Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemerintah Iran pada Sabtu menyatakan Selat Hormuz sebenarnya tetap terbuka, kecuali bagi kapal milik musuh, yakni Amerika Serikat dan Israel.

Pemerintah Iran menegaskan, Selat Hormuz hanya ditutup untuk kapal tanker dan kapal milik pihak yang menyerang Iran serta sekutunya, sementara negara lain tetap dapat melintas.

Sementara itu, Uni Eropa mempertimbangkan berbagai opsi untuk menjaga Selat Hormuz tetap terbuka, salah satunya dengan memperluas misi angkatan laut Aspides guna melindungi pelayaran dari Laut Merah hingga Teluk Persia.

Selat Hormuz merupakan jalur perairan paling strategis di dunia yang menghubungkan Teluk Persia, Teluk Oman, dan Laut Arab.

Sekitar 20 persen konsumsi minyak global melewati jalur ini, sehingga potensi penutupan Selat Hormuz dapat memicu lonjakan signifikan harga minyak dunia.

#pemerintah #selathormuz #amerika

Baca Juga Trump Minta 7 Negara Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Gimana Nasib Konflik ASIsrael vs Iran? di https://www.kompas.tv/internasional/657518/trump-minta-7-negara-kirim-kapal-perang-ke-selat-hormuz-gimana-nasib-konflik-as-israel-vs-iran

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657520/iran-klaim-selat-hormuz-tetap-terbuka-uni-eropa-pertimbangkan-pengamanan-jalur-minyak-dunia
Transkrip
00:00Tuh menyatakan Selat Hormuz sebenarnya telah dibuka, kecuali untuk kapal musuh, yakni Amerika Serikat dan Israel.
00:25Uni Eropa tengah mempertimbangkan berbagai opsi menjaga Selat Hormuz tetap terbuka.
00:30Salah satunya memperluas misi Angkatan Laut Aspides untuk melindungi pelayaran di Laut Merah hingga Teluk Persia.
00:56Selat Hormuz adalah jalur perairan paling strategis di dunia yang menghubungkan Teluk Persia, Teluk Oman, dan Laut Arab.
01:02Sekitar 20 persen konsumsi minyak global melewati jalur ini.
01:07Tentu penutupan Selat Hormuz berdampak pada harga minyak dunia yang mengalami lonjakan signifikan.
Komentar

Dianjurkan