00:00Tumpah atau yang termuat di dalam SKB bahwa pada tanggal 17 hari ini akan dilakukan rekayasa lalu intas.
00:08Dari pukul 3 tadi, tepatnya mungkin pada pukul 1 Pak Kakor ya, pada pukul 1 dilakukan sosialisasi,
00:15kemudian pukul 2 dilakukan clearance, dan pukul 3 berlaku secara efektif.
00:20Dan teman-teman bisa saksikan bahwa sampai sejauh ini, sampai dengan saat ini,
00:26arus lalu intas terkendali, dan insya Allah semua berjalan dengan lancar.
00:32Mohon doanya dari rekan-rekan sekalian agar pelaksanaan One Way ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,
00:38dan juga saudara-saudara kita yang akan dilakukan mudik dapat merasa nyaman, aman, dan sampai tujuan dengan selamat.
00:47Demikian bisa saya sampaikan, barangkali Pak Kakor ada yang mau ditambahkan?
00:54Mohon izin Pak Menteri.
00:56Jadi rekan-rekan sekalian bahwa One Way sepenggal tahap pertama di lokasi One Way nasional
01:04sudah kita berlakukan mendasari dari aran Bapak Kapolri, aran Pak Menhub,
01:10dan diskusi dengan Dirut Jasa Marga bahwa pada jam 12 ada pakitan arus,
01:17oleh sebab itu kami segera melapor kepada Bapak Kapolri untuk melakukan langkah-langkah sesuai dengan SKB.
01:23Jadi SKB itu tanggal 17 dan 18 itu akan dilakukan rekan-rekan seluruh lintas.
01:28Jadi rekan-rekan seluruh lintas yang pertama, One Way lokal tersebut hanya dari kilometer 70 sampai kilometer 263.
01:41Apakah malam ini nanti ada puncak arus?
01:44Nanti kami yang koordinasi dengan Dirut Jasa Marga,
01:48manakala ada bangkitan arus lagi,
01:50kemungkinan nanti akan bisa kita perpanjang untuk One Way-nya itu.
01:54Tetapi kalau sudah landai, nanti akan tetap kita evaluasi,
01:59karena malam ini juga di kilometer 55 hingga 70 kami lakukan kontraflow
02:05untuk bisa mengatur flow yang menuju ke Teranjawa.
02:11Jadi sampai malam ini kami juga sampaikan Pak Menteri bahwa
02:15harkam tipmas selama operasi hingga lima hari ini tidak ada peristiwa yang menonjol.
02:21Yang kedua, kamsel tip carantas memang ada bangkitan arus baik di arteri termasuk tol,
02:30tetapi kita sudah membuat skenario daripada manajemen rekan seluruh lintas.
02:35Baik itu alih-alus, kontraflow hingga One Way sepenggal tahap pertama di wilayah One Way nasional.
02:43Peristiwa kecelakaan, kami sampaikan bahwa sampai saat ini ada penurunan peristiwa kecelakaan.
02:4915 persen koma lima puluh.
02:51Jadi peristiwa kecelakaan.
02:54Jadi fatalitas korban itu ada penurunan 38,9 persen.
02:59Alhamdulillah cukup terkendali,
03:03moga-moga ini bisa kami pertahankan hingga nanti akhir operasi ketupat.
03:07Jadi arus mudik One Way nasional, puncak arus besok yang akan dipersiapkan tanggal 18,
03:17kita sudah persiapkan dan kami sudah dapat aran dari Pak Kapolri dan Pak Menteri,
03:22termasuk dari Pak Dirutasabatka, untuk mempersiapkan flight out besok.
03:27Kemungkinan nanti Pak Menteri sendiri yang memimpin.
03:30Terus selanjutnya berkaitan dengan empat klaster yang lainnya sampai saat ini cukup terkendali.
03:38Sementara demikian yang bisa kami sampaikan.
03:41Pak Rifan, lho.
03:51Terima kasih Pak Kakor, Pak Menteri.
03:55Rekan-rekan media, pada hari ini jam 14,
04:00arus kendaraan keluar dari Jakarta mencapai 1,1 juta atau 1,100 ribu.
04:07Sehingga memasuki angka 32 persen dari proyeksi sudah mulai bertambah dari hari ini sebelumnya.
04:22Untuk itulah kemudian bersama Pak Menteri Perhubungan maupun Pak Kakor Lantas,
04:31dijalankannya one way sepenggal tahap 1 ini yang dari proyeksi yang kami perkirakan
04:39di malam ini juga akan meningkat sampai dengan 34 persen atau 1,2.
04:46Dan kami pastikan bahwa dengan one way sepenggal tahap 1 ini
04:50tidak hanya ruas yang akan disiapkan untuk one way,
04:54tapi juga rest area di jalur A dan B juga disiapkan
05:00untuk para pemudik untuk menggunakan selama one way ini.
05:04Terima kasih.
05:20Sebagaimana yang tadi disampaikan Pak Kakor Lantas bahwa terjadi penurunan angka fatalitas
05:26itu berkat upaya dari Kor Lantas dibantu oleh jajaran
05:33sehingga terjadi penurunan angka fatalitas di mana 38,9 angka yang cukup bagus
05:43dan itu menandakan bahwa ada efektivitas dari pemberlakuan SKB.
05:49Nah pada kesempatan ini juga saya ingin sekali lagi
05:52mungkin sudah dalam beberapa hari mengimbau kepada para pengusaha maupun perusahaan
05:56yang mengoperasikan kendaraan truk sumber tiga ke atas
06:00agar menghentikan pengoperasiannya untuk sementara waktu
06:05sesuai dengan pembatasan demi menjaga kelancaran maupun keselamatan
06:10dari saudara-saudara kita yang akan melakukan perjalanan mudik.
06:13Besar harapan kami bahwa para pengusaha maupun perusahaan angkutan
06:21dapat mematuhi dan mengindahkan surat kesempatan bersama
06:26atau surat kesempatan bersama yang telah dikeluarkan oleh pemerintah.
06:30Jadi menjawab tadi bahwa dengan terjadinya pengurangan itu menunjukkan bahwa
06:34ada efektivitas dari pembelakuan SKB dan kita harapkan
06:38penurunan fatalitas maupun tingkat kecelakaan itu bisa semakin tinggi.
07:07Terkait dengan Gilimanuk, beberapa langkah sudah kita lakukan.
07:12diantaranya adalah kita memisahkan kendaraan-kendaraan besar ke buffer zone
07:18kemudian memprioritaskan kendaraan-kendaraan kecil dan bis.
07:22Kemudian kami juga menambah kapal-kapal yang besar
07:26untuk mempercepat penyeberangan
07:30dan memperbesar volume kendaraan yang bisa diangkut.
07:33Kemudian juga kami melakukan pola TBB
07:37tiba bongkar dan berangkat
07:39di mana kapal hanya akan membawa kendaraan
07:43dan pun penumpang
07:45kemudian melakukan pembongkaran
07:47dan kemudian balik lagi ke Gilimanuk.
07:49Harapannya dengan beberapa kebijakan tersebut
07:53bisa mengurai kepadatan yang terjadi di Gilimanuk.
08:04Berkaitan dengan peristiwa kecelakaan
08:07sama fatalitas korban, ini dinamis ya.
08:11Jadi kemarin saya sepulsa ada penurunan 45
08:15terus ketika ada penurunan 23
08:19sekarang penurunannya 38,9.
08:22Ini dinamis.
08:23Tentunya ini kaitannya dengan kepecahan pemerintah yang tegas.
08:26Saudara itu tadi kita simak bersama
08:29bagaimana pernyataan atau keterangan
08:30dari Menteri Perhubungan Dudi Purwagandi
08:33dan juga Kak Korlantas Irjen Agus Suryo Nugurho
08:37serta Direktur Utama Jasa Marga
08:39Rifan Purwantono
08:41yang menyampaikan bagaimana hasil pantauan arus mudik
08:44sepanjang hari Selasa 17 Maret 2026.
08:49Sampaikan untuk Ruas Tol Trans Jawa
08:52di mana dalam skema One Way Nasional yang disiapkan
08:55saat ini telah dilaksanakan skema One Way Sepenggal
09:00mulai dari kilometer 70
09:02di Ruas Tol Cipali yang mengarah ke Jawa Tengah.
09:06Sementara itu selain One Way
09:09juga diterapkan kontraflow di Ruas Tol Cikampek
09:13tepatnya di kilometer 55
09:15untuk bisa mengurai kepadatan yang terjadi
09:18akibat adanya pertemuan arus lalu lintas
09:20dari kendaraan yang menggunakan jalan tol layang MBZ
09:23dengan menggunakan jalan ruas tol Cikampek reguler
09:28atau yang berada di bawah tol MBZ.
Komentar