00:00Bagaimana pengaruh mundurnya Iran dari Piala Dunia 2026 dan sikap apa yang harus ditunjukkan FIFA terkait pengunduran diri Iran?
00:07Kita akan bahas bersama analis sepak bola Anton Sanjoyo.
00:11Bungjoy, selamat malam.
00:13Selamat malam, Rizka.
00:14Kalau sekarang kan Iran sudah pasti mundur.
00:18Nah, pertanyaan berikutnya tentu siapa gantinya?
00:21Ini ada di tangannya FIFA.
00:22Kalau dari negara-negara yang kemungkinan bisa menggantikan apakah memang Irak dan Uni Emirat Arab atau ada kemungkinan lainnya, Bungjoy?
00:31Keputusan mengganti Iran dengan negara lain atau tidak diganti sama sekali karena turnamen sebetulnya bisa direkayasa seperti itu sangat tergantung
00:42kepada pandangan FIFA pada saat ini.
00:45Jadi tidak ada presidennya sebetulnya di sepak bola modern bahwa ada negara mengundurkan diri lalu diganti gitu ya.
00:53Tapi apapun itu ujungnya adalah keputusan dari FIFA.
00:58Tapi kalau kita berandai-andai itu karena semua keputusan FIFA, saya baca-baca memang tidak ada patokannya.
01:07Bisa saja negara dari Eropa atau negara, karena kan yang namanya piala dunia itu faktor bisnisnya kuat sekali.
01:16Jadi kemungkinan ya tidak harus dari konfederasi Asia, karena tidak ada presidennya, tidak ada rulesnya.
01:24Itu bisa dibikin sewaktu-waktu tergantung dari kebutuhan turnamen.
01:28Dan ada yang bilang Irak paling pantas ya bisa saja, tapi semua tergantung kepada sikap dari FIFA sejauh ini gitu
01:36loh.
01:36Dan kalau hitungannya bisnis, enggak mungkin ambil dari Asia, pasti dari Eropa atau dari Amerika Latin.
01:42Jadi ada juga rumor, wah Indonesia bisa gantikan gitu, usah lah jangan mimpi, enggak akan gitu ya.
01:49Nah tapi semuanya urusannya adalah FIFA.
01:51Dan bagi turnamen sendiri memang mungkin secara turnamen tidak terlalu pengaruh, Iran tidak ikut.
01:57Tetapi secara gaung global, saya kira keputusan Iran ini sangat baik ya.
02:01Dalam arti memang politik tidak boleh mencampuri urusan olahraga atau saling mencampuri.
02:07Tapi urusan perang kalau saya setuju.
02:10Jadi kalau Iran mengundurkan diri itu langkah yang sangat terhormat.
02:13Mungkin tidak berpengaruh pada turnamen, tapi gaung internasionalnya ini sangat mencolok mata, mencolok FIFA.
02:22Menembus semua batas-batas, bahkan Amerika Serikat harusnya dipermalukan.
02:26Tapi mereka kan enggak pernah malu gitu loh.
02:28Jadi ya, ya sudah lah.
02:29Ini gaungnya untuk orang-orang yang masih merasa bahwa perang itu tidak boleh terjadi.
02:34Dan harga nyawa manusia lebih berharga daripada apapun termasuk sepak bola.
02:39Ya, apalagi kalau bicara ini bukan sekadar politik.
02:43Tapi Bung Joy tadi sudah bilang juga ini masalah kemanusiaan, masalah nyawa manusia, perang itu hal yang krusial sekali.
02:49Nah, sikap FIFA semestinya seperti apa?
02:52Banyak yang a priori.
02:53Karena dalam hal ini Rusia di-ban.
02:55Tapi di sisi lain Amerika Serikat dan Israel tidak di-ban oleh FIFA.
03:00Ya, soal Rusia itu memang panjang ya.
03:03Bukan soal mereka menyerang Ukraina.
03:05Tapi jauh sebelum mereka menyerang Ukraina, mereka sudah mendapatkan ban internasional juga dari IOC.
03:11Karena skandal doping yang disponsori negara.
03:16Dan kalau Rusia di-ban karena mereka menyerang Ukraina, kenapa Amerika Serikat tidak di-ban?
03:22Kenapa tidak di-ban?
03:24Kan itu sebetulnya nilai keadilannya di mana?
03:26Sekarang orang seperti Trump yang dia merasa sangat berkuasa di dunia, ini bisa semena-mena.
03:31Dia bisa mengatakan Iran boleh silahkan masuk, tapi dalam tanda kutip dia tidak jamin keamanannya.
03:37Kan menurut saya itu hal yang sangat tidak pantas.
03:42Dan dunia harus menilai orang-orang seperti ini tidak layak lagi.
03:46Sebetulnya menjadi ikon global, tidak layak lagi.
03:50Dan ini kita, ya sikap kita sebetulnya kalau Indonesia secara umum,
03:55ya harusnya mengecam dalam arti kalau Rusia di-ban, kenapa Amerika Serikat tidak di-ban?
04:02Iran harus kita dukung dalam konteks bahwa mereka diserang, mereka mengundurkan diri, harus kita hormati,
04:10dan kita harus merasa sebagai bangsa juga ikut prihatin.
04:14Dalam arti kita punya empati kepada rakyat Iran.
04:16Banyak juga kan informasi, dugaan, kemungkinan negara-negara Eropa bisa jadi juga tidak bertanding
04:23dengan adanya perang Amerika Serikat Israel dengan Iran ini.
04:27Nah bagaimana dampaknya kepada marwah piala dunia yang selama ini kita tahu jadi gelaran yang ditunggu-tunggu,
04:32tapi dengan kondisi perang nampaknya suasana kebatinannya jadi berbeda, Bung Joy?
04:37Betul, dan kemarin saya baca ada, saya nggak tahu ya beritanya resmi dari pemerintah Spanyol atau tidak,
04:43mereka juga katanya ingin mengundurkan diri dari piala dunia.
04:47Semakin banyak yang mengundurkan diri karena alasan Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran,
04:54saya kira sangat bagus ya, supaya mereka punya wacana baru dalam menentukan bahwa turnamen ini layak atau tidak digelar
05:02pada satu negara yang melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan.
05:06Dan kan ini menurut saya kalau Spanyol dan negara Eropa ikut, itu turnamen kelar, habis.
05:12Tidak ada lagi marwahnya.
05:13Jadi saya kira kalau Iran, ya mungkin kalau Iran saja yang mengundurkan diri tidak terlalu terpengaruh.
05:19Tapi kalau Spanyol, Inggris, dan negara-negara kuat di Eropa juga mengundurkan diri,
05:23saya kira nggak ada marwahnya lagi, selesai lagi piala dunia.
05:27Apalagi tuan rumahnya juga Amerika Serikat, Bung Joy.
05:30Tapi sejauh ini, sejauh mana memang bisa didorong untuk ajang olahraga ini bebas dari negara-negara yang melanggar prinsip-prinsip
05:40kemanusiaan.
05:41Karena pada praktiknya kan di berbagai pertandingan, bahkan olimpiade sekalipun, banyak negara-negara Israel misalnya masih tetap bertanding.
05:50Ya, inilah yang orang banyak mengatakan ada standar ganda ya.
05:55Tapi kalau saya, kalau saya pribadi bersikap begini, seperti kasus Rusia dan Amerika Serikat sekarang,
06:02yang nyata-nyata jelas perang, ada agresi militer, itu saja gitu.
06:06Karena kalau kita bicara dalam konteks politik secara umum, kan sulit.
06:10Misalnya pada tahun 80-an Amerika Serikat memboykot olimpiade di Rusia.
06:15Rusia pun membalas, memboykot juga karena urusan politik yang bukan urusan perang sebetulnya, urusan ideologi.
06:22Kalau itu tidak boleh gitu loh.
06:24Tapi kalau kita mau batasi, yang harus kita dorong adalah hanya yang berkaitan dengan urusan kemanusiaan dan agresi militer.
06:32Karena itu menurut saya sangat jelas, tidak perlu dibuktikan lagi.
06:36Kalau urusan politik kan susah.
06:38Kalau saya negara komunis, saya nggak mau datang ke negara-negara yang kapitalis, kan susah juga kalau begitu.
06:43Jadi harus dibatasi pada frame tertentu.
06:46Kalau saya framingnya udah, kalau perang, agresi, satu negara terbukti menyerang dengan kekuatan militer,
06:53mengorbankan begitu banyak nyawa, saya rasa mereka harus di-ban dari semua kegiatan olahraga termasuk IOC.
06:59IOC pun harus bertindak sesuai dengan piagam olimpiade.
07:04Piagam olimpiade kan perdamaian pada intinya.
07:06Jadi kalau tidak perdamaian satu negara, ya dia harus di-ban dari IOC.
07:11Seperti Rusia sekarang kan sebetulnya.
07:13Mereka di-ban, atletnya masih boleh, tapi mereka pakai nama yang lain, bukan nama Rusia.
07:19Itu saya kira cukup fair lah.
07:21Karena atlet pun sebetulnya akan butuh arena bertanding, tapi negaranya tidak diakui.
07:26Saya rasa itu cukup fair.
07:27Dan semoga ini negara-negara yang ikut serta di PLA dunia bisa mendesak ini ya.
07:33Karena kalau kita lihat sekarang kan belum ada gerakan yang betul-betul bersatu begitu.
07:38Untuk memprotes apa yang jadi agresi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat maupun Israel.
07:43Ya karena sikap dari negara, katakanlah negara-negara Eropa Barat yang selama ini dalam tanda kutip menjadi sekutu Amerika Serikat,
07:50kan masih juga belum jelas gitu loh.
07:52Inggris kan kemarin juga tidak mau membantu, tapi belakangan di parlemen mereka mendesak juga pemerintahnya
07:59supaya membantu Donald Trump dalam perang.
08:01Kan mereka sendiri belum punya sikap yang bulat.
08:05Apalagi negara-negara yang bukan dalam tanda kutip sekutu lama dari Amerika Serikat kan gak ada kabarnya gitu loh.
08:12Gak ada sikapnya juga.
08:14Karena mereka mungkin masih cek ombak ya, masih melihat kondisi.
08:17Karena bagaimanapun kalau soal Piala Dunia kan memang itu adalah panggung tertinggi dari satu negara ya.
08:26Selain di Olimpiade barangkali sepak bola atau Piala Dunia itu panggung mereka tertinggi
08:31untuk menunjukkan citra mereka di dunia global.
08:36Jadi pasti akan ada pertimbangan yang sangat banyak tidak melulu hanya urusan perang.
08:40Dan ini yang saya kira juga harus kita pahami dalam konteks politik global.
08:45Karena kan bagaimanapun Amerika Serikat masih dalam tanda kutip mengendalikan negara-negara di Eropa Barat itu.
08:53Terutama negara-negara sekutu lama mereka, Inggris, Perancis, dan lain-lain.
08:57Bukan hanya nilai-nilai sportifitas, tapi nilai-nilai kemanusiaan ini tidak boleh dilampaui dan harus tegas juga.
09:03Kita tunggu sikapnya FIFA, terutama jelang Piala Dunia yang semestinya jadi pesta olahraga dunia,
09:10pesta sepak bola dunia, jangan sampai dinodai dengan pelanggaran kemanusiaan terutama.
09:15Terima kasih Bung Joy, Anton Sanjoyo, Analis Sepak Bola, sudah bergabung di Sampai Indonesia malam.
09:20Sama-sama, terima kasih.
Komentar