00:00Dan Luki Nurhadianto, kriminolog Universitas Budiluhur. Mas Luki, terima kasih untuk waktunya, Mas.
00:04Sama-sama, Mas.
00:05Mas, saya ingin langsung tunjukkan bahwa ini adalah TKP dari peristiwa ditemukannya Ermanto Usman meninggal dunia.
00:12Saya ingin langsung membahas bahwa terduga pelaku, diduga oleh polisi, memasuki rumah dari Ermanto Usman ataupun almarhum melalui pagar ini,
00:20Mas.
00:20Kemudian langsung masuk ke arah jendela, masuk ke dalam rumah melalui jendela, dan langsung menuju ke dalam kamar.
00:27Dari Ermanto Usman dan Ibu Pasmilawati, bagaimana Anda menganalisa terkait dengan modus yang kemudian dilakukan oleh ternyata pelaku?
00:36Yang pertama, tentu pasti ini tidak hanya dilakukan oleh satu orang.
00:39Dalam artian bahwa ada pihak-pihak yang memang melakukan pengawasan apakah memang dalam konteks ini mengawasi eksekutor atau memang mengawasi
00:46lingkungannya.
00:46Dan mereka sudah menyasar, target utamanya bukan lagi berbicara mengenai ini adalah perampokan, tapi target utamanya adalah yang berkaitan dengan
00:53nyawa seseorang.
00:54Target utamanya bukan lagi soal perampokan, tetapi terkait dengan nyawa seseorang.
00:57Saya lebih tertarik saat kemudian kita berbicara mengenai apakah memang ini satu bentuk tipologi perampokan yang memang mengarah kepada pembunuhan,
01:04atau di sisi lain, ini adalah pembunuhan dengan modus seolah-olah ini adalah perampokan.
01:08Saya cenderung bahwa ini mengarah kepada yang kedua, karena memang saat kemudian dia berbicara mengenai bagaimana dia masuk sampai kemudian
01:14dia menelaah lingkungan sekitar,
01:17sampai kemudian menemukan titik korban, maka dia sudah mengetahui dari mana kemudian titik-titik yang seharusnya mereka lakukan.
01:24Atau kita kenal ini adalah zonal crime investigation di sana.
01:27Yang kedua adalah pintu poin saat kemudian dia melakukan aktivitas, mereka tidak lagi melihat-lihat atau kemudian mengkalkulasikan sejauh mana
01:35tingkat-tingkat atau arta benda,
01:37atau kemudian properti yang seharusnya mereka bisa dapatkan.
01:39Dalam hal ini, kendaraan juga cukup rapi, tidak ada penghancuran dari tingkat gerbang, terus kemudian dari gembok di sana,
01:46dan mereka sudah menyasar titik yang memang disasar dalam hal ini adalah diri korban.
01:52Polisi pun menangkap terduga pembunuh aktivis pelabuhan yang juga pensiunan Jakarta International Container Terminal,
01:59atau GICT, Ermanto Usman.
02:02Pria 65 tahun itu sebelumnya ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Bekasi, Jawa Barat.
02:10Di reskrim Polda Metro Jaya, Kompos Wirasatya Triputra menjelaskan tersangka ditangkap berdasarkan sejumlah petunjuk di lokasi kejadian.
02:20Salah satunya adalah sidik jari pelaku.
02:23Pelaku ditangkap di wilayah Jakarta Utara, sodara.
02:26Dan dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti dua ponsel korban dan linggis yang dipakai untuk mencongkel jendela dan menyerang
02:34korban.
02:39Terduga pelaku yang kami duga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan tindak pidana pembunuhan
02:50atas nama inisial S, usia 28 tahun.
03:00Kemudian yang bersangkutan diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 458 ayat 1 dan 458 ayat 3
03:19serta 479 ayat 3 kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang nomor 1 tahun 2023.
03:28Terhadap yang bersangkutan diancam dengan ancaman pidana 458 ayat 1-nya 15 tahun, kemudian 458 ayat 3-nya 20 tahun,
03:40dan 479 ayat 3-nya 15 tahun.
03:45Polisi menyebut pembunuhan aktivis pelabuhan karena motif ekonomi.
03:50Pelaku melakukan perbuatannya secara sendiri dan memilih korban secara acak.
03:55Dari pada tersangka, murni motif ekonomi.
04:05Nah, kenapa tersangka memukul korban?
04:11Dari keterangan yang disampaikan oleh tersangka kepada penyidik, bahwa tersangka kaget,
04:18jadi pada saat tersangka ini sedang melakukan pencurian di rumah korban,
04:23korban terbangun mendengar alarm akan melaksanakan sahur,
04:29kemudian saat korban perempuan menyalakan listrik,
04:37dan saat itu juga bertemu dengan tersangka dan tersangka spontan,
04:43spontan memukulkan linggis yang sebelumnya digunakan untuk mencongkel jendela tersebut,
04:51spontan digunakan untuk memukul korban.
04:54Dari proses penyidikan yang kami lakukan,
05:00baik itu analisis digital,
05:03baik itu pemeriksaan seluruh saksi yang sudah kami ambil keterangan
05:08selama proses penyelidikan dan penyidikan,
05:11saat ini kami tidak menemukan motif lain dari kejadian tersebut,
05:19selain motif pencurian ataupun pembunuhan
05:26yang dilakukan dalam rangkaian pencurian oleh tersangka tersebut.
05:35Dewasi aktivis pelabuhan Ermanto Usman di rumahnya Bekasi, Jawa Barat,
05:40meninggalkan sejumlah kecurigaan.
05:42Keluarga korban menemukan adanya sejumlah kejanggalan
05:45terkait penyebab kematian Ermanto.
05:49Keluarga masih yakin,
05:50jika korban tewas dibunuh bukan semata-mata karena perampokan.
05:54Lantaran selain tak ada barang berharga yang hilang,
05:56korban dikenal sebagai aktivis pelabuhan
05:58yang kritis membahas kasus korupsi.
06:01Di kondisi sepertinya ini adalah tindak pidana pembunuhan.
06:04Emang ayah saya ketua serikat pekerja pada waktu itu
06:09di salah satu anak perusahaan dari BUMN ya.
06:14Ayah saya sudah lama berkecimpung di pelabuhan ya.
06:19Jadi waktu itu sempat ada mengungkit kasus yang dilakukan,
06:26taktik yang dilakukan korupsi yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.
06:30Kini penangkapan pelaku yang dilakukan tim Jatandras Polda Metro Jaya
06:34diharapkan dapat membuka tabir kasus pembunuhan aktivis pelabuhan,
06:38Ermanto Usman yang juga melukai istrinya.
06:41Tim Liputan Kompas TV
Komentar