Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPASTV - Kepala Pusat Penerangan TNI Angkatan Darat, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, memastikan TNI tengah melakukan penyelidikan internal terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang warga berinisial AY.

Dalam keterangannya, Aulia menyebut langkah tersebut diambil menyusul berkembangnya opini di masyarakat yang menduga keterlibatan oknum TNI dalam peristiwa tersebut.

"Perlu saya sampaikan, semenjak kejadian, TNI sudah melakukan penyelidikan internal. Kami mohon kepada kawan-kawan wartawan, TNI bekerja profesional dan transparan," ujar Aulia, Selasa (17/3/2026).

Ia menegaskan, TNI berkomitmen untuk membuka perkembangan kasus kepada publik secara berkala.

"Kita akan update. Sekali lagi, kita akan bekerja profesional dan transparan terkait kejadian tersebut," katanya.

Menurutnya, penyelidikan internal saat ini masih berlangsung dan melibatkan beberapa satuan di lingkungan TNI.

Aulia juga menjelaskan bahwa langkah penyelidikan dilakukan sebagai respons cepat atas kejadian tersebut, sekaligus untuk menelusuri kebenaran dari dugaan yang beredar.

"Semenjak kejadian ini, kita TNI segera merespons dengan penyelidikan terhadap opini yang berkembang. Kita akan lihat hasilnya," ujarnya.

Ia menambahkan, TNI tidak ingin spekulasi liar berkembang di masyarakat dan berjanji akan menyampaikan hasil penyelidikan secara terbuka kepada media.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Aqshal

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657592/full-kapuspen-tni-buka-suara-soal-kasus-penyiraman-air-keras-aktivis-kontras-andrie-yunus
Transkrip
00:00Kemudian keadaan kesempatan yang baik ini juga saya melihat, menyikapi perkembangan situasi yang ada
00:12dimana mungkin salah satunya tentang kejadian penganiayaan terhadap saudara AYE
00:21dimana kita lihat ada opini yang berkembang di masyarakat diduga pelakunya adalah dari TNI
00:35Berdoa saya sampaikan bahwa semenjak kejadian TNI sudah merespon dengan melakukan penyelidikan secara internal
00:48dan saya mohon kepada kawan-kawan wartawan bersabar karena kita TNI bekerja dengan profesional dan transparan
01:01jadi kepada kawan-kawan wartawan dimohon untuk bersabar nanti kita akan update
01:11dan tentunya sekali lagi kita akan bekerja secara profesional dan transparan tentang kejadian tersebut
01:22Itu yang perlu saya sampaikan
01:26Terima kasih
01:28Saya Walda dari Antara ingin bertanya Pak tadi terkait ikut atensi dalam menangani kasus penganian ini
01:37TNI ini dari segi apanya nanti kan kalau polisi kan proses penyelidikan dan pendidikan di lini hukum
01:43kalau dari TNI ini akan seperti apa
01:45Tentunya dengan adanya yang berkembang di masyarakat kita akan menyelidiki tentang dugaan yang prajurit TNI
01:56sehingga harapannya ketika nanti ini akan kita lihat perkembangannya dan akan kita sampaikan kepada kawan-kawan wartawan
02:05Karena tentunya kita tidak ingin opini yang berkembang ini menjadi opini yang berkembang di masyarakat
02:12Harapannya ini akan kita sampaikan kemudian
02:21Ini tadinya kan kita mau santai-santai tapi karena ada keterangan ini
02:26izin bertanya terkait tadi yang disampaikan Kak Fud soal ikut mendalami kemudian melakukan lidik dalam kasus ini
02:35itu apakah memang inisiatif dari TNI atau ada temuan atau ada barangkali koordinasi dengan kepolisian
02:46sehingga akhirnya TNI juga bergerak
02:48karena sejak awal memang kan yang menangani kasus ini adalah kepolisian
02:53kemudian sudah disampaikan oleh Kapolda dan jajarannya itu ada sekitar 4 orang terduga
02:58itu Kak Fud yang mungkin perlu ditegaskan kenapa akhirnya kemudian TNI masuk
03:04apakah memang hanya karena ada opini yang berkembang
03:06atau ternyata sudah terjadi koordinasi di antara Polri dengan TNI terkait dugaan itu
03:12sehingga akhirnya TNI juga ikut melakukan penyelidikan
03:17dan mungkin bisa ditegaskan juga kalau penyelidikan ini dilaksanakannya oleh POM TNI di Pus POM
03:26atau POM Angkatan POMAD mungkin atau POMAW atau POMAL
03:30terima kasih Kak Fus
03:31terima kasih jadi semenjak adanya kejadian ini
03:36kita TNI segera merespon dengan melakukan penyelidikan secara internal
03:41terhadap adanya opini yang berkembang di masyarakat
03:46karena tentunya sekali lagi TNI bekerja secara profesional dan transparan
03:53kita akan nanti lihat hasil daripada penyelidikan internal yang kita lakukan
04:00dan ini sekali lagi dilakukan oleh aparat yang terkait yang ada di TNI
04:07karena ini tentunya akan melibatkan beberapa satuan
04:12karena kita ketahui dengan adanya penyelidikan internal nanti yang kita lakukan
04:19itu akan kita lihat nanti bagaimana hasilnya
04:23terkait dengan opini yang berkembang di masyarakat itu
04:25itu yang
04:33betul
04:36yes jadi kita karena merespon tadi yang berkembang di masyarakat itu
05:04terbuka dan transparan
05:06karena memang kalau misalkan yang tidak tahu
05:09kalau masyarakat itu terkait bahwa proses investasi yang dilakukan itu terbuka dan transparan
05:21baik menjaganya tentunya dengan yang saya lakukan seperti sekarang ini
05:24jadi saya akan kembali undang kawan-kawan wartawan dan hasil penyelidikan itu sekali lagi kita lakukan secara profesional
05:35dan nanti dia akan transparan
05:37masih dalam proses
05:41masih dalam proses
05:43jadi nanti
05:45kawan-kawan wartawan mohon bersabar
05:49Pak ini tadi kan semuanya masih proses ya
05:52di internal TNI masih proses
05:54bahkan di penyelidik yang ada di Polda Metro Jaya juga masih berproses
05:58walaupun sudah ada empat terduga pelaku
06:00saya sih lebih pengen tahu atensi atau komitmen dari Panglima dan juga dari TNI sendiri
06:05misalnya memang betul nanti pelakunya adalah prajurit
06:10atensi atau komitmen dari Panglima TNI itu seperti apa?
06:14apakah nanti akan menyerahkan sepenuhnya proses hukum berjalan
06:19atau nanti akan di take over atau seperti apa?
06:21ada atensi khusus dari Panglima Pak?
06:23baik kalau di TNI seperti yang tadi saya jelaskan
06:26kita akan profesional dan akan kita lakukan secara transparan
06:30artinya sesuai dengan peraturan perundangan yang ada di lingkungan TNI
06:36dan ini akan kami sekali lagi sampaikan secara transparan
06:40dan kami akan undang kembali wartawan seperti ini
06:44seperti yang tadi sampaikan
06:48mas Walda dari antara
06:50kita akan undang kembali kawan-kawan wartawan
06:54artinya Pak izin menegaskan
06:56artinya proses penyelidikan internal berjalan
06:59tapi masih menunggu hasil dari polisi membuka dulu ya identitasnya siapa
07:04kalau ada keterlibatan baru nanti akan ada proses selanjutan gitu betul Pak?
07:07nanti akan kita lakukan dari lingkungan TNI
07:11sesuai dengan kapasitas kami
07:14demikian
07:21betul karena kami kan dari TNI sekali lagi merespon
07:25terhadap opini yang berkembang di masyarakat
07:28sehingga kami harus lakukan penyelidikan secara internal
07:32dan nanti kami akan ini kan masih berproses
07:35jadi mohon bersabar kepada kawan-kawan wartawan
07:46nanti kita lihat
07:48karena sekali lagi kami dari TNI juga
07:52perangkat hukum seperti yang tadi saya jelaskan
07:55ini dilakukan oleh aparat yang berwenang
07:58di lingkungan TNI
08:00demikian
08:13kita lakukannya secara profesional
08:16artinya dengan metode yang kita punya dari TNI
08:20sehingga ini kita akan lakukan secara profesional
08:25tidak gegabah
08:26ya artinya metode-metode yang ada di
08:30lingkungan kami di TNI
08:32aparat-aparat penegak gom sekarang sedang bekerja
08:35jadi sekali lagi mohon bersabar ya
08:43melihat fakta secara utuh
08:45menelusuri yang tak terlihat
08:47satu langkah lebih dekat
08:48satu langkah lebih mendalam
08:50saksikan di poinvestigasi di Kompas TV
08:53channel 11
08:54tidak ada kisian
08:54terima kasih telah menonton!
08:58terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan