarga
Transkrip
00:00Saudara-saudara sebangsa dan setan air,
00:04khususnya umat Hindu di seluruh pelosok Nusantara yang saya cintai,
00:10puji syukur kita aturkan kehadirat Sang Yang Widi puasa.
00:16Tuhan Yang Maha Asa, karena atas anugerah dan kerunianya,
00:20umat Hindu dapat kembali melaksanakan perangkaian hari suci nyepi dengan penuh khidmat.
00:26Atas nama pemerintah Republik Indonesia maupun pribadi,
00:32saya menyampaikan Selamat Hari Suci Nyepi dan Tahun Baru Saka 1948.
00:40Perayaan Nyepi tahun ini terasa sangat istimewa dan penuh makna.
00:45Momentum ini berlangsung dalam balutan suasana bulan suci Ramadan
00:49dan berdekatan dengan Hari Raya Idil Fitri 1447 Hijriah.
00:54Pertemuan dua hari raya besar ini bukanlah sekedar kebetulan,
00:58melainkan simbol keagungan Tuhan yang mempertemukan kita dalam semangat.
01:05Bapak Sudhaibah, kutumbuhkan satu bumi, satu keluarga.
01:10Tema ini mengingatkan kita semua bahwa dibawah kolong langit yang sama,
01:16kita adalah satu keluarga besar.
01:19Perbedaan suku, agama, dan golongan bukanlah pemisah.
01:23Melengkang kekayaan yang dapat mempererat persaudaraan kita sebagai bangsa.
01:28Sebagaimana esensi nyepi yang tertua di dalam catur beratah penyepian yang kita teladani.
01:36Melalui amati kini, tidak hanya api, listrik, dan transportasi yang kita padamkan,
01:44tetapi api dalam diri.
01:45Kemarahan, egoisme, dan lain-lain demi mewujudkan kedamaian dalam keluarga besar bangsa.
01:52Melalui amati karya, mari kita sejenak menghentikan aktivitas fisik untuk melakukan introspeksi diri.
02:01Memberikan kesempatan fisik untuk bertransformasi sejauh mana kita telah berkontribusi bagi kemanusiaan dan semesta.
02:11Melalui amati lelungan, kita belajar untuk diam dan tidak bekerja.
02:17Memberikan ruang bagi bumi untuk bernafas dan memulihkan keseimbangannya.
02:22Tanpa kebisingan, tanpa hirup pikuk.
02:25Dan melalui amati lelungan, kita lepaskan segala hiburan duniawi
02:32untuk menemukan kejernihan hati dan kebersamaan sebagai satu keluarga.
02:38Dengan menjalankan ritual nyepi, umat Hindu sesungguhnya
02:42sudah memberikan jedah kepada alam semesta.
02:46Jika kita memuliakan alam, maka alam pun akan memuliakan harkat dan bertabat kemanusiaan kita.
02:53Saya percaya, melalui semangat fasudaipah,
02:57kutumbuhkan umat Hindu akan harus berperan aktif di dalam menciptakan keharmonisan,
03:04memelihara kerukunan, dan membangun rasa persaudaraan yang kokoh di Indonesia yang kita cinta ini.
03:11Sekali lagi, Selamat Hari Suci Nyepi Tahun Baru, Saka 1948.
03:18Semoga idah sang yang widi kuasa,
03:20senantiasa melimpahkan kedamaian,
03:24kesehatan, dan kesejahteraan bagi kita semuanya.
03:27Om Santi Santi Santi Om
03:32Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
03:36Sadu, sadu, sadu, sadu.
Komentar

Dianjurkan