00:00Kami lanjutkan informasi lain di Sapa Indonesia malam, Saudara.
00:02Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menyebut seharusnya polisi bisa mengungkap siapa pelaku penyiraman air keras kepada aktivis kontras Andri Yunus.
00:12Menurut Komnas HAM, penegak hukum memiliki semua perangkat untuk mengungkap pelaku teror.
00:16Komnas HAM menyebut seharusnya pelaku dan aktor intelektual penyiraman air keras kepada Andri Yunus bisa segera terungkap.
00:23Sebab polisi punya kapasitas dan perangkat yang mumpuni untuk menyelesaikan kasus secepat-cepatnya.
00:29Sementara Menteri Sekretaris Negara Presetio Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto sudah memerintahkan agar penyiraman air keras kepada Andri Yunus diusut
00:37tuntas terbuka dan cepat.
00:44Kita memberi ruang seluas-seluasnya kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan yang saat ini mereka lakukan dan kita berharap itu bisa
00:50secepat-cepatnya dengan segala kapasitas yang dimiliki kepolisian.
00:55Termasuk baris krim juga terlibatkan. Jadi seharusnya tidak ada halangan buat kepolisian untuk mengungkap sesegera mungkin pelaku.
01:03Kita sangat prihatin dengan kejadian itu dan sebagaimana sudah disampaikan Bapak Kapolri, Bapak Presiden memerintahkan untuk diusut secara objektif, terbuka
01:16dan secepat-cepatnya.
01:19Rumah Sakit Sipto Mangun Kusumo menyebut aktivis Andri Yunus kini sudah dalam kondisi stabil dan tidak dalam keadaan yang mengancam
01:26keselamatan jiwa usai disiram air keras oleh orang tak dikenal.
01:30Luka bakar yang dialami Andri mencapai 20 persen namun mata kanannya mengalami penurunan penglihatan yang tajam serta rusak pada bagian
01:40kornea.
01:48Dalam siaran pers terkait kondisi aktivis Andri Yunus, pihak RSCM menyebut trauma kimia pada mata kanan dengan derajat kerusakan tingkat
01:573 pada fase akut.
02:00Kondisi tersebut menyebabkan penurunan tajam penglihatan serta kerusakan pada permukaan kornea.
Komentar