00:03Polisi mengungkap ada 4 orang terduga pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis kontras Andri Yunus.
00:10Polisi juga mengajak masyarakat untuk sama-sama memburu pelaku dengan membuka posko pengaduan dan nomor telepon hotline.
00:20Polisi terus mengusut kasus penyiraman air keras terhadap aktivis kontras Andri Yunus di kawasan Salengba, Jakarta Pusat 12 Maret lalu.
00:30Menurut polisi ada 4 orang terduga pelaku.
00:33Hasil ini diperoleh dari analisa rekaman CCTV di sejumlah titik di wilayah Jakarta dan lokasi kejadian.
00:40Polisi bilang mereka menunggu Andri ketika berada di sekitar SPBU Cikini Raya.
00:45Kemudian 4 orang tersebut menggunakan 2 sepeda motor mengikuti korban ke arah Jalan Salengba.
00:51Sekitar pukul 23.32 atau 23.35 para terduga pelaku terlihat berada di SPBU Cikini Raya.
01:08Selanjutnya diduga 4 orang terduga pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini.
01:19Kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponogoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salengba 1.
01:27Nah saat kejadian pada pukul 23.37 hari Kamis tanggal 12 Maret 2026 di Jalan Salengba 1 Persimpangan Jalan Talang
01:40wilayah Jakarta Pusat.
01:43Di sana tempat kejadian perkara.
01:50Desakan pengusutan tuntas pelaku penyiraman air keras datang dari berbagai pihak.
01:56Salah satunya dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia YLBHI.
02:00Ketua YLBHI Muhammad Isnur bilang polisi bisa cepat mengungkap pelaku berbekal CCTV.
02:07Apalagi menurutnya polisi sudah mengantongi wajah dan sidik jari pelaku termasuk jaringan para pelaku.
02:14Sekarang bagi saya adalah sudah jelas wajahnya bahkan polisi bilang sudah mendapatkan sidik jari dan DNA-nya.
02:22Berarti kan sudah jelas namanya siapa.
02:25Nah itu yang kedua. Yang kedua kalau ketika dia bicara jaringan berarti kemampuan jaringan ini bisa punya kemampuan menghilangkan bukti.
02:33Kecepatan gerak dari kepolisian ini diperlukan.
02:37Sementara itu Kapolri Jenderal Listio Sigit mengaku mendapat perintah langsung dari Presiden Prabowo untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras ke
02:46tipis kontras Andri Yunus.
02:49Presiden minta kasus diselesaikan secara profesional dan transparan.
02:53Saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan.
03:09Kami juga akan membuat posko pengaduan sehingga masyarakat yang mungkin mengetahui dan kemudian ingin menginformasikan maka bisa memberikan laporan langsung
03:26ke posko pengaduan.
03:28Sebagai bukti keseriusan, polisi juga membuka posko, call center, serta hotline yang bisa dihubungi masyarakat jika memiliki informasi terkait kasus
03:38tersebut.
03:38Dengan begitu, pengejaran terhadap pelaku lebih bisa diintensifkan.
03:43Posko pengaduan ada di lobi gedung di Treskrim, Mumpol, dan Metro Jaya Jakarta.
03:48Atau Anda bisa menghubungi nomor call center 110 atau nomor hotline di 0812-8559-9191.
03:59Tim Liputan, Kompas TV.
04:06Direktur LBH Jakarta sekaligus tim advokasi untuk demokrasi, Fadil Al-Fatan, mendesak polisi tak hanya menangkap eksekutor penyerang air keras
04:16terhadap aktivis kontras Andri Yunus,
04:18namun juga menangkap aktor intelektualnya.
04:21Tim advokasi juga mendorong Komisi 3 DPR segera bentuk tim investigasi independen.
04:26Sementara anggota Komisi 3 DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Safaruddin, minta polisi untuk tak ragu menangkap pelaku dan aktor intelektual
04:35serangan teror ke aktivis Andri Yunus.
04:39Dan diakui juga oleh pihak penyidik bahwa pelaku itu terlatih.
04:44Pelaku terbiasa dalam disiplin organisasi dan disiplin tugas.
04:49Menurut kami, kemungkinan-kemungkinan yang merupakan faktor non-juridis yang mengganggu proses penyidikan atau bahkan merintangi proses penyidikan,
04:58itu sangat tentan terjadi.
05:00Botol yang menjadi wadah air keras yang digunakan untuk menyiram.
05:03Karena kami melihat dan kami juga menganalisa bahwa pelaku sepertinya mengalami atau terkena cipratan dari air keras tersebut.
05:13Jadi bisa jadi itu tidak sengaja terbuang.
05:16Tapi bukti ini menurut kami sangat signifikan.
05:19Kami sangat memahami bahwa ada proses yang harus ditempu.
05:21Misalnya analisa forensik secara digital dan lain sebagainya gitu ya.
05:26Analisa-analisa yang dikatakan Kapolri sebagai scientific crime investigation.
05:30Kami merasa DPR RI seharusnya bisa berbuat lebih.
05:33Misalnya mendorong agar ada atau dibentuk tim independen investigasi yang dapat melapisi proses penyidikan.
05:43Yang mana hambatan-hambatan teknis tadi atau bahkan hambatan politis dapat juga ditempu.
05:49Sikap ini kan sikap yang sama yang dilakukan oleh DPR RI ketika kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Talib.
05:55DPR RI seharusnya pas itu oke penyidikan ada tapi harus ada juga tim pencari fakta.
06:01Komisi 3 sangat mendukung.
06:04Polri jangan ragu-ragu di dalam melakukan langkah-langkah penyidikan.
06:08Dari ILBH juga mungkin nanti bisa kita berdialog.
06:13Bagaimana kita mendorong Polri supaya betul-betul secara cepat mengungkap ini transparan, profesional, dan akuntabel.
06:26Betul-betul harus diungkap siapa sih pelakunya itu.
06:31Kemudian siapa yang membantu dan siapa aktor intelektual.
06:35Saya kira kita bersinergi dari DPR Komisi 3 dari Direktur ILBH itu kita akan sama-sama mendorong Polri.
06:47Dan mungkin setelah lebaran ini kita akan RDP dengan Kapolri untuk mendorong jangan ragu-ragu di dalam bertindak supaya segera
06:58diungkap.
06:58Karena ini adalah masalah martabat negara kita.
07:03Ini merusak sendi-sendi demokrasi kita, melanggar hak asasi manusia, dan di...
Komentar